PDKT antara ikhwan-akhwat aktivis dakwah

Posted on Updated on

1. Dlm melakukan aktivitas,khususnya agenda dakwah, biasanya ikhwan dan akhwat paham betul utk ga terlibat jauh dlm mendiskusikan hal2 yg ga urgent, selain itu mereka jg terpisah alias ga ikhtilat. Dg begitu gmn bisa si penanya melakukan hal yg disarankan bpk itu?
2. Semua kebaikan2 yg ditunjukkan kpd si akhwat seperti meminta memilihkan buku2, dsb bila saya simpulkan bukankah itu merupakan “topeng” bagi si penanya yg kemudian bs aja hal itu dilakukan krn “ada maunya” yaitu utk mendptkan hati si akhwat, dan itu adalah sebuah penjebakan krn apa yg dilihat si akhwat adlah “kebaikan” si penanya.
3. Kemudian pd saran yg berikutnya yaitu pd “beri perhatian”. Bila demikian saran bpk,apakah itu berarti si penanya ga menundukan pandangannya kpd si akhwat smpe-smpe 2 helai rmbut aja bs kelihatan sm dia?

Jawaban M Shodiq Mustika:

Yang ukhti persoalkan itu sering kubahas. Karena itu, jawabanku terutama adalah untuk menunjukkan artikel-artikel penjelas.

1. Lihat artikel “Seperti Nabi, Gaul Islami Pria-Wanita Itu Seluas-luasnya” dan “Percampur-bauran Pria-Wanita Itu Sunnah Rasul“.

2. Menurut kaidah dari ushul fiqih, segala hubungan antarmanusia itu boleh, kecuali bila ada dalil qath’i yang melarangnya. Dalam hal ini, tidak ada larangan untuk berniat ganda, misalnya: meminta bantuan dan sekaligus melakukan pendekatan (PDKT). Supaya tidak terkecoh, Rasulullah menganjurkan kita untuk melakukan tanazhur (pengamatan dan penaruhan perhatian), bukan sekadar ta’aruf (perkenalan).

3. Melihat lawan-jenis tidaklah terlarang. Yang diperintahkan kepada kita bukanlah menundukkan semua pandangan mata, melainkan sebagian daripadanya, yaitu yang disertai dengan nafsu birahi (atau pun nafsu kotor lainnya). Lihat artikel “Contoh Tanazhur yang Direstui Nabi” (beserta penjelasan di bagian komentar di bawah artikel ini), “Bolehkah Laki-Laki Memandang Perempuan dan Sebaliknya?“, dan “Pengertian zina-hati dan mendekati-zina lainnya“.

Wallaahu a’lam.

Iklan

2 thoughts on “PDKT antara ikhwan-akhwat aktivis dakwah

    serbagratisbuku said:
    26 Maret 2009 pukul 19:58

    bagus pak shodiq. ngomong2 mau kenalan nih. kalau boleh mohon dilink juga.
    http://serbagratisbuku.wordpress.com

    syukran

    fauziah said:
    5 April 2009 pukul 08:32

    menurut saya dakewah bagi ikhwan aztau akhwat sama yaitu untuk menyeru seseorang kepada yg maruf dan mencegah yg mungkar

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s