Tanamkan cinta di ranah politik (secara sewajarnya)!

Posted on Updated on

mas sodik,, gak sayang situs nya kurang peminatnya,,mas itu udah bagus banget lo ngomongin agama, dan cinta. Politik mah udah banyak yang ngomongin mas. Malah tambah pusing. Sama hal nya dengan saya yang jadi sedikit ngerasa ngejelimet kalo bahas politik, sebahagian dari keluarga saya merasa bingung mau pilih siapa, maka nya dari pada bingung, mending milih yang ada aja, gitu kata mereka mas, mulai baru lagi gak tau ntar apa jadinya (semacam ketakutan akan sesuatu yang masih menerawang). Kira2 itu tanggapan rasional saya mengenai tulisan mas sodik tentang mukjizat itu tidak mungkin. Kalau saya sih mas ya, nurut aja apa kata masyarakat, toh hati nurani kita semua telah tersalurkan melalui surat suara, kalau pun itu ada kecurangan, mari kita bersama2 berdo’a agar Allah Yang Maha Kuasa membukakan tabir kebenaran bagi kita semua,, dan semoga orang2 yg curang (kalau ada) dibukakan pitu hati bagi nya agar ia menjadi lebih baik dibandingkan jika orang lain yang menang. Amin.

BUKANKAH SELAMA INI MAS SODIK MENGAJARKAN HAL2 YANG POSITIF. Itu pelajaran yg dapat sy ambil dr mas sodik yg berkaitan dengan Cinta. Karena bagi saya CINTA itu suatu energi yang positif yg sangat luar biasa. Maka nya mari kita bangun kehidupan sosial ini dengan CINTA. Mari kita mulai dr diri sendiri dan dari hal2 yang kecil,, bukan begitu mas sodik,,,,,,maaf ya mas kalau ada kata2 yang menyinggung.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Terima kasih atas saran dan masukannya.

1) Mengenai kemungkinan berkurangnya (atau pun bertambahnya peminat) situs ini, aku sudah menerangkannya di https://muhshodiq.wordpress.com/2009/04/11/rahasia-mengapa-sby-berjaya-dalam-pemilu-siapa-mau-ikuti-jejaknya/

2) Bila kita melihat kemunkaran, adalah tugas kita untuk berusaha meluruskannya sesuai dengan kemampuan kita. Bila mampunya dengan hati saja, ya dengan hati sajalah kita berusaha (dengan doa). Namun kalau mampu lebih dari itu, mestinya kita juga berusaha lebih.

3) Memang, kita perlu menyebarkan cinta. Namun, itu bukan berarti bahwa politik mesti dihindari. Justru kita perlu menyisipkan bibit-bibit cinta di ranah ini. Memang sudah banyak orang berbicara tentang masalah politik, tetapi sedikit sekali yang berusaha menanamkan bibit-bibit cinta di dalamnya. Bagi orang yang belum terbiasa dengan pembicaraan politik, mungkin “bibit-bibit cinta” yang aku tanamkan di ranah politik melalui situs ini tidak terlihat. Namun bagi yang berkecimpung dengan masalah politik sehari-hari, apalagi kalau hatinya memang tidak anti cinta, maka dia insya’Allah memahami apa yang aku maksudkan. Salah satu buktinya, lihat https://muhshodiq.wordpress.com/2009/04/07/sby-partai-demokrat-menipu-rakyat/comment-page-1/#comment-12944

4) Selain itu, jangan sampai cinta kita terhadap pilihan politis kita berlebihan. Di satu sisi, aku khawatir sebagian masyarakat kita terlalu mencintai pemimpin hingga kehilangan sifat kritis. Di sisi lain, aku khawatir sebagian masyarakat kita terlalu mencintai perjuangan politisnya hingga ketika gagal, mereka menjadi sakit jiwa dan bahkan ada yang sampai bunuh diri. Orang-orang seperti itulah yang lebih aku khawatirkan. Aku tidak terlalu khawatir akan nama baik partai-partai yang kubahas. Kekuatan partai-partai tersebut jauuuuh lebih besar daripada suaraku di sini.

5) Aku memahami mengapa sebagian dari keluargamu memutuskan “mending milih yang ada aja” lantaran takut akan perubahan. Hal semacam itu banyak terjadi dalam masyarakat kita. Kemungkinan besar, mereka melihat tidak ada cinta dalam dunia politik yang berubah-ubah. Ini merupakan tantangan berat bagi kita. Lantaran hal seperti ini jugalah aku terdorong untuk menanamkan bibit2 cinta (yang sewajarnya) di dunia politik. Mohon dukungannya, ya!

8 thoughts on “Tanamkan cinta di ranah politik (secara sewajarnya)!

    AL said:
    11 April 2009 pukul 15:43

    Huhehehe…
    Apapun referensi politiknya, Pak Shodiq tetep wokeh menurut saya. Berdebat dalam hal politik, biasalah..

      M Shodiq Mustika responded:
      11 April 2009 pukul 17:08

      @ AL
      Terima kasih atas dukungan mbak Alifia.

    reallylife said:
    11 April 2009 pukul 15:58

    kalo menurut saya dimanapun pasti ada cinta

    Singal said:
    11 April 2009 pukul 16:18

    cinta dan kasih membuat damai….

    Rino Sundawa Putra said:
    11 April 2009 pukul 21:11

    Pada dasarnya manusia itu makluk yang berpolitik (Zoon Politicon/Plato). artinya manusia selalu mencari nilai2 ideal dalam hidupnya, prinsip itulah sebetulnya subtansi dari politik.

    v2love said:
    27 April 2009 pukul 10:02

    Kalo menurut aku Cinta,hati,dan politik tidak dapat di pisahkan. Namun ad angGgapan bahwa politik biasanya ga boleh salah walaupun harus berdusta kalo nya cinta dan hati boleh salah asal menjunjung kejujuran atau tidak berbohong.

    Agus Mike Hinganaday"s said:
    29 Juni 2009 pukul 18:03

    Saya Mahasiswa UPN VETERAN JAKARTA DIII Accounting saya melihat Dunia Politik itu ibaratnya dua sisi mata uang yang berbeda…tergantungdari sisi mana kita melihatnya…dan seperti apa???? Gthu mau tanya tentang politik silahkan kirim email ke aguzmike@yahoo.co.id atau kontak aja ke no 97388627

    SunSave said:
    28 Juli 2009 pukul 22:25

    Seperti pandangan mr Shodiq, cinta itu meliputi seluruh dimensi kehidupan termasuk ranah politik.

    Seandainya cinta meliputi para pemimpin negeri, niscaya negeri itu akan mengalami masa adil, makmur & sejahtera baik bagi rakyat negeri itu maupun negeri-2 lain yg miskin.

    Saya ada sedikit bacaan serdehana ttg ini pd: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1437658

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s