Daripada menunggu jodoh, lebih baik…

Posted on Updated on

Tolong donk Pak Ustadz…!!!!!! Minta Masukannya..??? Begini Pak, umur aku kan masih 20 dan masih kerja. kadang aku diledekin ma temenku. (udah punya cwo lom, kapan mau nikah, ntar klo hamil ga da temennya lho). secara temen2 ku dah pada merid dan mereka banyak yang hamil juga. Aku kan merasa agak2 TERSINGGUNG, ya walaopn mereka dengan bercanda secara aku kan lom punya cwo. Memang sich manusia ga ada yang sempurna dan aku tau itu, tapi aku pengen punya cowo seperti apa yang aku inginkan (sholeh, pekerjaan tetap, tggng jawab, setia). Menurutku ini kriteria yang standart.
Apa aku SALAH jika aku sering nolak cwo dan apa aku terlalu PILIH2 dalam mencari pasangan hidup..???? Sebelum aku bener2 sreg dan merasa ada yang cocok denganku, maka aku ga nerima dia, daripada MENYESAL kemudian hari…!!!!!! Aku berfikir, apapun yang diberikan padaku oleh Allah SWT pasti itu yang terbaik buatku walopun kenyataannya ga seperti yang aku inginkan. Cukup ini yang aku tanyakan.

Jawaban M Shodiq Mustika:

Salah ataukah tidak, itu tergantung pada mengapa & bagaimana-nya. Sejauh ini, aku belum melihat sesuatu yang salah pada keputusanmu tersebut.

Saranku, omongan teman2mu itu tak usah terlalu kau masukkan dalam hati. Toh kau sendirilah yang akan merasakan suka-duka dari keputusanmu.

Untuk masa sekarang, tak usah terlalu memikirkan siapa yang akan kau pilih. Lebih baik kau berkonsentrasi pada peningkatan kualitas persahabatanmu dengan para pria, supaya kau lebih dapat memahami laki-laki. Dengan lebih memahami laki-laki, pilihanmu akan lebih tepat.

Apabila kau menolak tawaran cinta dari seorang laki-laki, siapa pun dia, tak perlu secara mutlak engkau menolaknya. Tetaplah terbuka pada kemungkinan untuk berjodoh dengannya. Jangan mengambil kesimpulan final, “Dia bukan tipe yang kuinginkan.” Lebih baik mengambil kesimpulan sementara saja, “Saat ini dia belum memenuhi kriteria yang kuinginkan.”

Malah tidak ada salahnya kau diam-diam “membantu” cowok-cowok itu supaya mereka memenuhi kriteriamu. Sambil menunggu munculnya pria yang memenuhi kriteriamu, berusahalah supaya pria-pria terdekatmu memenuhi kriteriamu. Dengan kata lain, daripada sekadar menunggu jodoh, lebih baik “menciptakan” jodoh!

Walaahu a’lam.

About these ads

18 thoughts on “Daripada menunggu jodoh, lebih baik…

    omiyan said:
    14 Januari 2009 pukul 10:56

    setuju banget pak ustadz…..kata orang sunda mah jangan samapai pipilih menang nu leuwih koceplak meunang nu pecak
    ( jangan terlalu pemilih )

    cici said:
    19 Januari 2009 pukul 20:17

    ih gw banget,,,sama gw juga ngalamin seperti itu,,,,,,BETE

    riska said:
    12 Maret 2009 pukul 14:28

    sama

    neh w bgd,

    [...] hendaklah kau berusaha mempengaruhi dia supaya dîn-nya menjadi baik. (Lihat “Daripada menunggu jodoh, lebih baik…“.) Bila berhasil, baguslah kalau kau kembali menjalin hubungan dengannya. Tapi andai belum [...]

    didy said:
    25 Maret 2009 pukul 22:37

    wah sama juga ne kisah nya…

    kyk aku…:(

    tp, saran pak ustadz emang bnr. tp, masalahnya lum ada yang ngrasa cocok ajah pak ustdz. bukannya pilih2 yang bagaimana. tp, emang g mau ntr nyesel di kemudian hari…

    mksh…:)

    aan said:
    4 April 2009 pukul 15:07

    giman ya aku juga bingung nih, ada cwe yg sdh msuk kriteria tp aq lommncintainya.

    minnieqha said:
    10 April 2009 pukul 01:13

    pak ustad..
    saya mau tanya, knp saya bisa jadi seperti ini,
    1. ketika ada seseorg yang mendkti sya gk bsa menerimanya stlh dia jauh sya merasa dia adalah yang tepat tuk saya dan dia tidak bsa lagi mendekati sya seperti dlu.
    2. saya merasa sgt susah dekat dgn lawan jenis sya, hingga smpai umur sya 22 thun ini smpai skrg juga blm pnya pcr. saya minder dengan teman2 sya yang kmna2 sllu da yang tmani.

    mksh pak ustad,
    mohon bantuannya

    Imas sumarni said:
    17 April 2009 pukul 14:07

    Carilah suami yg bisa mengmani dan bertanggung jawab..bisa menjadi guru buat istri dan membawa kebahagian,keselamatan dunia akhirat..membimbing dgn penuh hasrat dan kelembutan,menyenangkan dikamar dan diluar kamar..lahir full batin penuh..Amien ..

    [...] Banyak orang memaknai “sabar” sebagai sikap pasrah dan pasif. Sikap seperti ini kurang tepat. Lebih baik, kesabaran itu disertai dengan ikhtiar. Jadi, daripada sekadar menunggu si dia untuk kembali menaruh perhatian besar kepada dirimu, berilah perhatian yang lebih besar (yang pada tempatnya) kepada dirinya. Daripada menunggu si dia memberi kepastian hubungannya dengan dirimu, ciptakanlah keadaan-keadaan yang mendorong dia untuk segera memberi kepastian itu. (Lihat “Daripada menunggu jodoh, lebih baik …“) [...]

    [...] Supaya benar-benar berjodoh (yang terbaik), kuncinya adalah “perawatan” terhadap “jodoh-jodoh” yang telah Allah sediakan bagi kita. Untuk ikhtiarnya, lihat “Daripada menunggu jodoh, lebih baik …“ [...]

    [...] Supaya benar-benar berjodoh (yang terbaik), kuncinya adalah “perawatan” terhadap “jodoh-jodoh” yang telah Allah sediakan bagi kita. Untuk ikhtiarnya, lihat “Daripada menunggu jodoh, lebih baik …“ [...]

    Nuri said:
    17 Mei 2009 pukul 00:14

    pak ustadz…
    byk yg sya ingn konsulatasikan ke anda,sejak 1th yg lalu sya bru yg merasakan sayang n cinta kpd laki2 sebut saja “R”
    Tmn2 ce ny byk skali,kdg sya cemburu,mpe dia g tng krn dlu krj dlm 1ukm kmps,sya jg cemburu ma mntn ny,krn dia spt syg bgt ma mntn ny dlu,mntn pun lbh cantik lh drpd sya…bbrp hr lalu kt salg ngobrol n sya kgt saat dia blg tujuan utama ak bkn pacrn tp utk hdp,dia blg klo tujuan utama dia pcrn mungkin dia g milih yg kyk sya..dia blg klo sya bs nemenin dia utk mencapai cita2ny,utk hdp dr awl..yg sya tnyakan
    1. Apakah bnr dia menyayangi sya dr hati?atau hbs sya menemani ny n dia sukses dia akn meninggalkan sya?ap yg sya hrs lakukan utk mnjd yg terbaek bwt dia saat ne..krn sya udh syg ma dia,sya saat ne berpikir utk melalukan yg terbaik utk dia,enth bsk dia milih ak ap tdk,tp tdk bs dipungkiri pikiran laen srg muncul,spt td,knp dia milih sya?ap dia akn menigglkan ak stlh ak memberikn smua utk dia?ap dia hargai ak yg udh membantu ny??
    2. Bagaimana dg garis tgn kt…ap bnr msh bs dirubah,apakah nasib jodoh kt jg msh bs dirubah…
    sya bangga pny cow spt dia,sya mlh ketakutan kehilangan dia tp sya berpikir klo sya tkt mlh ketakutan itu bs sja mnjd kenyataan,bkan bgtu ustazz
    3. Bagaimana sya merubah sifat2jelek sya untuk mnjd lbh baek,mungkin mengurangi ny lbh tepatny??n memperpaiki mental ak,untuk mjd mental pejuang…bkn mlh menjd seseorg yg menyesal n terpuruk sndri..
    terimakasih ustadzz sebelumnya

    erlina said:
    5 Agustus 2009 pukul 08:32

    umurku jg skrg 30 tp belum juga nemuin jodoh,aq kerja n tetap membuka diri,tp emg belum ketemu,bingung umur udh segini….tp dlm ht kecilku seumpama ga ktetemu jodoh jg ya selain pasrah dh siap juga ko dgn pilihan hdp sendiri mgkn tptnya bkn pilihan tapi gmn ya…

    ahmad surya said:
    8 Agustus 2009 pukul 15:30

    pak shodiq, bisa aja jawabnya dari semua pertanyaan, hebat..1

    metha said:
    21 Agustus 2009 pukul 15:28

    bener bangetz ya kita juga harus pilih-pilih tapi kiti pilih-pilihnya dalam hal untuk bisa jadi yang terbaik but kita dari pada kita nyesel di kemudian hari lebih repot udah mba tenang masih muda

    Rusdiana said:
    22 Oktober 2009 pukul 19:15

    wah pas bgt jwbannya ama prsoalan yg ana rasain makasih tad

    nana said:
    11 Desember 2010 pukul 17:43

    hidup sllu aja di penuhi dngn masalah…. Terutama sy…tp yg jelas pasrah ke pada ALLAH,,,,, lah yg bisa membuat kita kuat untuk menghadapi segalanya…dan saluuuuuuuuttttt buat ustatsss yg senantiasa berbagi….semoga Allah,,,,, sllu ada untuk hamba NYA amiennnnn

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s