Takwil Mimpi Yang Tak Seindah Impian

Posted on Updated on

saya tika usia saya 20 tahun sekarang ini saya sedang menjalani taaruf dengan seorang ustad dan niat kami ingin menikah pada tahun ini namun halangan yang kami hadapi banyak sekali dulu sebenarnya dya ingin melamar saya pada tahun kemarin namun orangtua saya bilang kalau dia suruh menunggu dulu sampai aku lulus kuliah timbullah rasa kekecewaan pd dirinya oleh karena itu kami memutuskan untuk menjalani hubungan kami kembali dan tetap berusaha setahun telah kami lewati dan sekarang ini aku sudah lulus kuliah tinggal buat skripsi timbulah semangat dari diri kami dan kami meminta restu dari orang tuaku dan merekapun merestui aku untuk menikah pada tahun ini karena aku sudah memenuhi permintaan mereka untuk lulus kuliah pada tahun ini namun ketika kami meminta restu dari orang tuanya aku seperti disambar petir ternyata mereka tidak merestui kami karena sakit hati mereka pada tahun lalu ingin melamarku namun ditunda oleh orang tuaku entah apa yang bisa aku lakukan sekarang karena halangan kami dari dulu adalah orang tua tidak mungkin kami menantang orang tua karena ridho allah ada pada ridho orangtua lalu kami memutuskan untuk berpasrah dan minta petunjuk pada allah untuk melakukan shlt istikharah betapa terkejutnya aku pada saat mendengar mimpi dya bahwa kami bertemu didalam mimpi lalu menghilang begitu saja dan dyapun mempertanyakan mimpi itu pada gurunya dan gurunya menjawab bahwa kami tidak berjodoh dan gurunya pun menyuruh dya untuk menjauhi dan jaga jarak dariku pada saat itu hatiku hancur,kecewa,dan sempat aku putus asa karena saat ini dya mulai menjauhi aku dan tak pernah memberi kabarpun padaku dan saat aku melaksanakan istikharah aku belum mendapat mimpi apapun namun jauh di lubuk hati ku aku masih yakin dan sangat yakin bahwa dya adalah jodohku yang menjadi pertanyaan ku sekarang adalah:
1. apakah tafsir mimpi yang diungkapkan oleh gurunya adalah benar?
2. apakah benar mimpi itu petunjuk dari allah?
3. apa yang harus aku lakukan sekarang ini sedangkan aku masih sangat
mencintainya bahkan aku takan bisa hidup tanpa dia?
4. apakah cinta,harapan,impian dan angan-anganku cukup sampai disini
sedangkan perjuangan yang aku tempuh denganya tinggal 1 kali
melangkah lagi?
5. cara ampuh apa yang paling cepat mengobati hati aku apabila suatu
saat adalah benar dya bukan jodohku agar aku bisa menerima semua
kenyataan ini?

Jawaban M Shodiq Mustika:

Langsung kujawab, ya.

1. Suatu mimpi tidak bisa ditakwil hanya dari apa isi mimpi tersebut, tetapi juga kaitannya dengan mimpi-mimpi lain yang relevan. Selain itu, perlu pula diketahui keadaan diri sewaktu bermimpi. Dalam hal ini, gurunya lebih tahu daripada diriku mengenai keadaan pacarmu. Jika gurunya itu mengetahui ilmu untuk menakwilkan mimpi, maka takwilnya bisa benar dan lebih akurat daripada takwilku. (Untuk penjelasan ala kadarnya mengenai ilmu tentang bagaimana menakwilkan mimpi, silakan simak buku Istikharah Cinta, khususnya Bab 4.)

2. Pada orang-orang yang shalih, mimpi itu biasanya dari Allah. (Lihat “Indera Keenam Menurut Al-Qur’an“) Namun, petunjuk Allah biasanya lebih sering berupa fenomena (di luar mimpi) daripada berupa mimpi. (Lihat “Petunjuk aneh bin ajaib itu dari Tuhankah?“)

3. Silakan ambil pelajaran dari “Takut Kehilangan Si Dia? Begini Solusinya!

4. Allah Sang Mahatahu lebih tahu apa yang lebih baik bagi kita. Bisa saja kita sangka sesuatu itu baik bagi kita, padahal sesungguhnya buruk bagi kita. Begitu pula sebaliknya. Jadi, tawakkal sajalah! (Untuk meringankan upayamu untuk bertawakkal, silakan ambil pelajaran dari “Kisah Nyata: Bahagia Walau Cinta Tak Berbalas“)

5. Mengenai cara yang ampuh dalam keadaan “darurat” begitu, silakan simak saran-saran di “Konsultasi: Cara “melupakan” si dia

Begitulah jawabanku. Semoga Allah senantiasa menyayangimu. Aamiin.

Iklan

5 thoughts on “Takwil Mimpi Yang Tak Seindah Impian

    SufiMuda said:
    29 Mei 2009 pukul 21:50

    Mimpi itu ada berupa bunga tidur (tidak bermakna) namun ada juga petunjuk.
    Dalam sejarah, petunjuk Azan dapat dari mimpi salah seorang sahabat Nabi.
    Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa mimpi yang benar itu 1/64 wahyu nilainya.
    Dalam al qur’an di ceritakan tentang tafsiran mimpi yang dilakukan oleh Nabi Yusuf. as.
    Dan kita juga ingat mimpi Nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk menyembelih anaknya.

    Seorang yang bermimpi sebaiknya tidak usah ditafsirkan, tapi serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT.

    Bagi seorang yang telah dekat dengan Allah SWT kalau tidur biasanya tidak pernah bermimpi, kalaupun dia bermimpi maka mimpi itu adlah mimpi benar benar dan mengandung petunjuk dari-Nya.

      agus said:
      30 Juni 2009 pukul 02:10

      عن انس بن مالك انّ رسو ل الله ص قال الرّؤيا الحسنة من الرّجل الصّالح جزء من ستة و اربعين جزء من النبوّة. (رواه البخارى
      Artinya : “Dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah S.A.W, Bersabda : ‘Mimpi Yang Baik Dari Orang Sholeh Adalah Sebagian Dari 46 Bagian kenabian’.”
      Maksud : 1 wahyu = 46 Mimpi Orang Sholeh (iLham (الرؤياالصادقة ))

      maaf mas bukan 1/64…hehehe

    Heryan Tony said:
    31 Mei 2009 pukul 06:14

    Sudah, ikhlaskan saja. Kalo jodoh ndak kan ke mana tho.
    Kalo memang dia sayang sama kamu, dia ndak kan tega ninggalin kamu begitu saja.
    Perlu diingat, jodoh kita pastilah yang terbaik buat kita. Dan kita akan sadar itu nanti. Anda masih muda, perjalanan masih panjang.

    ayi said:
    3 Juni 2009 pukul 19:17

    perkenalkan nama saya ayi, saya mau bertanya tentang mimpi yang akhir-akhir ini yang buat aku bingung.
    1. aku bemimpi sendal gunung kesayanganku hilang dicuri orang dirumah nenekku, dan aku mencurigai keponakan sendiri, semua orang membantuku untuk mencarinya,tapi gaka dapat.trus aku terbangun.
    2. aku brmimpi diberi sepatu bagus banget tapi cuma sebelah,karna sebelah aku gak terima.
    tolg dijawabnya ke ayida_logika@yahoo.co.id
    Terima kasih

    Ardiyansyah said:
    4 Juni 2009 pukul 09:37

    hudhud berkata,
    “ketahuilah, kecintaan mu terhadp mawar adalah kecintaan yg palsu, janganlah engkau terpesona akan keindahan lahiriyah, mawar hanya merekah pada musim semi, begitu tiba musim gugur mawar akan menggugurkan kelopaknnya, ia akan mentertawakan cintamu”

    jika target kita dalam hidup adalah memperoleh kecintaan manusia, kita akan memperoleh kekecewaan… hal ini seperti yg krn kecintaan mahluk bersifat sementara dan temporer.. eric Froom menulis “MUNGKIN SUDAH WAKTUNYA KITA BERI TAHU MEREKA BELAJAR MENCINTAI”

    ukhti..belajarlah mencintai ALLAH sepenuhnya, mencintai segala keputusanNYA, mencintai Segala KetetapanNYA,..
    sebagaimana ALLAH telah mencintaimu dengan mengurus segala kebutuhanmu, memberikan makan kamu, memberikan apa yang baik untukmu…karena kecintaan ALLAH kekal apabila kita mencintainnya dan berusaha menjaga cinta kita padanya dengan perbuatan kita

    dalam hal memberikan yang terbaik ALLAH memberikan tidak secara cuma2 dan diberikan atas dasar kehendakNYA,
    layaknya membuat pedang yang tajam harus diolah oleh api yang panas dan ditempah oleh penempah yang ulung….ukhti…. engkaulah pedang itu….jangan keraskan dirimu padahal ALLAH ingin melembutkanmu melebihi helaian kapas dengan rahasia2NYA
    dan berprasangka baik kepadaNYA karena DIA mengikuti Prasangka hambanya…
    dan sesungguhnya segala kebaikan terhimpun ada padaNYA
    LAILAHAILLALLAH SUBHANAL QADIRIL MUQTADIR
    LAILAHAILLALLAH SUBHANAL QARIBIL HASANAT
    LAILAHAILLALLAH SUBHANAL WALIYYIL HASANAT
    LAILAHAILLALLAH SUBHANA RABBIL MALAIKATI WARRUH

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s