Konsultasi Cinta
—Update 3 Desember 2009:
Layanan Konsultasi Cinta dari M Shodiq Mustika yang tadinya berada di situs ini kini dipindah ke http://ilmucinta.wordpress.com/konsultasi/. Harap maklum.
—Informasi sebelumnya:
Di halaman ini aku mau melayani kemauan pembaca yang hendak berkonsultasi denganku mengenai segala masalah asmara. Bila masalahnya khusus mengenai pacaran, silakan gunakan halaman Konsultasi Pacaran. Namun kalau hendak sekadar “didengarkan” tanpa membutuhkan jawaban, silakan manfaatkan halaman Curhat Asmara atau Curhat Pacaran.
Bila dirimu hendak menanyakan cara pacaran yang islami, silakan simak lebih dulu halaman Panduan Pacaran. Adapun mengenai kesiapan nikah, perhatikan Kriteria Siap Menikah.
Bila memang dibutuhkan, silakanlah siapa yang mau berkonsultasi di sini. Namun kalau dirimu inginkan konsultasi secara pribadi, silakan lewat eMail muhshodiq[at]yahoo[dot]com. Aku akan berusaha menanggapinya sesuai dengan kemampuanku. Silakan!

Saya coba mengomentari Fandi Luv Azka.
Ya tidak mungkin dong. sekali nggak perawan ya tetap nggak perawan terus. Itu tidak bisa dikembalikan ke posisi semula. Kalaupun bisa, pasti rasa kepercayaan diri juga sudah beda–sepertinya sih begitu, soalnya saya perempuan, meski belum menikah dan belum seperti itu.
Biasa lah, lelaki itu suka enaknya sih. Tapi perempuan mesti berpikir panjang untuk menjaga ‘harta karunnya’ ini. Gitu, Mas Fandi.
zely Indahan
11 September 2009
ass pak ustad, saya mohon sekali bantuannya….. karna sampai sekarang saya blm mendapatkan solusi dan jawaban dri bpk…. (ini sudah yg ketiga kalinya saya mengirim dan memohon bantuan tapi blm smpat dibalas oleh bapak), saya tunggu sekali yah pak….makasih sblmnya….
agis
16 September 2009
pertanyaan saudara belum jelas. jadi mohon kirim ulang
asisten
16 Oktober 2009
saya dah punya cowok,,,
tPi sTLh qTa jRaNg kMuNikasi lgi rsa cyg ku ma dy smakin berkurang za,,,,,
trus da 3 cowok yang ska ma saya V sya gk nerima karna saya dah punya cowok,v stlah mrka tau saya dah punya cowok and saya nolak mrka,,, mrka sikapnya zdi pda beda sama saya zd jutek,, combong gk seperti biasanya,,, and cowok saya tidak tau kalo ada 3 cowok yang suka sama saya,,, zdi sikap saya harus gmn biar cow yg suka sama saya sikapnya zdi tidak brubah??
finka nentyana
16 Oktober 2009
aku suka sama cewek, kita uda lama kenal…
Hubungan kita sangat akrab…
Waktu pertama aku jalan sama dia, semua lancar2 ja, aku juga pernah bilang kalo aku sayang ma dia, dan aku pernah nembak dia, tapiu dia belum kasih jawaban ..
Tetapi setelah aku nembak dia, hubungan kita berbeda, kita seperti orang yang sudah pacaran ..
Ya begitulah,,,
Tapi, semakin hari sikap dia ke aku berubah total,,
Seolah2 dia ga suka aku ganggu, setiap aku sms blas na ya gitu2 ja, ga kaya dulu..
Dulu kalau aku telpon dia seneng banget, tapi sekarang ud beda…
Tolong kasih jalan untuk aku, aku sayang banget ma dia,,
Jjur, pernah kepikiran untuk lupain dia, tapi ga penah bisa.. Dia selalu ada di pikiran ku …
Tolong ya, kasih aku jalan terbaik untuk aku dan dia …
jovan pratama
16 September 2009
kamu txain donk ama dy,np skapx brbh ke kmu,,tp srn aku mndng kmu lpain aja,lgian klau klian mank jdoh,dy psti ttp jdi mlik km
eca
15 Oktober 2009
udah dijawab
ahmad/asisten
16 Oktober 2009
wassalam wrwb.
Ada banyak hal yang belum kita perhatikan dalam mengungkapkan perasaan kita kepada lain jenis. sehingga bisa berakibat kefatalan terhadap harapan kita.
waktu, saat yang tepat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan apa yang akan kita lakukan dan harapkan. artinya sudah tepatkah waktu yang kita ambil untuk mengungkapkan perasaan kita tersebut.
methode, cara dan strategi kita dalam mengungkapkan juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan. Adakalanya cara yang kita gunakan terlalu muluk-muluk atau terlalu lemah sehingga terasa kurang berbisa.
Bahasa, kalimat dan kata-kata yang kita gunakan bisa saja adalah bumerang atau bisa juga madu buat pasangan kita. bahasa juga sangat perperan, banyak yang pintar mengolah bahasa tetapi kurang bisa menggunakannya. untuk lebih lanjut caranya bisa ditanyakan lagi
ahmad/asisten
16 Oktober 2009
yang sabar aja,trus kejar dia jangan menyerah.
elan setiawan
28 November 2009
aku heran aku ne suka dengan sesama jenis
kira-kira pa ya obatnya ??????
adi irawan
21 September 2009
Nah itu dia penyakit, kalau bisa cari yang normal aja soalnya hal itu diluar normal yang bisa berakibat fatal terhadap psikologis dan keyakinan anda. obatnya :
Kenapa anda suka sesama jenis?
Apakah kaum nabi luth/Daud disiksa bukan karena demikian?
Coba tanyakan, apa manfaat yang dapat anda rasakan?
Apakah anda merasakan kenikamtan atau penyesalan?
Allah menjadikan lain jenis buat kita karena Allah sayang kepada kita
Mengapa kasih-Nya kita bung2?
Lebih lanjut tanyakan lagi
ahmad/asisten
16 Oktober 2009
ass…. Pak ustad saya ingin curhat sekaligus minta nasehat….
Dari awal memang saya yang salah…..
Saya wanita 24 tahun saya menikah dengan suami saya yang sudah pernah menikah…
Mulanya saya berpacaran sebut saja ryan, saya berpacaran dengan ryan yang mengaku masih bujangan… Masa2 yg saya lewati sangat indah hingga suatu saat saya curiga dengan statusnya singkat cerita saya mengetahui bahwa dia sudah menikah dan punya anak 2 dengan bercucuran air mata dia meminta saya jangan meninggalkannya karna dia sangat mencintai saya dan dia sedang dalam p?roses cerai dengan istrinya. Akhirnya hubungan saya dengan dia lanjut, hingga suatu hari saya dikenalkan dengan ibunya, akhirnya ibunya meminta saya segera menikah dengan anknya,tapi orang tua saya tidak diberitahu kami menikah siri. Setelah menikah saya baru tahu bahwa suami saya belum bercerai… Setelah menikah dengan saya baru dia mengurus cerainya. Singkat cerita saya telah melahirkan anak hingga sekarang usianya sudah 3 tahun dan suami saya sudah resmi cerai, kedua anak suami saya tinggal diluar kota bersama ibunya, mereka saya ajak tinggal bersama tidak mau… Semula semua baik2 saja tapi satu tahun belakangn ini saya merasa betul2 tertekan saya merasa dipojokkan dan dituduh yg tidak2 oleh mertua dan adik2 ipar, ada masalah pasti saya yg dituduh jadi penyebabnya. Contoh kecil saja, suami memberi sadakoh ke pembantu mertu saya pas dihari lebaran, tanggapan mertu saya bahwa saya ingin menjauhkan suami saya dari adek2nya dikarenakan saya ngasi uang kepembantunya tapi keadek2 tidak, padahal suami saya sendiri yang memberikan uang itu. Dan adek2 ipar saya suka panas2in saya dengan memasang foto suami saya dengan mantan istrinya di facebook dan saya sengaja di tag, dan mereka ngomong yg mojokin saya disitu. Anak2 suami say juga suka mojokin saya, didepan say manis banget dibelakang saya nusuk. Ustad saya mohon nasehatnya apakah sehat apabila rumah tangga ini saya lanjutkan? Disatu sisi suami saya tidak mau berpisah tapi disisi lain saya betul2 tersiksa dengan tekanan2 ini. Saya sudah pindah jauh tapi tetap saja mereka ingin mengusik ketenangan rumah tangga saya. Saya juga ingin tahu apakah saya kurang dengan menjatah anak2 suami saya dengan 20% lebih dari gaji suami? Sampai saya dibilang tidak adil terhadap mereka, padahal kalo ada rejeki sedikit pasti kita bagi, mereka minta komputer segala macam kita kasi . Ustad jujur saya belum tahu benar masalah agama islam, karana saya masuk islam ketika saya menikah. Saya benar2 bingung apakah saya melanjutkan pernikahan ini apa tidak. Saya betul2 butuh nasehat dan masukan……….. Sebelumnya saya pernah punya pembimbing rohani waktu masih kristen(dari kecil jiwa saya rapuh karana masalah orang tua) tapi setelah masuk islam saya tidak memilikinya lagi saya benar2 rapuh dengan tekana2 ini. kalo memang dulu mertu saya tidak suka dengan saya kenapa dia menyuruh saya menikahin anaknya? Saya bingung banget ustad…. Saya butuh masukan…. Trimakasih
wanita
30 September 2009
Selamat mbak semoga anda mendapat cinta Allah dunia dan akhirat amin.
Saya turut berdoa semoga Allah juga menjadikan ketenangan di hati anda selalu. Apa yang anda rasakan adalah ujian yang diberikan-Nya sebagai langkah awal untuk melalui kehidupan yang dijanjikan. cobalah berpikir sejenak, adakah sesuatu yang hilang dalam diri kita ketika ada yang benci dengan kita?
Biarkan mereka membenci anda asal anda tetap menjadi yang terbaik buat mereka. Allah yang akan memberikan penilaian kepada anda, hati anda dan setiap jerit kecil yang anda rasakan. ingatlah kalau Allah akan senantiasa menguji hamba yang semakin dekat dngan-Nya.
Jangan pernah menyerah dengan keadan yang anda alami. berjuanglah terus, kuatkan hati, mantapkan jiwa anda. katakan kepada diri anda sndiri,”Aku harus kuat, aku harus mampu aku harus tabah, aku pasti bisa melawan bisikan syetan dalam diri ini. ayo bangkit jangan menyerah, kau pasti menang.”
Katakan berulang kali kepada anda sendiri sampai ada ketenangan, saya siap membantu anda.
Kalau anda mengakhiri perjalanan hidup anda bersama suami anda, maka anda telah menyerah dan tidak ada yang bisa menjamin kalau yang akan datang akan lebih baik buat anda kalau saja anda menyerah.
Saran saya, lanjutkan perjuangan bersama keuarga anda. Ingatlah, dalam ajaran kita, semua yang ada disekeliling kita bisa menjadi musuh (suami, anak, orangua, tetangga dan lainnya) tetap berusahalah menjadi penolong buat mereka, maka anda akan mampu merubah mereka dengan kekuatan hati yang anda miliki.
selamat berjuang, yakinlah kalau yang paling kita butuhkan adalah Allah dan tidak bisa ditukar dengan kebencian mereka kepada anda.
ahmad/asisten
16 Oktober 2009
Assalamu’alaikum wr wb. Apa kabarnya Ustad???
saya mau tanya…tolong berikan saya masukan bagaimana saya menyikapinya!!! jika saat ini saya lagi dekat dengan mantan pacar teman dekat saya dan kelihatanya hubungan ini semakin subur saja. saya takut salah langkah yang akhirnya bisa menyakiti teman saya.
terima kasih…..
novem
9 Oktober 2009
Wassalamualaikum………..
Alhamdulullah dalam lindunagan Allah.
Cobalah tanyakan kepada teman anda tentang hubungan yang dia bina dengan mantan pacarnya?
apakah baik, biasa-biasa saja atau tidak baik?
Kalau tidak baik maka anda harus berusaha menjadi jalan tengan diantara mereka untuk mmperbaiki hubungan mereka berdua (bukan untuk dijadikan pacar lagi) untuk hubungan sesama muslim/h. baru setelah mereka baikan dalam hubungan sebagai teman, anda tanyakan kepada teman anda sendiri dan minta pendapatnya bagaimana kalau anda berhubungan dengan mantannya. kalau dia menjawab dengan irama negatif walau meng-ya-kan, maka anda harus pandai menyembunyikan hubungan anda untuk sementara.
Tetapi kalau 100% mwndukung, maka tidak ada masalah karena anda sudah memberitahukan sebelumnya.
mintalah kepada mantannya untuk menjalin ukhwah islamiyah dengan teman anda tersebut
ahmad/asisten
16 Oktober 2009
aku ingin jalani hubungan yang serius
bunga
12 Oktober 2009
coba kalau bisa anda hadir di pesantren cinta, insya Allah akan ketemu dengan tipe-tipe yang anda suka, untuk sementara, kami mengadakan ini satu bulan sekali . lamanya sabtu dan minggu sore pulang. tentang acara ini kalau anda belum jelas bsa ditanyakan.
kita dibimbing oleh para tokoh yang berpengalaman
ahmad/asisten
16 Oktober 2009
Assalamualaikum wr wb
Ustadh,
Pesantren cinta adanya dimana?
kemudian diadakan setiap tanggal brp(Di awal/akhir bln)?
Kegiatannya apa saja?
Syukron
Wassalamu’alaikum wr wb
Sriyanti
29 Oktober 2009
ass. pak saya mau bertanya , saya sangat sulit mendapatkan wanita pujaan hati aku yang bernama yuni nurbaety, jadi solusinya gimana pak apakah saya harus diam saja sedangkan saya sangat mencintainya.
ilham sani
13 Oktober 2009
silahkan perhatikan :
Methode penyampaian apakah sudah benar?
Waktu yang anda gunakan apakah sudah tepat?
Bahasa yang anda pakai apa memiliki jiwa yang datang dari jiwa anda sendiri?
silahkan dipikirkan ketiga aspek tersebut dulu, nanti baru kita tahu alasannya
ahmad/asisten
16 Oktober 2009
dah tinggalin aja,masih banyak cewek
elan setiawan
28 November 2009
pak, saya bingung. antara cinta dan harga diri.
calon istri saya mengaku sudah tidak perawan lagi. dia melakuaknnya dengan pacarnya terdahulu. 3 x dalam keadaan tak sadar katanya. saya sendir sulit mengukur kebohongannya,. apakah yang harus saya perbuat, padahal dia sudah berjanji untuk setia, menjadi istri yang baik dan islami.
mohon bantuan dan saran bapak sodik,
thanks
mase
13 Oktober 2009
Kalau anda mampu menjdikan dia berubah untuk menjadi orang tobat dan tidak akan mengulangi lagi, alangkah mulianya hati anda. pikirkan dulu sebelum melangkah memutuskan atau melanjutkan. pernikahan hal yang sakral, yang pelaksanaanya bukan maian-main. dunia akhirat. saran saya, tenangkan pikiran anda, musyawarahkan dengan calon istri kemudian putuskan bersama yang tidak memberratkan satu pihak. berpikirlah, kenapa ini terjadi kepada saya?apakah balasan dari Allah, ujian atau yang lainnya.
ahmad/asisten
16 Oktober 2009
lstri kurang ajar itu mah…
elan setiawan
28 November 2009
assalamu’alaikum akh,
tia
15 Oktober 2009
wass…..knalan dunk…
dik
23 Oktober 2009
wassalam wrwb
ahmad/asisten
16 Oktober 2009
minta sarannya ustads, begini temen saya cerita katanya di punya pacar yg sangat mencintainya, dan begitu juga sebaliknya, tp cowoknya itu dah punya istri dan anak, dia tahu soal itu tp ttp aja menjalin hubungan, krn cintanya cowok ini mau cerai’in istrinya demi dia, tp cwe’ ini mrs b’salah dan tdk ingin menghancurkan RT laki” ini. temen sy ini ga tahu gimn jln keluar yg baik, krn dia jg cinta bgt sm cowok ini. sempat diajak pergi jauh sm cowoknya, tp ceweknya msh pikir2. gimn dong solusinya? makasih….
Neyla
16 Oktober 2009
Cinta adalah anugrah dari Allah dan termasuk sesuatu yang sakral.
Karena cinta adalah sesuatu yang suci maka alangkah baiknya kalau
cinta itu ditempatkan pada hal-hal yang suci dan untuk yang suci.
Berhubungan dengan masalah teman sampean, berpikirlah sebelum terlanjur. saya hanya akan memberikan gambaran saja.
Banyak masalah yang serupa dengan masalah yang teman mbak alami dan berakhir dengan penyesalan.
JaDI berpikirlah dengan arif dan bijk dengan keptusan yang akan diambil
Berani mengambil keputusan maka sama halnya dengan berani mengambil resiko. Baik negatif atau positif. Kalau teman mbak menjadi istri yang laki-laki bagaimanakah perasaanya? Memang islam tidak melarang kalau betul cara dan jalannya tetapo kalau sampai menjadikan suami istri bercerai, lebih baik berpikir dua kali.
Belajarlah untuk menyelami perasaaan orang lain agar tidak termakan umpan balik dari kota sendiri
Ahmad
18 Oktober 2009
aq n sahabat q mencintai co yg sma. aq dy ga mau nglpasin tu co. al nya aq brpkir , aq bklan bisa nglpsin tu co. tp trnyta,,, ga bisa sma skali. aq , shbt q n tu co , dah lama shbtn . jd hrz pntar2 mlih shbtn to pcaran………………….
%lisa_c4eM%
lisa cintya
16 Oktober 2009
mending satu nya sama saya aja …
saya baek koq pengertian tidak makan sabun ,,,tapi itu klu tidur sering ngorok
wakakakakakakakakakakakakakaka
sory bercanda …
jodoh itu ditangan tuhan …
tapi sahabat mu di taNgan nenek mu
ehhh…. sory becanda lagi ….
gini mba bagusan suit sama sahabat nya
ehhh sory neh keyboard ga berhenti bercanda …
peace …
Akbar
19 Oktober 2009
milih sahabatt..
karna milih shabat itu sulitt..
blum tentu shbat kta yg bru bnar2 bsa memahami kata…
y kann??
tpi klow pcarr
mudah u/ mcarinya
hafsah rahadiann..
28 Oktober 2009
@ lisa
Biarkan si cowok itu sendiri yang memilih.
M Shodiq Mustika
28 Oktober 2009
bpk yg terhormat bila saya hendak berkonsultasi lsg bertemu dgn bpk bsa ??? saya ada masalah yg sangat tidak bsa saya ceritakan di forum ini…mohon sekiranya konfirmasi dan saya bertempat tinggal di jkt…terima kasih
denny
17 Oktober 2009
Bisa atau langsung datang ke acara pesantren cinta tanggal 24-25 insya Allah harap konfirmasi kalau ingin hadir
Ahmad
18 Oktober 2009
asslm… mau ikut cerita dong…
aku punya temen sd yang sudah lama punya rasa sama saya. tapi kita ketemu lagi setelah 10 tahun waktu reuni sd. dan kita merasa dekat dan nyaman setelah melakukan iktikaf. dia menilai saya dri hal iktikaf itu.. mulai itu saya smsan terus dari sahur sampai sahur lagi. kadang kalo tidak dibals, saya atau dia emosi.
akhirnya dia memberikan untuk meminta ijin untuk mendekati saya dan saya mengiyakan karena ia berniat baik. kita dekat hanya 1 mingguan..selama kita dekat porsi dia lebih banyak dalam ngobrol, dan ketika saya berbicara saya kurang diperhatikan.sebetulnya dalam masa seperti itu bukannya kita saling memahami??
stelah itu dia kuanggap menghilang ato diam kalo kata dia.. dan seminggu kemudian dia datang dan mengatakan hal yang diluar dugaan..
katanya kita bagai magnet yang bertolak belakang, gak bisa menyatu.. dan saya juga tidak sempat berbicara bagaimana perasaan saya. saya bingung.. mengapa dia sangat keras kepala, itu menurut saya.. dia yang memulai , dia juga yang mengakhirinya…
apakah sebaiknya saya melupakan dia saja??
trimakasih
dee
18 Oktober 2009
sekarang saya pacaran bisa dibilang tiap hari kita komunikasi perhatian saya tertuju ma dia ampe ma temen atau sobat sendiri aku lupakan, gmn baiknya sikap saya menghadapi seperti ini.
rizki
19 Oktober 2009
Ass, mungkin Alloh menjagamu dengan tidak dekat dulu dengan perempuan… nikmati dan tetap bersyukur atas apa saja yang sekarang sudah ada…tep istiqomah untuk tetap jadi ikhwan yang baik dan sholeh ya… Sesungguhnya Alloh telah mempersiapkan jodoh terbaik untukmu..wallohualam…
Criminal Records
20 Oktober 2009
assalamulaikum wr.wb
pak ustad,tlglah sy yg lg bingung ini.sy mempunyai pacar kami berhubungan sktr 1th dan dia tlh mengakhiri hub ini dgn alsn tdk bs melpkn mantan pcrnya.awlnya sy berusaha menerima dgn ikhlas sgl keptsnnya,tp dia kdg2 msh menhubngi sy wl hnya sms menanyakn kbr sy.skpnya itu membuat sy semakin sulit utk melupakannya,sy ingin membencinya tp sy tdk bs krn sy sgt menyayanginya.dlm stp do’a2 sy sllu berhrp bs kembali lg bersamanya.krn sy sdh berusaha melupakannya dgn berbagai cara ttp sj sy blm bs.pak ustad apa sy msh bs diberi kesempatan utk bersatu dgnnya lg?sy letih utk mengenal laki2 lain selain dia,skr usia sy sdh 31th dan sy ingin segera menikah.tlglah sy pak,bgm caranya agr dia bs kembali lg dgn sy? sy mohon jawabannya
wassalamu’alaikum wr.wb
yani
22 Oktober 2009
kang…
ahir2 ini sya mempunyai masalahh..
sya memp. masalah dgn seseorangg..
dia adl mantan sya yg smpe skrg sya dan dia msh slg menyayangi satu sma lainn.. hub saya berahir karna ada seorang wanita yg bernama LN(inisial) selalu mengusik hub kami.. LN menyukai org yang sya syangii.. LN sangat senang mengadu domba dan sok bermesra-mesraan dgn pacar sya wlopun pcar sya tdk pnh terpikat oleh LN.. sya bnr2 tdk than lgi hub.sya di ganggu terus sma LN,, hingga akhirnya hub kami berahirr..
lama kelamaan hub. kami mjadi sperti adik-kk.. smpai kta memutuskan u berhub. sebatas adik-kk
karna sya sdh menganggap dia menjadi kk sya.. syapun rela klw dia pnya pcar lg.. terkecuali LN..
hingga suatu saat dia memp. pcar lgi spya dpt melupakan sya.. sya hrus memenuhi janji sya spya ikhlass.. tpi smakin sya mcoba u/ ikhlas .. perasaan sya smakin sakitt.. smakin perihh.. sya sdh byk melampiaskan perasaan sya thd sst yg lbh bermanfaat.. tpi bkanya dpat melupakanya.. ingatan sya thdpnya mkin jelass..
sya ign btanyaa..
bgaimana sya hrus menanggapinya??
apa yg hrus sya lakukann???
sblumnya trimaksiihh
sya tunggu jwbannya..
hafsah rahadiann..
28 Oktober 2009
cinta sejati ntuu seperti apa???
ayoe
31 Oktober 2009
apakah wajar klau kita butuh seseorang yang sayang sama kita,trus apakah itu tdk melanggar syariat islam????
terima kasih…
sutiono bahar
1 November 2009
assalamualaikum wr.wb.
Saya telah membaca buku bapak “istikharah cinta”. Buku yang sangat menginspirasi dan memberikan saya pemahaman baru tentang dunia percintaan islami. Alhamdulillah…
Tujuan saya disini adalah untuk meminta saran dari Bapak untuk masalah saya, sekiranya Bapak bersedia meluangkan waktu untuk memberikan solusi.
Umur saya 25 dan masih berstatus mahasiswa dan tinggal sementara di Jakarta. Setahun yg lalu, tanpa sengaja saya berkenalan dg seorang pria yg usianya terpaut 5 thn lbh tua. Kami berkenalan di suatu situs jejaring sosial. Dia mengirim mesej kpd saya krn dia membaca profil saya yg disitu tertera info bhw saya tnyta satu kampung halaman dengan dia.
Perkenalan kami berlanjut sampai akhirnya kami bertemu di kmpg halaman kami, kota X. Orang tua saya dan nenek dia sama2 tinggal di kota X. Sementara dia msh tinggal dg ortunya di Jakarta.
Setelah pertemuan pertama itu, hati saya langsung terpikat. Waktu pertama bertemu dngan dia, saya baru benar2 putus dg pacar saya sebelumnya. Hubungan kami terus berlanjut melalui sms dan telpon. Waktu berlalu dan akhirnya setelah makin mengenal dia, saya merasa dia adalah pribadi yg saya inginkan sbg pendamping hidup. Dia dapat menjadi imam saya dg kualitas keagamaannya dan dia benar2 bs menghibur saya dikala saya sedang down.
Saat dia mendekati saya, ada beberapa pria juga yg mendekati saya. Tapi, hanya dia saja yg perlakuan dan sifatnya “sreg” dg hati saya.
Dia sudah beberapa kali menyatakan perasaannya kepada saya. Tapi hanya menyatakan saja, tidak pernah meminta saya untuk jadi pendampingnya. Saya tahu dengan umurnya yg sudah matang itu, pstnya dia sdg mencari istri. Dan karena itu saya juga tahu, pstnya bukan saya saja yg sdg dia dekati.
Tapi ada sedikit masalah. Orang tua saya memiliki kriteria khusus dalam memilih pendamping buat anak2nya. Selain dia harus seiman dan baik bibit bebet bobotnya, dia juga harus mapan.
Dan itulah yang menjadi ganjalan saya. Walaupun saya tak tahu apa pangkat, jabatan, ataupun gajinya, saya merasa dari apa yg telah saya perhatikan dr dirinya, dia belum memenuhi kriteria mapan itu. Terutama kriteria mapan yg disyaratkan org tua saya.
Karena itulah, selama proses PDKT, sikap saya sangat pasif, bs dibilang jual mahal.Saya tak pernah menghubungi duluan dan tak mau kalau diajak bertemu lagi. Kalau ada yang bertanya bagaimana perasaan saya, saya akan menjawab dg sangat yakin, bahwa saya mencintainya. Tapi, hati dan otak saya tidak berkompromi. Setiap kali dia menghubungi, hati saya begitu bahagianya, tp otak saya seperti mengingatkan bahwa apa yg sdg saya jalani akan sia2, karena ortu saya psti tdk akan menyetujui.
Suatu ketika karena menyadari keadaan yg semakin dilema itu, saya pernah berusaha untuk menjauhkan dia dari hidup saya. Saya bersikap judes dan marah2. Smsnya satupun tak ada yg saya balas, telponnya saya rijek semua. Saya melakukan itu semua dg menangis pedih. Saya berusaha mengikhlaskan dia untuk memilih yg lain. Tapi ternyata sikap antipati saya itu justru membuat dia akhirnya mendatangi tempat tinggal saya karena dia mengira saya marah kepadanya.
Setelah berbulan2 tidak bertemu, pertemuan kedua kalinya itu membuat perasaan bahagia saya benar2 tak bs dilukiskan. Tapi saya berusaha konsisten. Saya berusaha tetap bersikap antipati, walaupun dalam hati saya benar2 merasa bersalah karena terkesan tak menghargai usaha dia.
Selama bulan2 berikutnya, sikap saya tak berubah. Saya tetap berusaha menutupi perasaan saya yg sebenarnya. Selain karena alasan restu ortu, saya juga ingin menguji seberapa kuatnya keinginan dia untuk memiliki saya. Sampai suatu ketika, dia bertanya kenapa saya begitu pasif dan tak pernah memulai komunikasi duluan. Dia bilang bagaimana dia bisa tau kalau saya adalah yang dia cari kalau sikap saya begitu pasif seperti selama ini. Saya hanya menjawab bahwa kalau begitu mungkin saya bukan lah orang dia cari. Tapi dia tetap kokoh dg pertanyaannya, dan dia malah bilang “it takes two to tango”, bahwa dalam suatu hubungan butuh aksi dan reaksi dari kedua belah pihak.
Dia bilang dia begitu bingung dg sikap saya. Dia tidak tahu bagaimana harus menghadapi saya. Dia srg bertanya apakah dia adalah pria yg disetujui org tua saya. Dia juga bertanya bagaimana kriteria pria yg direstui ortu saya. Tapi saya tak pernah memberi jawaban pasti. Tidak mungkin kan kalau saya bilang jodoh yg ortu saya inginkan bg anak2nya adalah yg berkarier mapan dan berdompet tebal dg kata lain KAYA.
Waktu berlalu dan akhirnya karena saya lebih memihak hati drpd otak, saya mulai membuka hati sedikit demi sedikit sambil berharap kalau saya akhirnya benar2 jadi dengan dia, mungkin akan ada celah supaya ortu saya bisa sreg.
Karena itu suatu ketika, saya pun akhirnya mau diajak pergi dengannya. Dia menjemput saya di rumah kost dg mobil ortunya.Ini adalah pertemuan ketiga.Saya masih ingat tanggal dan harinya. Bahkan saya masih ingat tanggal dan hari pertemuan pertama dan kedua. Semua itu karena dia benar2 berkesan untuk saya.
Saya mengajak dia ke suatu mal yg biasa saya kunjungi. Mal yg cukup mewah, yg ironisnya blm pnh dia datangi, krn bgitu jauhnya dr tempat tinggalnya. Acara kami hari itu adalah makan dan nonton. Saya tau persis berapa total jumlah uang yg dia habiskan untuk dua hal itu. Saya merasa tak enak. Biasanya saya tak pernah peduli dg berapa banyak uang yg dikeluarkan oleh teman2 pria spesial saya untuk mengajak saya kencan. Tapi pertama kalinya malam itu saya bgtu mrasa bersalah.
Selama kita pergi itu, kata2 yg kluar dr mulutnya slalu cerita yg (terlihat) berusaha merendah diri. Seperti dia tahu bahwa saya sdg mengurus visa untuk keberangkatan saya ke luar negeri, dan malam itu dia bertanya kapan saya berangkat, dia juga menmbahkan bahwa jgnkan bs ke luar negeri, paspor saja dia bahkan blm pnya. Dia juga bercerita kenapa dia tak suka pakai dompet karena merepotkan dan tak ada banyak uang untuk diisikan ke dalamnya. Entah kenapa mungkin kalau pria lain yg brkata spt itu, pst saya akan merasa “ilfil”, hilang perasaan saya, tp hanya dg dia saya malah menganggap itu hal yg lucu dan antik.
Malam itu dia mengantar saya pulang dan mengucapkan terima kasih karena sudah mau pergi dg dia. Malam yg indah krna kami banyak bercerita dan bercanda. Dia baru sampai rumah 2 jam lebih kemudian karena kemacetan. Saya pun makin merasa bersalah.
Dan ternyata, malam itu adalah (mungkin) malam terakhir kami bertemu. Karena esoknya dia tak ada kabar sama sekali, dan ketika saya sms, responnya bgtu antipati dan cuek. Sikapnya tb2 brubah dalam semalam. Saya begitu shock dg sikapnya. Selama berhari2 saya tak berhenti menangis, saya baru merasakan betapa pedihnya kehilangan dia. Saya tahu mungkin malam itu dia akhirnya menilai dan memutuskan bahwa saya bukanlah orang yg dia cari sbg pendamping hidup. Tapi, yg lebih menyakitkan bagi saya bahwa dia bahkan tak mau menghubungi saya lg sebagai seorang teman. Dia benar2 memutuskan komunikasi. Dia hanya menyambung komunikasi lg saat halal bihalal lebaran dg sms.
Sudah hampir 5 bulan berlalu sejak pertemuan terakhir kami, tp sampai sekarang perasaan saya belum berubah kepada dia. Saya masih berharap kalau dia benar2 jodoh saya, karena saya merasa dg dialah, saya merasa paling cocok. Saya tau bahwa tak ada gunanya lagi mengharapkan dia, krna jelas2 dia kini sudah melepaskan saya. Dan mungkin inilah pertanda dari Allah bahwa dia bukan jodoh saya saat ini. Tapi, saya hanya ingin menanyakan alasan kenapa dia melepaskan saya dan bahkan tidak berniat menganggap saya sekedar teman saja. Saya merasa tak ada kata2 atau perbuatan saya malam itu yg menyakiti perasaan dia.
Saya terus berdoa kepada Allah SWT supaya memberikan saya kesempatan untuk bertemu dia sekali lagi.
Karena itu, jika Bapak berkenan memberikan solusi. Apakah yg harus saya lakukan? Benar2 melupakan dia atau berusaha mencari cara untuk bs bertemu dan menjalin silaturahmi walopun hanya sebatas teman?
Terima kasih sebelumnya.
Wassalamualaikum wr. wb.
gadis
9 November 2009
aq ingin minta saran…
waktu itu 1.5th saya berpacaran dg “VR” keluarga saya tidak menyetujui nya.Trus Tante ku mau ngenalin aq ke seseorang yang berinisaial “DN”, dia bekerja di salah satu bank swasta di kota ku.
Tetapi sebelum sempat berkenalan dan bertemu, Om ku tidak memperbolehkan aq dekat dengen “DN”. Om ku bilang kalo “DN” playboy.
Yaudah saat itu aq gag mempedulikan tawaran tante dan omongan Om ku.
Karna aq masih berpacaran ma “VR”.
nah…
setelah berjalan 1th..aq sempat ke bank dimana “DN” bekerja, aq lagi mau bayar uang kuliah.
disitu aq dan “DN” sempat saling menatap sesaat.
tapi setelah semua itu aq acuh kan lagi.
aq anggap itu biasa.
Pada bulan agustus lalu,tepat nya bulan puasa.
aq ketemu “DN” lagi di depan indomart,”DN” lagi mau pergi naeg mobil.
kami sempat bertatap sesaat.
yasudah…
aq tak memikirkan itu lagi..
Diawal october ini, secara gag sengaja aq terlintas di pikiran,aku pengen nge add FB nya “DN”.
aq search nama dia. Dan akhirnya aku temukan itu.
Setelah dia confirm.
Dia mulai ngechat aq…bertanya ya selayak nya orang kenalan.
dan dia juga menanyakan apa aq bener saudaranya “PPT” .
dia tau aq saudaranya karna di info FB ku tercantum nama Omku.
aq berlagak cuek sekali sama “DN” saat chat. Dia mencoba terus mengetahui ttg aq.
dan aq juga gag pernah mau tau ttg no telp dia.
selama 1 mingguan kita chat, dia mulai berani minta no hp ku..
yaudah aq kasih tanpa aq harus meminta balik no hp “DN”.
aq lakukan seperti itu biar dia yang memulai menghubungi aq.
setelah seminggu kita berkomunikasi lewat HP itu pun sms
kita bertemu…
dia menemuiku di Jogja.
kami jalan bareng selama 2 hari.
setelah itu dia selalu nunjukin care nya ke aq….
dengan ngingetin sholat dll..
dan aku juga membalas care nya dia,
2 minggu berikut nya aq bertemu dia lagi..
kita juga jalan 2hari…
dia nunjukin seneng saat jalan sama aq..
tapi aq masih ngrasa ragu…
dia juga selalu bilang kangen ma aq,,,
tapi aq gag pernah membalas dg “aq kangen juga”
sampai dia bilang kenapa kau gag pernah bilanga kangen.
setelah itu
dalam 3 minggu ini kita belum ketemu sama sekali…
tapi komunikasi sms selalu jalan.
hal apapun yang dia lakukan dia bilang ma aq.
aq bingung antara harus percaya atau enggak ma dia.
karna aq juga lum kenal lebih jauh ma dia.
sampai sekarang pun dia belum pernah Telp aq…
semua itu bikin aku ragu.
aq harus gimana dg semua ni ??
gag mungkin juga aq minta kejelasan ttg hub ini…
karna kita juga baru jalan 1 bulan kenal…
BBX
16 November 2009
BBX…..santai aja ga usah trlalu dipikirin…..sm kan ada yang mengatur…. adalah Dia Sang Pencipta. kl dia yg terbaik buat U… psti ada aja jalannya…. percaya ga prcaya kl rencana Allah itu indah….so….. lbh baik berkarya apa yg bs bermanfaat bg org banyak….Ok! tetap ceria n semangat…….!
abi saputra
16 November 2009
Aslmk. sy seorang gadis 34
linda
21 November 2009
Aslmk. Sy seorang gadis 34 thn. memliki pekerjaan yang bagus, tp kenapa jodoh saya belum ada? kadang saya sedih dan merasa pasrah, dan juga saya sudah ingin sekali memiliki suami, tp saya tidak pernah bisa menyesuaikan diri dengan lawan jenis. minder dan malu yang ada. Saya berjilbab, agak gemuk
linda
21 November 2009
Assalamualaikum. wr.wb..
Saya seorang gadis berusia 29 th. Memiliki pekerjaan yang bagus. 4 tahun yang lalu saya dekat dengan seorang pria sebut saja CP,yang usia ny 46 th. Saya dan CP berencana menikah, tapi ibu saya meminta uang seserahan melebihi dari yang CP akan kasih.. Ibu saya tidak setuju saya menikah dengan CP jika persyaratan ny tidak di penuhi.
Akhirnya CP mundur, karena menganggap ibu saya matrealistis..
Tapi saya dan CP masih berhubungan di belakang ibu saya (backstreet).
Oleh tante dan om, saya sering dikenalkan pada beberapa pria, tapi karena hati saya masih mencintai CP,jd sering gagal.
Saya jg pernah berkenalan dengan pria lain namanya DK tapi selalu saja gagal karena ibu saya, yg meminta mobil DK diganti dengan yang lebih besar.. Alasan ny supaya jika nanti nikah smua keluarganya bisa ikut.
Akhirnya DK juga mundur, dan dia juga sempet bilang kalo ibu saya sikap ny masih kaya gitu ga bakalan ada pria yg mau sama saya.
Setelah DK, saya balik lagi sama CP. Tapi karena orangtua CP juga sudah tersinggung dengan sikap ibu saya, maka CP di jodohkan dengan wanita lain. Dan mereka menikah.
Tapi hati saya tidak ikhlas melihat CP bersanding dengan wanita lain.
Saya mohon doa dan dzikir agar saya iklas melepas CP menikah dengan wanita lain..
Saya juga minta petunjuk, agar segera diberi jodoh sama ALLAH. karena usia saya yang hampir kepala 3..
terima kasih atas perhatiannya..
Wassalamualaikum Wr. Wb
putri
24 November 2009
Assalamu’alaikum
Ustadz, saya hendak meminta nasihat dan siraman qalbu dari Ustadz bagi masalah yang saya hadapi saat ini.
Saya seorang ibu rumah tangga biasa,umur saya 25 tahun dan suami saya 27 tahun.Saya menikah 7 tahun lalu,dan sudah dikaruniai 1 orang putra.
Suami saya wataknya keras,menang sendiri dan dominan.Dia selalu bertentangan pendapat dengan saya.Sehingga terjadi KDRT di keluarga saya dan itu dulu 5thn yang lalu.Dia berhenti melakukan KDRT karena saya ingin bercerai dengannya dan kami berpisah selama 1minggu. Tapi dia datang dengan mertua saya mengajak ingin kembali dengan saya.Keluarga saya setuju dengan ajakan suami tapi dengan syarat suami mau menandatangani perjanjian bermaterai, yang menyebutkan bahwa jika dia mengulang KDRT lagi dia sanggup dihukum sesuai tuntutan yang saya ajukan dan tak akan mengulang perbuatannya lagi.
Berangsur-angsur perilaku suami saya mulai menunjukkan sikap positif sampai sekarang.Permasalahannya,saya tetap merasa bahwa watak keras,cemburu dan dominan masih ada pada suami.Selama ini saya hanya mencoba mengalah dan diam agar tidak terjadi keributan lagi dan demi anak saya.Dia sering tidak menghargai saya sebagai seorang ibu di depan anak saya.Hal itu membuat saya terluka dan dia tidak mau tahu.Saya tahu, tidak semudah itu mengubah watak seseorang perlu pengorbanan dan kesabaran. Sampai saat ini saya masih berharap dan berusaha bersabar agar suami menjadi sosok yang saya harapkan.Keluarga kami jauh dari sholat,puasa dan silaturahmi.Dipikiran saya,suami bisa menjadi imam dan contoh yg baik bagi anak saya.Saya sadar,saya tidak boleh terlalu berharap muluk2 pada suami saya,mungkin hanya dengan hidayah-Nya lah mata hati suami saya bisa terbuka dan keluarga saya menjadi keluarga yang Islami (aminn…).Saya sangat mendambakan keluarga yang Islami,teduh damai dan langgeng.Mudah-mudahan Allah SWT mendengar do’a hamba-Mu yang hina ini…
Ustadz,yang saya inginkan ustadz bisa memberi “bahan bakar” pada saya dalam saya mengarungi bahtera rumah tangga ini.Karena akhir2 ini saya merasa agak “down” karena tekanan batin yang saya rasakan.Berilah saya petuah2,nasehat2 dan motivasi agar saya tetap “tegar”.
Sekian saya ucapkan terima kasih atas waktu dan perhatiannya.
Wassalammu’alaikum wr.wb
purdiyah
25 November 2009
Asslmkm,wr,wb….
Ustd / akhi…afwan…mau mnta sarannya nih….
ana dilamar oleh seorang ustd yg sdh hafiz qur’an,tpi ana sdh m’punyai seorang ihkwan yg insyaallah niat walimah taun depan,krna skarang sdang mngumpulkan dana,,
orang tua ana tidak setuju dgn ikhwan pilihan ana,krena itu mreka menjodohkan ustd itu dengan ana…
ana umur 23 thun,ustd dan ikhwan ana itu umur 27 thun,,,
apa yg hrus ana lakukan untuk menyikapi msalah ini,,,insyaallah istikharah dlm beberapa hari ini sdh ana lakukan tpi blm ada petunjuk yg jls,,,sdangkan ana harus memberi jwaban kpada ustd itu besok…mhon segera dijwab,krena ini mendesak,,,
ana tdk ingin menyakiti hati kedua2nya terlebih lgi ikhwan ana….
mhon sarannya akhi…
Nana
26 November 2009
@ukti nana: siapa yg lebih dulu berkhitbah maka dia lah yg lebih dulu dpt jwban. bukankah rasullah saw. melarang berta’aruf pd yg sdng dlm proses khitbah?
sebaiknya jgn terburu2 dlm menjwb krn akan lbh dkt pd keburukan. tp jgn terlalu lama, ntar si dia keburu kabur.
pilihlah yg terbaik yg ukti anggap bisa menjd imam.
smg kalian menjd keluarga yg sakinah ma waddah warohmah
mas jenggot
28 November 2009
buat para pecinta jangan menyerah….oke
elan setiawan
28 November 2009
Assalamualaikum,
Sebenarnya pertanyaan saya tidak ada hubungannya dengan cinta, tapi masi dalam koridor tentang agama. Saya mohon mudah2an mau dijawab karena saya tidak tahu harus bertanya ke siapa lagi. Jadi, saya pernah bersumpah kepada Allah untuk tidak melakukan sesuatu yang boleh dibilang itu dosa, tapi saya menyadari kalau saya tidak sanggup untuk menjalani sumpah tersebut. Yang mau saya tanyakan adalah bagaimana caranya untuk membatalkan sumpah tersebut?, karena saya blum siap untuk menjalani sumpah tersebut dan agar saya tidak menjadi hamba Allah yg selalu mengingkari janjinya. Terima kasih
Wassalam
Yasser
29 November 2009
mana yang hrus didahulukan sahabat atau kakasih.,
sahabatku menyukai orang yang menyukaiku sebelum kini aku menyukainya juga,namun bagaimana nanti sahabatku itu yang berkali-kali mnangis menakuti apabila aku membalas cinta lelaki ini,
apa yang sebaiknya aku lakukan???
putri
29 November 2009
@yasser: maaf sy coba jwb. kalo anda tau itu dosa maka jgn kerjakan. sumpah utk tdk berbuat dosa itu baik. tp manusia tdk luput dari khilaf. dosa ibarat api. jauhilah 1 meter hari ini. lalu bsk 3 mtr. kmdian lusa 10 m. dan pd akhirnya kita akan menghindari api itu sejauh 100 km.
wallahua’lambisshawab
mas jenggot
29 November 2009
Ass Wr., Wb,
Pak Ustadz, saya seorang wanita baru menikah 4 bulan, 8 hari yang lalu saya dan suami bertengkar, masalahnya sepele saya memprotes dia karena sering pulang malam, akhirnya dia marah dan tidak pulang selama 3 hari, saya sangat kecewa dan marah, sy hubungi lewat tlp tdk diangkat, saya sms juga tdk dibalas, akhirnya saya sms dia maunya apa ? Apakah dia mau cerai dari saya, lalu dia jawab dgn sms ‘’ Hubungan kita sudah berakhir / putus ‘’. Saya kaget lalu saya sms terus, tapi dia malah jawab ‘’ Diantara kita sudah tidak ada kecocokan lagi ‘’. Saya sangat kecewa tapi saya terus coba menghubungi dia tapi tidak bisa, jalan satu2nya adlh sms & saya sms terus dia tapi dia jawab ‘’ Hubungan diantara kita sudah berakhir/ putus ‘’ dan kata2 itu sudah 3 X dia kirimkan,, dan terakhir dia sms saya ‘’ aku talak kamu ‘’. Saya kaget dan menangis knp dia begitu, apa salah saya, tapi saya terus sms dia untuk minta maaf, dan sampai sekarangpun tidak ada tanggapan dari dia, semua pakaian dia sudah diambil tanpa satupun yg tersisa, sampai saat ini sudah lebih dari 2 minggu dia meninggalkan saya tanpa nafkah lahir maupun batin.Yang saya tanyakan, apakah kata2 dari suami saya tersebut adalah talak satu ?
Sedangkan saya sampai sekarang tidak tahu bagaimana keadaan suami saya, setiap kali sy ajak ketemu selalu tidak dihiraukan, dia malah bilang ke temen2nya bahwa dia masih mengurus proses perceraian kami secara legal, diapun menjelek2kan saya dengan memutarbalikkan fakta setiap kali teman2nya tanya kabar tentang saya, sy bingung apa yang harus saya lakukan ,saya tidak ingin bercerai karena sy takut Allah membenci sy apalagi saya tidak pernah melakukan kesalahan terhadap suami ataupun perkawinan kami, tapi entah knp suami seolah2 sangat membenci saya dan dendam pada saya,sampai sekarangpun sy masih membuka hati utk suami sy,tapi suami saya sudah tidak peduli pada saya lagi !
Terima kasih,
Wass Wr., Wb.
NN
30 November 2009
menurut saya NN udh jelas talak satu dengn cttn pengirim sms itu benar2 suami anda.meski sang suami tidak lansung melafazkanx dihadapan NN melainkan dgn prantara Smsnamun kalimat talaq tsb adalah jelas.tugas NN skrg adalah mencari sumber sms itu aja atau memastikan bhwa yg sms itu bnar2 suami NN .Anda tidak akn dibenci oleh allah krn anda sama skali tidak berniat talaq melainkan murni kemauan suami anda,allah berfirman “la tadziru wa ziratan ukhra” artinya ;seseorang tidak menanggung kesalahan akibat prbuatan org lain.allahu a’lam
D adnan
2 Desember 2009