Salahkah menolak cinta pria tampan?

Posted on Updated on

Ustadz,, saya juga punya masalah yang agak berat niii,, jadi gini ceritanya,, saya tuh anak perempuan yang nggak pernah terlepas dari saran-saran dan perhatian orang tua saya, alhamdulillah… tapi itu semua jadi membuat perilaku dan sikap keseharian saya seperti anak kecil, walaupun umur saya hampir 17 tahun, tappi teman-teman saya selalu bilang saya seperti anak TK karena cara saya bicara, kelakuan saya, kebiasaan saya masih seperti anak kecil, unutuk mengambil keputusan sendiri saya masih kurang percaya diri, takut terjadi kesalahan yang bisa menyebabkan penyesalan di kemudian hari, yaa kurang lebih begitulah gambaran kepribadian saya,,

Dengan kondisi kejiwaan saya yang masih kekanak-kanakan seperti itu, suatu hari saya harus memutuskan perkara yang menurut saya tidaklah mudah,,

Seorang mahasiswa UI yang menurut saya amat rupawan menyatakan perasaannya pada saya.. , ingin sekali saya menjawab “iya” tappi, untuk melakukannya sangat berat bagi saya, saya punya beberapa pertimbangan untuk itu,

pertama, saya tahu dalam islam tidak ada kata pacaran,

kedua, saya tahu saya menyukainya namun, saya merasa perasaan ini hadir hanya karena paras tampannya bukan karena budi pekerti dan kesholehannya..

singkat cerita, kami tidak “jadian”………

namun, setelah semuanya selesai sering terbesit perasaan menyesal kenapa saya menyia-nyiakan orang seperti dia..

pertanyaan saya adalah:

bagaimana cara yang paling efektif agar perasaan menyesal yang sering menghantui saya saya tidak lagi ada??

Jawaban M Shodiq Mustika:

Supaya tidak menyesali keputusan (atau pun segala yang telah terjadi), banyak-banyaklah bersyukur. Caranya, antara lain:

  1. Hitung-hitunglah berapa banyak nikmat yang telah Allah limpahkan kepada dirimu.
  2. Bukalah mata dan telinga untuk melihat betapa banyak orang yang lebih berkekurangan daripada dirimu.
  3. Sering-seringlah mengucap lafal syukur, seperti: alhamdu lillaah…
  4. Resapilah makna lafal syukur itu dalam hati dan pikiran, bukan sekadar di bibir saja.

Untuk kiat-kiat lain supaya tidak menyesal, lihat “Periksa Peluang Pendapatan dari Sesal Dahulu!” dan “Pastikan Mana Racun, Mana Madu!

Alasanmu yang pertama (“dalam islam tidak ada kata pacaran”) tidak bisa kuterima. Sebab, Islam tidak melarang pacaran. Yang terlarang adalah yang mendekati zina (dan perbuatan munkar lainnya). Selama tidak mendekati zina atau pun berbuat munkar, boleh-boleh saja pacaran.

Alasanmu yang kedua (“merasa perasaan ini hadir hanya karena paras tampannya”) bisa kuterima. Itu merupakan pertanda kedewasaanmu. Keputusanmu sudah tepat, setidak-tidaknya untuk saat ini. Bagaimanapun, makna asli pacaran adalah persiapan nikah. Jika belum berniat hendak mempersiapkan pernikahan, tentu saja pacaran itu belum perlu.

Wallaahu a’lam.

Iklan

5 thoughts on “Salahkah menolak cinta pria tampan?

    femur said:
    7 Maret 2009 pukul 09:14

    Assalamu’alaikum…

    ya ukhti.
    jgnlah trllu berlarut dlm sesal.
    yakinlah, bahwa Allah senantiasa mmbrikan yg terbaik to qt…
    jgnlah pandang seseorang hny dr fisik belaka…
    smga Allah senantiasa melimpahkan ridha-Nya kepada qt.

      Yas said:
      12 Maret 2009 pukul 21:24

      sBLumnYa sYukroN bWatt saran dan doa-mu,,

      tappi….

      jujur niyy,, Yas jug sbNR’a biNguNg,, sBnR’a perasaan Yas k dya apa y??

      kaLo d’biLang cinta, terlalu cepett,, cZ Yas tuh bukan tipe cwek yang menilai oRg lain dari luarny z,, pasti pake pertimbangan akhlak juga…

      Tapi,, kalo bukan cinta,, kenapa ada rasa nyesell y??

      Aduuuhh,, Yas pusing….

    Dian said:
    19 September 2009 pukul 14:42

    Ak jg pRnh ky gt.Mencintai se2org meliHat dr fisikx az.Namax jg dr mata tUrun kHati.(hehe)
    dy cinta ptmaQ en ampe saad ne ak bloM bs lupaen dy.
    Gmn crax y nglupaen cnt ptma??

    mike rumiati said:
    7 November 2009 pukul 13:19

    assalamu’alaikum….
    saya ingin curhat bagaimana cara monolak cinta seseorang tanpa harus menyakiti???? karena saya masih sekolah kelas XII
    Thankz ^_^

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s