Selain puisi, pantun pun cocok untuk isi SMS mesra. Sebagaimana puisi, idealnya pantun yang kita sampaikan itu ciptaan sendiri. Tapi ketika waktunya mendesak, mungkin “nyontek” pantun cinta tempo dulu (warisan nenek-moyang kita) nggak apa-apa.
Mau “nyontek”? Nih, saya kutipkan tujuh buah pantun Melayu lama. Aku mengambilnya dari buku Pantun Melayu (Balai Pustaka, 1920):
Ikan belanak hilir berenang,
burung dara membuat sarang.
Makan tak enak tidur tak senang,
hanya teringat dinda seorang.
Buluh perindu di atas gunung,
habis luruh batang padiku.
Rindunya abang tidak tertanggung,
hanyut luruh rasa hatiku.
Beli kelapa di Pinangsia,
ambillah rebab dari kota.
Jangan adinda lupakan saya,
sebab adinda yang saya cinta.
Tempat raja turun berkarang,
berkarang sampai ke tepi tubir.
Terkenang bunga kembang dikarang,
dalam hati sudah terukir.
Nona menulis memakai tinta,
jarum patah di dalam peti.
Itu tanda kita bercinta,
senang dan susah bersuka hati.
Ambil getah di Kampung Duri,
selaguri tumbuh di jirat.
Besar cinta di dalam diri,
dari dunia sampai akhirat.
Dang Serat bertanam serai,
pasir permata bercampur pudi.
Dunia akhirat tidak bercerai,
kasih mesra di dalam hati.
.
Pak,bagaimana dgn contoh sms yg seperti ini(Alhamdulillah saya tidak begini):
“Sayang~ lagi ngapain?Muuaaaccchhh”
atau
“Yang~ dingin nih..Angetin,donk”
^.^ Maaf,saya jadi ingin tertawa.
ichhhhhhhhhhh kok gtu ea……….
ih mak… elok nian pantunnya serasa di negeri sabrang
mikum….?ada kata2 yg lebih romantis ga?
kurang baguz
ada yang lebih romantis lagi gaaaaaa
mSse kuRang luCu kIe…
kAsih yang lucu-Lucu lagi yoW….
YaCh,,,aD ga’ xG LbH bwT dy tmBH ngrSpoN KLo QTa cAIiank ma dy,,,??
Ping-balik: Koleksi SMS-SMS Cinta Yang Paling Romantis « Suara Mustika
bagus pak… ngopy ya besok pagi dpake langsung.. hehe