Konsultasi: Mencium & memeluk lewat telepon

Posted on Updated on

jika: 1. memberikan foto diri dg rambut terlihat (menghindari menunjukan aurot dibalik krudung secara langsung pd sang pacar) 2. mencium dari telpon (menghindari ciuman langsung) 3. saat dia ereksi karna ngobrol dengan ku di tlpn, kemudian saling memeluk (masturbasi) dengan tetap saling menghargai & menghindari pelukan + hubungan saat tatap muka. Mohon dijelaskan hukum & atao solusinya

Jawaban M Shodiq Mustika:

1. Hukum menutup aurat itu sama, baik ketika tatap muka maupun lewat media (foto, video, dsb). Apabila kau mengikuti pandangan bahwa rambutmu tergolong auratmu, maka janganlah kau perlihatkan fotomu yang menampakkan rambutmu. Cukuplah foto itu dilihat oleh muhrimmu saja. Namun seandainya kau mengikuti pandangan bahwa rambut wanita bukanlah aurat, maka boleh-boleh saja kau memperlihatkan fotomu yang memperlihatkan rambutmu kepada siapa saja yang kau kehendaki.

Itulah jawaban pokok mengenai aurat. Namun dalam kasusmu, ada hal lain yang perlu dipertimbangkan selain masalah aurat, yaitu persoalan birahi.

Kita asumsikan kau mengikuti pandangan bahwa rambut wanita bukan aurat. Apabila kau menutup rambutmu di depannya dalam rangka mencegah zina, tetapi membuka rambutmu dalam foto yang kau perlihatkan kepadanya dengan keyakinan bahwa itu takkan membuat kalian terdorong untuk berzina, maka langkahmu itu dapat kumaklumi.

Akan tetapi, apabila kau yakin bahwa fotomu itu akan dia jadikan sebagai rangsangan untuk bermasturbasi, maka pembicaraan kita ini beralih ke masalah hukum masturbasi alias onani.

Mating Rituals of the American Telephone2. kasus mencium atau pun memeluk lewat telepon itu mirip dengan kasus pemberian foto di atas. Semuanya sama-sama membutuhkan pertimbangan: Apakah tindakan itu justru mengarah pada hubungan kelamin (berzina)? Kalau iya, maka itu tergolong mendekati zina yang terlarang. Kalau tidak, maka itu tidak mendekati zina.

Sungguhpun tidak mendekati zina, masih ada lagi yang perlu kau pertimbangkan: Apakah tindakan itu membuatnya terdorong untuk melakukan masturbasi? Kalau tidak, maka itu bukan persoalan. Namun kalau iya, maka pembicaraan kita ini beralih ke masalah hukum masturbasi.

3. Hukum masturbasi sudah kusinggung di artikel Kecanduan masturbasi: Cara mengatasinya.

Lepas dari masalah hukumnya, aku menyarankan: Tidak perlulah kalian mengekspresikan cinta dengan cara-cara yang membangkitkan birahi seperti itu. Ekspresi seksual seperti itu bukan tergolong romantis. Lebih baik kalian mengekspresikan kemesraan dengan cara yang sungguh-sungguh romantis. Ekspresi romantis lebih indah daripada ekspresi seksual. Untuk contoh ekspresi romantis, lihat Kiat Menulis Surat Cinta Romantis.

——-
Artikel terkait:

3 thoughts on “Konsultasi: Mencium & memeluk lewat telepon

    infogue said:
    19 September 2008 pukul 16:15

    Artikel di blog Anda sangat menarik dan berguna sekali. Anda bisa lebih mempopulerkannya lagi di infoGue.com dan promosikan Artikel Anda menjadi topik yang terbaik bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
    http://18-thn.infogue.com/konsultasi_mencium_memeluk_lewat_telepon

    BAKTI WALUYO said:
    2 Juni 2010 pukul 18:53

    om..bagus neh artikelnya..

    untuk bisa menambah pahala…

    Q sebarin lagi ya d blog saya!!

    makasih

    wasalam

      M Shodiq Mustika responded:
      2 Juni 2010 pukul 18:58

      Boleh sebarkan artikel ini, tapi sebutkan sumbernya, ya!

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s