Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!

Posted on Updated on

Diantara persoalan yang dikonsultasikan kepadaku beberapa hari ini, ada satu persoalan psikologis yang dikemukakan oleh dua orang penanya. Persoalan semacam ini sering terjadi di dunia percintaan, baik secara terbuka maupun secara tersembunyi, yaitu masalah takut kehilangan si dia. Sebelum aku sampaikan jawabanku, aku kutipkan lebih dulu persoalan yang dikemukakan oleh dua orang penanya tersebut:

ku menjalanin hubungan dgn pria yg sdah di tunangkan oleh orang tuanya, tapi tunangan tersebut di landaskan karna hutang budi antar keluarga sdngkan aku & dia slg syng,ku bingung harus bgmna?

sdngkn di sisi lain ku tdk mau melepaskan hub ini? bahkan ku berharap dia jodoh ku + dy termasuk org yang di inginkan dlm keluarga ku.

ku harap anda bisa memberi solusi atas masalah aku.

saya seorang mahasiswi, saat ini sedang berpacaran dengan tmn sekelas, dan kami sudah sepakat untuk menjalin hubungan yang serius, klo bsa sampai pernikahan nnti. bisa dibilang hubungan kami tdk trllu mulus, krn kami berdua msh sgt muda, dan umur kami tdk jauh bda. kepribadian kami berbeda, dan saya boleh dibilang selalu lemah apabila sudah menyangkut masalah yang berhubungan dgn dia.
saya prnh brpacaran bbrp kali, dan untuk kali ini sgt berarti buat saya. saya bnr2 mencintai org ini, dr sekian kali mslh menerpa kami, saya sllu meminta ditunjukkan jln oleh Allah SWT, dan hasilnya sllu menuju kepada dia. karena itu saya yakin insya Allah dialah jodoh untuk saya.

saat ini saya bnr2 merasa bersalah kpd dia, saya melakukan hal yg paling dia tdk suka:tdk mempercayai dia.
kronologisnya:
hmpr dr 3 mgu lalu dia tdk prnh menelepon saya, atau sms saya, karena dia sedang merintis usaha yg sebelumnya prnh gagal,dan ini sgt membutuhkan konsentrasinya.
selama itu, karena dia tdk prnh menghubungi saya, ketemu d kampus pun saya merasa dia sllu judes kpd saya, dan kami tdk prnh punya ksmptn utk ngobrol sdktpun, krn dia sllu trburu2 oleh kesibukannya.
saya jd merasa panik, saya merasa dia menghindari saya, dan saya jd berpikir, apakah saya punya slh, apakah dia sdh tdk cinta, semua pikiran2 buruk itu sllu ada d benak saya.
alhasil, saya sllu cerewet, menuntut perhatian dr dia dan itu membuat dia bnar2 marah sampai skr.
saya ingin selalu mendukung dia, tp saya jg bth perhatian, saya tdk trbiasa jauh dr dia.
maksud saya, dr 24 jam waktu yg dia punya per hari, saya ingin dia bsa meluangkan wktu utk saya sdkt saja, hanya utk sekedar memberi kbr pun tdk apa2.
sampai akhirnya kmrn, saya bru melihat kalo usaha yg sdg dia kerjakan itu memang bsa dibilang bnr2 besar, tanggung jwbnya kpd orang tuanya pun bsr jg, karena selain itu dia jg msh mahasiswa.slm ini saya hanya berfikir usahanya tdk sebesar itu, krn dia sndiri tdk prnh cerita apa2 soal itu.
jd skr saya bnr2 merasa bersalah, tlh memikirkan kepentingan saya saja, di saat dia bth dukungan, ttp saya mlh menuntutnya mcm2.saya sdh mencoba meminta maaf tp blm ad balasan.
bagaimana saya hrs bersikap dan meminta maaf spy dia bsa memaafkan saya?
masalah saya yang utama adalah saya terlalu takut untuk kehilangan orang ini, saya sangat mencintai dia, dan hanya di dkt dialah saya bisa merasa tenang dan damai.
bagaimana cara untuk mengatasi ketakutan2 tsb?
karena tiap kali saya jauh dr dia saya merasa sgt insecure dan tdk tenang..

mohon bantuannya,,terima kasih

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Ya, takut kehilangan si dia merupakan gejala umum di dunia cinta. Nikmatnya “memiliki” si dia seolah-olah berimplikasi pada kesengsaraan bila “kehilangan” si dia. Padahal, apakah kehilangan si dia itu tentu menyengsarakan kita? Padahal pula, apakah kita benar-benar memiliki si dia?

Apakah kehilangan si dia itu tentu menyengsarakan kita?

“Kehilangan” seseorang yang sangat kita cintai mungkin saja membuat kita sangat berduka, tetapi duka itu takkan lama. Itu pun ada solusinya. (Lihat “Dzikir untuk Atasi Derita di Jalan Cinta“.) Sementara itu, hikmahnya luar biasa, jauh lebih besar daripada penderitaan yang kita alami. Dengan demikian, kita tidak usah terlalu takut kalau-kalau “kehilangan” si dia. Lihat Kisah Nyata: Bahagia walau cinta tak berbalas

Perlukah kita terobsesi untuk selalu memiliki kekasih?

Tidak perlu. Cinta sejati adalah proses dinamis untuk menjadi pencinta, memberi kasih-sayang. Asmara Islami tidak begitu bernafsu untuk memiliki kekasih, tidak mengemis-ngemis cinta. (Lihat “Menghunus Qur’an, Menyorong Cinta“)

Apakah kita benar-benar memiliki si dia?

Inna lillaahi wa inna ilayhi raaji’uun. Sesungguhnya kita adalah milik Allah, dan kepada-Nya lah kita kembali. (Lihat “Jadikan cemburu sebagai pemercantik batin“.)

Tambahan Jawaban untuk Penanya Pertama:

Bahwa si dia sudah bertunangan, itu merupakan kenyataan. Apakah dia sudah mencintai tunangannya ataukah belum, dia tetap harus bertanggung jawab selaku manusia dewasa. (Lihat “Menikah tanpa cinta?“)

Tambahan Jawaban untuk Penanya Kedua:

Di samping saran-saran di atas, perlu pula kau perhatikan saran-saran di postingan “Supaya Si Dia Tidak Marah-Marah Lagi

Demikian saran-saranku. Semoga dengan demikian, terpecahkanlah masalah kalian dengan sebaik-baiknya.

About these ads

24 thoughts on “Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!

    [...] 3. Supaya bisa ikhlas, silakan perhatikan saran-saran yang kusampaikan di postingan “Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!“ [...]

    [...] 3. Supaya bisa ikhlas, silakan perhatikan saran-saran yang kusampaikan di postingan “Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!“ [...]

    [...] Kalau pun masih cemas, penuhilah saran-saran yang kusampaikan di “Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!“ [...]

    Bambang Edi Winarso said:
    13 Mei 2009 pukul 10:52

    Assalamualaikum WR. WB

    Mencoba menambahkan jawaban dari Pak Shodiq di atas.

    Untuk penanya pertama:
    Mau tidak mau Anda harus meminta pasangan Anda untuk memilih. Jika tidak maka Anda akan selalu berada di antara mereka, apalagi mereke sudah bertunangan. Terlepas apakah Anda lebih dulu mengenalnya, masalah ini menyangkut dua keluarga yang sudah menyepakati pertunangan itu. Maaf ya, bukan bermaksud membuat Anda tambah sedih, tapi bagaimanapun juga mereka sudah selangkah lebih maju dari Anda.

    Langkah yang harus Anda lakukan adalah:
    – Tanyakan kepada pasangan Anda tentang arah hubungan kalian. Tidak perlu memaksa, tanyakan dengan baik-baik agar dia tidak merasa tertekan.
    – Minta pasangan Anda untuk memilih. Tapi beri dia waktu untuk berpikir. Ini harus Anda lakukan jika Anda menginginkan kejelasan. Dan memberinya waktu agar dia merasa punya kesempatan untuk memikirkan terlebih dahulu.
    – Anda pun juga harus memilih. Memilih untuk bertahan tapi menjadi orang ketiga dan tergantung tak jelas, atau memilih untuk lepas dengan banyak pilihan di kemudian hari. Mungkin tidak secepat itu, tapi seperti ‘pagi’ Anda tak perlu menunggu tanpa kepastian, karena pagi pasti datang.
    – Good luck

    Untuk penanya kedua:
    Saya salut dengan Anda karena mampu menganalisa kesalahan-kesalahan yang Anda lakukan sehingga pasangan Anda ngambek. Tapi ada satu hal yang menurut saya cukup menarik. Pertama, apa tidak berlebihan berlama-lama marah cuma karena diminta perhatian?? Yah, saya tidak tahu apa yang Anda lakukan saat mulai menuntut perhatian darinya. Apakah Anda bereaksi terlalu keras, berteriak-teriak tak karuan, menamparnya atau marah-marah sampai menyinggung perasaannya?? Ini penting karena dengan begitu kita bisa tahu seberapa marah pasangan Anda atas reaksi dari tuntutan Anda. Atau paling tidak dia punya alasan yang kuat sehingga Anda pantas untuk diacuhkan selama itu.

    Menyinggung masalah Anda terlalu takut kehilangan dia, saya punya pandangan sendiri yang mungkin bisa menambahkan tips dari Pak Shodiq. Seseorang akan merasa sangat bergantung kepada pasangannya karena disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya adalah cinta yang terlalu besar, dia terlalu menawan, dia terlalu tajir untuk dilepaskan, dia terlalu baik untuk dilewatkan dan (maaf) dia telah mendapatkan segalanya dari saya (ini banyak terjadi.)

    Anda harus memastikan dari sekian alasan yang saya utarakan, mana yang anda rasakan saat ini sehingga takut kehilangan dia??

    Jika Anda terlalu mencintainya, maka pastikan dia merasakan hal yang sama kepada Anda, atau paling tidak biarkan dia tahu kalau Anda sangat mencintainya. Bagaimana caranya?? Banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk menunjukkan betapa Anda mencintainya. Percaya, perhatian, support, pendengar yang baik, penasehat yang baik, penyemangat yang tak kenal lelah, pemberi ide yang kreatif saat dia meminta pertimbangan, Pemberi hadiah yang berkesan (tetap perlu), Penerima segala amarah dengan kasih sayang dan pelipur lara ketika dia susah. Jika Anda mampu membuatnya meyakini betapa Anda mencintainya, kama Anda tidak akan kehilangan dia insya Allah selamanya. So, do not need to be affraid, girl.

    Terakhir, bagaimana membuat dia memaafkan Anda?
    – Ajak dia bicara di waktu dan moment yang tepat. Anda tentu paham kapan dia sangat sibuk dan kapan dia punya waktu untuk bicara. Saya sendiri pun kalau sedang sibuk sangat tidak suka diajak bicara tentang masalah-masalah pribadi.
    – Jangan dipaksa untuk memaafkan Anda. Beri dia space yang cukup agar dia bisa mempertimbangkan kembali. Memaksanya berbicara dan memaafkan Anda karena Anda tidak ingin kehilangan dia justru menipiskan peluang Anda untuk baikan, karena dia akan merasa terganggu dengan desakan Anda.
    – Tetaplah seperti Anda sebelumnya, jangan tunjukkan sikap lemah, patah hati atau frustasi terutama di depan dia. Dengan begitu dia akan berpikir ternyata Anda adalah orang yang kuat dan pantas untuknya yang juga pekerja keras.
    – Pantang menyerah. Artinya, Anda boleh tidak memaksanya tapi bukan berarti tidak usaha lagi dan lagi. Hanya saja usahanya pakai strategi dan cara, bukan asal sosor.. :-)
    – Perbaiki cara bicara Anda ketika dia telah memberikan sinyal positif sebagai tanda dia siap untuk duduk berdua dan berbicara empat mata tentang masalah kalian.
    – Jodoh, maut dan rejeki itu urusan Allah. Kita sebagai hamba hanya berdoa dan berusaha. Wong kaki, tangan, kepala, telinga, hidung dan segala kesempurnaan tubuh yang tidak kita pinta saja dikasih apalagi yang terang-terangan kita mohonkan kepada-Nya dengan segala kepasrahan jiwa.
    – Good Luck! :-)

    Wassalam

    [...] 6. Kalau aku menjadi dirimu, maka sikapku adalah meninggalkan dia. (Lihat “Kekerasan dalam pacaran, jangan biarkan!“) Untuk mengatasi rasa takut akan kehilangan dia, silakan perhatikan saran-saran yang kusampaikan di postingan “Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!“ [...]

    susi said:
    16 Mei 2009 pukul 23:48

    ASSALAMUALIKUM..SAYA SEORANG KARYAWAN DI SALAH SATU OUTLET DI JAKARTA.SAYA MENJALANI HUBUNGAN DENGAN SEORANG PRIA YANG SAMA2 KERJA DI SANA NAMUN BEDA TEMPAT,SUDAH HAMPIR SATU TAHUN KAMI PACARAN,SETIAP KAMI BERTEMU PASTI CIUMAN,DAN SETIP SELESAI,RASANYA HATI SAYA SELALU MERASA TIDAK TENANG DAN MERASA BERSALAH.SAYA TAU MELAKUKAN HAL ITU APALAGI BELUM SAMA2 MUHRIM DOSA HUKUMNYA.PERNAH SAYA MENOLAK,DIA PUN BNR2 MARAH BESAR.SEMINGGU SETELAH SAYA MENOLAK UNTUK CIUMAN,PACAR SAYA DATANG KE TEMPAT KERJA SAYA DAN TAK DI SANGKA DIA MENGAKUI BAHWA DIA SUDAH SELINGKUH DENGAN TEMAN SATU TEMPAT KERJNYA.DAN PERSELINGKUHNYA D KETAHUI OLEH BOS KAMI(SAYA,DIA,DAN SELINGKUHAN PACAR)SAAT PACAR SAYA BERCIUMAN DI SATU TEMPAT.LALU SAAT ITU PULA BOS SAYA MEMANGGIL KAMI BETIGA UNTUK DI BICARAKAN.PACAR SAYA JG MEMINTA SAYA UNTUK MENYAKINKAN BOS SAYA BAHWA SAYA MAU MEMAAFKAN DIA.DAN YANG MENYAKITKAN ALASAN DIA HAYA KARENA KHILAF,TIDAK SADAR MELAKUKAN HAL ITU.SAYA BNR2 BINGUNG SAYA TAU SAAT INI SAYA MASIH MENCINTAI DIA TAPI SAYA JG RAGU SEPETINYA SAYA DIA HANYA MAIN2 DENGAN SAYA.PERNAH BERFIKIR UNTUK MELEPASKAN DIA TAPI RASANYA SULIT UNTUK BICARA,SAYA MERASA TAKUT KLO SUDAH TAK BERSAMMA LG APAKAH SAYA BISA BEKERJA DENGAN BAIK SEDANGKAN KITA PASTI BERTEMU,SAYA BUTUH SEKALI PEKERJAAN INI DAN TAK MUNGKIN KELUA HANYA GARA2 DIA.TOLONG LAH SAYA,SAYA BNR2 BINGUNG…?TERIMAKASIH.

      M Shodiq Mustika responded:
      17 Mei 2009 pukul 01:24

      @ susi
      1) Ya, menurutku, dia tidak mencintaimu. Untuk perbandingan, lihat http://muhshodiq.wordpress.com/2009/05/15/konsultasi-sudah-terlanjur-menyerahkan-segalanya/
      2) Kau tak perlu keluar. Kau dapat bekerja dengan baik kembali. Walau mungkin pada hari-hari awal pemutusan hubungan cinta itu kau merasa kikuk, itu bukan persoalan besar. Toh bosmu sudah mengetahui kasus di antara kalian. Tentu dia bisa memaklumimu. Yang penting, bicarakanlah ini dengan bosmu supaya bosmu itu dapat mencarikan solusi atas masalah kinerjamu.

    Elsye said:
    25 Mei 2009 pukul 19:21

    Aq jg pny mslh cnt yg sdh brthn2 menyiksa q.dr awal hbngn q dg pcr q sdh d tentang oleh klrg besar q,tp aq tetap keukeuh,krn aq mrs bnr2 cnt n syg sm dia,dan aq jg th kl dia jg tulus syg sm aq n klrg q,jd buat tak da alasan u/ menolak nya,wlupun dia cm seorang sales lepas,dan tdk brparas tampan,dan jg bkn dr klrg mapan,tp aq fikir mslh materi n harta itu ada Tuhan yg atur.dg keyaknan ini mnnuntut km hingga ke pertunangan,tp cban km tetap menyerang bhkn lbh hbt dr yg sblm nya,hmpr tiap hr km ribut,smp2 aq mrs putus dg keadaan ini,aq ign mnkh dg nya knp hrs d persulit,toh ini adlh ibadah,aq tkt skl kalo aq tak bs brsm dia,aq srg menangis sndr krn mslh2 yg bertubi menghantam hati q,aq tkt aq bs gila jg aq tak bs menikah dg nya,tlg aq apa yg hrs km lkkn

      M Shodiq Mustika responded:
      28 Mei 2009 pukul 15:16

      @ Elsye
      Pertanyaanmu sudah terjawab dalam postingan di atas. Intinya, kamu tak perlu takut kehilangan si dia.

    Dee said:
    28 Mei 2009 pukul 14:38

    Sy dlm mslh.Bgni sy pRnh pcrn sm tmen sy,slokal lg,n pcrn ny pun pas mw pRpShan atw tmat sma.Awalny kmi cm tmenan udh 2thn,jd pas kls 3 dy brbah jd tmen yg nyblin.Dy sllu gangu sy,km sring brtngkar,n dy jg usil sm sy,g tw npa,tb2 dy smz,dy crt tntg cweny,aq jg gt.Trz udh agk lm,tba2 dy blg dy syg Ma aq,trz aq kget,tp ujung2 ny jdian jg.Tp yg bkin aq pnsran,npa kalo ktmu lgsg dy biasa aj mlh cuek,tp bda dismz dy nynengin.Dy jg prnah smz klo dy udh brni bcra tntg prnkahan.Seolh2 km mrsa msa dpan kmi brjdoh.Dy bhrp aq bs jd ibu dr ank2 ny,tp aq g mw trllu pcya.Tp skrg dy udh brbah,dy g prhtian lg ky dulu,n dy jg skrg diam aj.Aq it mrsa ad yg aneh,npa dy jd bgni,ap aq hruz tnya ke dy?Aq mw mNta kjlsan hub ne,aq mrsa dgantung.Tlog solusi ny pak,aq bngung,kdg ingin mengakhri,tp blum yakin..Blz

    [...] 3. Silakan ambil pelajaran dari “Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!“ [...]

    [...] dalam menjalani ketidakpastian hubungan ini, silakan tempuh saran-saran yang kusampaikan di “Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!” dan “Hubungan Tanpa Status, perlukah [...]

    Fhelda said:
    8 Juni 2009 pukul 17:00

    Aq gdis brusia 21 th, n aq mempunyai pcr yg usiany 32 th, kmi udh pcran selama 10 bln ketika aq brtany mau dibwh kmna hub kmi doi ga’ mau jwb dia hny diam n cm bilang klo dia syang ma aq tp blm trpikr mau dbwh kmn, tlong aq y ? Aq syang bngt ma doi.

    [...] dalam menjalani ketidakpastian hubungan ini, silakan tempuh saran-saran yang kusampaikan di “Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!” dan “Hubungan Tanpa Status, perlukah [...]

    Takwil Mimpi Yang Tak Seindah Impian « Suara Mustika said:
    9 Desember 2009 pukul 20:16

    [...] 3. Silakan ambil pelajaran dari “Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!“ [...]

    Acha said:
    15 November 2010 pukul 19:54

    Untuk yg pny masalah takt kehilangn,bner tuh pa shodiq udah ksh tw crnya..insya allah ampuh,
    aq cm mw crta aja,aq bru smggu pts sm pcr aq,pdhl qt udah 2th pcrn,klrga dya suka bgt sma aq,tp qt berahir jg,aq sm pcr pts krn qt tw ada hal2 yg sulit dhindari ktka pcran,ya taulah apa aja..qt udah cb hndarin 1thn tp tetep g bsa,y walaupun kt orng2 jaman skrg hal2 seperti ciuman dianggap wajar,qt slng syg pdhl,tp krn hal itu qt g bs pilih,udah harga mati,kcuali aq mw mati pas lg bkin dosa.tp aq bs lewatin,krna aq yakin allah bkal bls kesabran aq dgn suatu hal yg manis nanti,andai aq g brjdoh dgn dya,aq yakin allah udah pny oRng yg terbaik buat aq.kalian jg bs kuat ko kl mikir gt.allah maha tau kan?mksh pa shodiq smua blognya kece bgt dh.

    Rama Sejati said:
    2 Desember 2010 pukul 11:21

    Artikel yang bagus !

    Barangkali informasi mengenai “takut kehilangan” berikut, juga berguna bagi rekan rekan yang memerlukannya. Klik > Takut Kehilangan ?

    ary said:
    15 Mei 2011 pukul 08:59

    Saya ary seorang pelajar, dalam hidup saya cinta seolah menjadi kebutuhan yang harus terpenuhi, saya menjadi tergila-gila akan cinta. Memang mudah bagi saya untuk jatuh cinta kepada seseorang tapi mengapa sulit bagi saya untuk melepas atau kehilangan cinta tersebut.? Dan sekarang saya benar-benar enggak mau kehilangan seseorang yang saat ini ada dalam hidup saya, walaupun saya tidak tau apa dia mencintai saya seperti saya mencintainya. tapi saya benar-benar ngerasa enggak bisa hidup tanpa dirinya. –”
    Mohon masukannya.

    cinta said:
    12 April 2013 pukul 20:14

    Assalamualaikum saya sari (21th) mahasiswi smester 8 di jatim. saya sedang berpacaran sebut saja dengan X (27th). Dia sudah bekerja,sholeh,baik hati, sabar, dan sangat mencintai dan menyayangi aku dan juga keluarga ku. q berasal dari jawa timur sedangkan X dan orangtuany tinggal di Papua. saat ini X sedang pendidikan dinas di jawa timur. sedangkan kantornya ada di Aceh. dia pendidikan di jatim selama 3 th dan nt tahun dpan setelah slsei pendidikan dia harus balik lg ke kantor asalnya di aceh. qt udah pacaran 11 bulan dan bulan mei ’13 nt qt akan tunangan. tetapi saya masih ragu2 terhadap tunangan ini karena tahun depan qt harus menikah. sedangkan aku masih ragu2 dan belum yakin apakah qt benar2 cocok dan berjodoh. aku takut mengecewakan semua orang terutama kluarganya jika nt sudah jauh2 datang kerumah utk tunangan, dan aku msih ragu2 bagaimana kehidupan kami kelak. karena saya merasa berat di ongkos. karena jarak yang jauh banget. dan nt stelah menikah saya (wallahu’alam) ikut suami. sedangkan saat ini sya ingin meraih cita2 mnjadi wanita karir yg sukses sehingga dpt membahagiakan ke2 ortu saya. q takut nt stlah menikah q jd ketergantungan dengan suami, dan melupakan cita2 q untuk mjd wanita karir yg sukses. selain itu dalam beberapa hal watak kami berbeda q takut apakah nt kami ini berjodoh atau tidak. sekarang sebaiknya apa yg harus sya lakukan. apakah aku harus membatalkan pertunangan ini atau bagaimana ? q masih ragu2 untuk melanjutkan tetapi q juga merasa bersalah jika harus mengakhiri karena aku sadar sudah memberikan dia harapan yg terlalu banyak. sedangkan ibu q menyarankan q untuk melanjutkan hubungan tunangan ini karena tidak enak sama keluarga dan keluarga nya serta (audzu’himindalit) takut akan karma . aku harus gimana? tolong beri solusinya

    Rudy said:
    29 Agustus 2013 pukul 13:26

    saya merasa sedang menghadapi cobaan yg tidak mampu saya lewati, saya seorang pria berusia 23th. kami berdua sudah kenal dan berpacaran sudah lebih dari 1 thn, kami 1 kampung, dan kami saling mencintai. 6 bln terakhir dia mencari kerja ke jakarta dan tinggal bersama saya, kedua orang tuanya tau kalau dia tinggal serumah dgn saya, dan mereka pun mengijinkan kami hanya dgn modal kepercayaan kpd kami berdua. awalnya org tuanya setuju dgn saya, dan menyuruh saya untuk cepat” menikahi anaknya. saya meng-iyakan, krn saya memang serius dan benar” mencintainya. kami lalui setiap hari berdua saling mengisi kekurangan satu sama lain, walaupun yg namanya hubungan pasti terkadang timbul masalah, tapi kami selalu bisa melewatinya. dan kami pun sudah membeli cincin dan telah menentukan hari dimana saya akan melamarnya.
    tapi kurang 2 hari lagi sebelum kami lamaran, kami bertengkar krn hal sepele, dan entah bgmna ia menceritakan pd org tuanya ttg mslh kami ini, dan langsung detik itu juga ayahnya memerintahkan saya utk mengantarkan pulang anaknya ke kampung dan akhirnya ayahnya tidak lagi setuju dengan saya krna alasan yg tidak masuk akal… kami berdua masih saling mencintai, sampai dia mengatakan kpd ayahnya kalau dia tidak akan mau menikah sampai kapanpun jika bukan dgn saya.

    kami berdua bnr” sangat menyesal akan kejadian ini, sampai akhirnya saya kembali ke jakarta tanpa dia krn saya harus bekerja kembali.
    sdh sekitar 2 minggu saya lost contact dgnnya krna hp ny disita ayahnya. sampai detik ini saya masih merasa menyesal dan bnr” kehilangan.

    2 hari terakhir saya berdoa memohon petunjuk pada allah, jika memang dia jodoh saya tolong di berikan jalan agar kami bisa bersatu kembali tapi jika bukan, jauhkanlah dia dari ku dan kuatkanlah aku agar bisa melupakannya.
    dan yg paling aneh, selama 2 hari itu berturut” setiap malam stelah saya selesai berdoa dan tidur, dia selalu datang dlm mimpi saya subhannallah, saya benar” yakin kalau dia datang dlm mimpi saya.

    saya bingung, apakah ini pertanda dari allah kalau memang dia jodohku??
    apa yg harus saya lakukan?
    saya sangat bimbang. bgmna bisa saya melupakannya jika setiap malam setelah berdoa malah dia muncul dalam mimpiku.

    mohon saran dan pencerahannya saudara”ku,

    lelyputt said:
    19 September 2013 pukul 21:15

    Asslmualaikum,,
    Sy mnta pncerahan,sy ceweg usia 22th.sudah setaun ini sy putus dr mantan,tp skalipun sy gag bisa melupakannya.alasan kami putus karna jalan pikiran kami berbeda,dulu wktu masih pacaran kami slalu menerapkan kejujuran dan kesetiaan,memang awal pacaran sy kurang syang sm dy tp stelah d jalani rasa cinta ini tumbuh.smpai brjalan 4bulan hbugan kmi baig2 saja,tp tb2 pcar sy pux pikiran ingin ML..dr pertama jadian dy sudah menjanjikan nikah,tp sy menolak ML sblum nkah.dy tetap bersikeras mnta itu,alasanx biar qt sma2 berjuang demi masa depan,dy gag mw lagsung nkah karna dy nabung dulu buat dp rumah..sambil ngumpulin uang dy mnta ML,,tyap kali mnta qw slalu menolak dan skapx slalu berubah tyap kali qw tolak..seolah2 dy gag mengagapku.dy gag pernah menemuiku,kasih perhatian slayakx awal2 pacaran dulu..qw mempertahankanx smpai berjalan setaun krna qw bner2 syank ma dy.smpai suatu ketika mungkin qw terlalu lelah dg skapx,memang dy setia dan jujur sma qw..qw memergoki dy chattingan mesra dg cweg lain.qw mnta putus darix,,dan tnyata baru sbulan putus dariku dy sudah jalan dg cwek lain.qw bingung dengan pemikiranx,dy itu cnta apha gag sma qw?sgitu cepatx dy bersama org lain?dan yg qw sedihkan smpai skarang qw belum bisa mengganti dy dg orang lain,perasaan ini masih kental walaupun qw sadar dy sperti itu.yg bkin qw sulit melupakannya karna dy orang petama yg menjamah tubuhku,qw sudah pernah petting dgannya tp gag smpai ML…kita sudah sering melakukan itu :( seringkali qw menahanx tyap kali dy mnta karna qw takut kbablasan karna qw sadar zina itu dosa besar,,tp kdang qw gag kuasa melihatx sedih karna aku gag bisa nuruti kemauanx…setelah putus qw sudah belajar mengikhlaskanx dan mnghilang tp dy brusaha mncariqw lagii,,smpai kita ketemu lagii skarang.dy bilang kalau dy mencariku lagii karna masih syank,tp knapa dy tidak pernah memintaku kmbali padanya?mohon solusix :’)

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s