Pengalaman Memalukan: “Kaya” Mendadak, Malah Hilang Ingatan walau hanya sesaat

Posted on Updated on

Kisah nyata ini sebetulnya membuat malu istriku dan juga diriku selaku suaminya. Sebab, kejadian “hilang ingatan” ini terjadi pada dia. Namun supaya kita semua bisa mengambil hikmah dari pengalaman ini, nggak pa pa deh, aku ungkapkan ceritanya di sini. Dirimu mau membacanya dan mengambil hikmahnya, ‘kan?

Peristiwanya terjadi pada akhir pekan lalu (yakni akhir Januari 2009). Hari itu, istriku datang ke bank untuk memeriksa saldo rekening kami. Jantungnya berdebar-debar. Maklum, akhir bulan itu kami harus membayar tagihan yang jumlahnya lumayan besar (untuk ukuran kami).

Mestinya pada bulan tersebut, seandainya tepat jadwal, ada transfer dari penerbit sebagai bagian dari royalti buku bestsellerku yang bisa menutup tagihan-tagihan tersebut. (Royalti buku-bukuku biasanya dibayarkan per enam bulan. Kalau terbitnya Januari, royaltinya setiap Juli dan Januari.) Namun ternyata, baru pada akhir bulan itulah istriku melihat adanya penambahan saldo. (Penambahan saldo itu berasal dari bukuku yang mana, sampai hari ini kami belum mengetahuinya. Sebab, belum ada laporan tertulis dari penerbit yang menyebutkannya.)

Apakah dengan mengetahui penambahan saldo itu, jantungnya tidak berdebar-debar lagi? Entahlah. Dia tidak merasakannya. Malah, dia seperti kehilangan perasaan. Begitu memeriksa saldo di ATM, dia jadi melongo. (Mungkin seperti adegan-adegan melongo di sinetron.)

Dia seolah-olah tak percaya melihat angka-angka yang tertera. Sebetulnya, angka-angka itu tidak seberapa. Cuma delapan digit, jauh dari royalti novel Laskar Pelangi dan Ayat-Ayat Cinta yang mencapai sembilan atau sepuluh digit. Namun bagi kami yang sudah 5 atau 6 tahun “mengencangkan ikat pinggang“, angka delapan digit itu besar sekali. Paling tidak, bila kita membandingkannya dengan royalti 6 bulanan yang biasanya kami terima dari buku-bukuku yang belum best-seller, yaitu tujuh digit saja, akan tampak adanya perbedaan yang mencolok.

Sebenarnya aku sudah memberitahu dia bahwa royalti pada bulan Januari kemarin itu mungkin akan lebih besar daripada biasanya. Ramalanku ini berdasarkan pada melonjaknya jumlah orang yang berkonsultasi denganku dan melonjaknya jumlah kunjungan ke blogku ini sebagaimana terpapar di gambar berikut ini.

Walaupun aku sudah memberitahu kemungkinan besarnya royalti itu, rupanya istriku masih tetap terkaget-kaget ketika melihat angka-angka sebanyak delapan digit itu dengan mata kepalanya sendiri di depan mesin ATM.

Seperti orang linglung, dia pun masuk ke bank dan antri untuk menarik sejumlah uang. Karena penarikan di mesin ATM terbatas, dia bermaksud menarik uang di depan teller. Namun ketika sudah berada di depan teller, dia malah “hilang ingatan”. Dia lupa nomor PIN ATM-nya. Padahal, dia sudah hafal luar kepala dan telah menggunakannya selama bertahun-tahun. Nah, inilah satu dari beberapa jenis ingatan yang terlupakan oleh istriku pada saat itu.

Kalau cuma lupa nomor PIN, mungkin itu tidak memalukan. Ini masih dianggap biasa bagi banyak orang. Yang memalukan adalah ketika dia bermaksud pulang dulu ke rumah untuk bertanya kepadaku mengenai nomor PIN-nya. Yang aneh, dia tidak ingat sama sekali bahwa di rumah kami sudah lama ada saluran telepon. Tapi mengapa dia memutuskan untuk pulang saja? Mengapa tidak meneleponku? Yach, begitulah orang yang sedang linglung, nggak bisa berpikir jernih.

Namun, lupa telepon itu belum terlalu memalukan. Yang lebih memalukan, dia pulang dengan berjalan kaki. Padahal, berangkatnya dengan kendaraan.

Yang paling memalukan, dia ternyata berjalan kaki tidak ke arah rumah kami. Padahal, jalur dari bank itu ke rumah kami sangat mudah. Jaraknya hanya satu kilometer, beloknya pun hanya satu kali, yaitu belok kiri. Namun, dia malah belok kanan sampai empat kali! Tahu-tahu, dia sudah berada di depan bank itu kembali. Jadi, dia cuma berjalan mengitari kampung tempat bank tersebut berada. (Sangat memalukan, bukan?)

Ketika itu, barulah ingatannya mulai pulih. Walau masih lupa soal telepon rumah dan nomor PIN, dia sudah bisa berpikir logis bahwa daripada pulang dulu, akan lebih praktis bila dia menarik uang tanpa nomor PIN, yaitu dengan tanda tangannya. Kemudian saat pulangnya pun, dia sudah ingat bahwa dia membawa kendaraan.

Begitulah ceritanya. Nah, hikmah apa sajakah yang bisa kita petik dari pengalaman yang memalukan tersebut?

Iklan

33 thoughts on “Pengalaman Memalukan: “Kaya” Mendadak, Malah Hilang Ingatan walau hanya sesaat

    si rudi said:
    2 Februari 2009 pukul 22:09

    Akun bank nya ganti yang bisnis dong mas… biar kalo diprint bisa langsung ada beritanya 😀 jadi keterangan dari penyetor bisa langsung ketahuan misal “pembayaran buku anu” dan “anu”

    😀 salam kenal. Semoga bukunya selalu sukses.

      M Shodiq Mustika responded:
      2 Februari 2009 pukul 23:29

      @ si rudi
      Iya, ya. Baru tahu, nih. Makasih atas infonya. 🙂

    mudha said:
    3 Februari 2009 pukul 07:36

    wah, lucu juga ya… dunia memang membuat lupa… 😀

    Billy Koesoemadinata said:
    3 Februari 2009 pukul 09:54

    ustad, namanya juga lagi ‘terkejut’
    kadang (seringnya sih) lupa segala macem 😉

    tapi yah, disyukuri saja.. berarti kita masih manusia kan? 😉

      M Shodiq Mustika responded:
      3 Februari 2009 pukul 13:05

      @ Billy Koesoemadinata
      iya kadang kan sifat pelupa mausia bisa muncul kapan saja kan??
      termasuk istri ku kemarin mungkin dia ” terkejut” karena melihat jumlah nilai uang dalam ATM nya lebih dari yang dia bayangkan sebelum nyan.
      ya tetap di syukuri saja alhamdulilah

      @ DAMIANA DWI TANTI SMA BM
      sama sama terima kasih yah,,
      makasih atas penjelasannya; jadi nambah pengetahuan
      sering sering berkunjung k blog ku yah
      sukses selalu.

      @imoe
      alhamdulillah terima kasih yah..
      ini berkat do’a kalian semua kok.
      do’a kan saya yah semoga saya dapat royalti yang mungkin sampai 12 digit amien,,,
      buku best seller ku ” do’a dan zikir cinta dan istikharah cinta ”

      @mudha
      heheheh,,,ya pas saya dengar dari istriku, saya sendiri juga saya ketawa
      kadang orang kan sifat pelupa nya muncul.

      @akuiniobenk
      iya juga sih ya ga malu maluin banget itu cuma cerita harian aja .
      ya maklum lah istri ku lagi terkejut mungkin karena melihat jumlah nya yang melebihi dari perkiraan nya.
      para pembaca ku ga cuma wanita kok pria pun ikut membaca

    putirenobaiak said:
    3 Februari 2009 pukul 10:03

    subhanallah…turut senang aku mas bukunya best seller.
    manusiawi kali ya, lupa sesaat asal jangan sesat hehe…just kidding 😀

    DAMIANA DWI TANTI SMA BM said:
    3 Februari 2009 pukul 10:22

    Hanya pada orang rendah hati yang bersyukur dan senang luar biasa saat mendapatkan sesuatu yang diharapkan terpenuhi atau bahkan lebih banyak dari yang diharapkan, sehingga terekspresi pada kerja metabolisme yang meningkat luar biasa pula akibatnya bisa lupa sesaat atau ” Blank ”

    Bila sangat senang terkadang seseorang bisa lupa sesaat atau sering disebut ” Blank ” dan sebaliknya bila sangat sedih juga bisa terjadi hal seperti itu. Ada temen saya yang sangat cengeng atau mudah menangis, tetapi saat orang tuanya meninggal, justru tidak bisa menangis, dan setelah beberapa minggu baru bisa sedih dan menangis. Berapa lama atau waktu untuk lupa atau suasana hampa, masing-masing orang berbeda. kalau dokter bilang sistem hormonal bisa mengganggu metabolisme termasuk sistem koordinasi saraf sadar. Bahkan bisa membuat pinsan.

    Untuk yang mengalami pasti merasa malu, tapi bagi orang lain dan yang mengerti proses metabolisme tubuh pasti akan memaklumi. Namun kasihan juga kalau sampai jalan muter-muter…. capai kan? Tapi syukurlah masih dilindungi Tuhan, dan selamat sampai rumah.

    Saya pernah juga mengalami hal yang sama, saat bapak mertua saya meninggal dunia. semua orang yang mengenal saya mengira pasti saya akan menangis keras/ kencang banget dan sedih yang luar biasa, karena saya sangat disayang dan saya juga sangat menyayanginya. Namun saat saya tiba dirumah mertua, ternyata saya gak bisa menangis. Saya heran dengan diri saya kok bisa seperti ini? Hampa dan seperti gak terjadi apa-apa. Karena saya guru biologi yang lumayan tahu sistem kerja otak dan metabolisme tubuh, saya berusaha menyibukkan diri mengerjakan ini dan itu, sesekali orang-orang berbisik mengapa saya tidak menangis. Mungkin mereka pikir saya aneh atau mereka mengira ada hal lain yang terjadi pada saya. Saya tidak hiraukan mereka, yang tahu yang terjadi pada diri saya ya.. saya sendiri. Yang pasti saya tidak gila atau hilang ingatan tetapi lagi kondisi ” Blank ” , hal ini bisa terjadi pada siapa saja.

    Saya bangga dengan tulisan kejujuran dan ungkapan rendah hati seperti yang anda tulis. Namun tidak usah malu, dan uraian saya ini sebagai bukti saya ikut merasakan dan memang saya juga mengalami. Maturnuwun bagi-bagi pengalamannya.

    imoe said:
    3 Februari 2009 pukul 12:01

    wow luar biasa pak….selamat dapat royalti yang hebat..saya yakin suatu saat bapak bisa dapat royalti yang mungkin 12 digit hehehehe…btw buku best sellernya yang mana pak ? bagi dong heheheh

    fatkhurrahman wiwit r said:
    3 Februari 2009 pukul 13:27

    saya ikut seneng mendengarnya.

    untuk mas shodiq, salam kenal.

    bagi-bagi ilmu dan pengalaman dong, bagaimana bisa menerbitkan buku, jika kita punya banyak tulisan, kemana dan bagaimana?

    salam.

    akuiniobenk said:
    3 Februari 2009 pukul 14:06

    lucu pak..gak perlu malu..gakmalu2in banget kok, cuma cerita unik harian 🙂

    maaf pak, designnya gak terlalu feminim??
    apa memang market pembaca bapak adalah wanita..

    saya yang wanita juga merasa terlalu feminim pak..:)

    cuma masukan loh..tapi kembali ke masing2 selera..

    eidariesky said:
    3 Februari 2009 pukul 14:19

    Assalamualaikum,
    Bpk M Shodiq Mustika, sejauh ini sudah berapa buku yang anda tulis dan telah di terbitkan?
    Selamat Berkarya ya, Semoga anda Mendadak Kaya tapi Tidak Sampai Lupa Ingatan, Walau CUma Sejenak.. hehehe 🙂

    M Shodiq Mustika responded:
    3 Februari 2009 pukul 18:48

    @ fatkhurrahman wiwit r
    Salam kenal kembali.
    Supaya tulisan kita terbit, bisa langsung hubungi penerbit atau lewat agen. Tentu, wujudnya mesti berupa naskah yang sudah jadi. Naskah buku itu bisa saja berupa kumpulan tulisan, asalkan temanya sama atau saling terkait.

    @ akuiniobenk
    Terima kasih atas pengertianmu atas kejadian tersebut, juga perhatianmu terhadap desain blog ini.
    Desain blog ini sedang dibuat, belum selesai. Penampilannya akan lebih disesuikan dengan tema blog ini, yaitu mengenai cinta sejati & pengembangan diri islami.
    Ya, kebanyakan pengunjung setia blog ini ialah wanita. Meskipun yang menulis komentar mungkin lebih banyak pria, penyimak setia blog ini kebanyakan perempuan, seperti tercermin dalam data pelanggan blog ini.

    @ eidariesky
    Wa’alaykumussalaam… Aamiin. Makasih atas doanya. 🙂
    Mengenai bukuku, lihat halaman “Bukuku

    sawali tuhusetya said:
    3 Februari 2009 pukul 18:59

    wah, buat saya delapan digit itu lumayan besar, pak. tdk heran kalau istri pak shodiq terpana, hehehe … selamat, pak, atas royalty-nya, emoga membawa berkah, itu hikmah jerih-payah pak shodiq, bisa membuat istri terpana, hehehe … btw, ini blog baru pak shodiq, ya? selamat utk yang kedua kalinya.

    akuiniobenk said:
    3 Februari 2009 pukul 20:01

    🙂 maksud saya biasa aja tuh bukan berarti gak istimewa pak. kejadiannya lucu..pantas diingat sampe pengen diceritain lagi nanti kalo saling bernostalgia..juga cukup menarik untuk dijadikan bahan berbagi dengan teman – teman.

    maksud biasa saya adalah jangan sampe saat bercerita tentang kejadian ini, pak sodiq dan istri dibebani rasa malu atau “malu2in”…semua orang pernah melakukan hal konyol dan hilang ingatan.

    saya pernah waktu bapak saya sakit saya mendadak linglung. abis bayar pulsa ke counter langganan, rencana pulang dulu ke rumah..pas ada temen lewat nawarin tumpangan saya main setuju aja dianter ke tempat kerja. waktu sadar semua barang masih ada di rumah, saya kepalang gak enak mau bilang balik lagi.pura2 aja mau mampir di mall.pas turun, saya juga bingung, mau pulang ambil barang2 tapi udah terlambat kerja..apa langsung kerja tapi barang – barang gak dibawa??

    gak bisa mikir sampe saya telp ke temen yang tinggal di Lampung..tanya sebaiknya saya kemana?(dia juga bingung..baru pulang jumatan ditodong petunjuk saya harus kemana)

    ujung2nya saya gak kemana – mana pak.muter2 mall sendiri liat2 sepatu. gak pulang juga gak kerja.

    reyzalmysterio said:
    3 Februari 2009 pukul 21:58

    Ya,lucu juga,mungkin istri anda tepatnya bukan linglung,tapi dia berada di alam bawah sadar.Boleh dibilang mungkin secara tdk sadar,dia sedang terhipnotis,tanda tanda orang terhipnotis persis sprti yg trjdi pd istri anda,terhipnotis oleh apa?,mungkin oleh kabar bilangan royalti buku anda yg mencapai 8 digit.

      M Shodiq Mustika responded:
      3 Februari 2009 pukul 22:10

      @reyzalmysterio
      iya mungkin begitu yah terhipnotis oleh angka 8digit tersebut
      kalau angka nya sampai 12 digit gimana jadinya??
      ya semoga saja do’a kan saya ya,,,,,amien

    kinyutcuitcuit said:
    3 Februari 2009 pukul 22:19

    ha ha ha…ni baru cerita lucu…kl boleh curhat, aku juga suka ngalamin kejadian yang hampir mirip sama ibu ini…mendadak bodoh. cuma, yang ngeselin, aku bisa linglung plus lemot sampe berhari2. yang bikin bete, kl pas otaknya lagi jalan, paling cuma beberapa menit. penyakit ini kusebut lost concentrate syndrome. bener ga tulisannya. intinya hilang konsentrasi, secara mendadak, tapi berlangsung lama. ada obat buat orang2 seperti ini??

    mystclouds said:
    3 Februari 2009 pukul 22:44

    mksh dah mampir pak.
    Duh jd tersnjung nih.. 🙂

    Sm skali g malu2in pa, wah kl d atm saya tb2 ad 8 dgt mgkin dah lupa diri d, hhehehehe just a joke

    semoga usahanya mkn sukses en hallal d mata Allah.

    bocahbancar said:
    4 Februari 2009 pukul 01:51

    Wah saya sudah lama sekali tidka mengunjungi Pak Mustika..

    Eh tau tau sudah sukses bukunya..

    Semoga bermanfaat bagi semuanya Pak Bukunya…

    Mengenai Istri Anda ini, hihihihi, saya belum pernah kejadian seperti ini(soalnya lihat digit 6 saja sudah yang terbanyak kok he he)

    Salam…

    Contin said:
    4 Februari 2009 pukul 05:50

    😀

    Wah,.. mantaf bener nih Si Abang,.. bisa bikin istri sampe lupa ingatan begitu !! ckckck..

    btw,.. kunjungan balik nih Bang ..

      M Shodiq Mustika responded:
      4 Februari 2009 pukul 06:58

      @ contin
      heheheh,,, dosa nggak, ya, membuat istri linglung gitu?

      @bocahbancar
      iya kemana aja nih??kok baru berkunjung?
      makasih yah berkat doa kalian semua kok buku ku bisa sukses (untuk ukuranku) dan semoga bisa bermanfaat
      hehehhe,,,alhamdulillah sekarang ingatan nya sudah pulih kok
      lain kali saya mau bikin istri saya linglung lagi dengan angka yang 12 digit
      becanda,,,:P

      @kinyutcuitcuit
      duhh,,,kok bisa berhari hari yah??
      ga ada obat nya nanti juga bisa sembuh sendiri kok

      @mystclouds
      terima kasih yah
      sukses selalu, sering sering berkunjung k blog ku yah??

    M Shodiq Mustika responded:
    4 Februari 2009 pukul 09:00

    @ sawali tuhusetya
    Aamiin. Terima kasih atas ucapan selamatnya, juga doanya.
    Ini bukan blog baru, Pak. Alamatnya saja yang baru. Dulu muhshodiq.wordpress.com, kini shodiq.com.

    @ akuiniobenk
    Dirimu pintar menghiburku rupanya. Keibuan banget. (Mendadak aku jadi kangen pada alamarhumah ibuku.) Makasih, ya.

    achoey said:
    4 Februari 2009 pukul 10:55

    menurut saya kita harus pandai bersyukur atas nikmat yang Allah berikan

    Salam kenal Pak
    Saya bangga bisa mampir ke blog ini 🙂

    Tanggapan Admin:
    salam kenal kembali yah 🙂
    terima kasih atas kebanggaan mampir ke sini
    iya, kita syukuri saja atas nikmat yang Allah sudah berikan kepada kita.

    akuiniobenk said:
    4 Februari 2009 pukul 21:43

    pak sodiq..makasih pujiannya pak..

    tapi kalo bapak bilang saya keibuan, temen2 saya akan mengeluarkan pernyataan keberatan sampe pake cap jempol darah tanda keberatan…he..he..

    orang saya mereka juluki barbarian woman atau xena the warrior princess. he..he..

      M Shodiq Mustika responded:
      4 Februari 2009 pukul 21:54

      @akuiniobenk
      heheheh,,,tetep saja, wanita kan pasti punya sisi keibuannya kan??

    akuiniobenk said:
    5 Februari 2009 pukul 06:45

    punya lah pak..dan semoga besok2 bisa jadi istri juga ibu..doain ya pak.

    tapi tetep temen saya pasti pada “nyengir” neh Pak..

    pagi pak..mari semangat beraktivitas..

    Admin
    amien, insya Allah
    waahh,,,kau membuat kami lebih semangat untuk hari ini
    makasih yah,,

    eko1984 said:
    5 Februari 2009 pukul 19:52

    waduh pak..

    kok bisa gitu sih, saya sampe ngakak..

    mungkin karena terlalu shock ya..

    btw, selamat ya pak n sukses dengan buku2nya..

    thanx, n salam kenal

      M Shodiq Mustika responded:
      5 Februari 2009 pukul 21:56

      @ eko1984
      alhamdulillah makasih ya atas ucapan selamat nya
      salam kenal kembali 🙂

        mellia said:
        31 Mei 2009 pukul 12:57

        Asslm Wr. Wb.
        Maaf bukan bermaksud mengurui, tapi yang bisa saya tarik dari pengalaman bapak dan ibu tersebut adalah : istri bapak begitu takjub dengan kebesaran Allah atas rejeki yang sedemikian besar lebih dari biasanya. Dan beliau tidak berhenti mengucap syukur akan hal itu sehingga begitu gembira, senang, khusyu krn semua bermuara pdNYA…beliau bisa terlupa sedemikian rupa…Itulah gambaran orang yang menjadikan sabar, tawakal di jalan Allah…suatu ungkapan syukur yang tdk bisa diutarakan krn menjadi kenikmatan bathin tersendiri…subhanallah…..cukup sederhana tapi berarti luas….ganjaran Allah itu pasti…
        Saya yakin keluarga Bapak adalah keluarga yang sakinah …amin.
        Waslm. Wr.Wb.

    ghamal said:
    15 September 2009 pukul 10:50

    8 digit itu maksudnya apa sih, nominalnya berapa, kok bisa membuat orang linglung

    mind author said:
    17 September 2009 pukul 12:03

    wah hebat nih mas shodiq..harus bnyk belajar nih dr mas shodiq tentang menulis buku..keren lah

    blog go blog said:
    17 September 2009 pukul 12:06

    mas shodiq jago bgt nih dalam bisnis online, tolong ajarkan kita2 dong mas cara bisnis online yg paling banyak uangnya, selain paid review..thanks

    Iqbal Hilmi said:
    24 Oktober 2009 pukul 12:03

    alhamdulillah dan sujud syukur atas pemberian rezeki yang tidak terduga-duga. kalo bisa rezekinya bagi donk buat pembangunan TK bustanul athfal kel. antang kec. Manggala kota Makassar. terserah anda mau nyumbang berapa deh.
    soalnya tanah tempat dahulu TK berdiri sudah diambil orangnya kembali padahal sudah diwakafkan.
    atas perhatiannya diucapkan terima kasih..
    wassalam

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s