Manakah situs ta’aruf yang bertujuan nikah?

Posted on Updated on

Saya ingin sekali untuk ber ta’aruf tanpa pacaran dengan tujuan menikah, karena usia saya juga sudah dewasa 28 tahun , karena saya pikir dengan pacaran hanya membuat dosa. Saya juga telah membaca seluruh artikel dan profile anda, juga bagaimana anda menikah dengan Ta’ruf tanpa pacaran … disitulah saya tertarik untuk melakukan Ta’ruf secara islam dengan Tujuan menikah. Jujur saja, sudah beberapa situs perkenalan Ta’ruf saya masuki dan berkenalan dengan member nya ternyata orang-orangnya hanya untuk tujuan Just Fun (Free sex) saya kecewa sekali , karena tujuan saya memang untuk membangun kebaikan bukan menambah dosa …. Sesama muslim saya minta tolong , sekira di mana tempat untuk berta’ruf yang mempunyai tujuan yang baik (tujuan untuk menikah)?

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Niatmu untuk segera menikah itu bagus. Aku mendukungnya. Namun yang kusarankan bukanlah sekadar ta’aruf. Di halaman depan Ta’aruf Network telah kupaparkan:

Menurut Al-Qur’an (al-Hujurat 13), kita diperintahkan untuk bertaaruf (berkenalan) dengan semua manusia, baik dengan sesama jenis maupun dengan lawan jenis, baik sebangsa maupun dengan bangsa lain, dan sebagainya. Pembatasan taaruf untuk pranikah saja justru merupakan bid’ah. (Lihat “Awas! Taaruf praNikah = bid’ah sesat!!!“.)

Atas dasar itu, marilah kita terima semua tawaran untuk bertaaruf. Hanya saja, perlu kita tegaskan sejak awal bahwa kita bersedia bertaaruf ini dalam rangka mengamalkan Al-Qur’an, terutama surah al-Hujurat ayat 13. Kita tegaskan pula bahwa menurut ayat ini, taaruf itu bermakna luas, bukan sebatas untuk pranikah. Seandainya taaruf ini berlanjut ke pernikahan, khususnya yang berstatus single, ya syukur alhamdulillah. Namun seandainya lanjutannya sebatas persahabatan belaka, maka mestinya tiada pihak yang merasa dikecewakan.

Untuk pranikah, Islam tidak mengajarkan ta’aruf (perkenalan), tetapi tanazhur (penaruhan perhatian). (Lihat “Taaruf, Sebuah Istilah yang Asal Keren?“.) Apabila ta’aruf itu lebih menekankan informasi (lahiriah), maka tanazhur itu lebih menekankan interaksi (batiniah). (Lihat “10 Perbedaan Ta’aruf dan Pacaran Islami“.)

Saranku, perbanyaklah interaksi dengan orang-orang yang kau pandang baik (shalih) tanpa pamrih tertentu, termasuk pamrih untuk berjodoh. Orang Jawa bilang, witing trisno jalaran soko kulino (tumbuh cinta lantaran sering berinteraksi). Bila orang yang berinteraksi denganmu itu menyukaimu, maka dia akan turut berusaha membantu perjodohan dirimu (atau bahkan berjodoh denganmu). Untuk keterangan lebih lanjut, silakan simak buku Istikharah Cinta, terutama Bab 3, “Matematika Jodoh”, sub-bab “Seleksi Jodoh secara Sistematis“.

Iklan

36 thoughts on “Manakah situs ta’aruf yang bertujuan nikah?

    anto84 said:
    25 Februari 2009 pukul 00:10

    ha??saat baca postign ini aku cm bengong..salam kenal

      M Shodiq Mustika responded:
      25 Februari 2009 pukul 00:30

      @ anto84
      salam kenal kembali..
      bengongnya kenapa, ya?

    engkaudanaku said:
    2 Maret 2009 pukul 15:58

    🙂 Bimbinglah kami selalu, Ya Allah… Amiin. 🙂

    qoriatul fitriyah said:
    5 Maret 2009 pukul 17:51

    Assalamu’alaikum

    langsung saja, saya ingin bertanya :

    Saat ini saya sedang dalam kebimbangan dalam memilih pasangan.

    Usia saya 22 tahun dan saya berangan-angan menikah tahun depan, amin!

    Sekarang ini ada 3 orang pria, sebut saja namanya A,B, dan C

    A : orangnya sabar, lemah lembut tapi tidak begitu tampan, dan kuliahnya tidak lulus-lulus (katanya karena dia malas). Namun dia mencintai saya sepenuh hati dan rela berkorban apapun untuk itu. Sayangnya,orang tuanya tidak suka pada saya karena mereka mengharapkan anaknya mendapat jodoh yang sederajat dengannya (si A berasal dari keluarga cukup terpandang di kotanya).
    B: orangnya berwatak keras namun giat bekerja. Agamanya tidak begitu bagus (masalah ilmu fiqh dan semacamnya). Dia pandai bersosialisasi, mandiri, sederhana dan yang paling saya suka darinya, dia itu ringan tangan, mau menolong siapa saja yang memerlukan bantuannya.
    Tapi yang membuat saya bimbang, ayahnya bekerja sebagai koki di restoran cina dan beberapa masakan di restoran itu memakai daging babi.
    C: wajahnya sangat tampan.Paling rajin shalat dan selalu ke masjid untuk menjalankan shalat 5 waktu. Anaknya pandai dan baik. Namun dia sering sekali mengumpat dan mengeluarkan kata-kata kotor serta ucapannya sering menyakitkan hati teman-teman sepergaulannya.

    Saya pribadi lebih condong pada si B akan tetapi saya ingin yang terbaik menurut Allah.

    Saya sudah mencoba shalat istikharah tapi tidak pernah ada gambaran apapun soal ini.

    Mohon bimbingannya. Terimakasih

    Wassalamu’alaikum wr wb

      M Shodiq Mustika responded:
      6 Maret 2009 pukul 17:56

      @ qoriatul fitriyah
      wa’alaykumussalaam war.wab.
      Mungkin saja petunjuknya sudah muncul tapi belum terlihat olehmu. Jika informasimu sudah lengkap, maka menurutku, diantara tiga orang tersebut, yang terbaik adalah si B. Sebab, ilmu itu bisa dipelajari, tetapi watak itu sulit berubah.

    vimey said:
    13 Maret 2009 pukul 10:29

    Assalamualaikum

    wah, ternyata situs ini bisa di jadikan wahana konsultasi ya…
    afwan,….ana baru mampir tuk pertama kalinya di situs ini.
    dan pada pandangan pertama aja sepertinya udah menarik hati.
    tampilan yang menyejukkan, dan sudah mengisyaratkan bagaimana kah isinya. 🙂

    ta’aruf…
    yup, ilmu ini yang sedang ana pelajari dan ingin ana lakukan…
    cuma lagi bingung aja giman acara ta’aruf yang memang dibenarkan oleh Islam.

    yah…insyaAllah ana akan banyak belajar dari artikel2 yang antum sampaikan disini…
    semoga sangat banayk membantu ana…

    anila astarika said:
    13 Maret 2009 pukul 22:06

    gimana ya klo taarufnya kelamaan boleh ga ya?

    M Shodiq Mustika responded:
    14 Maret 2009 pukul 23:08

    @ vimey & anila astarika
    Silakan simak “10 Perbedaan Ta’aruf dan Pacaran Islami

    inimare said:
    20 Maret 2009 pukul 10:21

    Assalamualaikum,
    bapak aq dah punya buku istiharoh cinta sejah 1 tahun lalu tapi napa ya kok masih susah juga ya cari suami hik..hik…mohon bimbingannya

      M Shodiq Mustika responded:
      24 April 2009 pukul 19:07

      @ inimare
      wa’alaykumussalaam… Masalahnya apa, ya? Kendala apa yang kau hadapi ketika mengamalkan isi-isi buku tersebut?

    alfi said:
    26 Maret 2009 pukul 22:58

    saya minta pendapatnya. saya sudah menikah 11 tahun punya anak 2 selama itu saya banyak sekali perbedaan kami .terutama kebiasaan sehari hari dirumah .pokoknya banyak yang tidak sejalan dengan keinginan saya. apa yang harus kulakukan.selama nikah justru ibadah kami morat marit. mohon bantuannya

    budi said:
    6 April 2009 pukul 08:09

    alhamdulillah, salam serta doa semoga manjadi silahturahmi diantara kita semua yang mempunyai masalah seperti anda.tanks.

    paprica said:
    9 April 2009 pukul 18:49

    Sebelumnya saya mohon maaf, saya hanya ingin memberi saran, gmana kalo bahasanya dibuat sedikit lebih sopan, makasih.

      M Shodiq Mustika responded:
      9 April 2009 pukul 18:55

      @ paprica
      Terima kasih atas sarannya. Bisakah diperjelas mana sajakah yang bahasanya kurang sopan?

    Jannah said:
    13 April 2009 pukul 11:41

    Wah Subhanallah…
    Situs ini TOP BGT deh…

    Panggil aku "Bintang" said:
    14 April 2009 pukul 08:45

    Ass..
    Wah…ingin sekali bisa berta’aruf secara islami dan menemukan pasangan yang pas dihati. hingga aku bisa memahami arti kata mencintai karena Allah..smoga Allah segera menunjukkan…

    aida said:
    15 April 2009 pukul 13:04

    Alhamdulillah, jazakalloh, sungguh sangat bagus sekali, saya ingin menikah, tapi… masih banyak kendala,,,,

    rendyramdani said:
    16 April 2009 pukul 23:53

    ini pertama kalinya ana berkunjung kesitus ini…
    subhanallah…
    banyak ilmu yg bsa di pelajari..
    ana mau promosi in ke rekan2 boleh ya..

    sisi said:
    17 April 2009 pukul 10:43

    assalamua alaikum
    ini,pertama kalinya q ikut join disitus ini
    bagus..bgt,bisa dapat ilmu
    q mau nanya juga sekalian…
    bagaimana agar bisa mencintai seseorang kare ALLAh semata,bukan karna hal lain atau nafsu.
    tolong dijawab,makasih sebelumnya

    jalanterjalmendaki said:
    21 April 2009 pukul 00:50

    assalamu’alaikum. wr wb
    hmmm

    Mia said:
    10 Mei 2009 pukul 22:39

    Mau dunk ta’ruf

    media said:
    27 Mei 2009 pukul 15:30

    ass. ana tidak tahu mau bicara apa tapi salam kenal buat akhi dan ukhti yang ada di forum ini semoga langkah dan niat kita di ridhoi oleh Allah SWT, Amin………..

    santy ekasari said:
    13 Agustus 2009 pukul 18:04

    ass….
    saya wanita berumur 23 thn
    saya mempunyai trauma mendalam dalam hal pacaran…
    entah knp saya merasa para lelaki jarang da yang mendekati saya untuk menjadi eman hidup atau berpacaran.
    tapi saya pny bbrp sahabt pria yg sdh pny kekasih
    mohon bimbinganya agar saya ditemukan pria yg bisa menerima dan menyayangi saya dengan tulus…

    alfath said:
    7 Oktober 2009 pukul 22:51

    asskum,,
    slm,,singkt saja,,saya baru tau forum nie,,saya ingin beljar mngenal wanita dari sisi yg benar,, mudah2n DIA mempermudah… 021 93182942

      Qi-Qi said:
      19 November 2009 pukul 17:37

      alaikum salam…
      semoga Allah mempermudahnya… amin
      lam kenal… 08977462119

    indah puji lestari said:
    13 Oktober 2009 pukul 17:10

    alhamdulilah sekarang Q tau apa itu ta aruf 😀

    Budi Muhammad Natsir said:
    22 Oktober 2009 pukul 10:57

    untuk berkenalan dengan wanita, maka harus ada yang mengenalkannya kepadaku, baik teman atau sodaranya.

    jika saya ingin berkenalan dengan dia yang ada disini, bagai mana caranya?

    widarti sahid said:
    17 November 2009 pukul 09:20

    Assalamualaikum…..
    Aku seorang gadis masih 19thun. Pernah pacaran satu kali selama setengah tahun, saat itu aku mau tamat di bangku SMA. ktika kulia ortuku meminta supaya aku tidak pacaran dulu n serius tuk menggapai cita2ku.Aku turuti kemauan ortuku karna alasan aku sayang banget ma mereka n gak mau kecewain mereka.Kini aku sadar aku gak mau pacaran bukan karna ortuku tapi karna ajaran islam gak mengenal pacaran sebelum adanya ijab kabul pernikahan. Skarang aku istiqomah berjalan di atas koridornya untuk gak pacara.
    Namun sekarang banyak cowok2 yang mengungkapkan cinta padaku, bahkan ada yang rela nunggu berbulan-bulan hanya untuk menunggu cintaku.Aku menolak mereka dengan alasan belum mau pacaran dan aku ingin ta’aruf dalam memilih pasanganku namun mereka gak percaya, bahkan ada yang menjauhi aku.

    Apa yang harus aku lakukan agar aku tetap istiqomah untuk ta’arup n apa yang harus aku lakukan agar cowok2 itu gak sakit hati karna aku menolak mereka………….

      mira erfaza said:
      19 November 2009 pukul 16:39

      Ukhti Widarti Sahid…
      Untuk mempertahankan keistiqomahan, bukanlah sebuah hal yang mudah… Yang ukhti harus ingat adalah setiap godaan merupakan ujian… Sebaiknya ukhti jangan khawatir dengan janji Allah SWT, karena setiap kita memiliki pertemuan sendiri dengan jalan yang tidak pernah kita sangka. Ukhti sudah menyadari bahwa pacaran bukan hanya sekedar larangan orangtua tapi lebih dari itu…
      Bagaimana caranya untuk istiqomah ??? jawabannya hanya satu ukhti.. tetaplah berjalan pada koridor yang sudah memiliki ketentuan dan ketetapan.
      Ukhtiku… selama ana mengenal saudara kita yang berjenis kelamin laki- laki… mereka tidak pernah tersinggung dengan penolakan yang memiliki dasar yang kuat dan disampaikan dengan cara yang lemah lembut.
      Satu lagi… Keistiqomahan kita yang akan menjawab setiap persoalan… Dan mereka akan lebih menghargai keputusan yang kita ambil jika tercermin dari sikap kita….
      Tersenyumlah ukhti… karena permasalahan dunia ini sangat besar dan luas… kenapa tidak ukhti tawarkan persaudaraan untuk lebih mengharumkan Asma Allah SWT ???

    mira erfaza said:
    19 November 2009 pukul 16:24

    Assalamu’laikum Wr. Wb.
    Alhamdulillah… Allah mempertemukan ana dengan orang – orang yang masih berfikiran sehat… dan sehat berfikir. Tidak tertutup kemungkinan setiap hari kita masih melihat banyak saudara – saudara kita yang terlena dengan ungkapan perasaan, rayuan maut, atau beragam bentuk perhatian. Dengan situs ini, ana harap banyak yang berkonsultasi untuk mencari jalan yang lebih baik bagi hidup dan kehidupannya. Akhi M. Shodiq Mustika jangan bosan memberikan tanggapan atas semua pertanyaan… Allahu Akbar !!! Semangat dari Aceh untuk akhi..

    Dinar said:
    22 November 2009 pukul 12:13

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Perkenalkan nama saya dinar 23 th. Saat ini saya sedang menjalani hubungan dengan seorang pria “W” dimana selama kami berhubungan, saya tidak pernah mencintai dia. Knp???? Karena saya belum bisa membukakan pintu hati saya untuk orang lain. Hati saya masih dalam bayang-bayang masa lalu dengan seorang pria “D”.
    Begitu cintanya “W” kepada saya, diapun datang meminta restu orang tua untuk melamar saya dibulan januari. Penilaian saya tentang “W” dia begitu baik, sabar, sayang dan hormat dengan orang tua terlebih lagi mencintai saya. Apa yang harus saya lakukan? Saya takut jika suatu saat saya tidak bisa memberikan yang terbaik buat dia.

    Tunggu dibulan januari!

    Wassalam.

    ozan said:
    25 Desember 2009 pukul 15:48

    Assalamu’alaikum. Salam kenal semuanya…..
    Bagus juga ni buat yang udah masa nya untuk menikah, tpi belum tau cara yang pas sesuai syariat. Semoga Allah selalu bersama kita……

    wahyudinasti said:
    13 Januari 2010 pukul 17:46

    Assalamualaikum,alhamdulillah akhirnya… Ana mau tanya,bagaimana pak gabung di group ta’aruf di ning.com,ana ga ngerti,tolong pak penjelasannya.atau email ke wahyudinasti@yahoo.co.id

    septya wulan said:
    19 November 2012 pukul 19:50

    ass
    jujur saja saya ingin mengikuti jejak kakak saya untuk bertaaruf.tp,saya masih bingung taaruf dengan siapa dan tata cara taaruf yang benar.saya jarang bertanya karena saya memang sedikit pemalu mungkin bisa dijelaskan.trm ksh.wass

    Ferry said:
    27 April 2014 pukul 15:50

    Saya memiliki kenalan yang sudah sukses menikah dengan jalan taaruf. Silakan menuju situs : http://www.KTMU.org
    Disana syaratnya sungguh sulit namun menurut saya wajar dan bagus, karena hanya orang – orang yang tidak merokok dan no free sex serta terbukti memang alcohol Free yang bisa meneruskan prosesnya. Jadi terlihat ini benar bukan hanya untuk have fun tapi untuk serius menikah.

    Terima kasih =)

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s