Bahagia Walau Berwajah Hancur

Posted on Updated on

Kalau kita merasa kurang bahagia lantaran wajah kita kurang cantik atau kurang tampan, bandingkanlah dengan wajah James Maki di sebelah kanan ini. Dia saja merasa bahagia dengan keadaan ini, bukankah kita juga bisa demikian?

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan simak berita berikut ini.

Pemilik Wajah Hancur Itu Kini Berani Tampil
Minggu, 24 Mei 2009 | 04:47 WIB

BOSTON,KOMPAS.com-Empat tahun silam, kecelakaan fatal dialami James Maki (59). Pria asal Boston ini terjatuh ke rel kereta api bertegangan listrik di stasiun bawah tanah Ruggles, Boston. Kecelakaan tersebut menghancurkan hampir seluruh wajahnya. Ia kehilangan hidung, bibir atas, pipi maupun tulang penyangga wajahnya.

Hidupnya berubah akibat kecelakaan tersebut. Ia lebih banyak mengurung diri di rumah karena orang-orang ketakutan melihat wajahnya. Kini ia berani menunjukkan wajah barunya di hadapan publik, Jumat (22/5). Dalam sebuah konferensi pers di Rumah Sakit Brigham and Wanita di Boston, ia menuturkan pengalamannya menjalani operasi transplantasi (face off) pada wajahnya.

“Saya sangat bahagia. Hidup saya seperti petualangan yang kadang berada di atas atau di bawah. Saya harap ini menjadi kesempatan untuk memulai hidup baru,” ujar James.

Ya, James melakukan operasi untuk membenahi wajahnya 9 April kemarin. Operasi selama 17 jam di bawah koordinasi Dokter Bohdan Pomahac. James sendiri mendapatkan donor wajah dari seorang pria asal Brookline, Joseph Helfgot yang meninggal akibat transplantasi jantung. Helfgot memiliki usia dan kontur kulit yang sama dengan James. Empat hari setelah operasi dilakukan, James tak sabar ingin melihat wajah barunya dalam cermin.

“Saya ingin melihat seperti apa wajah Jim yang baru,” ujarnya blak-blakan. Ia memuji kerja keras yang dilakukan Pomahac dkk. Bahkan ia sempat tidak percaya dengan hasil operasi tersebut.

James merupakan orang ketiga di dunia dan kedua di Amerika yang melakukan operasi transplantasi wajah dengan donor dari orang yang telah meninggal. Ia tidak pernah mengira jika dirinya masih memiliki kesempatan untuk melakukan transplantasi wajah. Sampai akhirnya tahun 2007, ia melihat wawancara Pomahac di televisi tentang topik tersebut. Ia pun berencana melakukannya. Dan keinginannya terwujud bulan kemarin.

Pihak rumah sakit tidak menarik biaya sepeserpun atas operasi yang menghabiskan biaya 200.000 dolar Amerika atau sekitar Rp 2,1 miliar. Tim dokter menyediakan waktu mereka untuk melakukan operasi ini.

Tak lupa James mengucapkan terima kasih pada istri mendiang Helfgot, Susan Whitman yang rela mendonorkan wajah untuk dirinya. James tak kuasa menitikkan air matanya ketika Susan bertutur singkat. “Saya senang mengetahui orang lain memiliki sebuah kesempatan. Butuh waktu yang panjang untuk merelakan kematian suami saya,” ujar Susan.

James juga sempat bertemu dengan Isabelle Dinoire, wanita asal Perancis yang melakukan operasi transplantasi wajah pertama di dunia. “Ia terlihat baik-baik saja dan inilah yang membuat perasaan saya cukup tenang,” katanya. Pasien cangkok wajah kedua adalah wanita asal Ohio, AS, Connie Culp.mail/huf/tis

2 respons untuk ‘Bahagia Walau Berwajah Hancur

    bundadontworry said:
    26 Mei 2009 pukul 16:41

    salam kenal,numpang lewat mas mustika, memanglah kita seharusnya banyak2 bersyukur telah memiliki wajah yg sempurna buatan Allah swt,Allah swt menilai hambanya dari ketakwaan dihati bukan dari wajah,salam

    starlight21 said:
    26 Mei 2009 pukul 18:04

    Artikel ini mengingatkan kita untuk senantiasa bersyukur atas apapun yang kita miliki. Semuanya merupakan rezeki dari Allah swt.
    Ngomong-ngomong, kalau transplantasi yang dilakukan di indonesia kok nggak selesai-selesai. Kok trobel terus…

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s