untuk remaja

No Woman, No Cry?

Posted on Updated on

Tiada perempuan, tiada tangisan? Itu sih yang didendangkan dalam sebuah lagu reggae, “No Woman, No Cry”. Pada kenyataannya, belum tentu. Malah mungkin tangisannya lebih kencang!

Apa jadinya bila di dunia ini tidak ada laki-laki atau tidak ada perempuan? Bayangkan! Dalam bayangan kami, mencuatlah memori mengenai salah satu serial kartun anak-anak. Judulnya: Timmy Turner.

Baca entri selengkapnya »

Kumpulan Cerita Humor Seputar Puasa

Posted on

| kumpulan cerita | cerita lucu | humor sufi | seputar puasa |

Puasa adalah ibadah yang santai. Dalam kesantaian, alangkah enaknya bila kita bisa menikmati cerita-cerita humor mengenai puasa dan amalan ibadah sekeliling puasa, tanpa merusak ibadah puasa kita. Siapa mau? Ini dia beberapa humor sufi seputar puasa yang paling lucu (menurutku):

Hebat! Main piano dengan jari kaki tanpa tangan

Posted on Updated on

Mainkan Piano Dengan Jari Kaki, Pria Tanpa Lengan Memukau Ribuan Penonton

Jumat, 13/08/2010 15:41 WIB
Rita Uli Hutapea – detikNews

Beijing – Di balik kekurangan ada kelebihan. Seorang pria muda mengundang decak kagum ribuan orang lewat permainan pianonya yang menakjubkan. Dengan sangat mahir dia memainkan tuts-tuts piano dengan… jari-jari kakinya!

Ya, pria bernama Liu Wei tersebut tidak seberuntung mereka yang memiliki anggota tubuh yang lengkap. Dia telah kehilangan kedua lengannya.

Namun meski tanpa lengan, pianis China tersebut tampil memukau di depan ribuan penonton acara “China’s Got Talent”. Dengan hanya menggunakan jari-jari kakinya, Liu membuat takjub para penonton saat membawakan karya klasik pianis ternama Prancis Richard Clayderman, “Mariage D’amour”.

Baca entri selengkapnya »

Haruskah menyebut Nabi Muhammad dengan “Muhammad SAW”?

Posted on Updated on

Pernah aku dikritik ketika menyebut “Allah” dalam tulisanku. (Mengapa bukan “Allah SWT”?). Pernah pula aku diolok-olok ketika menyebut “Nabi Muhammad” dalam tulisanku. (Mengapa bukan “Muhammad SAW”?)

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Haruskah menyebut Allah dengan “Allah SWT”? Haruskah menuliskan “Nabi Muhammad” dengan “Nabi Muhammad SAW”? (Tidak kelirukah menuliskan singkatan “SWT”, “SAW”, “a.s.”, “r.a.”, dan sebagainya?)

Baca entri selengkapnya »

Cuma Seribu Rupiah, Tapi Membawa Berkah!

Posted on Updated on

“Ambillah hikmah dari mana pun!” Seruan ini berlaku pula untuk barang-barang “kurang berharga” yang “nilainya cuma seribu rupiah”. Nilai hikmahnya bisa jutaan, trilyunan, … bahkan tak terhingga. Kisah di bawah ini contohnya.

Semalam kami sekeluarga (aku + istri + anak2) jalan2 malam sabtuan ke pameran buku2 islam di Gedung Mandala Bakti Wanitatama, Jogja (Yogyakarta). Kesan pertama: Ini pameran buku ataukah peragaan busana? Judul pamerannya “book fair”, tapi gedungnya dipenuhi dengan stand busana. Aneh!

Eh, tapi mungkin juga nggak aneh. Aku jadi ingat cerita istriku. Katanya, setiap kali dia ketemu ibu-ibu orangtua/wali murid di sekolah anak kami, yang dibicarakan selalu kerudung, jilbab, busana muslim, pakaian, busana, pakaian lagi, busana lagi, … duuuh capek deh. Nggak ada yang ngomongin soal buku.

Eh, sori, ngelantur.

Mari kita kembali ke pameran buku. Begitu masuk, aku amati para penjaga stand buku. Kebanyakan mereka kelihatannya kurang bergairah gitu. Apakah karena buku jualannya kurang laku? Ataukah karena honornya kekecilan? Ataukah karena lelah bin letih lantaran sudah malam? Ingin rasanya aku bertanya, tapi nggak tega. Aku takut mendapat jawaban negatif. (Dasar penakut, ya.)

Berhubung aku merasa kasihan, okelah aku beli beberapa buku. (Hehe, sok dermawan. Padahal yang kubeli yang murah-murah saja.) Tapi kuputuskan, tiap stand cukup satu saja buku yang kubeli, supaya ada pemerataan. (Sok sosialis ni ye.)

Baca entri selengkapnya »

Curhat: Cerita Cinta Ironis antara Ariel & Anak Gadisku

Posted on Updated on

Barusan aku jumpai sebuah catatan harian yang bagus banget dari seorang blogger di WordPress.com. Isinya sebuah kisah nyata yang baru saja berlangsung. Cerita cintanya yang terasa ironis, ternyata terkait dengan Ariel Peterpan dan anak gadisnya. Kita bisa mengambil banyak hikmah dari kisah cinta tersebut. Syukurlah aku sudah diberi izin untuk copy-paste di sini. Jadi, kita bisa menikmatinya di sini. Asyik, ‘kan?

Baca entri selengkapnya »

Perang Blogger Cantik Berjilbab vs Blogger Pembuka Aurat

Posted on Updated on

Tentang Islam | jurnalistik kuning | gosip artis | blog islami | wordpress | metode dakwah | takut Allah | rinduku.wordpress.com | SEO | cara menaikkan traffic pengunjung blog | pornografi | heboh skandal video porno mesum “Luna Maya & Ariel Peterpan” | pembuka aurat | berjilbab

Akhir pekan lalu, wordpress.com Indonesia mencatat sebuah sejarah “hitam” yang mungkin membuat gerah para aktivis yang giat berdakwah di blog wordpress.com Indonesia. Dikabarkan, sebuah blog tiba-tiba menjadi blog “selebritis” lantaran dikunjungi oleh ratusan ribu kunjungan per hari. Padahal, di hari-hari sebelumnya, frekuensinya hanya ribuan. Jadi, ada peningkatan ratusan kali lipat hanya dalam 1-2 hari saja. (Demikian pula beberapa blog lain yang mengekor di belakangnya.)

Ada apa? Baca entri selengkapnya »

Inilah yang bersalah dalam kasus video porno “Luna Maya”

Posted on Updated on

Heboh Skandal Video Porno Luna Maya | pornografi | selebritis | gosip artis | dosa zina | dosa menuduh zina | hukum negara | hukum agama | islam | Luna Maya & Ariel Peterpan

Siapakah yang bersalah dalam kasus video porno yang pemerannya mirip Luna Maya dan Ariel Peterpan? Apakah Luna Maya dan Ariel Peterpan bersalah? Ataukah yang bersalah adalah pihak lain yang mengail di air keruh?

Baca entri selengkapnya »

12 alasan mengapa bercinta sebelum menikah

Posted on Updated on

Perhatian! Yang dimaksud dengan “bercinta” di sini bukanlah berhubungan seksual, melainkan membina hubungan percintaan.

kebebasan-wanita-jilid-5.jpg

Baca entri selengkapnya »

Kasus akhwat: Ketika idealita terbentur realita

Posted on Updated on

— nara nih nara_ckp@xxx.xx wrote: >

Malam minggu, sepi banget di kos. Sebagian teman nonton konser (yang tentunya gratisan) sebagian lagi asyik mengurung diri di kamar masing-masing. Mau nonton TV, gak ada acara yang bagus. Jadilah menikmati kesendirian di dalam kamar tercinta sambil meneruskan membaca, ditemani alunan lagu-lagu romantis dari radio. Lagi asyik menikmati suasana, tiba-tiba L masuk kamar, tanpa mengeluarkan sepatah katapun langsung ikut rebahan disampingku.

Aku yang tadinya tak begitu menghiraukan kehadirannya karena asyik dengan bacaanku, menjadi terusik mendengar beberapa kali L menghela nafas panjang. Kayaknya lagi ada masalah nih anak. Ku lirik sekilas wajahnya, pandangan matanya menerawang, kebiasaannya klo lagi menimbang-nimbang mau bercerita atau tidak. Dia menghela nafas sekali lagi sebelum akhirnya angkat bicara.

“Mbak….” Hanya itu yang dia ucapkan. Tapi itu sudah cukup menjadi isyarat bahwa aku harus meletakkan bacaanku dan bersiap mendengarkan penuturannya.

Baca entri selengkapnya »