Hati-hati, Penipu di Internet Kian Lihai

Posted on Updated on

Hati-hati, Penipu Cyber Kian Lihai
Jumat, 17 April 2009 | 21:43 WIB

WASHINGTON, (Antara News/Reuters) – Pesan-pesan sampah dari aktivitas phising (penipuan data di internet untuk menjebol informasi sangat pribadi seseorang) terus bertambah semenjak terbongkarnya penipuan tingkat rendah via email di masa lalu dari pangeran bohong-bohongan Nigeria, yang pelakunya memperoleh keuntungan besar dari nomor-nomor rekening bank yang diberikan oleh korban-korbannya.

Bahkan ketika pihak berwenang mencoba menjejak penyebar pesan palsu, email-email palsu dan pesan-pesan sampah itu, para penipu cyber semakin lihai dan senantiasa mencari lubang untuk bisa mereka eksploitasi.

Sebagian besar email yang masuk adalah pesan sampah dan sejumlah besar diantaranya berisi tipuan. Berdasarkan skala penipuan elektronik yang terjadi, maka itu menunjukkan para penjahat bisa untung besar hanya jika orang-orang tertipu oleh muslihat mereka.

Aktivitas phishing biasanya merujuk pada email-email yang seolah-olah dikirimkan bank atau sumber terpercaya lainnya sebagai trik untuk mengelabui penerima pesan agar memberikan nomor dan kata sandi rekening bank serta kartu kreditnya.

Pemerintah AS mencetak sukses besar November lalu saat perusahaan web-hosting McColo Corp berhasil ditutup (diofflinekan). Ada banyak perkiraan mengenai hal ini, namun Washington Post menyebutkan 75 persen pesan sampah di seluruh dunia berasal dari perusahaan web-hosting ini.

Namun email-email sampah yang menawarkan banyak hal, dari program diet ala selebriti, tinta printer murah, penghapusan utang kartu kredit sampai bagaimana mencapai orgasme seksual dahsyat itu dengan mudah bisa masuk dalam inbox, demikian anak perusahaan Google yang khusus membidangi soal keamanan cyber, Postini.

Kini para penyebar pesan sampah menggunakan komputer-komputer berbeda untuk mengirimkan email sampah guna mengaburkan identitas mereka yang membuat pola tipu gaya McColo semakin sulit direproduksi, kata Adam Swidler, manajer pemasaran produk Postini.

Para penyebar pesan sampah akan membuang pesan-pesan sampah yang terlalu mudah dideteksi –seperti pesan-pesan dari email pangeran palsu Nigeria– demi menyelamatkan pesan sampah berbasis lokasi yang lebih canggih, yang mengarahkan para korban untuk masuk ke laman yang misalnya membicarakan bencana alam atau isu-isu seputar itu.

Jika mereka mengklik video yang terdapat di laman, maka laman web itu justru mengunduh virus yang langsung menjalar ke komputer pengguna, demikian Google dalam blog keamanan internetnya.

Tim Cranton, pakar keamanan cyber Microsoft, mengungkapkam tidak ada cara untuk mengetahui berapa banyak uang yang telah dibobol. “Kami tak punya satu pun cara untuk mengetahui jumlah uang (yang dicuri) karena begitu banyak korban yang justru tak dipedulikan orang-orang.”

Internet adalah berarti cara baru melakukan penipuan di mana smishing adalah salah satunya dan sebenarnya tak lebih dari aktivitas penipuan phishing yang dikirimkan lewat layanan pesan singkat (SMS).

Para pencipta “e-con” (wirausaha berbasis internet) semakin canggih dalam mendekati calon-calon korban. Salah satu taktik yang dikembangkan adalah menulis sampah yang seolah-olah datang dari sumber terpercaya, diantaranya dari Paypal.

Manakala Paypal yang dimiliki eBay ini mengetahui bahwa para penyebar pesan sampah menggunakan namanya, Paypal segera mensyaratkan pencantuman pengenalan digital dalam emailnya dan meminta para provider seperti Yahoo dan Google memblok semua email yang seolah-olah berasal dari mereka tapi sebenarnya tidak mencantumkan pengenal digital itu.

“Kami tahu berapa banyak yang mereka buang dan perbincangannya (forum) mendekati sekitar 10 juta sebulan. Jika pengguna langsung mengabaikan pesan-pesan palsu ini maka mereka akan sulit menjadi korban,” kata Michael Barrett, kepala eksekutif keamanan Paypal.

Phishing tidak hanya merugikan pengguna, dalam soal berapa banyak kerugiannya, tetapi juga berdampak pada pandangan pengguna mengenai keamanan internet sehingga secara tidak langsung merusak citra Paypal, tambah Barrett.

Para pakar keamanan internet melihat teknik penipuan via internet makin canggih dimana para korban akan dengan mudah menyerahkan uangnya dan menggunakan perangkat perusak (malware) yang pada dasarnya adalah piranti lunak untuk kejahatan guna menjebol kata sandi (password) dan nomor kartu kredit sehingga dimiliki para copet cyber.

“Informasi-informasi kunci ini kemudian dijual di pasar gelap,” kata David Marcus, pakar riset ancaman internet pada perusahaan keamanan komputer McAfee.

Seseorang yang membeli password dan nomor kartu kredit akan menggunakan informasi ini untuk berbelanja sesuatu, mendapatkan dana tunai atau menciptakan identitas palsu.

Berkaitan dengan ini, Biro Penyelidik Federal (FBI), bekerjasama dengan polisi Inggris, Turki dan Jerman, telah menutup salah satu forum online bertajuk Dark Market pada Oktober 2008 yang masa puncaknya bisa disinggahi lebih dari 2.500 member beregistrasi, demikian satu pernyataan pers FBI belum lama ini.

Para pakar sepakat bahwa mereka tidak boleh membiarkan masalah ini berlanjut dan setuju bahwa semakin banyak orang tidak bekerja semakin baik, sekaligus makin banyak orang menjadi korban pesan-pesan sampah.

Marcus menyatakan pesan-pesan sampah kebanyakan tidak lebih dari tipu daya kepercayaan secara digital, yang pada skala yang luar biasa bisa membuat para pembuat pesan sampah memperoleh keuntungan 100 ribu dolar AS (Rp1,1 miliar) per bulan.

“Namun, prilaku ini hanya memiliki kemungkinan berhasil 2 persen. Pesan-pesan palsu ini dikirimkan ke puluhan juta orang dalam waktu bersamaan,” kata Marcus.

13 thoughts on “Hati-hati, Penipu di Internet Kian Lihai

    baratjalan said:
    18 April 2009 pukul 12:16

    aku juga pernah lho dapet email kayak gitu dulu waktu sma. Katanya dia seorang anak dari keluarga mafia yang sangat kaya di afrika. Namanya Liberty Onudu. Katanya dia butuh nomor rekening baru untuk menyelamatkan warisan dari bapaknya.Kalimatnya memohon-mohon bantuan. Ah, tapi untung aku lagi blum punya rekening

    ade winata said:
    18 April 2009 pukul 21:07

    Sering sekali memang dapat email sampah, sangat menggangu.
    tapi untung banyak dalam bahasa inggris jadi sering gak mudeng bacanya. jadi nya gak ketipu

    roedy wihanto said:
    19 April 2009 pukul 13:05

    pengirim email kalau tidak di kenal memang jangan mudah dipercayai, tak masuk akal jika kita mau merespon pengirim email tak di kenal dan menyangkut tawaran tawaran menarik (ini biasanya penipuan) kadang penipuan juga bisa melalui tawraran2 di situs tertentu, hendaknya kita waspada dan hati2 dalam memilih situs yang bisa dipercaya.

    Ismet said:
    19 April 2009 pukul 22:16

    Betul Pak, baru2 ini saya mendapat email dari seseorang yang mengaku Puteri Inggris… masih klise, tentang penyelamatan warisan.
    Dan ada lagi yang terbaru, seiring Honda mendapat penghargaan. Ada email yang menyatakan saya mendapat hadiah 850.000.000, Foundsterling….. dari pengundian hadiah Honda Inggris. Hati2 dengan nama RICHARD EBEMS….
    Intinya, apabila ada email yang berisi hal-hal yang seperti tadi… abaikan.

    sinta said:
    20 April 2009 pukul 13:01

    intinya:
    ga mungkin dapat uang gratis , besar dengan cara yg luar biasa gampang dan jangan lupa kalo ga pernah ngirim undian jangan berharap tiba2 ada hadiah. Trus pertanyaan pentingnya… ngirim undian nya ke mana? bisa cek ulang balik ke suppliernya ga? jangan lewat no telepon dr pemberitahuan undian tapi lsg ke no tertera di produk
    dsb
    dsb
    dsb
    dsb

    mutiara said:
    20 April 2009 pukul 22:01

    Sampai sekarang pun masih sering kuterima pesan-pesan seperti di inbox emailku. Tapi bukan pangenran nigeria lagi namanya. Sekarang jadi putri… aku lupa nama putri tersebut. yang jelas kita harus hati2🙂

    Anggie said:
    21 April 2009 pukul 13:58

    Loh skr ada yg pura2 salah sms trus tlp dan malah kenalan. Syukur2 clon korbn lajang,lgs tuker2an foto (pastix palsu yg menawan) smpai akhrx mrs dkt krn tlp2an setiap hr. Lalu diajukan twrn investasi bla bla dan korban mentrnsfr sjumlah dana. Of course investasi itu bohong dan cm akal2an. Pd wkt yg djanjikn,invest tdk balik,dan smua tlp tdk bs dhub.

    bursaalqowam said:
    21 April 2009 pukul 18:55

    Dalam keadaan tertentu, banyak masyarakat kita yang rela berkorban jika sudah termakan oleh janji surga yang menggiurkan. Karena itulah, tipu-menipu ini selalu menemukan korbannya. Setelah korban terbuai angin surga, hilang akal kesadarannya, uang dengan mudah mengalir dari korban kepada si penipu. Kalau orang ingin memberi Anda hadiah, tentu tidak perlu meminta sesuatu terlebih dulu dari Anda, kecuali penipu.

    sri said:
    13 November 2009 pukul 03:13

    segera laporkan penipuan Danafiesta ke polisi, lalu bawa suratnya ke BCA spy rekening fahriani 7820139130 bisa segera diblokir.

      fahrian said:
      13 Desember 2009 pukul 02:50

      iya tuh danafiesta jelas2 penipuan. JELAS2 profitnya ga masuk akal. BERBAHAYA. dan tidak jelas pembagiannya. ngeri deh….. ratusan juta uang investor bakal amblass

    Mutiara said:
    14 Juni 2010 pukul 13:57

    wuaduh saya sering banget dapet email begituan.. Ga usah pake dibaca deh, kalo ada yang mau ngasi duit banyak pasti nipu.. huhu..

    Lasaren ferloos said:
    5 September 2010 pukul 09:44

    gimana dngn bisnis melipatgandakan uang dalam sebulan….benar nggak tuh….ko penghasilannya gede banget,……

    yunus lamama said:
    28 Juni 2011 pukul 19:30

    Syukur Alhamdulillah atas komentar teman2 di internet, kebetulan saya juga dapat email serupa dari Millionare loteray yg menyatakan kalau saya dapat hadiah sebesar 850.000, founsterling dan bahkan mereka sudah mengimkan sertificate kemenangan undian tersebut, dan saya tidak yakin kalau itu benar adanya,…./// terima kasih banyak atas informasinya semua semoga tidak ada orang lain yg tertipu, dan semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua Amin ya Rabbal Alamin..

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s