Hukum & Kriminalitas

Kontroversi Pengosongan Kolom Agama KTP

Posted on Updated on

Kini kita bisa bernapas lega. Pemerintah, DPR, dan MA secara resmi telah membolehkan kita untuk tidak memilih agama-agama yang ada sebagai IDENTITAS kita. Sekarang kita boleh, dan bahkan sebaiknya, mengosongkan kolom agama di KTP kita. (Lihat halaman Pilih “Golput Agama”, kosongkan kolom agama di KTP.)

Sebagaimana diduga, terjadi kontroversi pro-kontra. Kalangan yang sering mendominasi di bidang keagamaan cenderung menentang pengosongan kolom agama di KTP. Sedangkan kalangan minoritas yang biasanya merasa tertindas, beserta para pembela mereka, cenderung menyambut gembira pengosongan kolom tersebut.

Baca entri selengkapnya »

Resah pulsa dicuri? Ini dia solusinya!

Posted on Updated on

Pengaduan yang masuk ke Posko Pengaduan Pencurian Pulsa menyebutkan, pulsa pelanggan tersedot setelah menerima pesan singkat (SMS) berisi tawaran konten, kuis, undian, atau bonus. Mereka mengaku resah dan tak tahu lagi harus melapor ke mana agar pulsa yang diisi ulang tidak disedot lagi oleh operator nomor premium.

Para pelanggan kebingungan. Mereka merasa tidak berlangganan konten apa-apa, tetapi pulsa terus berkurang.

Baca entri selengkapnya »

Polisi mengeroyok kader HMI di beberapa daerah

Posted on Updated on

Apa jadinya kalau demonstrasi mahasiswa, khususnya dari HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), dihadapi dengan kekerasan oleh polisi? Bukannya surut, mahasiswa malah makin kencang menyuarakan tuntutannya. Memang sih, tugas polisi tidak mudah. Terlalu lunak tidak bagus, tapi terlalu keras pun tidak elok. Namun bagaimanapun, kita perlu senantiasa mengasah keterampilan kita untuk mendengarkan suara orang lain. Kita harap, kejadian seperti yang diberitakan di bawah ini ditangani dengan seadil-adilnya.
7 Aktivis HMI Kerinci Diciduk Paksa Polisi

Ustadz sebutannya, tapi doyan “daun muda”

Posted on Updated on

Berikut ini adalah kutipan sebuah berita kejahatan seksual. Pelakunya, di luar dugaan banyak orang, ialah seorang “ustadz”. Korbannya…. silakan tebak sendiri deh. Yang penting, marilah kita petik hikmah dari cerita biadab berikut ini.
bukan nikah siriProfesi biasanya membentuk perilaku. Kalau dokter sangat menjaga kebersihan, mestinya guru ngaji orangnya juga sangat agamis. Tapi Asnawi, 56, justru bertolak belakang. Jadi guru ngaji di kampungnya, eh…..malah memperkosa Aminah, 19, santrinya sampai dua kali. Tentu saja oknum “ustadz” ini jadi urusan polisi.

Sebagai guru ngaji di kampungnya, Desa Martapura Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, mestinya iman Asnawi sungguh tahan uji. Sebab lewat buku-buku agama yang dibacanya, dia tahu batasan mana yang haram dan mana yang halal. Tapi yang terjadi justru malah sebaliknya. Dengan dalih Aminah santrinya telah dikawin siri dengan  saksi langit dan bumi, dia merasa berhak menyetubuhi kapan saja.

Awalnya, iman Asnawi memang jaminan mutu. Tapi setan yang tugasnya di dunia untuk mengajak manusia jadi ahli neraka macam dirinya, tak menyerah  begitu saja. Untuk menggugurkan iman ustadz Asnawi, sudah ditempuh banyak cara. Awalnya dikirim setan lulusan D-3 untuk mempengaruhi iman Asnawi, tapi tidak mempan. Lalu dikirim pula setan yang sudah lulus S1 tapi belum dapat pekerjaan tetap, tetap iman Asnawi tak tergoyahkan untuk berbuat kerusakan di muka bumi.

Setan S-2 pun angkat tangan, sehingga kemudian dikirim setan lulusan S3 dari Amerika. Baru mulai ada tanda-tanda keberhasilan, ketika ustadz Asnawi punya santri baru bernama Aminah. Lupa bahwa usianya sudah menjelang kepala enam, dia tertarik pada bodi dan penampilan si santri yang sepantar dengan putrinya di rumah. Kalau lelaki normal, mestinya melihat obyek dan sasaran sepantar anak sendiri, sang pendulum langsung ngedrop. Tapi karena digoda setan S-3 AS, semangat Asnawi justru semakin menyala-nyala.

Kepada Aminah guru ngaji ini berkisah bahwa berdasarkan penerawangannya, si murid menderita penyakit kiriman alias kena guna-guna. Yang ngomong kiainya sendiri, sudah barang tentu Aminah jadi ketakutan. Tapi Asnawi segera membesarkan hati muridnya bahwa dia bisa mengobati dan menangkal penyakit itu. “Yang tak bisa kulakukan, adalah menangkal Sri Mulyani jadi Direktur Bank Dunia sebagaimana maunya sejumlah anggota DPR,” kata Asnawi dengan yakin.

Di luar pelajaran mengaji, Asnawi kemudian buka kartu bahwa terapi pengobatannya melalui perkawinan siri. Maksudnya, lewat persetubuhan suami istri itulah nantinya penyakit Aminah bisa “didorong” keluar dari tubuhnya. Tentu saja Aminah kaget, tapi dia tak bisa berbuat banyak karena tiba-tiba Asnawi berikrar bak dalam acara perkawinan, tapi saksinya cukup langit dan bumi. Habis melafalkan ijab kabul tersebut, Asnawi langsung mengatakan bahwa Aminah sudah sah menjadi istrinya.

Tapi Asnawi mencoba stel kendo, tak segera “menubruk” istri barunya. Baru tengah malam seusai belajar bersama, Aminah dipanggil ke kamar khusus. Dengan alasan untuk pengobatan penyakitnya, malam itu Aminah benar-benar disetubuhinya. Belum sembuh dari rasa kagetnya, kembali Aminah digarap kedua kalinya, untuk mendorong segera keluarnya penyakit. Tapi si santri yang kadung sakit hingga termehek-mehek, esuk paginya segera melapor kepada orangtuanya. Tentu saja keluarga tidak terima, sehingga “ustadz” Asnawi dilaporkan ke Polsek Purwosari. Para warga pun setengah tak percaya, guru ngaji sekelas Asnawi bisa tersandung sandal asmara dengan muridnya.

Kalau begitu, yang untuk alas kaki itu namanya skandal? (RB/Gunarso TS)

Sumber Kutipan: http://www.poskota.co.id, PAK “USTADZ” BARU KHILAF

Allah & Nabi Muhammad dilecehkan di WordPress, jangan diam!

Posted on Updated on

Tadi pagi saat masuk ke dasborku di wordpress.com, aku menjumpai sebuah blog “muslim” bertengger di daftar “Blog WordPress.com Nge-Top hari ini”. Seketika aku mengucap “alhamdulillaah …” Saat itu aku merasa bersyukur karena ada blog “islami” yang ngetop di papan atas. Tapi rupanya aku keliru. Barusan, seorang sahabat memberi tahu bahwa blog tersebut bukan blog muslim. Bahkan, blog itu melecehkan Allah, Nabi Muhammad, dan segala yang berbau Islam. Astaghfirullaah….

Akankah kita tinggal diam saja menyaksikan Tuhan dan Nabi kita dilecehkan secara terbuka? Jangan! Mari kita bergerak melawannya. Kita bisa melawannya, antara lain dengan beramai-ramai melaporkan blog tersebut sebagai spam. (Laporan ini akan lebih efektif bila orang yang melaporkan ini ada banyak.)

Caranya: Klik http://en.wordpress.com/report-spam/?url=beritamuslim.wordpress.com. Pada kotak “Why”, tuliskan alasan pelaporan kita. Misalnya: “This beritamuslim blog is named in a manner that misleads its readers into thinking that the owner is a Muslim. Whereas in fact, this blog insults muslims along with their properties.”

Ganasnya Dampak Buruk Doping (Obat Kuat)

Posted on Updated on

Ganasnya Dampak Buruk Doping (Obat Kuat)seienchin at kyokushin4life.com said: I hear plenty of people with no proven knowledge or qualifications claiming that steroids are safe. Why then do the people who have years and years of training publish articles like this???

Note of the Figure: Severe acne conglobate induced by anabolk-androgenic steroidsThe patient at the time of his ideal body image; the 21-year-old bodybuilder had a history of anabolic-androgenic steroid abuse (A). Severe acne conglobata (B); lesions include papules, pustules, abscesses, and deep ulcerations. Patient after 6 weeks of antiseptic-antibiotic therapy (C).

The dire consequences of doping

Peter A Gerber, Gabriela Kukova, Stephan Meller, Norbert J Neumann, Bernhard HomeyThe Lancet. London: Aug 23-Aug 29, 2008. Vol. 372, Iss. 9639; pg. 656, 1 pgs

Full Text (234 words)
Copyright Elsevier Limited Aug 23-Aug 29, 2008

Various cases in professional sports have brought the matter of doping-the use of performance-enhancing drugs-to the attention of the broad public. Here, we present a case of doping in a 21-year-old amateur bodybuilder. The man presented to our clinic feeling generally unwell. He was subfebrile and had massive, deep ulcerations, abscesses, and pustules located on his chest and upper back (figure). Persistent questioning revealed a history of continuous abuse of anabolic-androgenic steroids (testosterone enantate 250 mg plus metandienona 30 mg twice weekly), which was consistent with the diagnosis of a severe acne conglobata that was anabolic-androgenic steroid induced. Additional investigations showed a substantial impairment in sperm concentration and reduced testicular volume. Skin lesions showed rapid improvement after discontinuation of anabolic-androgenic steroid abuse and with antiseptic and antibiotic therapy. However, the extensive scarring is likely to remain with the young man for the rest of his life.

Waspada! Uang palsu akan banyak beredar di malam tahun baru

Posted on Updated on

perayaan Malam Tahun Baru

Mau merayakan malam tahun baru? Hati-hati! Para penjahat pengedar uang palsu akan menggunakan kelengahan kita di malam ini untuk beroperasi. Ini dia kutipan berita selengkapnya:

Tahun Baru, Jakarta Banjir Uang Palsu

Selasa, 29 Desember 2009 – 1:17 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Memanfaatkan keteledoran lantaran banyak orang mabok pesta Tahun Baru 2010, Jakarta diincar untuk dijadikan target peredaran uang palsu.

Karena itu, kepada para pedagang yang berjualan di keremangan cahaya malam, di tengah ingar bvingar pesta menyambut tahun baru, para tukang rokok, minuan ringan, atau kasir di dunia malam, waspadalah. Saat transaksi sedang sibuk, siapa tahu menyelip orang yang membayar dengan uang palsu.

“Uji coba” para pemain upal (uang palsu) sudah dimulai hari-hari ini, dan – untunglah – aparat kepolisian  sigap bertindak.

Di Padeglang, Banten, kakak-beradik AM,25, dan Ded,39, warga Kampung Sabrang Barat, Desa/Kecamatan Cigeulis, ditangkap karena kedapatan menyimpan uang palsu (upal) sebanyak Rp10 juta.

Uang tersebut termasuk yang diselidiki diduga bakal dipakai untuk pesta dan transaksi pada malam pergantian tahun di Jakarta. Polisi masih mengembangkan kasusnya termasuk untuk membongkar jaringan pemalsunya.

Kepala Urusan (Kaur) Bin Ops Satuan Reskrim Polres Pandeglang, Iptu Rendy Andy, mengatakan, pihaknya terus mengembangkan kasus ini.
“Tersangka diduga ada kaitannya dengan jaringan pengedar uang palsu yang pernah ditangkap petugas Polsek Pandeglang beberapa waktu lalu,” kata Iptu Rendy didampingi Kanit I Ipda Andrie Setiawan. KERJA

AMATIRAN

Dua hari lalu, pemalsuan uang terbongkar di Jakarta. Pemalsu tergolong kerja amatiran bernama Hendra,35. Ia ditangkap di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Hendra, mencetak sendiri uang palsu lembaran Rp50 ribu. Lulusan SMA yang hobi mengutak-atik komputer ini mengincar suasana Tahun Baru di Jakarta sebagai target utamanya kalau saja tak keburu ditangkap.

Pengamat intelijen, Wawan Purwanto, mengatakan muncul uang palsu biasanya bersamaan dengan peristiwa besar melibatkan banyak peran masyarakat sehingga perputaran uang menjadi besar. Misalnya saja pada kampanye pemilu, Lebaran, Natal dan Tahun Baru.

Menurutnya, keadaan seperti itu dijadikan modus kejahatan uang palsu. Alasannya selain jumlah putarannya bisa besar serta tingkat kewaspadaan masyarakat juga menurun. “Yang jelas aparat jangan sampai diam, ” katanya.

Yang p[aling gress, kemarin aparat kepolisian Cirebon membekuk sindikat upal yang siap menyerbu ibukota. Tak tanggung-tanggung sudah dicetak Rp800 juta uang palsu yang diduga akan dimanfaatkan pada malam tahun baru.

”Setidaknya, sebanyak Rp800 juta uang pecahan ratusan ribu sudah disiapkan komplotan pemalsu di satu hotel dekat Terminal Bus Harjamukti, Kota Cirebon untuk diedarkan ke Jakarta, ” kata sumber Pos Kota di kepolisian Cirebon.

Untunglah, polisi Kota Udang itu sigap mencium praktek haram tersebut dan berhasil menggelandang pelaku dari dalam hotel ke markas mereka, Senin (28/12).

Pengedar dalam pengakuannya kepada polisi mengatakan, uang palsu sebanyak itu akan disebar di Jakarta bersamaan dengan malam pergantian tahun. Pemalsu uang di Cirebon itu diidentifikasi berinisial  FB, 38, asal Jakarta, Rus,35, warga Banyumas, Sum,30, warga Banyumas, Win,30, asal Jakarta.

Empat pelaku ini kategori pengedar, sedangkan dua pelaku lainnya, Al, 30, warga Banyuwangi dan Ah,40, warga Banyumas, bertindak sebagai pemesan.

Tersangka kini mendekam di tahanan Mapolresta Cirebon. Lembaran upal Rp800 juta diamankan sebagai barang bukti penyidikan. Kasusnya sedang dikembangkan polisi untuk mengungkap kemungkinan ada anggota jaringan yang belum tertangkap.

Ulah pemalsu dari Cirebon tersebut bukan satu-satunya. Masih banyak pemalsu lain mengincar suasana kemeriahan dan hiruk pikuk menyambut malam Tahun Baru yang dipastikan banyak orang tak cermat terhadap uang yang dipegangnya.

Dari kondisi inilah diprediksi pada malam pergantian tahun uang palsu membanjiri Jakarta, sehingga patut diwaspadai.  (haryono/darman/untung/ds/t)

Siswi SMA Diperkosa Gara-gara Chatting di Facebook

Posted on Updated on

facebookWahai para siswi dan mahasiswi! Berhati-hatilah berchatting-ria dengan seseorang yang dikenal di internet, termasuk di Facebook. Jangan percaya begitu saja omongannya. Bila bertemu di darat seusai perkenalan di dunia maya itu, jangan sendirian lalu berduaan dengannya! Lebih baik ditemani muhrim atau sahabat dekat yang mampu menjaga keamanan dirimu. Kalau tidak, bahaya! Bisa-bisa kamu diperkosa seperti dalam contoh kasus berikut ini:

Tergiur Jadi Artis, Siswi SMA Dinodai

Selasa, 22 Desember 2009 – 18:16 WIB

BOGOR (Pos Kota) – Siswi SMA dinodai lelaki perlente di sebuah hotel di wilayah Bogor pria, Senin (21/12)siang.

Modus pelaku Edi Pranowo merengguk kesucian gadis kelas 2 SMA Bogor ini dengan janji akan mengorbitkan korban menjadi artis. Korban berkenalan dengan pelaku melalui dunia maya, lalu berlanjut dengan pertemuan di KFC Barangsiang Bogor Timur, Kota Bogor.

Pertemuan pertama diawali dengan makan siang, lalu diteruskan di kamar Hotel Duta Pakuan, Jalan Ciheuleut, Kecamatan Bogor Timur. Alasan pelaku mengajak korban MC ke kamar hotel, karena tidak ingin pembicaraan mereka terganggu. Korban tidak curiga, lalu menuruti permintaan tersebut.

Di dalam kamar hotel, pelaku akan mengorbitkan korban sebagai artis dengan pendapatan besar. Tergiur ucapan pelaku, korban warga Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor ini, menanyakan berapa nominal yang akan dia setor sebagai tanda jasa atas diorbitkannya sebagai artis.

“Dia jawab, nggak usah bayar dengan uang. Cukup dengan kehangatan saja. Begitu dia bilang mau tidur, saya berusaha kabur. Namun, saya dibekap, lalu dibanting ke tempat tidur. Saya tak berdaya,” kata MC.

Kanit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polresta Bogor, Ipda Ika Shanti mengaku, telah menerima laporan tersebut. Pihaknya sedang melakukan penyelidikan dengan mendatangi hotel Duta Pakuan guna melacak alamat pelaku. Selain itu, korban juga divisum, dan dimintai keterangan untuk pengembangan kasus ini.

“Kami sedang dalami kasusnya termasuk menghimpun keterangan sebanyak mungkin dari saksi,” tandas Ika. (yopi/ir)

Ditolak ngeSeks, Istri Dibunuh

Posted on Updated on

Apa pun alasannya, kecuali karena terpaksa (seperti dalam peperangan), membunuh merupakan tindakan yang jauh dari peri kemanusiaan. Apalagi pemicunya hanya karena marah dan kecewa. Pelakunya mestinya mendapat hukuman yang setimpal. Apalagi kalau korbannya ialah orang yang seharusnya dia lindungi, misalnya: anak atau istri. Hukumannya hendaknya lebih berat daripada pembunuhan terhadap orang lain. Atas dasar itu, aku kurang mengerti mengapa seorang pembunuh istri (sebagaimana diberitakan di bawah ini) hanya akan dijerat dengan satu pasal yang ancaman hukumannya kurang dari 10 tahun. Apakah tidak ada pasal lain yang juga dilanggar?

KDRT

Ditolak Diajak Intim, Istri Dibunuh

21/12/2009 17:01

Liputan6.com, Pasuruan: Seorang suami di Desa Sumberagung, Grati, Pasuruan, Jawa Timur, menganiaya istrinya hingga meninggal. Pelaku yang bernama Munir menghabisi nyawa perempuan yang dinikahinya karena ditolak ketika meminta berhubungan badan.

Di hadapan polisi, Senin (21/12), Munir mengaku membunuh istrinya dengan cara menusuk dengan pisau. Pelaku kesal karena sudah seminggu terakhir, sang istri tak mau diajak berhubungan badan. Selain itu, ia kerap ditinggal pergi korban hingga berhari-hari.

Pelaku sempat buron selama sepekan. Munir langsung kabur usai membunuh istrinya. Munir dicokok saat membeli handphone. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 354 tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara.(JUM/AYB)

Karena Terbukti Pakai Narkoba, Sammy “Kerispatih” akan Dipenjara & Dipecat

Posted on

sammy kerispatihKasus yang dialami oleh Sammy sang vokalis “Kerispatih” ternyata bukan hanya kasus pencurian mobil. Sekarang ia juga terkena kasus pemakaian narkoba yang membuatnya terancam dipenjara dan dipecat dari band Kerispatih.

Pernah, tepatnya 14 bulan yang lalu, Sammy mengaku pernah menggunakan narkoba semasa bersekolah di SMA. “Pada saat itu gue lagi masa peralihan gitu deh. Jadi gue nggak merasa diterima. Gue pakai narkoba selama dua tahun,” kata Sammy saat ditemui di Studio Penta, Jakarta Barat, Kamis 15 Oktober 2009.

Katanya, pria berkacamata ini malu bila mengingat masa lalunya tersebut. Setelah menyadari perbuatannya salah, Sammy berusaha untuk lepas dari narkoba. Namun ternyata, menurut polisi, sekarang pun ia masih memakai narkoba. Ia belum lepas dari “jarum-jarum neraka” ini.

Laporan dari polisi itu berdasarkan tes urine ketika vokalis Kerispatih ini tengah diperiksa dalam kasus pencurian mobil. “Pada saat itu, dia telah di tes urine. Dan telah diuji oleh BNN yang hasilnya positif memakai narkoba,” kata Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Hando Wibowo kepada detikcom di sela-sela acara pembukaan Festival Kemang, Sabtu, (19/12/2009).

Sammy mungkin akan dikenai pasal penyalahgunaan narkoba bagi diri sendiri. Menurut UU No 35/2009, pasal 127, pengguna narkoba dapat dikenai hukuman maksimal 1 tahun penjara. Walau demikian, Kapolsek belum membeberkan jenis narkotika yang dipakai Sammy. “Masih pendalaman. Berkas hampir selesai. Tapi kami masih mempelajari kasusnya,” pungkasnya.

Menanggapi kasus penggunaan narkoba ini, teman-teman Sammy di Kerispatih tidak tinggal diam. Paling tidak, Badai sang motor grup band ini angkat bicara. “Sebenernya gue nggak mau terlalu tahu dan ikut campur. Karena itu masalah pribadi dia. Tapi kita di Kerispatih dari awal sudah sepakat. Kalau ada yang sampai (pakai) narkoba, akan kita kasih peringatin keras. Nggak tanggung-tanggung kita keluarin,” tegas Badai yang dihubungi detikhot lewat ponselnya, Sabtu (19/8/2009).

Namun, Badai tak mau bertindak gegabah. Ia ingin mengetahui kebenarannya secara tuntas mengenai kasus yang dialami sahabatnya. Jika semuanya sudah jelas, baru ia dan manajemen bandnya membuat keputusan.