Di sini merah, di sana merah, di mana-mana hatiku merah This entry was posted on 28 Mei, in Pengembangan Diri. Bookmark the permalink. 5 Komentar Masih merah, tanah Solo kau rambah. Telah merah, t’linga bergema “miz U so much“. S’lalu merah, detak hati bertaman puspa. Mawar merahku, mekarlah di mana pun kau berdarah. Share this:TwitterFacebookSurat elektronik
… begitu indah, tapi kenapa harus berdarah? Bila sang mawar mekar ketika berdarah, bayangkan betapa indahnya ketika tidak berdarah-darah. Balas
Gambar diatas menunjukan dua dunia yang berbeda, Dua bentuk yang berbeda,dua mahluk yang berbeda… Tetapi ada satu persamaannya “merah indah” Balas
… begitu indah, tapi kenapa harus berdarah?
merah berarti berani donh
Ping-balik: Apakah ini masih bisa disebut cinta? « M Shodiq Mustika
Gambar diatas menunjukan dua dunia yang berbeda, Dua bentuk yang berbeda,dua mahluk yang berbeda…
Tetapi ada satu persamaannya “merah indah”