Pasangan suami-istri, WS (37) dan DJ (40), dituduh menggelapkan uang nasabah Bank Mega hingga Rp 10 miliar. WS berhasil ditangkap, sedangkan DJ buron.
Demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Agus K Sutisna, kemarin. Ia menjelaskan, WS sehari-hari bekerja sebagai Manajer Pemasaran Bank Mega Cabang Roxi Mas, Jakarta Pusat.
”WS menggelapkan deposito nasabah bank tempat ia bekerja. Uang jarahan ia transfer ke rekening suaminya,” ungkap Agus kepada wartawan di Polda Metro. WS, katanya, ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta. Ia baru saja tiba dari Singapura, negara tempat ia bersembunyi dari kejaran polisi. Sebelumnya, kata Agus, WS bersembunyi di Malaysia.
Polisi menduga, kegiatan pasangan suami-istri ini mulai berlangsung sejak tahun 2002. ”Terakhir, pelaku membobol uang PT Netwave Multimedia sebesar Rp 10 miliar yang disimpan di Bank Mega,” katanya.
Agus menilai, terjadinya kasus ini menunjukkan manajemen Bank Mega ceroboh. Salah satu tindakan ceroboh itu mengizinkan pencairan dana deposito tanpa kehadiran nasabah dan pemiliknya.
gmna yahh carana membobol bank dengan cepattt….. huheuheuheuhue minta di ajarin dong
kirim ke imelku yahhhh
kaya mendadak tu kyanya,wkwkwkwk