7 Video Goyang Sexy ala PKS, PKB, PAN, Golkar, PDIP, Demokrat, Gerindra, dll.

Posted on Updated on

Hampir semua partai politik menampilkan goyang tarian sexy saat berkampanye. Cara tersebut memang paling mudah untuk menarik minat masyarakat mendatangi lokasi kampanye. Masalahnya, apakah pesan kampanye bisa sampai ke khalayak dengan cara seperti itu? (Eh, pesan kampanye parpol-parpol itu apa sih?) Penyampaian visi dan misi parpol pada kampanye terbuka seakan menjadi acara sampingan, sedangkan acara utamanya adalah hiburan lagu dengan tarian hot & erotis.

Bagai memicu reaksi berantai, suguhan hiburan lagu plus tarian sexy ini juga seringkali memicu keributan di kalangan simpatisan parpol sendiri, baik karena senggolan maupun yang lainnya. Selain itu, apakah kita tidak perlu mempertimbangkan dampak buruk dari tontonan yang cenderung erotis semacam itu terhadap anak-anak di bawah umur yang selalu memadati lokasi kampanye?

update 15 April 2009 pk. 18.38
Dari tujuh video yang telah terhimpun, ternyata hanya video pertama dan ketujuh yang masih bisa disaksikan pada saat ini. Lima video lainnya telah dihapus oleh pihak yang berwewenang dengan alasan “This video has been removed due to terms of use violation.”

About these ads

58 thoughts on “7 Video Goyang Sexy ala PKS, PKB, PAN, Golkar, PDIP, Demokrat, Gerindra, dll.

    hmcahyo said:
    3 April 2009 pukul 06:29

    wahhhh … emang erotis masih “layak” dijual ya mas :D

    Yep said:
    3 April 2009 pukul 10:35

    Janji caleg biarin saja… :(
    Yang penting goyangnya dong :lol:

      hasruli said:
      6 April 2009 pukul 22:15

      caleg gituan gk perlu dipilih, norak dan gk bermoral………

        Asdot said:
        14 April 2009 pukul 13:24

        waspada SOGOKAN!!!
        terima uangnya jangan pilih CALEGNYA!!!

      goesti said:
      11 Mei 2009 pukul 05:48

      goesti :
      Memang kalau terlalu banyak sodokan tidak murni juga tidak indah di rasakan –
      Oleh rakyat nya

    akang said:
    3 April 2009 pukul 11:10

    Erotis apaan itu poco-poconya PKS, itu mah senam biasa bajunyapun full cover lagi………NGACO akh…ntar dikira BLACK CAMPAIGN loh ama PKS..

    ————
    Tanggapan Admin:
    Pengertian “sexy” memang bisa berlainan di antara orang-orang. Biarlah masyarakat sendiri yang menilai.

      ajudan said:
      6 April 2009 pukul 13:25

      Mas Please deh…ATi2 gunain kata2 Sexy YAH…
      Kayanya aku liat tulisan mas mengenai Say No To Bla..bla.. Ngapain gabung kalo ga tau dapet ridho-Nya apa engga..Nah ini Senam PKS kok dibilang SEXY…are you really sure with your statement..Ini terlihat mendiskriditkan mas…Tapi memang kelihatannya mas ga suka ma PKS yah..ati2 lo mas..yang buat face booknya Say No to Mega dinilai Black Campaign itu di denda materi juga penjara yah..nti klo terlihat ini mendiskriditkan beberapa partai bisa dinilai black campaign juga…just friendly reminder yah…

        M Shodiq Mustika responded:
        6 April 2009 pukul 14:16

        @ ajudan
        1) Istilah “sexy” itu merupakan istilah “paling netral” yang bisa kujumpai. Di luar sana, banyak orang menggunakan istilah yang lebih “menyeramkan”, seperti “kagak syar’i” terhadap kasus tersebut. Silakan kalau mau menyarankan istilah lain yang lebih netral.
        2) Aku tidak mengerti mengapa setiap kali mengkritik partai mesti disebut black-campaign atau mendiskreditkan partai. Apakah kita tidak boleh mengkritik partai?
        3) Aku tidak membenci PKS. Silakan periksa postinganku lainnya, seperti Video PKS Berwajah Baru. Di situ aku justru memuji-muji PKS.

          dwi said:
          16 April 2009 pukul 07:33

          maaf mas…
          sexy itu istilah yang sudah lumayan ‘menyeramkan’ juga…
          saya setuju,walaupun ga liat video nya semua, tapi memang banyak partai yang menggunakan hiburan artis sexy, bahkan mungkin jadi unsur utama dalam kampanye menarik masa.
          tapi, apakah kampanye pks itu bisa dibilang sexy????
          silahkan membandingkan…

            M Shodiq Mustika responded:
            16 April 2009 pukul 08:17

            @ dwi
            Silakan simak tanggapan-tanggapanku terdahulu. Aku sudah mempersilakan untuk membandingkan.

    amat said:
    3 April 2009 pukul 12:07

    Dalam masa kampanye tak boleh ada pencekalan, yang penting dapar manarik masa sebanyak-banyaknya. Kalau milihnya, eee tunggu dulu yeeeee

    arek suroboyo said:
    3 April 2009 pukul 12:29

    pks, mengapa begitu banyak yg membecinya ??
    pks memang bukanlah partai yg sempurna, tetapi… saya tetap memilih pks … karena saya sudah terlanjur cinta dan tidak akan terpedaya oleh tuduhan yg nggak penting … peace

      M Shodiq Mustika responded:
      3 April 2009 pukul 12:44

      @ arek suroboyo
      Kampanye ni ye?… Nggak pa pa deh, asalkan tidak melanggar hukum. :)
      Tapi aku tak sependapat dengan pandangan bahwa ada banyak yang membenci PKS. Yang membenci partai lain lebih banyak lagi. Begitulah dunia politik, penuh dengan persaingan keras.

    afgan k said:
    3 April 2009 pukul 12:43

    mestinya PKS jangan ikut2an ngadain goyang seperti itu. bikin tercemar PKS saja. simpati saya jadi berkurang. pak tifatul tlg jgn adain goyang2 segala

      M Shodiq Mustika responded:
      3 April 2009 pukul 12:47

      @ afgan k
      Ya, aku mendukung usulmu ini. Sebab, meskipun kita sudah berusaha bergoyang sesopan-sopannya, tetap saja ada kemungkinan penilaian negatif dari orang lain.

    riadyawan said:
    4 April 2009 pukul 08:32

    Duh sungguh partai yang tidak mencerminkan kebaikan…

    Sungguh sayang jika Indonesia ini kelak dipimpin/diwakili oleh orang2 yang tak dapat berpikir jauh sebelum bertindak…

    Apa yang mereka pikirkan menggelar dangdut yang masuk kategori erotis dalam kampanye mereka, belum lagi anak2 kecil dapat menononnya dengan leluasa, apa mereka tidak memikirkan bagaimana perkembangan psikologi anak2 itu???

    Dan parahnya lagi kampanye mereka seringkali berujung pada perkelahian antar simpatisan, sungguh madharatnya lebih banyak daripada manfaatnya, bahkan hampir semuanya madharat…

    Moga aja yang bakal jadi pemimpin bangsa ini benar2 orang yang cerdas dan mencerdaskan…

    enda said:
    4 April 2009 pukul 13:44

    kereen mas postingnya, post di http://www.politikana.com

    Xavi Hernandez said:
    4 April 2009 pukul 15:20

    Yang jelas tetap doakan PKS agar tetap Bersih, Peduli dan Profesional

    Qori said:
    4 April 2009 pukul 16:11

    ya….mungkin saja pemimpin partai itu merakyat,hidup dangdut.katanya :)

      fajar said:
      8 Juli 2009 pukul 18:42

      Makanya,jgn cr artis yg sexy……..

    adasemuanya said:
    5 April 2009 pukul 06:03
    ratu said:
    5 April 2009 pukul 21:23

    Itu kan lomba senam poco-poco untuk ibu-ibu doang, ga kliatan ada paha atau aurat yang terbuka seperti di partai lain, jauh banget sama kalau disama-samain. Hampir di setiap RW kalau hari Ahad ibu-ibu pada senam seperti itu di lapangan, kalau PKS melombakannya kayaknya wajar-wajar aja tuh!

      M Shodiq Mustika responded:
      6 April 2009 pukul 01:18

      @ ratu
      Begitulah “sexy” ala PKS. Aku menggunakan istilah “ala” untuk menunjukkan adanya perbedaan. Namun, aku kurang sepakat bila dikatakan “PKS melombakannya kayaknya wajar-wajar aja”. Sebab, PKS adalah partai muslim yang berslogan “bersih”, sedangkan ada banyak orang Islam yang tak suka melihat wanita bergoyang di depan publik. Mestinya, PKS lebih berhati-hati dalam menjaga citranya, supaya citranya juga bersih.

    unduk said:
    5 April 2009 pukul 22:14

    duh…, prihatin dengan cara kampanye yang beginian :(

    reyhan011 said:
    6 April 2009 pukul 15:29

    makasih mas sodiq, moga apa yang anda lakukan bernilai pahala di sisi ALLAH SWT.
    sekalian saya minta ijin mas beberapa tulisan anda saya pakai di blok saya, tolong diijinkan yach, makasih semuanya..!!!

    Syaiful Imran said:
    6 April 2009 pukul 19:22

    wah… nek video disebar ngene..
    zo malah banyak sing download tho…
    melu dosa pora sing nyebar kie??…

    aku gak melu2 ah…

    ————
    Tanggapan Admin:
    Begitulah dilema penyiar berita. Jika tidak menampilkannya, maka si penyiar akan dituding melancarkan fitnah tanpa bukti. Jadi, kita ambil saja jalan tengahnya. Kita tidak menampilkannya seutuhnya, tetapi menampilkan potongan videonya yang telah diedit oleh lembaga penyiarnya, yaitu stasiun televisi.

    kang4de said:
    7 April 2009 pukul 11:36

    Demokrasi kita mau diapakan kedepan ya, kalau saat kampanye dininabobokan dengan yang gituan. yang terpenting sekarang ajak dan buktikan dengan perbuatan yang nyata walaupun sulit itu dilakukan karena kesadaran masyarakat juga kurang. Disinilah perlunya pemikiran. Ok

    iman said:
    8 April 2009 pukul 21:16

    setiap kampanye yang saya ikuti tidak pernah ada penyanyi dangdut yang bergoyang erotis di PKS…terakhir di bandung Armand maulana, shoutul harokah, dll menggetarkan gasibu…mungkin akan lebih bijak bila cek dilapangan dengan akurat…baru kemudian memberi statmen…

      M Shodiq Mustika responded:
      9 April 2009 pukul 05:42

      @ iman
      Tayangan video yang disertakan dalam video di atas merupakan bukti akurat mengenai bagaimana goyang sexy ala PKS. Kita masing-masing dapat menilai sendiri kesamaan dan perbedaannya dengan goyang sexy ala partai-partai lain.

    lehan said:
    9 April 2009 pukul 15:50

    aduh ni lagi……kenapa setiap perbuatan yg menyangkut orang banyak di indonesia ini selalu di barengai dengan kejelekan……
    apa dengan kita menampilkan yang baik ga’ akan ada orang dateng…?
    apakah orang indonesia memang selalu dipanggil untuk berkumpul dengan di imingi dosa layaknya tarian dan nyanyian itu…..
    kmn orang indonesia yg baik…..?apakah kalian para caleg ato capres takut mengadakan kampanye dengan berlandaskan kebaikan tanpa di campuri kejelekan…?ayolah kita bangn negeri ini dengan kebaikan agar tercapai tujuan hidup yg baik

      xella said:
      10 April 2009 pukul 00:17

      itulah dia kejelekan tingkah laku yang kadang bisa membuat sebagian orang merasa puas dengan hal tersebut. yang penting kita nggak kan.

    xella said:
    10 April 2009 pukul 00:11

    heran ya, kok untuk menarik perhatian harus menampilkan yang begitu pulgar.

    zoy said:
    10 April 2009 pukul 09:33

    pilih DEMOKRAT ga bkal nyesel..deh,berbagai macam cara telah dilakukan beberapa partai.tapi demokrat yang paling banyak dapetin simpati seluruh masyarakat indonesia,bergabunglah bersama demokrat,agar bangsa indonesia mengaung diasia sampai dunia.. hidup demokrat yang lain kelaut aje..

    pandu said:
    10 April 2009 pukul 15:14

    memang bnr2 mantabbbbbbbbbbbb goyangannya…………..

    INDRA said:
    11 April 2009 pukul 11:32

    dulu semua menolak forno aksin fornoaksi skarang malah asyk bergoyang piye to mas………?

    Awien said:
    11 April 2009 pukul 17:09

    ga pa2 lagi…ntar biar di gedung dewan mereka pada goyang semua bukannya krj! wkwkwkwkwkw

    Awien said:
    11 April 2009 pukul 17:10

    semua jg sk goyangan erotis X

    diblogi said:
    12 April 2009 pukul 14:37

    mas, shodiq kasi bagi2 urlnya video2 di atas donk? thanx

      M Shodiq Mustika responded:
      12 April 2009 pukul 14:40

      @ diblogi
      Aku sudah lupa url-nya apa. Silakan cari di YouTube.

    erotis said:
    12 April 2009 pukul 20:21

    Adhyaksa: PKS Anti Goyang Erotis
    Adhyaksa Dault
    (inilah.com/ Subekti)

    INILAH.COM, Palu – Juru kampanye nasional PKS Adhyaksa Dault mengatakan kampanye PKS berbeda dari parpol lain. PKS sangat anti goyang erotis dalam setiap kampanye Pemilu 9 April 2009.

    “Kami juga menampilkan musik dan tari, tapi tidak mengumbar aurat atau melakukan gerakan erotis,” kata Adhyaksa Dault dalam kampanye rapat umum terbuka di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (4/4).

    Pria yang juga menjabat Menneg Pora ini juga mengatakan, jika parpol ingin menampilkan musik dengan aneka macam tarian yang aneh-aneh, lebih baik membuat konser musik saja.

    “PKS tidak ingin berkampanye dengan cara-cara yang justru bisa menciderai partainya sendiri,” imbuh dia.

    Menurutnya, PKS ingin masyarakat melihat bangsanya bermartabat dan berkeadilan. Banyak simpatisan PKS yang metal, tapi tidak suka mabuk atau berbuat negatif.

    Kampanye PKS yang berlangsung di Lapangan Vatulemo Palu dihadiri ribuan simpatisan dan kader parpol bernomor 8 tersebut. Artis seperti Yana Yulio, Amry Palu dan Cici Tegal ikut meramaikan kampanye.

    Adhyasa Dault merupakan calon anggota legislatif (caleg) PKS untuk DPR RI dari Dapil Sulawesi Tengah. Dia merupakan putra asli Sulawesi Tengah. Di kampanye, Adhayksa menyanyikan lagu ‘Ku Tak Bisa’ yang dipopularkan Slank. [*/ana]

    erotis said:
    12 April 2009 pukul 20:38

    Saya walau gak seneng goyang poco-poco …

    tetap bagi saya ya .. sangat beda lah antara poco-poco dengan tarian erotis dangdut yang ditontonkan partai lain … lihat aja videonya .. na’uzdubillah ..!

    Mr. Kersen said:
    12 April 2009 pukul 22:09

    Segala cara akan dilakukan oleh partai2 untuk menarik massa, dan paling efektif mengadakan dangdutan toh mas….. yo opo penno….

    jutox said:
    14 April 2009 pukul 06:23

    slhkan j lh sexy2….
    ni kan sma ja cntoh wkil rkyt yang tw @ cuma mkirin snang2 doang
    mrk menganggap masyarakat btuh hbran,,,,,,,,,,
    pdahal masyarakat cma butuh perhatian dan t4 buat ngaduin nasib
    emang dasar ,,.,,,,,,,

    gak sah dpilih j yang kayak gtu tuh,,,,,,,,,,,,,
    nanti @ dia juga bkl ngabisin uang rakyat,,,,
    buat ngembaliin uang waktu kampanye

    anto said:
    14 April 2009 pukul 09:39

    saya sih terserah ! ………
    siapa yng jadi presidennya nanti yang penting pegawai negeri di indonesia ini disejahtekan jangan hanya DPR nya aja yang dipikirin rakyat keciol kayak kita dianggurin

      Asdot said:
      14 April 2009 pukul 13:31

      iya kang beeettttuull itu!!
      ya udah mas saya pengen pulang dulu yah!!
      soalnya rumah saya di wonogiri, samping kali !!
      yaudah ati-ati yah!!

    reyhan said:
    14 April 2009 pukul 22:26

    assalamu’alaikum mas sodiq, aku sepakat dengan komentar anda tentang PKS. yang jelas kita selaku sesama muslim hanya ngingetin aja, masalah mau diterima atau tidak tuch urusan yang di ingetin. terus terang aja aku ngak tau mau dibawa kemana tuch PKS. mungkin karene kekurang tahuan aku ja, aku ngerasa perjuangan PKS ngak jelas. maaf kalau komentar aku terlalu kasar.

    NTMAKSIAT said:
    16 April 2009 pukul 06:26

    Hmm kalo ada goyang atau tarian daerah yang kena UU Anti Pornography masyarakat dengan ganasnya berkata itu adalah budaya yang harus dilestarikan, jangan bawa2 agama didalam pemerintah dan bla, bla, bla. Tapi giliran PKS melakukan tarian daerah dalam bentuk lomba dihujat habis2an katanya mengumbar aurat lah, melakukan tarian erotis lah wah ga konsisten. Sayang videonya udah dihapus jadi ga bisa berkomentar banyak cari di google juga ga ketemu (tari poco2 bukannya cuma maju-mundur doang). Tapi ayolah saudara2ku sesama muslim sudah saatnya umat bersatu dukung lah partai2 Islam yang ingin menegakkan kalimat Alloh di bumi pertiwi ini masih banyak musuh2 Islam diluar sana yang menunggu saat yang tepat untuk menghancurkan Islam.

      M Shodiq Mustika responded:
      16 April 2009 pukul 06:49

      @ ntmaksiat
      1) Masyarakat yang manakah yang begitu? Apakah orang yang “dengan ganasnya berkata [tarian daerah] itu adalah budaya yang harus dilestarikan” adalah juga orang yang “giliran PKS melakukan tarian daerah dalam bentuk lomba dihujat habis2an”? Kalau orangnya tidak sama, bagaimana bisa dikatakan “ga konsisten”?
      2) Yang aku lihat, banyak saudara kita sesama muslim tak suka (bukan menghujat) model kampenye PKS yang seperti itu justru karena “ingin menegakkan kalimat Alloh di bumi pertiwi”. Mengapa suara ketidaksukaan mereka lebih banyak terarah kepada PKS? Mungkin karena PKS-lah yang paling mereka harapkan untuk “menegakkan kalimat Alloh di bumi pertiwi”.

        NTMAKSIAT said:
        16 April 2009 pukul 20:52

        1. Yang jelas sih pak Shodik tidak termasuk, maaf kalau terkesan mengeneralisir tapi komentar saya ditujukan untuk masyarakat yang menentang UU APP dan yang membenci PKS mudah2an ga ada di Blog ini.
        2. Saya ga bisa komentar banyak soalnya saya belum lihat sendiri bagaimana goyang poco2 ala PKS mungkin pak Shodik bisa menggunakan software Youtube downloader jadi kalau ada video penting di youtube pak Shodik bisa mendownload videonya sebagai backup kalau2 kejadiannya seperti ini terulang lagi (videonya dihapus oleh youtube), setahu saya goyang poco2 cuma maju mundur aja tidak seperti goyang ngebornya Inul yang vulgar tapi kalau memang goyangnya atau tariannya sudah melanggar aturan dalam agama Islam saya pun akan ikut mengkritik.

          M Shodiq Mustika responded:
          16 April 2009 pukul 21:14

          @ ntmaksiat
          Rupanya ada downloadernya untuk menyelamatkan data penting. Selama ini tak terpikirkan. Terima kasih atas informasinya.

    nasiruddin said:
    16 April 2009 pukul 11:27

    yang jelas goyangan PKS bukanlah goyangan yang erotis tentu masih menjaga moral sebagai partai islam yang konsisten dengan pendirian dan tujuan para pendirinya,\.
    InsyaAllah…..

    NTMAKSIAT said:
    16 April 2009 pukul 21:31

    Pak Shodik bisa download softwarenya di http://youtubedownload.altervista.org/

    achoey said:
    19 April 2009 pukul 00:00

    erotis
    Ampuuun deh :D

    deal said:
    24 April 2009 pukul 17:33

    Klu Gw….partai apapun sama koq….tapi “ORANG”nya bro….liat aja matanya…lapar semua…..gmna klu liat duit….?????

    yaqinov said:
    25 April 2009 pukul 08:02

    Emang yang ndatangi kampanye tuh orang-orang pengangguran. Semakin banyak yang ndatangi itu merupakan cerminan semakin banyak pula pengangguran di negeri ini.
    Kalo yang bukan pengangguran, pasti mereka berada di tempat kerja masing-masing.
    Oya kepada tim sukses capres, tolong dong kalo melakukan serangan fajar, gue sekeluarga dibagi …

    [...] 1.542 Video Porno Terbaru: Adegan Mesum ABG Pe 1.531 Berbugil-bugil dahulu, bermalu-malu kemu 1.474 7 Video Goyang Sexy ala PKS, PKB, PAN, G 1.277 Ternyata Alya Rohali mirip Tukul Arwana 1.160 Kiat Mengetahui Keperjakaan Cowok 1.136 Adam [...]

    [...] 1.542 Video Porno Terbaru: Adegan Mesum ABG Pe 1.531 Berbugil-bugil dahulu, bermalu-malu kemu 1.474 7 Video Goyang Sexy ala PKS, PKB, PAN, G 1.277 Ternyata Alya Rohali mirip Tukul Arwana 1.160 Kiat Mengetahui Keperjakaan Cowok 1.136 Adam [...]

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s