Masyarakat yang gandrung internet pasti ada yang mengakses berita penemuan ikan aneh yang menyerupai manusia terdampar di kawasan pantai Philipina. Namun persitiwa sebaliknya terjadi di Kampung Buwek, Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Bekasi. Masyarakat digegerkan oleh lahirnya bayi yang menyerupai ikan duyung. Fenomena apa yang sebenarnya terjadi di balik peristiwa ini?
Tabloid Posmo (Edisi 521, 6 Mei 2009) memberitakan bahwa bayi mungil buah hati pasangan Hendi (38) dan Irat (37) ini terlahir aneh dan sangat memprihatinkan. Keanehan itu membuat warga setempat menganggap anak kelima dari keluarga pemulung ini mirip ikan duyung. Matanya kecil, dengan mata ketiga berada di atas kening. Telapak tangan kirinya mirip sirip ikan karena jari-jarinya berimpitan, sedangkan tangan kanan hanya memiliki satu jari. Selain itu, kedua kakinya tidak lurus dan bibir sebelah kanannya menutupi lubang hidung. Fotonya dimuat di tabloid tersebut, tapi aku masih nggak tega untuk menayangkannya di sini.
Irat, wanita asal Banten yang baru 1 bulan tinggal di perkampungan kumuh ini, mengaku saat mengandung bayinya itu dirinya tidak mengalami gejala atau firasat yang aneh. “Dokter bilang, kondisi kami sangat sehat. Memang kami nggak sampai USG. Mas tahu sendiri kondisi ekonomi keluarga kami bagaimana,” ujarnya.
Sejak lahir, bayi tersebut belum pernah menangis atau pun minum ASI sedikit pun. Bayi yang hanya berbobot dua kilo ini sempat dibawa ke rumah sakit Bekasi, tetapi mereka tidak sanggup, sehingga Ega, sang bayi, dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Irat mengatakan, menurut dokter, bayinya tidak memiliki tempurung kepala; otak dan syarafnya sangat lemah, sehingga harus dioperasi.
Irat mengatakan, semua biaya persalinan hingga operasi ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Bekasi. Meski begitu, ia mengaku sangat pasrah akan keadaan yang menimpanya saat ini. “Saya mah pasrah aja Mas, kalau memang yang di Atas memberi begini, ya saya terima. Tapi kalau mau diambil lagi, saya sudah pasrah.”
kasi liat gambarnya dong om, biar lebih terpercaya. salam
@ widatdo
Masih belum tega nih. Kalo penasaran, silakan lihat sendiri di tabloid tersebut, ya! Udah beredar, tuh, di kios-kios koran.
Walah…malah disuruh beli tabloid nya pak…
@ Yep
Iya, itung-itung menghargai “hak cipta”.
Soalnya kebanyakan wrga indonisia kurang merhargai karya,pikiran,atau pun kelebihan orang lain.
Jd pnasaran?
duh kasian juga yah?….. mga aja si bayi itu selamat dan sehat hehe….
yan kalau liat liat di tukang koran sambil pura-pura beli masak nggak di kasih
iya ..tapi mana gamnbarnya !!!
salam,
http://bursasepatu.wordpress.com
http://planetshoes.wordpress.com
AKu prihatin sama orang yang bisanya ngambil berita (tulisan) orang lain untuk ditampilkan di web blog-nya. Sebagai pekerja pers, aku tahu pahitnya memburu berita. Terkadang mempertaruhkan jiwa. Mungkin anda yang tinggal nyalin nggak percaya. Blog ini memang menyedihkan…
Ya bginilah mamat susahnya indonesia mau maju,bukan saja mesin yg dipermak ulang tulisan jg dipermak ulang itukan khas.jgnkan tulisan ampibi tentara saja permakan
Wah kasian y bos….
Salamnya dari 4conk.wordpress.com
waahh.. harusnya dikasih gambar om. kalo gini kan orang males ngebacanya. gak ada bukti gitu…
masa harus ke gugel dulu, baru ke majalahnya? quota abis deh…
______________________________________________________________________________________
BlackBeryy Obama
klik disini untuk mengetehui beritanya
http://muntaz.wordpress.com/2009/05/01/blackberry-obama/#respond
banyak ke jadian aneh terkadang hanya sebagai penguji iman kita.. karena tidak sedikit orang yang memuja-muja pristiwa aneh…
wah padahal pengen liat gambarnya.
Kenapa beban hidup selalu menimpa rakyat kecil
begitu malang nasib mereka hingga memenuhi gizi saat hamilpun ngga mampu…
kelahiran anak yg ngga smpurna mnjadi akibat ats smua itu.
smg kita dn sdra2 qt yg lain dpt lbh mmnuhi kbthan shari2..trutama gizi dn pddkan.