Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa
Warga Lebak Temukan Alquran dan Pedang Raksasa
01/04/2009 06:24 – Rekor
Liputan6.com, Lebak: Warga Lebak, Banten, dihebohkan dengan penemuan sebuah Alquran kuno berukuran raksasa. Panjang Alquran itu mencapai 2,5 meter dan lebar 1,38 meter. Disamping Alquran juga ditemukan sebuah pedang dengan panjang 1.7 meter.
Aneh tapi nyata, begitulah tanggapan warga yang datang menyaksikan keberadaan Alquran dan pedang raksasa di Masjid Assahadat, Desa Bojong Leles, Lebak, Banten. Tidak hanya karena ukurannya yang besar, tapi karena asal muasal kedua benda tersebut yang tiba-tiba saja ditemukan tergeletak di halaman masjid.
Menurut keterengan pengelola masjid, Haji Dedi Yayat, Alquran dan pedang raksasa tersebut ditemukan tergeletak begitu saja tanpa diketahui pembawanya. Kondisi ini sempat membingungkan mengingat saat itu warga banyak yang berkumpul di masjid untuk memperbaiki tempat wudhu.
Sejauh ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lebak dan sejumlah ulama tradisional telah memeriksa kandungan Alquran bersampul kulit unta tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui seluruh isi Alquran yang ditulis dengan tangan ternyata sesuai dan lengkap seperti yang lainnya.
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Alquran dan pedang tanpa pemilik tersebut kini disimpan di Masjid Assahadat dengan penjagaan polisi karena banyak warga yang berkunjung untuk melihat. Pengelola masjid sengaja membuatkan tempat khusus sebagai dudukan Alquran dan pedang. (IAN/Agus Faisal Karim dan Taufik Muharam)
—-update: Komentar dari dhikadhuan:
Dikirim pada tanggal 2009/04/08 pukul 11:57
Sama sekali tdk bermaksud mengurangi rasa kagum dan penasaran anda.
Inilah tanggapan dari saya sbg. warga setempat yang saya posting juga di beberapa blog.
Semoga Allah mengampuni semua dosa warga kampung kami Kp. Babakan Ds. Bojongleles Kec. Cibadak Lebak. Kampung kami saat ini terus terang dirasakan sedang kurang nyaman gundah gulana,saya sendiri sudah bosan dengan pertanyaan dan harus mengatakan apalagi kepada teman2 sekantor yang menanyakan tentang keberadaan Al-Qur’an raksasa. Saya hanya bisa menjelaskan bahwa Al-Qur’an itu memang ada (walaupun jarak rumah saya ke lokasi hanya sekitar 30-50m) tapi sampai saat alhamdulillah saya tidak ada minat untuk melihatnya, kenapa? karena saya tahu apa tujuan dari semua sandiwara itu. Informasi yang selama ini beredar bahwa Al-Qur’an dan pedang itu datang dan muncul tiba2 “fish story” alias “cerita bohong”. Yang benar adalah Al-Qur’an itu hari Sabtu siang menjelang sore dibawa dengan mobil entah dari mana asalnya (saksi yang ikut menggotong barang tsb. dari mobil ke dalam mushalla telah diperiksa oleh pihak kepolisian resort lebak) dan tempat dalam mushalla tersebut sudah dipersiapkan oleh si pendusta jauh2 hari. Bukankah sudah ada maksud2 tertentu di dalamnya…. wallahu ‘alam bissawab…
Semoha yang membaca tulisan ini lebih jelas. Saya adalah salah seorang warga yang tinggal di kampung Babakan lokasi Al-Qur’an raksasa berada.
Dan saya menghimbau Majlis ‘Ulama Kab. Lebak menyikapi dengan lebih bijaksana dan teliti. Sepengetahuan saya MUI Kab. Lebak sampai saat belum memeriksa secara detail karena memerlukan waktu yang cukup lama. Kebetulan pada hari selasa malam ayah mertua saya (kebetulan sesepuh di kampung kami) telah mengadakan rapat dengan pihak MUI. MUI meminta supaya Al-Qur’an itu diperiksa lebih teliti dan diserahkan sementara kepada pihak MUI, namun pihak yang mengambil untung dari “seolah-olah” fenomena tersebut tidak menyerahkannya.
Pihak kepolisian juga sampai saat ini belum mengambil tindakan yang lain setelah memeriksa saksi2 dan selain hanya sebatas mengatur lalu lintas disekitar jalan menuju gang lokasi mushalla.
Nama pengelola mesjid Haji Dedi Yayat dalam berita http://www.liputan6.com/news/?id=175315&c_id=7 di kampung kami tidak ada nama itu. Nama mushalla yang benar adalah “Mushalla Dua Kalimah Sahadat”
Terima kasih
Salam






Apa hukumnya alqur’an di jadikan tontonan bukan tuntunan?
Semoga tidak lagi terjadi kejadian seperti ini!
Ass;km Wr. Wb,
Menurut pengamatan saya dan info yang diperoleh. dan kebetulan sekali saya asli orang Cileles, dan kebetulan waktu pulang dari tangerang lewat ke Bojong leles. dan mendapatkan informasi bahwa ada Al Quran Raksasa dan Pedang raksasa. dalam hati waktu itu berkata itu hanya isapan jempol belaska. memang bukti ada tapi semua itu jadi rekayasa. Naudzubillah, mudah0mudah kita semua diberikan taufik dan hidayahNya. Karena apa, saat ini makin banyak muncul hal-hal yang berbau mistik, oleh karena itu berhati-hatilah dalam menyikapi segala sesuatu. karena tidak lama kemudian beberpa orang yang terkait kasus tersebut sudah dibekuk polisi karena menyebarkan info yang menguntungkan diri sendiri tapi merugikan orang lain.
Wassalam
Hati-hati terhadap para musuh Allah yang selalu akan menjerumuskan para Hamba Allah ke jalan yang sesat bagaimana pun caranya. Mereka akan menyerang dari segala penjuru dan dengan sehalus-halusnya sehingga tak kelihatan oleh para muslimin dan muslimat. Waspadalah…!!
Assalamu’alaikum wr. wb.
Alhamdulillah, kami berkesempatan untuk bersilaturahmi melalui media ini. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada siapapun yang telah mengomentari ditemukannya Al-Qur’an besar di Kampung Babakan Desa Bojong Leles Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Provinsi Banten, kami hanya bermaksud meluruskan berbagai isu-isu yang tidak bertanggung jawab menanggapi ditemukannya Al-Qur’an ini.
Sebelumnya kami atas nama Pengurus Yayasan Dua Kalimah Syahadat, memohon maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan dengan adanya kejadian ini. Kami pun mengucapkan terima kasih atas bantuan berbagai pihak yang telah membantu kami meluruskan masalah ini.
Demi Allah, kami tidak bermaksud untuk mempublikasikan datangnya Al-Qur’an ini, apalagi dituduh mendramatisir bahkan bersandiwara. Naudzubillah minzalik. Informasi dari mulut ke mulut yang membuat masyarakat berbondong-bondong untuk melihat Al-Qur’an besar ini, bahkan mungkin media cetak dan elektronik yang membesarkannya.
Kami menyadari bahwa yayasan kami yang menaungi Pondok Pesantren Dua Kalimah Syadahat jauh dikatakan mapan, makanya wajar bila sebagian masyarakat Lebak, bahkan masyarakat sekitar pondok pesantren sendiri menuduh kami membuat sensasi. Yah, kami pasrahkan semuanya pada Allah SWT.
Jangankan pembaca, kami pun merasa heran, kenapa Al-Qur’an ini ada di Masjid Dua Kalimah Syahadat (sebelumnya memang Musholla milik masyarakt, sejak 8 Maret 2009 diserahkan kepungurusannya ke Yayasan Dua Kalimah Syahadat dan difungsikan sebagai Masjid). Sendainya kami mengetahui siapa yang menyimpannya, pasti akan kami tanyakan. Seandainya kami mengetahui siapa yang membikinnya, pasti akan kami kejar dimanapun alamatnya. Namun begitulah kenyataannya bahwa kami tidak tahu apa-apa. Kami hanya tersenyum ketika mendengar bahwa ada yang melihat Al-Qur’an dengan ukuran lebih dari dua meter kali lebih dari satu seperempat meter diturunkan dari mobil sedan dan diangkat oleh 4 anak kecil. Apakah masuk akal ketika kita tahu ukuran mobil sedan seberapa? Ukuran pintu mobil sedan seberapa? Al-Qur’an ini sungguh berat, dengan 4 orang dewasa pun tidak terangkat, kami telah membuktikannya ketika Al-Qur’an ini akan diperiksa, dibutuhkan sekitar 9 orang dewasa. Kami hanya tertawa bila mendengar bahwa kami telah ditahan pihak kepolisian, karena kami yakin dalam hal ini kami tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.
Bagi rekan-rekan se-iman, rekan-rekan se-ikhwan mungkin kami mengambil hikmah dibalik peristiwa ini. Mungkinkah seseorang yang menyimpan Al-Qur’an ini sengaja merahasiakan identitasnya, mengingatkan kita bahwa kita kurang mempelajari Al-Qur’an, terlalu jarang membuka Al-Qur’an, terlalu sibuk sehingga tidak membaca Al-Qur’an yang ada di rumah kita, sehingga diberi Al-Qur’an dengan ukuran yang sangat besar. Wallahu ‘alam.
Kami sangat berterima kasih kepada MUI Lebak dan Bakorpakem Lebak yang tanggap mengenai pemberitaan ini. Kami tidak bermaksud mempersulit atau mempertahankan Al-Qur’an ini berada di Masjid Dua Kalimah Syahadat, kami sangat menghargai perhatian dari para Ulama dan para Kyai yang berkehendak untuk memeriksa kandungan Al-Qur’an ini, namun dapat kami informasikan bahwa Al-Qur’an ini telah diteliti oleh Tim Ahli dari Lembaga Pentahsihan Al-Qur’an Departemen Agama RI pada tanggal 8 April 2009 lalu, kita tunggu hasilnya. Kami juga berterima kasih kepada Saudara-saudara se-ikhwan, yang terus menasehati kami untuk dapat mencegah para pengunjung melakukan perbuatan yang berbau syirik, jazaakul khoir. Kami menunggu saran-saran lainnya.
Demikian uraian singkat kami, mohon maaf apabila ada yang tidak berkenan.
Wassalamu’alakum wr. wb.
Pengurus Yayasan Dua Kalimah Syahadat
Semoga apa yang di ucapkan anda pengurus yayasan 2 kalimah syahadah tidak jauh dari rel kejujuran..karena yang benar akan terlihat benar yang salah pasti akan terbongkar kapanpun waktunya… hanya kami berharap kenapa tidak di musiumkan saja alqur’an tsb atas aset yang amat berharga di kab.lebak…namun sekali lagi bukan kami tidak percaya akan tetapi info yang kami dapat dari para kyai-2 lebak bhw alqur’an itu memang di datangkan bukan datang dng sendirinya.. Wallahu muwafiq ila aqwamit toriq.
Al-Quran hanya diturunkan di Kota Mekkah dan MAdinah, tidak di kampung Babakan.
Bismillah.Waspadalah waspadalah waspadalah mungki itu yg pantas buat itu smua..Dulu saya sering dengar jangan ktipu ama sorban besar,jubah mewah,namun sekarang mungkin sudah bertambah jangan ketipu ama sesuatu yang WAH…! Wah..! Perlu diteliti seditail mungkin X.
Bismillahirohmannirohim
Assalammualikum wR Wb.
Kita seharusnya jangan terlalu merisaukan asal muasalnya Al Quran & pedang raksasa tersebut. Tetapi hikmahnya bagi kita semua yaitu mengingatkan kita akan Al Quran (Al Kitab) yang selama ini jarang kita sentuh ( baca) dalam kehidupan sehari-hari, kita lebih dekat dengan televisi (menonton TV), komputer, mendengarkan Alquran dari MP3, CD atau Handphone. Mungkin kah ini pertanda Alloh SWT akan mengambil kembali Al Quran? Ato hilangnya Al Quran dari muka bumi? Seharusnya ini yang kita risaukan.
Wassalammualikum Wr Wb
Mobil segede apa yang bisa bawa pedang ma al Qur’an lebih kurang 2 meter?saksi palsu tuh hukumannya gaswat loh..
aku setuju ini bukan masalah pedangnya dateng darimana dan dibawanya gimana..andai dibawa orang mungkin tujuannya juga baik..
kita banyak yang lupa kaidah2 al Qur’an dalam menjalani hidup..kita suruh balik lagi ke nilai2 al Qur’an yang ada dan memerangi ke dzoliman yang ada baik pada diri sendiri, keluarga atau orang lain.
atau mungkin ada teman2 yang bilang karena kita ini jarang2 baca al Qur’an jadi dikasih peringatan.. memang kalau pedang ma Al Qur’an itu dihadirkan dengan sengaja oleh manusia untuk mengingatkan seperti itu apa salahnya?tapi segbaliknya kalo bener2 dateng secara ghaib sebagai peringatan tapi kita menyepelekannya apa malah gak gawat?dan terlalu sibuk berdebat apalagi berani bersaksi palsu untuk semata2 menampik peringatan itu..Naudzubillahi min dzaligh..
sy sepakat ga perlu dirisaukan dr mana datangnya Al-Quran dan pedang raksasa tersebut,,,,,,,
yg perlu kita jaga adalah jagan sampai Al-Quran dan pedang raksasa tersebut diprovitkan…. dengan cara membayar saat ingin melihat barang itu….
klo itu terjadi ntar jadi saingan batu ponaryo ….
gw dah kesana….penilaian gw sh….tuh al-qur’an and pedang raksasa buatan jaman kuno….jaman kerajaan2 islam di indonesia…..klo ada yang nyebut tuh dibawa dengan cara di gotong ….menurut gw tuh kurang kerjaan banget
klo ada yang nyebut tuh dibawa dengan cara di gotong….ga’ mungkin lah menurut gw….
yang penting sih …jangan sampe tu tempat di jadi’in tempat mencari berkah and musyrik….
comment tuk para pengurus yayasan….klo bisa al-qur’an itu di baca setiap hari…..karena al-qur’an emank untuk dibaca and dimaknai isi kandungan nya….biar tambah banyak pahal klo kita rajin baca al-qur’an…iya ga’ mament….
saya bangga menjadi putra daerah kab .lebak, karena di kab lebak masih banyak wisata2 alam yang belum tereksplorasi. untuk mengetahui ibukota kab lebak sudinya rekan-rekan mampir di situs http://www.lebak.org (media informasi kab lebak).
trim’s buat admin situs ini,
salam,
kalo saya sih beranggapan kalau memang itu al-quran ayatnya bener, ya wajib kita baca, gak perlu dipersoalkan datangnya dari mana, gitu aja kok repot
Saat sekarang ini banyak orang tak bertanggung jawab yang mengambil ksempatan di tengah kondisi masyarakat yang bingung. Sehingga munculla beragam aliran sesat di negeri ini. Semua karena adanya campur tangan LOGIKA dalam ajaran agama. manusia selalu menggunakan akal mereka untuk mengolah ajaran agama dan akibatnya sering salah tafsir dan menyebabkan munculnya aliran sesat
dalam masalah ini kita ga perlu saling menjelekan,lebih baik kita intropeksi diri aja dan ambil hikmahnya
as-salam,
Saya dr Malaysia..hari ini jam 11.30 mlm – 24/11/09 di TV3 Malaysia memaparkan kisah al quran besar, pedang dan kitab2 kuno jawa. Agak misteri kisah ini.
apa pun ,al-quran dengan maknanya sekali haruslah di baca dan diingati oleh semua bangsa islam,kita selalu leka dan lalai !
Kata-kata syaidina Hussain kpd manusia:”Kalaulah aku tidak mahu RAHMAT ALLAH (alQuran) itu TERSEBAR di kalangan KALIAN, nescaya aku tidak akan BERBICARA dengan kalian”
assalamu’alaikum Wr.Wb
saya hanya ingin tau……?
apakah sebelum orang yang menemukan pedang tersebut………
di beri isyarat atau mimpi sebelum menemukan pedang tersebut?dan apakah ada juga yang harus dilakukan orang tersebut setelah menemukan pedang tersebut??????????
dan saya ingin tau juga apakah pedang tersebut ditemukan dengan cara langsung dilihat ataukah dengan suatu usaha dahulu???
Misal:
~menggali atau menyelam,dll.
tolong ya pak!!! bagi bagi pengetahuan…
assalamu’alaikum Wr.Wb
saya hanya ingin tau……?
apakah sebelum orang yang menemukan pedang tersebut………
di beri isyarat atau mimpi sebelum menemukan pedang tersebut?dan apakah ada juga yang harus dilakukan orang tersebut(wasiat/amanat) setelah menemukan pedang itu???
dan saya ingin tau juga apakah pedang tersebut ditemukan dengan cara langsung dilihat ataukah dengan suatu usaha dahulu???
Misal:
~menggali atau menyelam,dll.
tolong ya pak!!! bagi bagi pengetahuan…
makasih atas artikel nya ………….
saya bisa tambah wawasan ……