Mau profesional? Mari berkembang bersama!

Posted on Updated on

Mas Shodiq, saya cuma memberikan komentar sebagai seorang desainer grafis. Dari desain-desain [7 finalis] di atas saya rasa memang ada beberapa desain yang kurang baik yaitu desain 2 dan 3.

Saya rasa desain mas Andi S sangat bagus dan terkesan professional, sama halnya dengan Finalis 1 dan Finalis 4. Saya mempertanyakan apakah Mas Shodiq menilai hanya dari sisi pribadi saja (beserta istri) tanpa berkonsultasi dengan para desainer grafis atau pakar yang berkompeten di bidang ini? Karena merekalah tentunya yang tahu benar keinginan pasar secara umum, bukan hanya keinginan pribadi.

Sangat disayangkan jika nantinya desain yang terpilih berkenan di hati mas shodiq tetapi di mata pembaca terkesan tidak elegan/professional atau tidak berkenan di hati pembaca. Hal ini tentunya akan menjatuhkan pamor website itu sendiri. Terima kasih atas kesediaannya menampilkan masukan ini.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Kami sangat berterima kasih atas masukan dari Saudara. Kami tidak hendak mendebat atau apalagi menyalahkan pandangan Saudara. Di sini kami hanya hendak mengemukakan pandangan kami supaya lebih dipahami.

Yang terpenting barangkali adalah mengemukakan tujuan praktis kami dalam mengadakan lomba ini. Apakah kami mencari desain yang terkesan elegan/profesional? Silakan periksa kembali pengumumannya. Sejak awal, kami tidak pernah menyinggung ihwal elegan/profesional. Sejak awal itu sudah kami beritahukan bahwa desain yang kami cara adalah yang mencerminkan spirit shodiq.com. Adapun pada salah satu desain yang Saudara rekomendasikan itu, yakni karya Andi Sasmita, kami lihat kurang mencerminkan spirit shodiq.com, tetapi justru lebih mencerminkan spirit sang desainer sendiri.

Kami sudah melihat website Andi Sasmita. Memang, website-nya menampilkan kesan elegan dan profesional. Namun, situs/blog kami tidak hendak mencitrakan diri sebagai elegan/profesional. Yang hendak kami citrakan adalah “penyayang” (ala shodiq.com), “berkembang”, (ala shodiq.com), dan “islami” (ala shodiq.com).

Mengenai konsultasi dengan desainer profesional, kami sudah melakukannya. Bahkan, kami bukan hanya sudah berkonsultasi, melainkan juga sudah memesan desain dari mereka, berdasarkan rekomendasi dari sahabat-sahabat kami di dunia maya. Namun, meskipun uang kami yang kami habiskan untuk pesan desain-desain itu sudah terlalu banyak (untuk ukuran kami), tetap saja desain mereka kurang mencerminkan spirit shodiq.com. Justru gara-gara kegagalan untuk memperoleh desain yang pas dari sejumlah desainer profesional itulah kami mengadakan lomba ini.

Dengan lomba ini, kami mengajak para desainer “amatir” untuk berkembang bersama kami. Supaya mereka berkembang, tentu tidaklah memadai bila kita sekadar mengatakan “desain B dan desain C kurang baik” atau “desain A dan desain D sangat baik”. Sebisa kami, kami tunjukkan di manakah kelebihan dan kekurangan mereka dalam pandangan kami, sedikit demi sedikit. Bahkan, desain yang masuk final pun tidak kita anggap sebagai desain yang 100% sempurna. Supaya kita sama-sama terus berkembang, kami pun menyatakan hendak menghubungi para finalis untuk “modifikasi seperlunya”.

Demikian penjelasan kami, mudah-mudahan dimengerti dan dimaklumi. Oh ya, ngomong-omong, ada hubungan apakah antara Saudara dan Andi Sasmita? Kalian sama-sama orang Bogor. Tempat kalian mengakses internet sangat dekat. Apakah ini hanya kebetulan? Dan… satu lagi, mohon Saudara memberitahukan link-link yang menunjuk ke desain-desain grafis karya Saudara supaya kita semua, termasuk para finalis, dapat belajar dari desain karya seorang desainer profesional. Terima kasih.

Iklan

3 thoughts on “Mau profesional? Mari berkembang bersama!

    Joddie said:
    23 April 2009 pukul 13:30

    he.. he.. kok ribut sih, toh bagus ndaknya kan tergantung banget yang liat, dan itu (pasti) subjektif banget, kan nggak ada tuh yang mutlak bagus (kalo ada, mungkin semua manusia akan make baju yang sama, potongan rambut sama, dsb)…
    kalo boleh cerita dikit, aku beberapa waktu dapet pesenan design dari Australia, perusahaan Internasional yg (mungkin) produk-produknya nggak terbeli ama orang Indonesia, aku coba buat sebagus mungkin.. ee, dia malah bilang “aku mo bikin iklan, bukan lukisan !!” gimana coba ?

    nyantai aja deh… maju terus Design Indonesia !!
    Go International ? Why Not ?

      M Shodiq Mustika responded:
      23 April 2009 pukul 14:28

      @ Joddie
      Wow! Sudah go international rupanya. Selamat, ya!

    eko fiat prihandi said:
    24 April 2009 pukul 09:45

    go internasional.. biasa aja lagi…

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s