Cara jitu supaya si dia ingin segera menikah denganmu

Posted on Updated on

ni aku cow… serius Pgn ngajk cew tuk segera nikah, karena umurnya dah 28 tahun… setiap kali aku tegasin, dia selalu bilang belum bisa buka hatinya, padahal sebelum aku ada orang yang punya niat sama, tapi jwbnya seperti itu terus, akhirnya cow itu pergi tinggalin dia. nah sekarang tinggal aku yang masih nunggu keputusan itu, dia sering bilang apa ada yang salah dgn sikap diriku hingga banyak temen yang tersakiti…? sampe kapan dia bisa buka hatinya, pdhal dia juga ada keinginan tuk nikah, tp dia gak tau knapa hatinya belum bisa nerima org… tolongin aku donk.. baiknya gimana… apa dia ada gangguan psikologinya to emang dia terlalu kaku pegang prinsipnya…? aku tuh cuman pgn bantu meringankan beban ortunya yang nanggung malu ma tetangga karena anaknya 28 tahun belum nikah… ma kasih.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Apabila informasi yang kau sampaikan ini sudah relatif lengkap (tanpa ada yang ditutup-tutupi), maka jawabku: menurutku dia normal, tidak mengalami gangguan psikologis, dan tidak terlalu kaku dalam memegang prinsip. Aku menilai, sangatlah wajar bila dia belum bisa membuka hatinya terhadap laki-laki yang [dalam pandangannya] masih kurang menerima dia “apa adanya”.

Karena itu, kalau kau ingin pintu hatinya segera terbuka bagi dirimu, yang lebih perlu berubah justru dirimu. Kau perlu lebih menerima dia “apa adanya”. Kau tak perlu menganggap “rendah” wanita yang sudah 28 tahun yang belum menikah. Kau juga tak perlu memandang “rendah” wanita yang enggan untuk segera menikah.

Alih-alih, kau justru perlu lebih menghargai dia. Diantaranya: memandang bahwa dia bukanlah wanita yang gampangan/murahan, tetapi penuh pertimbangan. Penuh pertimbangan itu pertanda kedewasaan.

Selain itu, bersikaplah bahwa yang lebih membutuhkan pernikahan kalian itu adalah dirimu, bukan dirinya! Jadi, daripada menyatakan “cuman pgn bantu meringankan beban ortunya yang nanggung malu …”, lebih baik kau menyatakan minta tolong kepada si dia untuk menyempurnakan hidupmu dengan menikah dengan dirinya. Nyatakanlah kepadanya, kepada orangtuanya, dan kepada siapa pun, bahwa tanpa menikah dengan dirinya, hidupmu kurang sempurna, dan sebagainya.

Kalau kau menempatkan dia lebih rendah daripada dirimu, maka dia bisa khawatir jangan-jangan kelak kau mengungkit-ungkit hal ini, seperti [yang sering muncul dalam acara lawak]: “Kamu dan keluargamu beruntung masih ada lelaki yang mau nikah denganmu. Kalau dulu aku tidak melamarmu, pasti hingga kini kau jadi perawan tua dan orangtuamu menanggung rasa malu. Jadi, jangan mentang-mentang!”

Kekhawatiran semacam itulah yang membuat dia enggan untuk segera menikah denganmu. Untuk mengantisipasi kekhawatiran itu, tempatkanlah dirimu lebih rendah daripada dirinya.

Demikian saranku. Untuk penjelasan lebih lanjut, silakan simak “Cara Jitu ‘tuk Bikin Wanita Tergila-gila“. Wallaahu a’lam.

Iklan

18 thoughts on “Cara jitu supaya si dia ingin segera menikah denganmu

    dina said:
    1 Mei 2009 pukul 23:56

    hahaha, kalo cara jitu bikin cowok tergila-gila apa??

      tangrivolsa said:
      29 Juni 2011 pukul 10:38

      Rajin aja ngangkang di trtoar jalan raya.Mau tau lagi silahkan Hubung Ahli Metafisika ;Tang Rivolsa di 061 76221972 atau di jal Tempirai 6 no 212 Blokj 7 Perumnas Griya Martubung supaya di ruwat secara Metafisika.

    v2love said:
    3 Mei 2009 pukul 04:41

    Keree…n

    ida said:
    4 Mei 2009 pukul 19:17

    aku ga terima banget tuh kata siapa ortu akan merasa malu klo anaknya yg 28 lom nkh.ak enjoy aja wlo dah 28 n untunknya ortuku asik geboy aja,hari gini msh ada yg pnya pemikiran kyk gt,ke laut ajeeeeeeeeee kali.mank maling malu!!!!!!!!!!!!!free is good!

    tita said:
    7 Mei 2009 pukul 12:13

    “…aku tuh cuman pgn bantu meringankan beban ortunya yang nanggung malu ma tetangga karena anaknya 28 tahun belum nikah” –> hmmm…iya, bukan si perempuan 28 tahun itu yang ada gangguan psikologis..tapi si laki-laki itu yang sangat “merendahkan”..dan tidak mencintainya.

    mie said:
    7 Mei 2009 pukul 14:30

    just a comment…

    mungkin orang tuanya udh gk sabar pengen punya cucu..

    tapi kan yang namanya hati itu gak bisa dipaksakan..

    sebagai seorang ikhwan seharusnya bisa lebih jeli lagi memahami karakter hati dari seorang akhwat yang ingin ia sanding,, sehingga bisa lebih arif lagi dalam menyikapinya.. n jangan menganggap bahwa belum menikah di usia 28 tahun adalah sebuah aib sehingga harus merasa malu karna Ibunda Siti Khadijah ra. juga menikah dengan Baginda Rasul SAW. pada saat usia nya 40 tahun..

    Imas sumarni said:
    7 Mei 2009 pukul 17:24

    Lebih baik single dari pada nikah dptin suami yg pemikiran nya dangkal!usia bukanlah alasan! Klo cowok tuh serius ma kita, pastilah dia mau nerima apa ada nya.termasuk usia. Bagku i’m single and very happy daptkanlah yg terbaik dr yg pling terbaik ok girl.

    SYAREEFA said:
    7 Mei 2009 pukul 21:38

    aku 28th,blm nikah,bagiku itu bukan aib,klrgaku jg tdk anggap itu suatu aib.

      titin said:
      29 Juli 2009 pukul 14:57

      aq stju,mang da mslh dgn umr 28.kl mang lom da yg sreg,wat pa!drpd tar dh nkh tp gagal.

    Gandi Wibowo said:
    8 Mei 2009 pukul 04:26

    Saya pun sedang menunggu seorang wanita, yang kepadanya sudah saya nyatakan keinginan saya untuk menikahinya, tapi dia belum mau menikah, tapi juga gak nolak (catatan: saya dan dia tidak berpacaran).

    Kehidupannya yang lalu sudah membuatnya ragu dan sangat berhati2 dalam memilih pasangan (itu yang saya tangkap darinya), sekarang kami masih berteman.. saya masih menunggu saat yang tepat untuk menanyakannya lagi.

    Sampai kapan kita sebagai lelaki harus menunggu seorang wanita mau kita nikahi?

    dan buat para wanita yang sudah komen diatas saya, sudah tahu usia aman kehamilan itu antara 20-30 tahun?

      mie said:
      8 Mei 2009 pukul 10:08

      emg masa aman untuk seorang wnita punya janin diperutnya itu skitar umur segitu tapi gak menutup kemungkinan juga untuk hamil diatas usia 30 tahun…

      tergantung dari bagaimana Allah SWT menentukan kapan seseorang diberikan keturunan…

      Bpak para nabi juga kan dapet anak dari istri pertama nya setelah lama menunggu dan kalo gak salh inget diatas usia 30 tahun…

      lha wong ibu saya ja masih melahirkan di usia 32tahun (th2003) n alhamdllh baik2 saja.. bahkan Allah SWT menambah amanahNya dengan memberikan ibu saya calon bayi dirahimnya saat ini..

        Gandi Wibowo said:
        8 Mei 2009 pukul 10:22

        Maksud saya bukan mo bilang hamil diatas umur 30 itu pasti berbahaya, tetapi lebih aman melahirkan diantara umur 20-30.

        Sebagai seorang hamba Allah, bukannya kita diharuskan berusaha dulu baru berserah diri? ini hanya masukan supaya gak menunda pernikahan, apalagi kalo sudah memasuki usia 30 (Saya harap calon saya juga baca komentar ini 😦 ).

        mie said:
        8 Mei 2009 pukul 15:49

        jiagh… ternyata… sedang menunggu jawaban juga rupanya… 😀

        aman gak aman berbahaya atau nggak tergantung kondisi fisik c ibu nya… 😛

        cuma ea harus prihatin juga soalnya gak smua pasangan dikaruniai anak… 🙂

    […] 5. Ya, insya’Allah dia bisa menjadi jodoh terbaikmu apabila kau “sedikit” berubah. Untuk itu, kau perlu lebih menerima dia apa adanya, lebih menghargai keberadaannya, lebih menghargai pandangannya (diantaranya adalah dengan selalu bermusyawarah dengan dia lebih dulu sebelum mengambil keputusan yang terkait dengan dirinya), dan sebagainya. Untuk penjelasan lebih rinci, silakan simak postingan “Cara jitu supaya si dia ingin segera menikah denganmu“. […]

    […] 5. Ya, insya’Allah dia bisa menjadi jodoh terbaikmu apabila kau “sedikit” berubah. Untuk itu, kau perlu lebih menerima dia apa adanya, lebih menghargai keberadaannya, lebih menghargai pandangannya (diantaranya adalah dengan selalu bermusyawarah dengan dia lebih dulu sebelum mengambil keputusan yang terkait dengan dirinya), dan sebagainya. Untuk penjelasan lebih rinci, silakan simak postingan “Cara jitu supaya si dia ingin segera menikah denganmu“. […]

    […] Jadi, daripada mencemaskan berbagai kemungkinan buruk, lebih baik berusahalah sedemikian rupa supaya kemungkinan “buruk” itu tidak terjadi. Caranya, diantaranya, lihat “Cara jitu supaya si dia ingin segera menikah denganmu“. […]

    eka said:
    12 Mei 2009 pukul 14:58

    Sebelum kamu menilai seseorang membutuhkan diri kamu
    sebagai “pahlawannya” sebaiknya kamu mengoreksi dan mengintropeksi diri kamu sebenarnya siapa yang membutuhkan pernikahan itu, jangan kamu menilai dia rendah hanya karena dia sudah berumur 28 tahun….

    tangrivolsa said:
    11 Februari 2010 pukul 19:04

    adu inhgin segera menikah karena utusunnah rasul

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s