Doa

Posted on Updated on

Tulisan ini sudah pernah dipublikasikan di blog saya Kota Minyak/ Oil City, kala itu di kolom Renungan akhir bulan, 30 Agustus 2009. sehingga jangan heran kalau ada konteks di tulisan ini yang tidak pas dengan saat ini. Namun isinya masih relevan dan tidak terkait dengan waktu.Semoga bermanfaat bagi kita semua.(penulis)

Sampai lagi kita di penghujung bulan. tak terasa memang, Dan dengan sampai di penghujung bulan ini, berarti kita telah hampir menyelesaikan 10 hari yang pertama dalam bulan Ramadhan tahun ini.( mengapa hampir ….? ) Karena saya mengawali renungan ini dengan ucapan selamat sore, berarti beberapa saat lagi kita baru akan menyelesaikan puasa kita yang ke 10 hari ini0

Pada kesempatan kali ini saya teringat kepada seorang teman saya yang begitu yakin akan kekuatan doa.Beberapa tahun yang lalu, ia mengikuti ujian akhir disuatu pendidikan yang ditempuhnya.Kala itu, ia benar-benar bingung,meski tak sampai putus asa. Ia telah belajar dengan sepenuh kemampuannya. Namun ia memahami juga kemampuan daya tangkap dan daya ingatnya yang kurang memadai, menurut dia.

Tapi pada titik terakhir dari suatu perjalanan panjangnya mengikuti pendidikan tersebut, ia kembali kepada tempat yang tepat. Sahabat saya ini seorang yang taat beribadah. Ia tak pernah meninggalkan shalat, meskipun ia dalam keadaan sakit sekali pun

Ia kembali kepada Allah. Tuhan Sang Maha Tahu dan Sang Maha Berilmu. Ia menghadap dan bersujud memohon belas kasih dan petunjuk Nya. Sahabat saya memanjatkan doa agar diberi kekuatan dan pertolongan dalam ujian terakhirnya ini.Apa yang terjadi ?

Ketika hasil ujian di umumkan , sahabat saya itu dinyatakan lulus. Dan dengan kelulusannya itu, berarti ia tak perlu melakukan pendidikan ulang selama setahun lagi.
Tapi apa sebenarnya rahasia dari kelulusannya itu, dan apa kaitannya dengan doa yang dipanjatkannnya sebelum ia menghadapi ujian ?

Ia membuka rahasia tersebut kepada saya. Menurut penjelasannya. pada saat ujian dilaksanakan, ia menemukan suatu keajaiban,soal-soal yang ditanyakan sebagian besar adalah soal-soal yang benar benar sudah dikuasainya dan baru malam sebelumnya ia buka dan pelajari lagi dengan intensif. Wao…, sungguh suatu ‘miracle’,Sahabat boleh percaya atau tidak, tapi itulah kenyataannya. Saya cukup mengenal kejujuran sahabat saya tersebut. Ia tak akan berbohong hanya untuk hal tersebut. Lagi apa pula gunanya?

Hal yang sama berulang pada diri saya sendiri, beberapa tahun kemudian.Saat itu, saya mengikuti semacam seleksi untuk memperoleh bantuan dari perusahaan tempat saya bekerja.Bantuan bagi para karyawan yang ingin menunaikan ibadah haji dengan bantuan biaya dari perusahaan.Karena jatah yang disediakan terbatas, sementara yang berminat mendapatkan bantuan selalu lebih besar dari jatah yang disediakan, diadakanlah seleksi.

Tahun pertama saya mengikuti seleksi saya belum berhasil.Saya menerima kenyataan itu, karena memang dalam seleksi pertama kali itu, banyak tes tertulis, yang tidak bisa saya jawab.
Setahun kemudian saya mengikuti lagi seleksi tersebut, setelah selama setahun penuh saya memperdalam pengetahuan saya tentang haji dan aspek yang meliputi cara pelaksanaan haji terkait, Namun saya masih ragu akan berhasil karena diantara soal-soal yang ditanyakan, juga termasuk hafalan kita akan beberapa ayat didalam Alquran dihubungkan dengan ayat berikutnya.Ada juga soal tentang penulisan kembali beberapa ayat bacaan sholat ataupun ibadah yang lain, seperti doa azan, qomat dalam tulisan Arab . Sebagai seorang lulusan sekolah umum, bukan jurusan agama, saya terus terang tidaklah menguasai hal-hal itu.

Waktu itu saya teringat akan pengalaman sahabat saya tersebut di atas.Beberapa hari menjelang seleksi tersebut, saya shalat malam dan bermunajat meminta pertolongan Allah. Apa yang terjadi?
Saya benar-benar mengalami suatu keajaiban yang saya tidak dapat menuliskannya dalam kata-kata. Saya seakan diarahkan oleh suatu kekuatan gaib yang tidak saya sadari, untuk menghapal beberapa doa dan ayat yang sering dibaca dalam sholat. Sehingga dalam waktu tiga hari saya telah hafal tulisan Arab-nya,termasuk panjang pendek, huruf dan tanda garis atas, garis bawah, tanwin dari satu doa dan ayat-ayat dalam surat Al Fatihah. Dan ajaibnya dari hafalan ini, kalau saya tidak salah ingat ada ada tujuh dari sepuluh pertanyaan dalam tes tertulis tentang menuliskan tulisan Arab menanyakan seputar itu. Ajaib, bukan! Dan hasilnya saya dinyatakan lulus,

Alhamdulillah saya pun berangkat ke tanah suci Mekkah pada tahun berikutnya.Saya menitikkan air mata ketika pertama kali melihat Ka’bah benar benar ada di hadapan saya.Saya merasa tak akan mungkin sampai kesini tanpa pertolongan Nya.
Sungguh Maha Besar Allah, dan Kuasa Allah meliputi segala sesuatu.Tiada hal yang tak mungkin bila Allah berkehendak atas sesuatu kejadian.

Sahabat mau ikut berdoa? Yakinlah saya tidak berdusta akan kebenaran ini.

Wasalam, selamat melanjutkan puasa kita.(zoels50)

Tips kata bernas : ” Awali langkahmu dengan niat yang ikhlas sebagai satu ibadah, iringi dengan doa agar mendapat petunjuk dan apapun hasilnya, akhiri dengan berterima kasih dan penuh rasa syukur.”

Baca juga tulisan sebelumnya “Bekerja sebagai ibadah, akan menggapai sukses

About these ads

4 pemikiran pada “Doa

    Rina Suardi berkata:
    28 September 2009 pukul 20:27

    Assalaamu’alaikum, dear friend

    I believe you, setiap muslim tidak seharusnya berputus asa terhadap rahmat Allah.
    Kita memang harus selalu diingatkan bahwa Allah itu sangat dekat.

    Thank you for reminding me…

    onelion berkata:
    8 Oktober 2009 pukul 00:53

    seandainya kata kata kekuatan ghaib di ganti dengan allah menuntunku.

      zoels50 responded:
      11 Oktober 2009 pukul 16:19

      trims buat koreksinya.

    dwi handayani berkata:
    20 Oktober 2009 pukul 10:25

    assalamualaikum friend…. saya percaya dengan semua cerita anda. karena saya pernah mengalaminya sendiri jg, dan saya bersyukur karena anda salah seorang yang menceritakan “Keajaiban Doa” kepada yang lain. semoga dengan adanya cerita ini akan membuat teman2 menjadi lebih mendekatkan diri kepada ALLAh, dan di saat banyak permasalahan2 yang dihadapi maka temen2 akan menyelesaikannya dengan “BERDOA DAN TIDAK LAGI BERPUTUS ASA”. Semoga ALLAH selalu meberikan petunjuk dan Rahmat NYA kepada kita semua, AMIEN.
    wassalamualaikum. wr.wb

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s