Ternyata Alya Rohali mirip Tukul Arwana

Bandingkan wajah Alya Rohali (Miss Indoensia 1996) dan Tukul Arwana (pelawak) pada dua foto berikut ini.

alya rohali tukul arwana

Kayaknya mirip banget, ya? Kalau nggak percaya, nih… periksa foto berikut ini. (Sumber: d60pc.com.)

cantik_ke_tukul_03_300x102

Nah, mirip banget, ‘kan? Nggak usah heran deh. Jangankan dengan sesama manusia, lha wong dengan monyet pun manusia itu mirip juga, ‘kan? Jangankan dengan monyet, dengan babi pun manusia itu juga mirip, ‘kan? Kalau gak percaya, lihat ini nih…

—Update: pk.12:23:

Postingan di atas merupakan kelanjutan dari tulisanku terdahulu, “Monyet itu saudaraku; jangan pandang hina!” Isinya antara lain sbb:

Tak jarang aku merasa sedih di tengah-tengah kegembiraan orang-orang. Salah satunya adalah ketika menjumpai gurauan atau pun lawakan yang memandang hina seseorang yang wajahnya dianggap mirip monyet. Mereka tertawa-tawa, tetapi hatiku menangis. Hatiku pun menjerit. Aku marah, tetapi apalah dayaku selain menuangkannya lewat tulisan seperti ini? …

Aku bersaudara dengan debu. Sebab, kami sama-sama berasal dari tanah. Aku tak tahu monyet itu berasal dari apa. Kalau berasal dari tanah juga, maka monyet pun saudaraku juga. (Kalau bukan dari tanah, lalu dari apa?) Bagaimanapun, aku tidak merasa lebih mulia daripada monyet, apalagi hanya karena asal-usulnya. Sebab, hanya iblis dan pengikutnya sajalah yang merasa lebih mulia daripada makhluk lain hanya karena asal-usulnya.

Kalau pun monyet itu bukan berasal dari tanah, aku pun masih menganggap mereka itu saudaraku, saudara sesama makhluk hidup di muka bumi. Namun, bukan sekadar rasa persaudaraan ini yang membuat hatiku terluka manakala orang-orang memandang hina monyet.

Bagiku, memandang hina monyet itu berarti memandang hina penciptanya. Demikian pula orang-orang yang menertawakan orang lain yang wajahnya dianggap mirip monyet. Mereka memandang hina Sang Maha Pencipta. Inilah yang membuat hatiku terluka. Tuhanku dipandang hina, bagaimana tidak sedih?

38 thoughts on “Ternyata Alya Rohali mirip Tukul Arwana

    • @ Billy
      Postingan ini masuk kategori “Cerita Lucu”. Kalau ditimbang maksudnya apa, secara serius gitu, ya nggak ketemu dong! :p (Eh, sebetulnya tujuan seriusnya ada juga sih. Perhatikan link yang aku sertakan di situ. Mungkin dengan menyimak pula postingan terkait itu, kau akan jadi mengerti maksudku apa.)

  1. He…he…sedikitpun saya tidak mengerti maksud dari posting bapak kali ini :) . Miripnya kayak maksa banget ya Pak Shodiq ? :D :D :D

    • @ Yep
      Postingan ini masuk kategori “Cerita Lucu”. Kalau ditimbang maksudnya apa, secara serius gitu, ya nggak ketemu dong! :p (Eh, sebetulnya tujuan seriusnya ada juga sih. Perhatikan link yang aku sertakan di situ. Mungkin dengan menyimak pula postingan terkait itu, kau akan jadi mengerti maksudku apa.)

    • saya tertawa karena saya sering bikin gambar yang mirip seperti diatas, dan gambar orang gendut itu mengingatkan saya sendiri, bisa dikatakan tersindir, iya karena saya gendut, kenapa ga kepikiran bikin gambar kaya gitu ya.. :-P

      iya ya, wah saya musti memperdalam ilmu tentang evolusi dulu nih, punteun, kebiasaan maen ngomong aja ga mikir… harap dimaklum masih dalam taraf menyerap belum sampai memfilter informasi.

  2. kalau tukul mirip dengan arya rohali berarti manusianya sudah gila. laki-laki kok disamakan dengan wanita, sudah jelek kok bisa-bisanya kayak artis dede herlino

    • @ alenmarlis
      Manakah yang lebih banyak, kesamaan ataukah perbedaan antara manusia laki-laki dan perempuan? Kalau kita bertanya kepada ahli biologi, maka jawabnya: lebih banyak kesamaannya. Sebab, lelaki dan perempuan itu tergolong spesies yang sama.

  3. wew pasti itu pakai teknik MORPHING citra 2 Dimensi ya? laki2 perempuan pasti dari segi manapun beda euy… kalo gitu mah semua bisa di miripin dunk.

  4. entah saya kurang pengalaman ato apa, tapi sepertinya gambar Alya mirip tukul Anda ambil dari d60pc.com
    disana juga ada gambar luna mirip tukul
    sbaiknya ya disertakan sumbernya juga
    makasih

    ————
    Tanggapan Admin:
    Terima kasih atas koreksinya. Kini sumbernya telah kami cantumkan.

  5. Yang Mencipta dihina pun nggak akan berkurang kok kemuliaanNya, mbok dipuji, ama semua makhlukNya pun nggak bertambah kemuliaanNya. ya toh? kok masnya sedih?

    ————
    Jawaban M Shodiq Mustika:
    Dalam artikel di atas sudah kusebutkan alasannya: karena Tuhan dihina. (Aku TIDAK mengatakan bahwa aku sedih lantaran berkurangnya kemuliaan-Nya.)

  6. Manusia adalah manusia,monyet adalah monyet, babi adalah babi. Manusia tidak sm dg bnatang, klau kta sma dg bnatang mengapa binatang itu gak d ksih baju aja. Atau kta sma2 tlanjang aja. Biar ada prsamaannya.

    —————
    Tanggapan Admin:
    Mirip bukanlah sama.

  7. assalamualaikum

    bagus sekali idenya tu pak ….! mantab
    buat yang ngeliat and beri comment, jangan cuma dilihat di permukaan and dangkal saja ya…!
    selami and temukan arti nya, baru dapet intinya yaitu : “wakakakakaka!”

  8. Kadang saya mikir kalau orang yang punya pendapat-pendapat besar itu orang yang cukup unik… Termasuk Pak Shodiq ini… Ya informasi yang diulas tuh bukan info-info yang biasa-biasa aja… Termasuk posting yang satu ini… Salut lah pokoknya… Dan untuk kawan-kawan yang merasa salah dengan info lucu ini, tolong dipahami dulu dengan kepala dingin… Jangan langsung emosi deh pokoknya…
    :)

  9. wah..kayaknya teknologi now makin canggih, sampe2 yg ga mirip bisa jadi mirip..kalo tukul mirip alya rohali beneran mungkin dulu ga nikah ama teh susi tapi nikah ama minati atmanegara he….

    lucu …banget..!!!

    lumayan bikin ketegangan otak kendur…ditengah2 kondisi yg serba sulit n bkin wajah jadi bertambah keriput…

    pahala e banyak lho pak kalo bikin hal2 lucu, menghibur banget!!!

    trims. dewi

  10. ya bolehlah berpendapat. Namun gak mesti dipaksakan seperti itu to? Namanya monyet ya tetep aja monyet, beda dong dengan manusia, kendatipun sama-sama ciptaan Tuhan. Monyet itu binatang yang tak diberikan akal pikiran seperti manusia, dia hidup hanya dibekali naluri dan nafsu agar bisa bertahan hidup. Lain halnya dengan manusia, manusia adalah mahluk Tuhan yang paling mulia, bahkan lebih mulia daripada Malaikat. Ketawa karena dia monyet bukan berarti mengetawakan ciptaan Tuhan, namun karena monyet itu memang binatang yang lucu, ya To????…..

    • @ ali
      Postingan di atas sudah aku sertai dengan link untuk memperjelas maksudku. Tapi kalau memang dirimu tidak mengerti apa yang kumaksudkan, ya sudahlah. Aku tidak memaksamu untuk mengerti.

  11. kalo dipikir-pijir….
    sama buaya juga mirip,
    sama ikan juga mirip lho,
    trus….sama tembok juga mirip
    itu sih tergantung rekayasanya seperti apa….hehehehe

  12. wah pokoke keren bgt nih blog sampe2 gw cari2 terus d google
    thanx ya pa M shodiq mustika
    lamkenal,,,teruskan kreatifitas anda,im support u

  13. Pingback: Seks Bukanlah di Atas Segala-galanya | Blog Dewasa

Sampaikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s