Pengaduan yang masuk ke Posko Pengaduan Pencurian Pulsa menyebutkan, pulsa pelanggan tersedot setelah menerima pesan singkat (SMS) berisi tawaran konten, kuis, undian, atau bonus. Mereka mengaku resah dan tak tahu lagi harus melapor ke mana agar pulsa yang diisi ulang tidak disedot lagi oleh operator nomor premium.
Para pelanggan kebingungan. Mereka merasa tidak berlangganan konten apa-apa, tetapi pulsa terus berkurang.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam mengimbau kepada masyarakat yang mengalami penipuan melalui short message service (sms) agar melaporkan hal tersebut pada kepolisian. Ia mengaku polisi tidak dapat menindaklanjuti jika tak ada bukti dan korban yang melapor dalam kasus itu.
“Untuk masyarakat yang merasa menjadi korban kita mengimbau untuk melapor ke kepolisan terdekat. Secepatnya, sehingga kita bisa paham, bisa tahu bahwa memang terjadi adanya kasus penipuan. Kita menunggu orang yang melapor dan kita akan tindaklanjuti,” ujar Anton di Gedung Humas Polri, Kamis (6/10/2011).
Ping-balik: Heboh Wanita Simpanan Pejabat Temui Wakil Rakyat « Berita Terheboh
maunya di hukum mati aja manusia manusia kayak gitu… macam ga ada pekerjaan yang lain sampe ngerjain yang kayak gitu sih
TOBATLA O PADA ALLOH SEKARANG JUGA
hmm.. pencuri kelas kakap, pemerintah lamban seh
lah sebagian malingya ya kuwi…mereka pun berlindung di balik tembok kekuasaan
hmmm….jaman makin canggih trik kejahatan juga sekarang aneh..waspadalh waspadalah..he eheheeh
Jaman makin edan.
Waspadalah berhati hatilah hidup dijaman edan ini….
iya bener tuh jaman udah gila… makin hati2 aja yah teman2 semua
sudah gag asing, makanay kalau ada sms mencurigakan biarkan saj
ternyata ada direksi operator terbesar di Indonesia yg terlibat juga
maling-maling pintar…waspadalah..waspadalah…
lebih baik abaikan saja smsnya, karna jika kita tidak mengkonfirmasi, merekapun tidak akan menyedot pulsa kita