Humor Anak Cerdas: Suara Piring Pecah

Posted on Updated on

Setelah makan pagi, seorang ibu dan putrinya bersama-sama mencuci mangkuk dan piring di dapur, sedangkan ayah dan putranya mencuci mobil di halaman rumah.

Mendadak, dari arah dapur terdengar suara piring yang pecah, kemudian sunyi senyap. Si putra memandang ke arah ayahnya dan berkata, “Pasti Ibu yang memecahkan piring itu.”

“Bagaimana kamu tahu?” kata si Ayah.

“Karena tak terdengar suara Ibu marah-marah.”

Iklan

14 thoughts on “Humor Anak Cerdas: Suara Piring Pecah

    SufiMuda said:
    29 Mei 2009 pukul 11:56

    semakin sering marah semakin kurang piring di rumah he he he

    starlight21 said:
    29 Mei 2009 pukul 11:57

    Hi hi hi…
    Kalau yang memecahkan piring itu ayah, mungkin sang ibu akan marah-marah ya?

    sendit said:
    30 Mei 2009 pukul 11:22

    I Love My Mom……Jadi kangen nih sama Simboke di kampung… 🙂

    http://sendit.wordpress.com

    erna said:
    31 Mei 2009 pukul 16:44

    kalo ibu sering marah …bisa bisa makan tak pakai piring hehehe

    dykira said:
    3 Juni 2009 pukul 16:26

    analisis yang bagus hahaha..putra nya umur brapa tuh?

    syukriy said:
    18 Juni 2009 pukul 14:15

    ada korelasi ibu marah dengan piring pecah…
    ada korelasi antara piring pecah dengan pengeluaran belanja untuk piring…
    ada korelasi antara pengeluaran untuk beli piring dengan tabungan keluarga…
    ada korelasi antara rendahnya tabungan keluarga dengan ibu suka marah…
    lho?

    debo said:
    24 Juni 2009 pukul 11:22

    bisanya sech gito klo piring pecah pasti ibu duluan mara tp klo asbak pecah ayah yang marah kenapa/

    RoJo said:
    24 Juni 2009 pukul 17:05

    Solusi:
    Beli aja peralatan dapur yang terbuat dari plastik…
    Walau mama marah-marah plus sambil mecahkan piring…paling nggak kan ga capek bersihkan pecahaan piringnya..

    elisabeth said:
    1 Juli 2009 pukul 15:59

    kalo ibu sering marah2 berarti akan lebih sedikit piring2 yang pecah & akan mengurangi anggaran bulanan untuk beli piring baru

    cece said:
    11 Juli 2009 pukul 15:18

    suasana keluarga aku bik2 aja

    mentari said:
    23 Juli 2009 pukul 09:36

    Alhamdulillah…..aku ga pernah marah kalo ada barang rusak/pecah….aku suruh mereka merapihkan dan beri pengertian mengenai kehati-hatian, selain untuk ketertiban juga keselamatan… gituh

    Aprianti Meurcury said:
    17 September 2009 pukul 21:45

    Solusinya:

    Harusnya, kalau Ibunya yg memecahkan piringnya Ayahnya harus menyuruh Ibunya membeli piringnya lagi. Karena Ibunya yang bersalah dan Ayahnya yaa…. tetap marah lah….. Orang Ibunya lagi di dapur bukan marah2, tapi cuma yang memecahkan piringnya. Kayanya, Ibunya yang menggeser piring itu…… itu menurutku, he…he…he…

    Umi said:
    31 Desember 2009 pukul 21:06

    Dgn ibu mecahin piring. ibu jadi sadar utk tdk memarahi putrinya kalo pecahin piring. Ibu aja yg udah besar masih pecahin piring apalagi anaknya yg msh kecil. Kan 2x rugi jadinya. Anak dimarahi, piring pecah gak balik lagi.

    ester galatia said:
    20 Februari 2010 pukul 18:28

    we ke ke .. persis kayak di rumahku

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s