Konsultasi: Si Dia Berubah Setelah Tahu Yang Sebenarnya

Posted on Updated on

Pak ustad, sy pusing. sy mw crita skaligus minta saran [atau konsultasi]. Dulu sy pernah bohong tentang status dan fisik kpd orang yg br sy knal.
Singkat crta, sy dgn dia mnjd dkat. Dan trnyta dy suka sm sy.Sy sadar kl sy bkan real sy yg bnar, mknya dy gak sy tanggpn. Tp mkin lama sy gak tega jg ngliat dy sy bo`0ngn gt. Kyknya dy trlihat sngat mencintai sy. Akhrnya, trjdlah pengakuan. Sy ngaku smuanya sm dy. Dy marah besar. Wajar sj menurut sy. Krna dl sy bohng dlm taraf tnggi. Trlalu dbt hmpir sempurna. Cantik, kaya, cerdas,dll
yg pd aslinya y sy hnya cewe yg biasa2 aja. Tp trnyta stlh bbrapa hr, dy bs mnerima sy kmbali. Krna ktnya dy udah trlanjur syg.Akhrny qmi spakat untuk brtmu 1 sm lain. Dy mau menerma sy apadanya.Qmi pun brpcran.Blm ada 2bln qmi brpcran, sy menanggkp sikap yg kurang enak skrg drpd ktka sy menjd org lain yg dl.
Contoh :
*dulu wkt sy msh mnjd diri yg lain, dy cpat dan sering mengungkapkn rasanya kpda sy. Seakan2 dy sngat mmbutuhkn sy. Tidak pernah mrh ato ngambek kl sy brbuat kslhn. Intinya dy it ngalahan. Dy rela nunggu sy mmbuat tugas smpai pagi wlwpn dy it ngantuk skali(via tlp).Pokokny lbh trlihat perhatian dan kerela brkorbannya trhdp sy yg dulu. Dan mslhnya yg skrg smuanya terbalik dr yg diatas itu.
Knp y pak ustad?
1.Apa dy skrg bnr2 mencintai sy atau hnya skdar syg sy sja?
2. Knp dy brbh akn sikap2nya yg dl dan yg skrg? Ap krna dl saya trgambarkn cantik dan skrg tidak ato bgaimana?
3.Saya hrs bgaimana? Tetap Brtahan dlm hubungan ini ato tidak?
4.Apakah sy hrus membatasi rasa syg sy ke dia agar syg tdk trlalu sakit ht kl trnyta nanti sy tw dy tdk sbgus yg sy kira?
5.Mnrt bpk dy it srius ato hanya main2 sja?
6.Apakah wajar sikapnya trsbt trhdp sy?
7.Apa yg harus sy lakukan agar sy tw prasaan dy yg ssungguhnya it tnpa hrs brtanya atau menunggu dy mengucapknnya krna sy pkir hal tersbt tidaklah mgkn dkarnakan dy yg trkesan cuek dan tdk pduli thdp perlakuan yg sy ingnkan?

Trima ksh.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Mudah-mudahan kasus ini benar-benar mengingatkan kita semua bahwa berkata bohong itu takkan mendatangkan kebahagiaan. Selanjutnya, pertanyaan-pertanyaanmu langsung kujawab, ya.

1. Sejak dulu sampai sekarang, tampaknya cintanya masih sama, yaitu cinta kepada “bayangan” mengenai dirimu (bukan kepada dirimu yang sebenarnya).

2. Perubahan sikapnya bukanlah karena dirimu tidak secantik yang dia bayangkan, melainkan karena yang dia cintai selama ini adalah “bayangan” mengenai dirimu (bukan dirimu yang sebenarnya).

3. Kamu tak perlu memutus hubungan ini. Cinta adalah proses. Kalau sekarang dia belum mencintai dirimu yang sebenarnya, mungkin saja bulan depan atau tahun depan dia bisa mencintaimu apa adanya. Sungguhpun demikian, kamu juga tak perlu terlalu banyak berharap. Bagaimanapun, kamu mesti siap menanggung segala risiko atas kata-kata bohongmu ketika itu.

4. Pedihnya sakit hati (bila putus cinta) bukanlah lantaran mendalamnya rasa cinta, tetapi lantaran terlalu tingginya harapan. Kamu perlu membedakan antara “mencintai kebaikan yang ada pada dirinya” dan “mengharapkan kebaikan terdapat pada dirinya”. Kalau takut sakit hati, yang perlu kau kurangi kadarnya adalah harapanmu, bukan rasa cintamu.

5. Dia serius mencintai, tetapi yang dia cintai selama ini adalah “bayangan” mengenai dirimu (bukan dirimu yang sebenarnya).

6. Ditinjau dari sudut pandangnya, sikapnya itu wajar. Begitulah cara dia mengekspresikan kekecewaan karena yang dia cintai selama ini hanyalah “bayangan” mengenai dirimu (bukan dirimu yang sebenarnya).

7. Yang lebih kau butuhkan saat ini bukanlah mengetahui perasaan dia yang sesungguhnya. Biarlah itu tetap menjadi misteri, setidak-tidaknya pada saat ini, yaitu selama dia masih “memelihara” rasa kecewa tersebut. Dalam keadaan ini, bukan dia yang perlu peduli akan kelakuan yang kamu inginkan, melainkan kamulah yang perlu menempatkan diri sesuai dengan yang dia inginkan.

Untuk saran-saranku lainnya, ambillah pelajaran dari “Konsultasi: Putus cinta karena kurang apa?” dan “Supaya Si Dia Tidak Marah-Marah Lagi“.

Demikian jawabanku. Semoga dengan begitu. Kebingunganmu menjadi berkurang drastis. Aamiin.

5 thoughts on “Konsultasi: Si Dia Berubah Setelah Tahu Yang Sebenarnya

    Bambang Edi Winarso said:
    29 Mei 2009 pukul 12:42

    assalamualaikum WR. WB
    Wah, lama ga komen di sini, akhirnya koment juga..🙂
    Apa kabar pak Shodiq?
    Mudah-mudahan sehat walafiat dan bukunya laris..😀

    menambahkan apa yang Pak Shodiq uraikan di atas, komen saya tidak jauh berbeda dengan jawaban Pak Shodiq. Intinya, kamu harus siap dengan konsekuensi ‘kebohongan’ yang kamu lakukan. Ingat, dia juga butuh waktu dan ‘hiburan’ atau paling tidak pelampiasan atas rasa kecewa karena dibohongi oleh dirimu. Setiap orang menunjukkan reaksi yang berbeda dalam mengekspresikan kekecewaa, dan kamu juga pasti mempunyai reaksi yang berbeda ketika apa yang kamu dapatkan dulu tidak lagi kamu rasakn sekarang. Cara terbaik untuk menghilangkan perasaan tidak enakmu dan sakit hatinya adalah dengan cara menjadi apa yang dia mau dalam arti kamu bisa menjadi solusi terbaik di saat dia merasa butuh seseorang. Jangan selalu menuntut untuk ‘diperhatikan’ atau ‘dimanja’ sekali lagi ingat, kamu adalah orang yang melakukan kesalahan, jadi kamu harus menunjukkan bukti ke dirinya bahwa kamu bisa beruba dan bisa lebih baik dari ‘bayanganmu’ yang dulu.

    Mengakhiri hubungan justru akan membuat citramu sebagai pembohong. Lanjutkan saja hubunganmu kecuali dia sudah benar-benar tidak menghargaimu sebagai seorang pacar. Sikap tidak menghargai bisa berarti banyak, tergantung bagaimana kamu memandangnya.

    Semoga membantu

    DeMona said:
    29 Mei 2009 pukul 12:53

    Hmm…:-)

    Prabudi said:
    29 Mei 2009 pukul 15:36

    Assalamualaikum wr wb
    Permisi pak

    menurut saya kesalahan memang terdapat pada saudari.
    Dia telah melakukan semuanya untuk anda Selama 10 bulan.
    Pertama anda berbohong tentang nama anda. Dia menerimanya walaupun berat. Dan memberikan kesempatan untuk anda. Lalu anda berbohong lagi tentang keluarga anda. Dia mencoba menerima kembali. Kemudian lagi tentang alamat anda. Kembali cobaan untuknya lagi. Setelah dia menghampiri anda ke rumah anda yang jauh, terbuka kembali kebohongan anda dengan rupa anda. Ini berat sekali. Dengan rasa cinta yang dimilikinya dia mencoba menerima anda kembali. Dan juga karena anda menjanjikan ini kebohongan terakhir. Dia berusaha percaya kepada anda walaupun sulit karena sudah melekat anggapan pembohong kepada anda.
    Akhirnya kalian kembali bahagia. Namun di tengah kebahagiaan kembali terungkap kebohongan anda. Yang ini semakin menghancurkan hatinya. Dimana dia tengah membangun pondasi pondasi kepercayaan kembali. Intinya dia telah menerima anda yang sekarang. Namun berapa kesempatan lagi yang harus dia berikan kepada anda?
    Wajar sikap dia berubah sekarang.
    Maafkan. Dia mau jadi lelaki yang pemaaf. Dan itu telah ia coba. Namun semua ada batasnya. Dia juga seorang lelaki, dia ingin bertindak tegas. Anda selalu bilang ingin dia bahagia, namun kenapa yang anda tebar benih benih kesedihan yang sangat menyesakkan?
    Jangan heran. Ini semua hasil dari yang anda tanam. Dia sangat mencintai anda. Tapi apa dia harus begini terus? Pikirkan bagaimana hancurnya hatinya. Karena telah tumbuh angan tentang anda yang tinggi. Walaupun anda jauh. Tapi dia selalu setia. Menjaga kepercayaan, membanggakan anda kepada teman temannya Tapi mengapa anda balas dengan ini? Sakit !

    maaf pak uztad
    saya sering sekali membuka blog anda mempelajari artikel artikelnya. Namun baru kali ini saya temui masalah yang saya kenal.
    Terima kasih

    jiya said:
    19 Juni 2009 pukul 11:18

    emang sih…..klo menurut w elo sbg cewek yg salah. kenapa gak jujur aza dr awal???pasti dia lebih sayang ama lo klo lo jujur dr awal. mungkin dia kecewa bgt, klo diri lo itu gak persis ama yg dia bayangkan selama ini. menurut w dia butuh waktu untuk nerima kenyataan. klo w jd dia, mungkin sikap w akan sama kya dia

    MINI said:
    23 Oktober 2009 pukul 16:06

    assalamualaikum WR. WB

    ini Baru pertama kali sy komen di sini
    sy mau minta tolong pak masalah sy sagat berat
    saya berbohong kepada pacar saya karna sy sangat mencintainYa dan saya mencoba menutupi kekurangan2 saya :
    1. pertama dia jadian ma sy dia tanya tmtan apa truz sy jawab tmtan sma
    trus dia tanya lagi di mana di kampung sy .trus dia percaya
    2. setelah lebih 2 th kurang sy jalanin hubungan ini dengan penuh
    kasih sayang dan udah mo arah yang lebih lanjut .tiba2 sy ingin
    jujur ma dia yg sebenarnya tentang diri sy truz sy udah mulai jujur
    ke dia .setelah sy jujur akan kebohongan slama 2 th kpd dia wktu itu
    sy sempan buat dia penasarn dulu terhadap saya tp keayikan ngomong
    akhirnya sy membocorkan kekurangan sy .truz dia marah besar dan tdk
    percaya kalau sy tidak tmt sekolah sma nah dari itu saya merasa
    bersalah dan malu .tp dia sepertinya terpukul menerima kenyataan ini
    bahkan dia langsung berubah dan dia tidak bicara sepatah kata .
    sampai saat ini dia masih belum bisa ktmu saya karna di sangat
    kecewa tp sy udah berusaha untuk tenangkan dia dan sy minta kita
    ngomong secara langsung dan dari hati ke hati membicarakan masalah
    ini tp apa ??dia menolak ajakan sy bahkan sy ngemis buat minta
    waktu supaya masalah ini jelas dan bagaimana untuk selanjutnya ap
    masi lanjut apa udah dulu .tp sayang baget karna dia menghindar dari
    sy dan sy merasa bersalah bahkan g’bisa maafin diri sy sendi karna
    sy bebohong ma dia ,,,,tp sy belum bisa jauh dari dia sy mencoba
    saat ini lupakan dia tp sulit ,,,,dan sy binggung harus bagaimana
    pak tolong kasih komentar buat saya
    terimakasih

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s