Konsultasi: Cinta ataukah anggap sebagai adik saja

Posted on Updated on

asalamu’alaikum ustad. saya orang yang dulu pernah konsultasi sama bapak, masalah masih mencintai mantan [pacar]…. dulu saya pesimis bakal ketemu orang yang seperti dya: rajin ibadah, sopan dll, yang jarang ditemukan pada kebnyakan orang biasanya. saya minta sama ALLAH untuk dipertemukan dgn jodoh saya orang yang mirip dgn mantan sya itu, dan 3 bulan kemudian saya ketemu dengan orang yang mirip dengan mantan saya. sya berfikir ALLAH mengabulkan permintaan saya, tapi sya tidak mengerti…

😦 bukan secra fisik tapi sikap nya. saya dekat dengn dya, tapi hanya sebatas itu saja. saya suka dengannya, tapi saya tidak pernah tau bgaimana perasaan dya. dya tau perasaan saya padanya. kalo saya sms, dibales. tapi selalu saya yang mulai duluan. saya bingung, apa maksudnya?

berulang kali saya coba menata hati, untuk tidak terlalu berharap, tapi saya tidak bisa membohongi diri saya, saya sayang…..

kalau menurut saya, dya memberi respon tapi saya tidak tau apa maksudnya *dya suka sama saya*? *dya anggap sya sbagai adiknya*?

sya bingung. menurut ustad, apa yang harus saya lakukan?

Jawaban M Shodiq Mustika:

Wa ‘alaykum salaam. Terima kasih kau masih menaruh kepercayaan kepadaku sebagai tempat konsultasi. Ya, aku masih ingat kasusmu terdahulu. Aku pun bersyukur bahwa masalah terdahulu itu telah terselesaikan.

Dalam pengamatanku, masalahmu kini tidaklah seberat yang dulu. Kalau yang dulu saja kamu mampu menghadapinya, tentulah yang sekarang kau lebih mampu mengatasinya. Berikut adalah saran-saranku:

1) Betapapun miripnya dia dengan mantanmu, perlakukanlah dia sebagai pribadi unik yang lain dari yang lain. (Bagaimanapun, pasti ada bedanya.) Jika dia menganggap bahwa dia hanyalah “photocopy” mantanmu di hatimu, maka dia akan enggan untuk meningkatkan kadar hubungan kalian.

2) Kasusmu dengan mantanmu barangkali berpengaruh besar pada dirimu hingga kini, sehingga pada kasus yang sekarang, kamu ingin segera ada kepastian dari dia, apakah dia mencintaimu ataukah menganggapmu sebagai adik “saja”. Namun, mungkin inilah salah satu perbedaan penting antara dia dan mantanmu. Tidak seperti mantanmu yang suka ambil keputusan “secepat kilat”, dia tampaknya cenderung banyak pertimbangan.

3) Sebelum ada kepastian, anggaplah bahwa dia memandangmu sebagai adik saja. Namun, berbesar hatilah. Cinta sejati membutuhkan proses, melewati tahap demi tahap. (Lihat halaman Siap Menikah.) Cinta itu dapat berkembang dari waktu ke waktu. Kalau pun sekarang dia “hanya” menganggapmu sebagai adik, bersyukurlah karena hal itu merupakan modal besar untuk meningkatkan kadar hubungan kalian.

4) Kalau memang sebenarnya dia sudah tahu bahwa kau mencintainya, itu pun merupakan modal berharga untuk meningkatkan kadar hubungan kalian. Sebab, dengan demikian kau tak terbebani untuk “jaim” (jaga image). Kau dapat secara lepas (terbuka) menaruh perhatian kepadanya dan mengemukakan berbagai pikiran atau perasaanmu kepadanya secara bertahap. Keterbukaan dan kebertahapanmu itu akan membuat dia merasa nyaman.

Akhirnya, ketika dia sudah merasa nyaman dengan kehadiranmu di dekatnya, insya’Allah tumbuh mekarlah rasa cintanya kepadamu.

Wallaahu a’lam

6 thoughts on “Konsultasi: Cinta ataukah anggap sebagai adik saja

    ian said:
    18 Agustus 2008 pukul 20:39

    Saya juga ada masalah yang hampir mirip, namun permasalahann bagi saya pribadi adalah proses dalam kebertahapan itu yang bagi saya menjadi masalah karena sikap pribadi yang acapkali menggebu-gebu dalam menyampaikan perasaan.

    wienda said:
    27 Agustus 2008 pukul 13:00

    masalahku juga hampir mirip nich … aku gk tau dy nganggap aku adek atau lebih. tp udahlah… bener banget cinta tu butuh proses… kalo jodoh pasti ketemu. hehehe … kalo gk ketemu dy, ya ketemu ama yg laen aja…

    tari said:
    2 April 2009 pukul 10:52

    asslkum,met knl ukhti.aku tau perasaan ukhti cz aku juga mengalaminya menurutku qta bersabar dan tawakal ja biar ALLAH yang menjawab.

    Rei said:
    27 Oktober 2011 pukul 17:32

    Alamat email ustad apa??? Klo boleh, sy mau konsul scr pribadi aja..

    Rei said:
    27 Oktober 2011 pukul 17:34

    Mohon bimbingannya ustad..

    Adhitya Rianda said:
    12 Februari 2016 pukul 19:11

    Assalamualaikum ustad, saya ingin konsultasi, saya udah pcaran sama seorang cewek udah 3 tahun lebih, dalam masa pacaran 3 tahun ini saya tidak pernah putus, tpi dalam suatu peristiwa kami bertengkar hingga kami pun putus, saya pun merasa menyesal karena telah menyia-nyiakan dia, dia pun merasa trauma trhadap saya walaupun dia msih ada rasa cinta terhadap saya, saya mncoba berulang kali untuk bisa sama-sama lagi tetapi dianya selalu menolak saya dengan alasan trauma dan tidak cinta lagi..
    Padahal saya tau di dalam hatinya msih cinta trhadap saya, tpi dlam 2 minggu trakhir dia blang ke saya dia lgi dekat sma seorang cwok dan mau melupakan saya..
    Apa yg harus saya lakukan ustad, saya sangat mencintai dan menyayanginya ?
    Apakah ini jwaban Allah atas doa-doa saya selama ini ?
    Apakah saya hrus masih mmperjuangkanny atau melupakanny ?

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s