Hukum Mencintai Pria Lain Padahal Bersuami

Posted on Updated on

saya mau tanya kalo ada wanita pezina tp keluarganya tidak tahu truz dia selalu menuruti keinginan laki2 pezina itu sampai kemudian dia menikah dengan laki2 yang berzina dgn dia karna untuk menjaga nama baik keluarganya tanpa rasa cinta sedangkan dia mencintai orang lain itu hukumnya gmn?dan apa yang harus dilakukannya??

Jawaban M Shodiq Mustika:

Setiap amal itu ada ganjarannya sendiri-sendiri. Berzina itu berdosa. Mengikuti keinginan yang buruk berdosa, tetapi mengikuti keinginan yang baik berpahala. Menjaga nama baik keluarga berpahala, asalkan dengan cara dan tujuan yang baik. Menikah itu berpahala, asalkan bukan untuk tujuan buruk. (Lihat “Dapatkah menebus dosa zina dengan menikah?“)

Mencintai pria lain padahal bersuami tidaklah berdosa, asalkan tidak mengarah pada keburukan (seperti selingkuh, melalaikan kewajiban selaku istri, dsb). Supaya tidak mengarah pada keburukan, lebih baik cinta semacam itu disembunyikan, tidak diekspresikan. (Lihat “Cinta Tersembunyi Yang Terpuji“. Mengenai halalnya percintaan di luar nikah, lihat “Berdosakah ekspresi cinta asmara di luar nikah?“)

Tidak mencintai suami tidaklah berdosa, tetapi mencintainya akan berpahala. (Sebab, rumah tangga akan lebih sakinah bila suami-istri saling cinta.) Perlu dipahami, cinta merupakan proses. Hari ini belum cinta, mungkin esok atau bulan depan sudah cinta. Untuk penjelasan lebih lanjut, silakan simak “Menikah tanpa cinta?

About these ads

59 thoughts on “Hukum Mencintai Pria Lain Padahal Bersuami

    airyz said:
    28 April 2009 pukul 07:22

    Mencintai pria lain padahal bersuami tidaklah berdosa, asalkan tidak mengarah pada keburukan (seperti selingkuh, melalaikan kewajiban selaku istri, dsb)

    jadi kesimpulannya boleh, :D

      Karina said:
      23 Oktober 2014 pukul 19:24

      Ide yg keliru, aneh nih pikiran org yg nulis jgn2 dia sendiri begitu. Cjnta yg dimaksud spt apa? Ngapai. Mendam rasa cinta pd lelaki lain kalk anda bersuami. Mendingan pisah aja. Goblok penulisnya.

    danisa said:
    30 April 2009 pukul 12:39

    mencintai pria lain padahal bersuami tidak berdosa, selama tidak mengarah pada keburukan, Alhamdulillah. Buat saya pribadi bisa menambah ketaatan pada Allah swt, karena cinta adalah anugrah, karena cinta tidak harus memiliki.

      nina aprina said:
      17 Oktober 2013 pukul 14:38

      kasihan banget ya.. yang istri punya suami tp masih mencintai selain istrinya (wanita lain).. sakit banget tuh rasanya..

        Muhtadi said:
        24 Maret 2014 pukul 16:18

        Memang aku juga merasa sakit banget, resah, gelisah, curiga, aku merasakan tidak adil, aku yang memberikan nafkah, tapi orang lain yang di cintai…. dimana keadilannya?

    v2love said:
    8 Mei 2009 pukul 01:42

    Cinta perlu proses pendekatan,pengenalan,ya mula mula blajarlah menerima pasangan apa ada nya,lìhat kebaikan dan pengorbanan nya jangan lihat keburukan nya.

    keyla666 said:
    8 Mei 2009 pukul 23:07

    Mencintai pria lain padahal bersuami tidaklah berdosa, asalkan tidak mengarah pada keburukan (seperti selingkuh, melalaikan kewajiban selaku istri, dsb)
    Apa mungkin bisa?

      M Shodiq Mustika responded:
      9 Mei 2009 pukul 01:08

      @ keyla666
      Ya, bisa. Caranya sudah ditunjukkan dalam postingan di atas. (Lihat link pada kalimat berikutnya.)

        h.ridho said:
        16 Oktober 2012 pukul 11:29

        itu bgi suami yg mengijinkanya,tpi klu sumi yg tdk tahu bhw istrinya selingkuh serta kita apkh berhak ikut mengadili rmh tangga org lain.wlp sang suami tdk menunaikan kewajiban sbg suami.dn apakh tdk ada tuhan selain Allah

    citra sha said:
    30 September 2009 pukul 12:04

    saya juga mengalami hal ini. saya menjalin hubungandengan laki-laki yg telah menikah, tapi istrinya menyetujui hubungan kami. sayangnya kami telah berbuat salah, kami telah berbuat diluar batas. setelah istrinya tahu, dia memaafkan kami dan malah menganjurkan kami untuk menikah. tapi saya masih kuliah, insyaallah selesai tiga tahun lagi dan orang tua saya pasti tidak setuju. saya harus bagaimana ya? saya juga ingin tobat.
    mohon berikan komentar dan saran intik saya.
    Terimakasih.

      Amin Rip said:
      15 Desember 2012 pukul 10:24

      begitu mulia hati seorang istri yang bisa begitu sabar menghadapi kesakitannya sendiri terhadap pengkhiatan suaminya bahkan malah memafkan kesalahan suaminya. hai wanita mulailah dengan yang baru. jagalah dirimu seperti menjaga keluargamu kelak. maka terjagalah keluargamu kelak. pikirkanlah tidak ada satu wanita pun yang sanggup dan mau di hianati dan di sakiti perasaannya apalagi karena adanya wanita lain.

    Tedy said:
    20 Oktober 2010 pukul 15:18

    saya saat ini sdg mrs ‘kehilangan’ krn saya br saja mengakhiri hubungan terlarang yg sy jalani dgn suami orang yg tdk lain adlh mantan kekasih sy. Awalnya tdk ada niat kami utk menjalani hubungan terlarang ini, tp di luar rencana akhirnya ciyanta kami bersemi kembali, slm 3 bln kami menjalani hubungan terlarang ini, semua rasa saya alami, bahagia, cemburu, sakit, dan perasaan bersalah pd suami sy dan istri dr mantan saya. Saya sadar yg sy lakukan salah tp rasa cinta kami yg besar sulit utk berfikir scr logika, akhirnya kami pasrah minta petunjuk Allah agar diberikan jalan yg terbaik utk kami. kalau saat ini akhirnya kami berpisah walau dgn berat hati tp kami percaya ini jalan yg Allah beri utk kami, sakit memang hrs kehilangan org yg sgt sy cintai tp sy percaya Allh tdk akan salah menunjukan jalan terbaik utk umatnya. Insya Allah, saat ini saya sll berdoa smg org yg sgt sy cintai (mantan sy) sll dijaga dan diberkaihi Allah SWT, amin.

      reoy said:
      13 Oktober 2012 pukul 02:16

      yg bener aja masa Tuhan dikira ga tau? Tuhan tau mana doa yg pantas mana doa yg tidak pantas dan Tuhan sangat membenci perselingkuhan bg orang2 yg udah menikah. maka bagus kalo udah lepas, terus lepaskan dan lupakan kaya dulu pernah lupain mantan

    dwy said:
    7 April 2011 pukul 23:24

    hampir 4bln ini sy jg menjalin hubungan yg terlarang dengan wanita yg telah bersuami,pada awalnya semua berjalan baik2 saja tp sy mengakhiri hubungan ini dengan membongkar semuanya……

      reoy said:
      13 Oktober 2012 pukul 02:14

      bagus bongkar, stop korupsi cinta. hukumannya tiada ampunan

    meli said:
    29 Juni 2011 pukul 05:36

    sy mencintai laki2 yg menjadi cinta pertama ku yg terpendam dulunya.. dan sy semakin “sakit” karena dia pun memendam rasa yg sama… hal ini membuat sy goyah, sy ingin bisa selalu bersama nya… kembali ke masa2 lalu, ke mesjid bersama, dan berdebat bersama…
    Ya Allah…salahkah perasaan cinta ini tumbuh kembali..setelah lama kami terpisah ,… semoga cinta ini abadi, tanpa harus memiliki, walau hati ini akan terus tersakiti :(

    siti kholifah said:
    20 Juli 2011 pukul 11:46

    Istriku pernah mencintaiku…tapi sekarang mencintai suami orang lain, bahkan suami temennya sendiri. Apakah itu dibolehkan oleh Islam? Bukankah aku sebagai suami memiliki perasaan? Masihkah aku harus mempertahankan wanita yang telah membuat sesak dadaku? sedang Quran dan Hadits telah jelas meriwayatkan bagaimana seharusnya perilaku istri yang sholihah.
    Jangan jadikan cinta sebagai alasan wanita-wanita muslimah meninggalkan suaminya… sungguh tulisan2 yang membuat keraguan dalam Islam.
    Ingat Bid’ah adalah salah satu perusak hukum ALLAH yang sudah Haq !!!

      orang biasa said:
      11 Mei 2012 pukul 22:11

      memang tulisan ini sangat merusak pikiran dan menyesatkaan….Islam itu pasti……kalo meragukan itu dari setan….hati-hati….

        Amin Rip said:
        15 Desember 2012 pukul 10:33

        benar kata agan orang biasa saya juga tidak setuju terhadap tulisan ini seperti memperbolehkan perselingkuhan. hai wanita jangan cari pembenaran atas pemikirannmu melalui tulisan seperti ini yang membenarkan kelakuanmu tapi carilah pembenaran pada hadist dan ayat al-qur’an yang telah di turunkan ALLAH SWT kepadamu

    mai said:
    22 Oktober 2011 pukul 06:16

    mncntai siapun d dunia ini mmang tdk d lrang,tp sbgai mnusia yg d brkn akal,dn prasaan,hrus bs mmbdkn mn yg pnts/tdk tuk kt cntai,mmang slit mngakhiri hbngn yg sdh lm trjlin,aku skrng lg mnglmi nya,prcylh allh bsert orng orng yg sbr,

    gie said:
    25 Oktober 2011 pukul 11:20

    Aku merasakam hal yang sama, aku telah bersuami, tapi aku mencintai pria lain yang masih lajang, tiap aku melihatnya perasaan ku senang sekali, tapi aku gak tau apakah dia merasakan hal yang sama atau tidak

      pilu said:
      11 Mei 2012 pukul 22:07

      Coba selingkuh nih..walaupun cuma hatinya….setan pasti senang menggoda hati ini….

      reoy said:
      13 Oktober 2012 pukul 02:13

      lepaskan karena itu cobaan, jangan sampe gagal melewati cobaan. setialah sm suamimu karena tanya aj ke semua orang yg pernah diselingkuhin pasti mereka duluan yg selingkuh jd kena karma

      nina aprina said:
      17 Oktober 2013 pukul 14:44

      pergi dan carilah yg lain… karena akan SAKIT BANGET KETIKA MENCINTAI SUAMI/ISTRI YANG MASIH MENCINTAI SESEORANG LAIN….

    Ruby Tajryani said:
    18 Januari 2012 pukul 22:49

    Semoga Allah berkenan mengampuni dosa2 kita.. menyakitkan memang bila kita mencintai seseorang yang tidak akan pernah bisa menjadi yang halal bagi kita, tapi hidup harus terus berjalan.

    ovia said:
    27 April 2012 pukul 18:22

    aku saat ini mencintai seseorang dan org itu adalah mantanku..rasa bersalah dan berdosa..selalu menghantuiku..tp aku dan dia hanya sekdr sms an.tp hati rasanya dkt.apalagi dsaat ini aku jg merasa suamiku mengkhianati.apakah ini bentuk balas dendamku?

      saksi said:
      11 Mei 2012 pukul 22:04

      Itu gara gara pacaran sblum menikah…punya mantan….

    Asrunex said:
    2 Mei 2012 pukul 13:49

    Aku jg seorang lajang mencintai seorang wanita yang telah bersuami, entah apa yang ada dalam benakku tapi aku merasa dialah yang pertama menabur benih kecintaan pada diriku…dia selalu hadir di hadapanku dengan cara yang berbeda, dan aku menganggap dia sengaja hadir di dekatku agar aku bisa membalas cintanyan….tapi sekarang aku menjauh darinya . Dan hal menimbulkan rasa rindu yang tiada henti padanya. Aku selalu terbayang akan wajahnya dan aku yakin dia juga merasa seperti itu….mohon sarannx. tks

      pilu said:
      11 Mei 2012 pukul 22:06

      Cinta salah sasaran….awas ada bisikan setannya…..

      reoy said:
      13 Oktober 2012 pukul 02:10

      menjauh terus, itu adalah cobaan sebelum kau menemukan cinta sejatimu

      nina aprina said:
      17 Oktober 2013 pukul 14:48

      lupakan dan carilah yg lain… karena jika ketika kita mencintai suami/istri yang masih mencintai seseorang lain itu rasanya SAKIT BAGET..

    saksi said:
    11 Mei 2012 pukul 21:58

    Ada nyai muda dari pesantren ternama di jogja suaminya kiai keduanya pewaris dan pengelola pondok, si nyai suka ber-TTM dan cinlok sama banyak cowok bahkan sampe ke bawa mimpi ngakunya. Kadang secara khusus ketemu pacaran jalan-jalan dll bahkan di kolam renang. Kalo memang hukumnya boleh sungguh aneh…..boleh tidak mencintai suami tapi boleh mencintai cowok lain kasihan suaminya…..Gimana pak ustadz nih kalo aq suaminya dah pasti sakit hati cuma dapet badannya doang. Kalo hukum agamanya aneh/ga masuk akal mending pake hukum rasional/etika/manusia aja….

    almar said:
    10 Juni 2012 pukul 22:43

    istriku sangat mencintaiku…tapi secara diam2 selama 4thn,dia sering curhat ke mantan nya yg masih lajang. malah si perempuan yg sering datang ke si laki2 itu(CLBK)…Apakah itu dibolehkan oleh Islam?
    klw ditanya,si istri selalu membuat alasan(sidia lebih pengertian)dan suami tdk ada perhatian,tdk ada cinta & sayang,dll … awal disikusi selalu dlm keadaan adem& baik2,Tapi klw sudah terpojok,,kata2 akhir istri selalu tinggi, minta pisahlah,cerailah,dll.
    apakah aku harus mempertahankan istri sprti ini?
    mhn share teman milis,,yg punya pengalaman sprt ini.

      reoy said:
      13 Oktober 2012 pukul 02:11

      yg pasti Islam melarang perzinahan bagi orang2 yg udah menikah karena hukumannya tiada ampunan

      Yudi Dwi Pramono said:
      23 Desember 2012 pukul 03:26

      mempertahankan dan menjaga rumahtangga adalah wajib hukumnya.. kalo masalah curhat/sharing/konsultasi dengan siapapun, selama tidak terjadi hal2 yg dilarang dalam islam.. itu diperbolehkan.. apalagi curhat itu bisa bermanfaat bagi rumahtangganya.
      Menurut saya dalam hal ini diskusi yg sudah dilakukan itu adalah sarana yg baik..namun jika tidak mdapat solusinya.. mintalah bantuan oranglain yg dapat diterima dan di hormati oleh istri saudara agar dapat memberikan pemahaman, pengertian dan solusi diantara saudara dan istri. Berusahalah bersabar dan koreksi kekurangan saudara sesuai dgn keluhan2 istri.. dan sampaikan juga ke istri utk komit saling memperbaikinya bersama… sambil berikan pengertian2 atas kekurangan yg ada, serta berdoa memohon kpd Allah atas hajat yg diinginkan.. jika salah satu ada yg salah/khilaf itu wajar selama dia menyadari,minta maaf/tobat dan mau utk memperbaikinya.. krn tak ada manusia yg sempurna..
      jika itu sudah dilaksanakan namun masih belum menemukan solusi bahkan malah smakin banyak mudharatnya.. maka mintalah petunjuk kpd Allah.. mohon ditunjukkan jalan yg terbaik… insya Allah akan diberikan jalan yg terbaik bagi keduanya…

    laila ibrahim said:
    10 September 2012 pukul 22:22

    saya menikah tapi juga menyintai suami orang,salahkah yang saya lakukan

      reoy said:
      13 Oktober 2012 pukul 02:12

      salah, itu cobaan jangan sampe gagal melewati cobaan persis kaya dulu melepaskan mantan tp akhirnya bs lepas jg kan. kalo kau jatuh dalam cobaan berarti kau gagal

    dzue takama said:
    29 September 2012 pukul 00:18

    sy msh mncintai mntan sy pdhl dy dh bristri tp kami sll sehati dan sekata klo ktm qt sprt pcran tmn2 berdosakh aq?mksh

    Keshy Behen said:
    9 November 2012 pukul 13:39

    aku telah berkeluarga tp aku mencintai suami orang dan cintaku padanya sangat tulus dan sangat besar melebihi apapun juga, apakah aku salah mencintainya walau tak memilikinya??????????

    Amin Rip said:
    15 Desember 2012 pukul 10:17

    apapun semua yang di bahas diatas itu hanya melukai perasaan manusia selaku hamba ALLAH SWT pria ataupun wanita. apalagi di sembunyikan hal yg disembunyikan itulah yg membuat tambah sakit apabila sudah lama tesembunyi dan baru terungkap sekarang. karna apapun yg di sembunyikan akan terungkap kelak entah dalam waktu singkat ataupun lama. hendaklah seorang istri berbakti kepada suaminya dan hendaklah seorang suami membahagiakan istrinya. hai wanita bagaimana perasaanmu melihat dan mendengar apabila ada seorang di antara kamu yang mencintai orang lain selain suaminya dan mulai mengeluh terhadap suaminya bahkan merendahkannya, berasal dari mengungkapkan perasaan, menuruti keinginan, ketemu sembunyi-sembunyi dan akhirnya perselingkuhan, padahal tidak kah kamu tahu bahwa suami yang mencintainnya tulus dan mulia mencari nafkah di jalan ALLAH SWT demi istri dan anaknya, bahkan mengorbankan dirinya sendiri, banting tulang, hutang uang, bahkan memohon pada orang untuk membantunya meminjamkan uang demi kehidupan keluarganya. hai wanita bisa kau tega dengan makhluk ALLAH SWT yang sudah dipercayakan bersamamu dengan semua pengorbanannya terhadapmu dan anakmu. hai wanita dengarkan pesanku jika kamu bersuami maka jaga kehormatan keluargamu maka terjagalah kamu.

      rika said:
      6 Maret 2013 pukul 20:33

      Aq akan meyakinkan hatiku,aq merasa sangat bersalah dengan semua…tq

    Yudi Dwi Pramono said:
    23 Desember 2012 pukul 02:41

    Ingatlah wahai manusia.. kita hidup utk mencari dan mendapatkan nilainya utk kemudian kita pertanggung jawabkan kepada Allah.. manusia harus banyak bersyukur .. agar selamat
    hidup bukanlah utk cinta dunia.. maka jangan kita diperbudak olehnya..
    Ingatlah juga bahwa pernikahan itu adalah amanah yg kita tunaikan semata2 karena Allah.. Allah lah selayak layaknya yg harus kita cinta.. Insya Allah selamat bahagia dunia akhirat.. semua yg ada di dunia ini adalah amanah dariNYA..
    selayaknya kita sebagai mahluk sosial hendaknya kita saling menyayangi.. bukan utk menyakiti.. apapun itu dan dengan cara apapun juga.. krn Tuhan pun melarangnya.. banyak hal yg lebih baik.. lebih indah.. lebih berguna dari padanya
    Kenalilah diri kita sebelum kita mengenal yg lainnya..

    nisa said:
    24 Februari 2013 pukul 23:11

    Saya wanita bersuami dan beranak 2. Selain ibu rumah tangga saya bekerja juga untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Tadinya saya ikhlas2 saja membantu suami saya mencari uang. Tapi lama kelamaan saya melihat suami saya malas bekerja. Dan diya pun tidak memenuhi keb. Kami. Keluarga jadi banyak hutang. Karena gaji sayapun tidak cukup untu memenuhi keb. Keluarga. Kadang diya menghina saya. Dan membuat saya lelah. Menganggap saya bekerja seperti menjual diri. Lama kelamaan saya merasa bosan dan berontak. Saya merasa tidak mencintai suami saya lagi. Dan disaat itu. Saya berkenalan dengan seorang lelaki yang sudah beristri. Lama kelamaan kami menjadi dekat dan saling menyayangi. Perasaan saya terhadap suami saya benar2 sudah hilang. Saat ini saya benar2 bingung apa yang harus saya lakukan. Saya ingin berpisah dengan suami saya. Itu sebelum saya kenal pria itu. Disisi lain saya berfikir tidak mungkin saya meneruskan hub. Dengan pria itu dikarenakan diya sudah ada istri. Namun perasaan kami sama. Kami sudah dekat sekali. Bagaimana y seharusnya??

      riki harun said:
      25 April 2013 pukul 16:24

      lakukan sholat istikharah….

    siti sururin said:
    3 April 2013 pukul 04:28

    mencintai pria lain, mantan pacar misalnya tu wajar karena cinta adalah anugerah datangnya tidak bisa kita prediksikan. dan bagi sang wanita yang masih mencintai mantan dan sekarang sang wanita sudah punya suami…..semoga ini menjadi suatu ibadah……..mari kita iklaskan hati untuk selalu mencintai anak dan suami kita…..semoga Alloh selalu menjaga kita sebagai Istri yang salehah….amin

    nadhifah said:
    14 April 2013 pukul 21:32

    saya mau nanya bagaimana kalau seorng wanita disukai sama laki2 beristri Dan dia berniat menjadikan istri ke2nya, diapun sudah minta izin sama istri namun istrinya tidak mengizinkan, Dan suami sudh mencintai siwanita bagaimana menurut kalian sikap yang harus diambil oleh ke 3 orng tadi.

    rizky said:
    18 April 2013 pukul 12:35

    cinta???nafsu aja digedein deh…

    riki harun said:
    25 April 2013 pukul 16:22

    pertanyaan hampir sama dengan nadhifah. saya sudah mempunyai istri, namun saya masih mencintai mantan pacar saya dan mantan pacar sya juga masih mencintai saya, tapi saya ingin bisa membahagiakn istri dan mantan pacar apa, apa langkah yang sebaiknya saya lakukan

      lina said:
      8 November 2013 pukul 23:19

      cinta itu anugerah, saya juga sekarang sedang mengalami hal tersebut, dekat dengan pria lain / rekan kerja yg msh lajang padahal sy suda bersuami tetapi keluarga kami baik2 saja. Saya merasa bahagia bila dekat dgn dia karena dia orang yang pintar, bijak dan selalu memberikan solusi yang tepat di saat ada masalah pekerjaan, dia seorang pria introvert dan hanya bisa terbuka dan dekat dgn sy saja. Dia bilang dia belum bs menemuka sosok wanita yang bs memahami dirinya dan dia mrs cocok dg sy saja. kami mmang sangt saling membutuhkan. tetapi Selama kedekatan kami masih dlm batas yang wajar dan tidak melampaui batas dan syareat kami jalani saja walaupun kami ada rasa saling menyayangi tetapi kami tetap sadar bahwa kita tidak mungkin bersatu. Dan sy selalu berdoa semoga dia cepat mendptkan jodoh sesorang wanita yang jauuuh lebih baik dan pantas mendptkan org yg istimewa seperti dia walaupun pasti sy akan merasa kehilangan jika dia sdh menikah kelak..:(

    Musa Kadhim said:
    17 September 2013 pukul 23:21

    entah dosa atau ga saya ga tau,,tapi bagi saya,,itu adalah bentuk penghinatan hati, yg artinya,,,amat sangat menyakitkan hati,,dan kalau membuat hati suami sakit,ga nyaman, dan trbebani,,,, sama dengan…….(artikan sendiri ya) :)

    yesi amalia said:
    20 Desember 2013 pukul 19:07

    saya menika dgn mantan pcr saya yg tidak sy cintai sama sekali, tapi sy masih mencintai pcr saya dan sy selalu berhubungan dengan pcr saya meskipun sy telah menika, sy berusaha u menghindari u tdk berhub a ktmuan tapi aku tidak bisa.
    gimana cara menghilangkan rasa syg sama pcr dan bisa mencintai suami ?

    KIET said:
    9 Januari 2014 pukul 20:39

    Saya telah beristri dan mempunyai 1 orang anak, saya mencintai wanita lain yang masih lajang dan telah menjalani hubungan jauh…saya ingin bertanggungjawab atas apa yang telah terjadi…niat dalam hati saya tidak selingkuh…karena saya ingin bertanggungjawab atasnya….

    Kenapa aku mencintai wanita itu…
    Dia yang selama ini berikan perhatian ke aku, walaupun dia tahu aku sudah punya anak dan istri.
    Dia yang menyadarkanku untuk bisa kembali berbakti kepada orang tuaku.
    Dia yang menyadarkanku betapa mulianya orangtuaku, membesarkanku, menyekolahkanku tinggi, hingga sekarang aku bisa bekerja ditempat yang layak dengan posisi yang layak.
    Dia yang selalu memotivasi aku
    Dia juga yang menyayangi aku sepenuh hatinya, sampai tidak terasa hubungan kita sangat jauh
    Tumbuh rasa saling ingin memiliki, mencintai dan menyayangi sepenuh hati
    Dia yang selalu marahin aku karena dia sayang sekali denganku
    Dia yang selalu merasa sakit hati karena aku
    Dia yang selalu mau berbagi susah dan senang

    Kenapa aku berubah kepada istriku….
    Aku selama ini begitu merepotkan keluarganya istriku, hingga merasa hutang budi kepada mereka, akan tetapi saya bertanggung jawab atas apa yang merepotkan keluarganya
    Jika sedang susah uang seringkali bertengkar dengan membawa-bawa keluargaku, kenapa nggak minta tolong ke keluargaku sendiri
    Tidak bisa diajak kompromi untuk ke rumah ortuku, anakku selalu ditanya mau ke rumah ortuku atau nggak bukan mengajak anakku supaya mau diajak ke rumah ortuku. Jika aku pulang dan tidak mengajak dia ke rumah ortuku, tidak ada inisiatif untuk mengajakku ke rumah ortuku
    Aku sering malu ke bapak ibu ketika aku kerumah ortuku tidak nginep dan hanya sebentar anakku sudah merengek-rengek mengajak pulang, ketika udah dirumah mertua selalu komplain dijutekin dan didiamkan
    Aku juga malu ketika ibuku menanyakan lewat sms aku pulang atau tidak. Padahal aku pulang. Aku malu kalo aku nggak bisa mengajak istri dan anakku ke rumah ortuku karena anakku tidak mau
    Aku sering marah dalam diamku ketika dia berpandangan negative tentang keluargaku, tentang bapak ibuku, suka mendengarkan omongan orang lain yang katanya menjelek-jelekkan dia ataupun keluarganya
    Aku paling nggak suka mendengar omongan orang, harusnya bisa meredam omongan orang bukannya mendengar dan mengiyakan
    Sebenarnya sakit hatiku ketika keluarga dan orang tuaku dipandang negative
    Aku paling nggak suka mengungkit-ungkit masa lalu, seolah hal itu mengakar dan nggak bisa terlepas dari semua kesalahan-kesalahan yang ada

    fian said:
    15 Januari 2014 pukul 03:21

    istri Saya ketahuan mencintai kakak angkatan kuliahnya! namanya amirul, Perubahan drastis dari istriku yg selalu mengagungkan kesetiaan!dia sangat membenci jika orang yg disayangi mencintai orang lain!melalui kedekatan di facebook dan BBM saling curhat akhirnya timbul rasa cinta,orang yg dicintai istri saya itu adalah orang yg mengaggumi istri saya waktu kuliah dulu bak gayung bersambut ad kesempatan mendekati lewat FB dan BBM mulai dari curhat biasa lama-lam masalah keluarga pun dibahas,bak menjadi dewa penolong dia mencoba mencari solusi tentang masalah keluarga!hari demi hari akhirnya istri merasa nyaman dengan amirul!timbul rasa cinta, kangen jika satu hari tidak ada kabar dari amirul.singkat cerita istri saya sudah bagaikan dimabuk cinta tiap ketemu saya langsung marah terlebih maaf hubungan suami istri yg semakin dingin kloa saya kerja lembur istri saya sampai jam 2 pagi sanggup berchating ria tapi ketika saya dirumah jam 11 malam pun diajak ngobrol alasannya ngantuk!dan lebih parahnya lagi setelah ketahuan memanggil sayang ke amirul di BBM dia tidak mengaku klo mencintai dia sampai bilang sumpah demi Allah!akhirnya saya menyuruh istri saya menjauhi dan tidak berhubungan lagi dengan amirul dan berjanji sumpah demi Allah tidak berhubungan lagi tapi apa dikata dia memang tidak berhubungan di BBM lagi tp malah smsan dan telponan di belakang saya!dan dipengaruhi istri saya untuk menceraikan saya!kami sering bertengkar tiap bertengkar istri saya selalu minta pisah dan lebih parahnya lagi pengakuan dari istri saya bahwa amirul mau punya anak dari istri saya dan akan menikahi istri saya setelah pisah dari saya! sekarang kita coba memperbaiki setelah istri saya berjanji tidak akan berhubungan lagi dengan amirul tapi apa mau dikata janji demi Allah istri saya dilanggar lagi sampai ketiga kali sayapun memaafkan sampai sekarang yang katanya dia sudah melupakan tapi saya tidak bisa percaya 100%!apakah cinta kepada orang lain yang sudah punya suami tidak berdosa karena harus menyakiti hati suaminya!giman menurut rekan2?

    Idem said:
    7 Mei 2014 pukul 00:23

    masalah berdosa itu urusan ALLAH……secaraa logika perbuatan istri seperti itu sudah salah,bukankah dulu sudah saling berjanji utk bersatu tanpa harus saling menyakiti…… dan istri seperti itu tidak pernah bersyukur dgn apa yang ada,bicarakan dgn istri dan beri kebijakan dan harus memilih ” Anda sbg suami atau kekasih gelapnya ” …..

    chae said:
    20 Mei 2014 pukul 19:27

    Saya sudah 1.5 tahun menikah dg suam saya. Tapi entah mengapa selama proses rumah tangga dengan suamiku perasaan saya mati rasa… jika berhubungan intim pun saya hasrat seksual saya mati… saya tau suami saya mencintai saya. Tapu suami saya pelit sangat perhitungan kepada keluarga saya padahal keluarga saya tidak pernah minta apa2 kepada suami saya… cuma saya yang selalu inisiatif kalo silaturahmi ke orang tua saya jangan tangan kosong bawa makanan atau amplop… toh silaturahminya juga 3 bulan sekali… suami saya baik hanya sama saya saja tapi tidak baik pada keluarga saya…. suami saya juga tidak suka sosialisasi dengan banyak orang…. infaq ny pelit… dari situ saya berpikir bahwa mantan saya dan laki2 yang menyukai saya (yang hanya TTM ) sepertinya lebih baik perilaku nya daripada suami saya… dari situ saya mati rasa pada suami saya… dan sangat merindukan mantan saya yang sudah beristri

    Futria Sheila Rere Rovienov said:
    22 Juli 2014 pukul 10:13

    saya ini sampaikan Curahan hati seorang Teman :

    saya sudah menikah hampir 4 th , dan selama pernikahan ini suami saya ternyata selingkuh dg wanita lain yg saya baru ketahui 3 th terakhir ini, saya tipe setia, sungguh kecewa hati ini. Walau saya tdk mencintai suami dari awal pernikahan, namun saya selalu berusaha setia dan mmperthankannya, saya tdk pernah ada niat untuk mencari cinta karena saya hanya ingin setia walaupun ada beberapa pria yg mncoba mndekati, saya menjelaskan dan menolak dg halus karena siapapun yg sudah menikah tdk boleh menjalin hubungan istimewa dg org lain selain pasangannya. Namun kini saya dpertemukan dg seseorang yg saya idamkan, benar2 tipe ideal saya, saya kagum padanya, dan dia mnyatakan hal sama pada saya…. bahkan dia mncintai saya….. lambat laun saya pun jatuh cinta padanya. sungguh saya tdk punya niat sedikitpun untuk mngkhianati suami walau saya tau suamiku slalu punya affair dg wanita lain. Mengapa ini terjadi??? sungguh di luar keinginan saya. Saya tahu ini salah, namun setiap mnghindarinya, rasa ini semakin tumbuh.

    Tasya said:
    16 November 2014 pukul 10:24

    Jaka

    ayu said:
    16 November 2014 pukul 15:09

    Bulan juli lalu saya putus dengan pacar saya yg sudah berpacaran selama 4 tahun . Memang tidak mudah untuk melupakannya . Tpi disitu saya benar2 ingin mencari lelaki yg jaul lebih baik memperlakukan saya .. karna saya merasa selama saya brhubungan dengan dia , saya merasa trsiksa atas perlakuannya .. hingga selang 1 hari setelah ptus , tiba2 ada lelaki baik yg datang mendekati saya dan tidak lama sejak brkenalan , dia mengajak saya menikah . Padahal saya masih sangat mencintai mantan saya .. tapi saya mengaku kalau saya ingin menikah cepat2 . Dan akhirnya saya pun menerima lamaran dia . Karna saya brfikir bahwa saya sedikit demi sedikit pasti bisa mencintai dia . Sampe akhirnya oktober kemarin kita menikah . Tapi sampai skrng perasaan ini masih belum ada untuk suami saya . Malah saya semakin cinta trhadap mantan saya dan saya merasa ingin kembali lg kepada mantan saya .. saya merasa trsiksa dengan perasaan ini . Saya selalu brtanya apakah suami saya ini adalah jodoh saya . Malah saya selalu brdoa agak jodoh saya adalah mantan saya dan saya selalu brharap allah menyatukan saya dengan mantan saya dan memisahkan saya dengan suami saya . Apakah saya brdosa :( . Tapi saya sebagai istri mematuhi memenuhi apapun yg dibutuhkan dan diperintah suami saya . Saya selalu brsikap manis baik dan biasa biasa saja . Tapi perasaan saya tidak bisa dibohongi . Apakah saya dosa seperti ini :( ? Saya benar2 mencintai mantan saya dan begitupun juga dengan mantan saya . Saya sering brkomunikasi dengan dia setiap suami saya tidak ada dirumah . Bahkan mantan saya selalu bilang klo suatu saat dia akan buat saya kembali lagi kepada dia . Saya mnta pendapatnya :(

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s