Curhat: Diancam pacar dan keluarganya, apa solusinya?

Seorang pembaca blog ini, seorang mahasiswa asal Sumatera di Jogja, baru saja menyampaikan curhat mengenai ancaman dari pacar dan keluarganya. Aku mengharap berbagai masukan dari dirimu untuk mengatasi persoalan ini. Pliiis… Ini dia curhatnya:

saya seorang mahasiswa yang sedang bingung bagaimana melepaskan diri permasalahan yang saya hadapi akhir-akhir ini yang sungguh ,membuyarkan konsentrasiku dalam aktivitas sehari-hari khususnya dalam perkulihan.

apa yang harus kuperbuat ya ketika saya sudah kehabisan akal untuk memutuskan pacarku, sungguh aku tersiksa membina hubungan bertahun-tahun tidak dilandasi rasa cinta namun hanya karena aku menjalani dibawah tekanan orang tua pacar dan pacar saya.
hubunganku dengan pacarku ini tidak mendapat restu dari ortu saya oleh sebab itu kami menjalaninya dengan sembunyi-sembunyi. alasan kuat ortu ku untuk tidak bersmanya krena dia masih saudara dan pacarku sendiri orangnya keras selain itu kalau dilihat dari latar belakangnya keluarganya orangtuaku tahu betul bagaimana dan takutnya aku hanya dimanfaatkan saja dari segi materi selain itu aku dikirim kejogja bukan untuk pacaran tapi sekolah itulah tujuannya tapi apa pada kenyataannya…

pada suatu saat dia sangat tidak setuju ketika aku memutuskan untuk melanjutkan ke s2 karena dia sendiri hanya lulusan sma karena itu akan membuat dia dipandang sebelah mata oleh orang lain dan aku tidak bisa aku ingin terus mencari beasiswa supaya aku bisa mencapai cita2ku dia membebani langkahku… dulu juga seperti itu waktu aku lulus sma dia juga memperbolehkan aku kuliah parah kan….

aku tersiksa ketika aku memutuskan untuk mengakhiri maka pacarku selalu mengadu dengan ortunya dan akhirnya aku yang ditekan untuk mau ga mau untuk tidak melepaskan diri karena diancam jika aku memutuskan hubungan ini bila terjadi apa2 dengan anaknya bunuh diri atau gila maka diapun ga segan2 buat aku dan keluargaku hancur bila perlu aku akan dibuatnya gila, darah harus dibalas dengan darah katanya demikin. pada awalnya aku takut dan berpikir bagaimana mungkin aku disekolahkan jauh2 sampai kejogja yang ditemui hanya kegagalan dan kehancuran hanya karena kesalahanku yangkuperbuat…

aku terus menjalani hubungan pacaran bukan karena cinta tapi keterpaksaan dan ketakutan adakah cinta yang bisa membuatku bahagia dan menetramkan jiwa bukan seperti apa yang kurasakan..

beberapa bulan kemudian aku ptuskan untuk memberanikan diri untuk melepaskan diri dan memutuskan dia tapi kali ini orang tuanya sangat marah dan dia juga, aku dikata2in sampah bahkan barang rosokan yang tak tau diri yang sudah tak tau malu dan disumpah2i yang bukan2 sungguh aku tak habis pikir aku harus habiskan hidupku dengan orang2 yang demikian, yang buat aku kembali gagal untuk memutuskan kembali karena dia dan ortunya akan kerumahku yang disumatra untuk mengatakan apa yang terjadi denganku apa yang telahku lakukan sewaktu pacaran bila ortuku tidak merespon maka dia akan mengatakan kepada semua orang yang kenal dan sangat menghormati ortuku bagaimana mungkin ya ancamannya akan mempermalukan aku dan ortuku….

aku takut aku selalu dalam kecemasan dan rasanya apakah ini nikmatnya cinta yang diberikan kepadaku yang terlalu besar rasa cinta yang diberikan sampai2 aku tak mersakan keindahannya dan kebahagiannya bahkan baunyapun aku tak menciumnya. aku merasa rapuh aku merasa sendiri kemana aku harus menangis dan apa yang harus kuperbuat tidak mungkinkan aku kelak menikah dengan tidak dilandasi keikhlasan tapi ketakutan karena dibawah tekanan.

6 thoughts on “Curhat: Diancam pacar dan keluarganya, apa solusinya?

  1. aslm,,
    sblmnya maap klo nti ad kt2 yg slah atw trkesan ngajarin,,
    tp maxud ni cm pngn ngurangin sdikit beban mimi,,
    mimi yg sbar yh,,klo mnurut aq ud jauhin aj tu mantan km n kluarganya,,apapun anceman yg dy kasih wat km n ortu-mu,,toh dy n kluarganya gk baik,,n mungkin smw org ud tw klo dy gk baik,,jd gosip yg akn dsebarin ma dy insa Allah gk akn ad yg prcya,,klopun ad krna itu smw adlh kebohongan mk akn hilang dgn sndirinya,,ga usah takut Allah selalu ad wat qt,,yg pnting mimi rajin solat n mnta tolong ma Allah,,pasti bakal ditolong,,n aq jg akn bntuin mimi doa,,
    atw mimi mw idup slamanya dg org yg qt ud tw gmn jahatnya dy,,bs2 nti mimi di siksa wktu stlh nikah,,khn lebih gawat,,jd mimi msti tinggalin mantan mimi..slmt brjuang mimi,,semangat yh..

  2. asslmlkm mimi,,

    lie pgn tnya neh,, kira2 mimi tau nggak apa yang menyebabkan orang tua “pacar” mimi kaya gitu?? kalo yang lie tangkep dari cerita mimi,, mungkin emg bener mi,, keluarga “pacar” mimi itu cuma pengen ngincer materi ja..

    lagi pula cwo kaya gitu bukan cinta namanya tapi psycho.. namanya cinta harus bisa saling mendukung dan memahami,, karena tak selamanya cinta harus memiliki..

    mimi kan juga bisa ja ngancem balik kalo emg mereka mo ngancurin mimi,, lagian cwo kaya gitu lebih baik dihindari mi daripada terlalu dekat.. kalo mereka bilng mu ngelaporin apa yang mimi lakuin selama pacaran mimi ngerasa gak ngelakuin hal2 yang diluar batas?? kalo nggak ya mimi gak perlu takut,, terkecuali kalo emg ada hal2 yang diluar batas yang pernah mimi lakuin ma “pacar” mimi..

    orang tua yang baik gak akan memaksakan kehendaknya apalagi ini sama anak orang,, qo aneh ea kaya gak ada cwe lagi ja…

    mimi ambil ja program S2 mimi jangan peduliin apa kata mereka mi,, sekarang ea sebisa mungkin kmunikasi mimi ma mereka jangan terlalu sering,, hindari sebisa mungkin terutama pertemuan secara langsung.. mimi coba sabar dan ikhlas ngadepinnya.. trus jangan pake hati mi.. kalo mimi ngadepinnya pake hati ntar ngeganggu konsentrasi mimi sama kuliah nya mimi..

    kalo ada yang kurang berkenan kata2nya harap maklum ea mi..

    wsslmlkm…

  3. pertanyaan pertama saya adalah, emangnya apa aja yang udah diperbuat selama masa pacaran? kalo misal normal2 aja, kenapa harus takut? dan juga, ancaman tinggal ancaman, kalo misal tidak terbukti kebenarannya..

    yang terpenting sekarang adalah, bagaimana diri Anda menguasai diri, dan juga membuktikan bahwa Anda memang memiliki kelebihan dan kemampuan untuk survive, dan juga dapat menjadi lebih baik

    mengenai kata2 sampah, rongsokan, dll.. menurut saya itu hanyalah emosi dan juga tidak harus diperhatikan lebih jauh..

    dan yang lebih penting adalah, kalo misal memang memungkinkan, mungkin ada baiknya jika Anda ‘menghilangkan’ diri, namun tetap menjaga hubungan dengan pihak keluarga Anda sendiri.. ;-)

  4. 1. masalah kawin paksa
    yg ditekan pihak cowok atau ceweknya? psikologi cowok dan cewek kan beda, jadi solusinya pasti beda juga. tapi kalo prinsipnya sih ga ada istilahnya kawin paksa.

    2. masalah ancaman
    kalo ancamannya adalah dipermalukan, maka ada dua kemungkinan strategi dari pihak lawan. pertama: memfitnah atau kedua:menjebak.

    strategi memfitnah/menjebak dari y kemungkinan diawali pada pertanyaan berikut ini:
    bagaimana caranya agar x (yg difitnah) terlihat buruk oleh z (pihak ketiga)

    memfitnah/menjebak hanya sebuah metode untuk menjawab pertanyaan di atas. bedanya, memfitnah mengandung unsur kedustaan, sedangkan menjebak tidak mengandung unsur kedustaan tetapi pihak x diarahkan untuk mendukung bukti bahwa pihak x telah melakukan sesuatu yang buruk.

    umumnya orang yang diancam mengambil langkah-langkah di bawah ini
    (hanya masukan saja tidak ada maksud mengajak):
    1. mengasingkan salah satu pihak (x atau y) ke tempat yang jaaauuuuuhhh sekali
    2. mengh*b*s* salah satu pihak (x atau y). yang ini jangan bro..
    3. menghilangkan ingatan pihak y dan ortunya
    4. menghilangkan perasaan pihak y dan ortunya sehingga menjadi tidak berperasaan
    5. negosiasi agar cara 1,2,3,4 tidak perlu dilakukan. yang terakhir ini Anda juga harus libatkan ortu atau wali atau orang yang dianggap pembimbing. tapi kalau gagal, pilihan 1,2,3 atau 4 mau tidak mau harus diambil karena menyangkut keamanan Anda sendiri.

    pilihan 3 bisa menjadi alternatif yang cocok. misalnya, kenalkan dia dengan laki2 atau wanita lain (tergantung jenis kelaminnya) jadi win-win solution ….

  5. aku cuma bisa bilang sabar ya sista…
    aku juga ngalamin hal kyk gitu kok..
    malah parahan aku, pacaran cuma 3 bln aja
    tpi mantanku freak bgt ke aku
    aku sengaja buat dy benci dg sandiwara aku balikan lg sama mantanku yg dlu, sebelum aku pacaran am ‘si freak ini
    dy bilang akan bunuh aku dan mantanku
    aku ga peduli semua itu
    karna hidup mati cuma ditangan Tuhan YME
    aku bingung sist.. ga ada tempat aku buat curhat
    akhirnya aku cm penedem ini sndirian aja..
    tp aku trus berdoa.. supaya hidupku tetap nyaman
    sekarang aku jomblo

Sampaikan Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s