Di sini merah, di sana merah, di mana-mana hatiku merah

Masih merah, tanah Solo kau rambah.

Telah merah, t’linga bergema “miz U so much“.

S’lalu merah, detak hati bertaman puspa.

red_rose.jpg  suhartini.jpg

Mawar merahku,

mekarlah di mana pun kau berdarah.

5 pemikiran pada “Di sini merah, di sana merah, di mana-mana hatiku merah

  1. … begitu indah, tapi kenapa harus berdarah?

    Bila sang mawar mekar ketika berdarah, bayangkan betapa indahnya ketika tidak berdarah-darah.

  2. Ping-balik: Apakah ini masih bisa disebut cinta? « M Shodiq Mustika

  3. Gambar diatas menunjukan dua dunia yang berbeda, Dua bentuk yang berbeda,dua mahluk yang berbeda…
    Tetapi ada satu persamaannya “merah indah”

Sampaikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s