Orang Yang Berpengaruh Besar (Kunci Sukses Abu Bakar dan Umar)

Posted on Updated on

Pada mulanya, di masa tahun-tahun pertama memeluk Islam, dakwah Umar r.a. kepada orang-orang non-Islam sama sekali belum efektif. Dakwahnya kepada mereka yang non-muslim ketika itu lebih banyak menuai antipati daripada simpati. Namun akhirnya, sampai saat ini, tiada seorang pun yang mengungguli prestasinya dalam mengislamkan orang-orang non-muslim.

Berapa jumlah mereka? Tidak diketahui. Namun, angkanya pasti luar biasa karena meliputi kawasan yang membentang dari Afrika Utara sampai Asia Tengah dan dari Persia sampai timur Mediterania. Hanya dalam waktu beberapa puluh tahun, mayoritas penduduk di kawasan-kawasan tersebut beralih agama ke dalam Islam. Mereka berbondong-bondong memeluk Islam itu terutama lantaran terpikat oleh kebijakan toleransi beragama yang dicanangkan oleh Khalifah Umar. (Lihat laporan Thomas W. Arnold dalam The Preaching of Islam.)

Disamping pada diri Umar, besarnya pengaruh dakwah itu terkandung pula pada diri Abu Bakar r.a.

Pada mulanya, di masa tahun-tahun pertama lahirnya Islam, Abu Bakar sama sekali belum dikenal sebagai orator ulung. Dakwah bil-hal (dengan perbuatan)-nya ketika itu tampak lebih menonjol daripada dakwah dengan lisannya. Namun akhirnya, pada saat Nabi saw. wafat, tidak ada sahabat yang mengungguli kemampuan retorikanya. Tatkala para sahabat kebingungan lantaran wafatnya Nabi, Abu Bakar menenangkan mereka dengan pidato. Kata-katanya antara lain:

Wahai kaum muslimin! Barangsiapa menyembah Muhammad, [ketahuilah bahwa] beliau telah wafat. Barangsiapa menyembah Allah, [ketahuilah bahwa] Dia Mahahidup dan tidak akan mati.

Nah! Mengapa kecerdasan verbal Abu Bakar ini melejit dengan sedemikian hebat? Karena dia mengembangkan daya vokal diri. (Untuk penjelasan lebih lanjut, lihat artikel “Baca dengan Lirih karena Allah Maha Mendengar, Memadaikah?“)

Nah! Mengapa kemampuan dakwah Umar itu melejit dengan sedemikian hebat? Karena dia memperhatikan akseptabilitas pendengar. (Untuk penjelasan lebih lanjut, lihat artikel “Baca dengan Keras untuk Dakwah, Efektifkah?“)

2 thoughts on “Orang Yang Berpengaruh Besar (Kunci Sukses Abu Bakar dan Umar)

    erander said:
    9 April 2007 pukul 09:54

    Benar pak. Saya setuju sekali dengan kalimat ini : “Wahai kaum muslimin! Barangsiapa menyembah Muhammad, [ketahuilah bahwa] beliau telah wafat. Barangsiapa menyembah Allah, [ketahuilah bahwa] Dia Mahahidup dan tidak akan mati.” Dalem banget pak maknanya. Kapan2 ingin diskusi tentang kalimat diatas dengan bapak.

    joesatch said:
    9 April 2007 pukul 10:32

    AWW-RITE!!!
    artikel yang bagus banget😉

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s