Mengapa Wanita Mudah Terangsang Bila Disentuh “Anu”-nya

Posted on Updated on

Sejak lahir, anak perempuan lebih peka akan sentuhan. Setelah dewasa, kulit wanita sekurang-kurangnya sepuluh kali lebih peka daripada kulit pria. Bahkan, kulit cewek yang kepekaannya paling rendah pun masih lebih peka ketimbang kulit cowok yang kepekaannya paling tinggi. Kepekaan wanita itu terwujud lantaran kulitnya yang lebih tipis, sehingga syaraf-syaraf di balik kulitnya bisa berfungsi dengan lebih optimal.

Karenanya, tidaklah aneh bahwa wanita sangat senang menyentuh teman mereka yang sesama jenis di samping suka menyentuh anak-anak. Perempuan lebih sering menyentuh teman bicaranya yang sesama wanita daripada pria menyentuh teman bicaranya yang sesama lelaki.

Selain suka menyentuh, cewek pun senang disentuh, terutama ketika berada dalam keadaan tertekan (stressed). [Perhatikan kasus "Setelah Keperawanan Lenyap Disantap Dukun Cabul".] Tapi dalam hal ini, kalian para cowok jangan mikir yang bukan-bukan, ya! Jangan dikira kalian dapat leluasa “mengambil kesempatan dalam kesempitan”.

Awas! Walau senang disentuh, cewek membenci sentuhan yang sudah tergolong mengganggu sekali. Masalahnya, gimana ngebedain mana sentuhan yang simpatik dan mana sentuhan yang mengganggu?

Biasanya cowok kurang mampu mengenali perbedaannya. Karena itu, akan lebih baik bila si cowok minta persetujuan lebih dulu dari si cewek sebelum menyentuh dia. Umpamanya, ulurkan tangan atau katakan: “Aku ingin berjabat tangan denganmu. Melalui jabat tangan, aku ingin merasakan apa yang sedang kau rasakan. Bolehkah?” (Sebagian ulama mengharamkan jabat tangan dengan lawan-jenis non-muhrim, tetapi kebanyakan ulama membolehkannya.)

Intinya: gunakan sentuhan yang tepat, tetapi jangan sekali-kali meraba-raba, apalagi sentuhan yang disertai dengan nafsu syahwat [kecuali kalau dia sudah jadi istrimu]!

Naaah…. begitulah mengenai sentuhan terhadap cewek. Gimana dengan kaum cowok? Apa suka disentuh juga?

Ternyata beda banget, Non! Cowok pada umumnya justru menolak sentuhan dan lebih suka menarik diri ketika berada dalam keadaan tertekan (stressed). Kulit pria lebih tebal dan kurang peka. Bila lelaki disentuh sewaktu stressed, biasanya dia tidak merasakan kehangatan atau pun besarnya perhatian dari si penyentuh, tetapi justru merasa terganggu!

————
Artikel di atas merupakan kutipan dari buku M Shodiq Mustika & Krisnina Rihardini, Taaruf Forever, Cetakan Ketiga (Juni 2008), hlm. 20-22.

About these ads

68 pemikiran pada “Mengapa Wanita Mudah Terangsang Bila Disentuh “Anu”-nya

    yessi berkata:
    1 Januari 2012 pukul 15:44

    Jadi keputusan sebenarnya, yang aku tau , gak ada pacaran secara islam. karna islam itu hanya bsa ta’aruf , setau aku..

    zekyaldin berkata:
    4 Desember 2012 pukul 06:32

    terima kacih……. aku ambila nasehatmu?

    Risa nur intan berkata:
    6 April 2013 pukul 22:14

    Thank’you ataz nasehatnya?

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s