Manohara mau main sinetron bertarif Rp 2,5 milyar walau urusan hukum belum kelar

Posted on

Manohara Deal Sinetron 2,5 Miliar
Senin, 8 Juni 2009 – Tabloid NOVA

Rumah produksi SinemArt yang banyak memproduksi sinetron, konon sudah mendapat kontrak dari Mano. Menurut sebuah sumber, pada Rabu (3/6) malam lalu, bos SinemArt, Leo Sutanto, sudah bertemu Mano dan Daisy di tempat istirahatnya, Hotel Grand Hyatt. Kontrak senilai Rp 2,5 Miliar untuk 25 episode pun deal. Sementara label Nagaswara sudah berhasil mengontrak Mano untuk menjadi model sebuah video klip.

Meski Mano belum punya pengalaman, mereka tak sungkan menyodorkan kontrak untuk berakting. “Saya terbuka dengan tawaran kerja yang datang, tapi saya tetap berhati-hati memperhatikan kerjasamanya,” kata Daisy, sang ibu, menanggapi antusiasme para produser.

Shanker, bos Indika Entertainment, berminat membuat film tentang kisah hidup Manohara. “Sampai saat ini baru dalam taraf penjajakan. Orangtuanya (Daisy) sudah bilang berminat. Tapi saya sendiri masih menunggu,” kata Shanker (4/6) saat ditemui Tabloid Nova.

Menunggu yang dimaksud Shanker adalah, “Saya sedang mengirim orang saya ke Malaysia, untuk mengumpulkan cerita versi pihak Kelantan, sekaligus meminta ijin mereka untuk memfilmkan ini.”
Rupanya Shanker tak mau membuat film hanya berdasarkan cerita Manohara. “Saya ingin mengumpulkan dulu cerita dari kedua belah pihak. Iya, dong. Enggak bisa hanya satu versi. Harus seimbang. Kan, saya belum tahu, apakah cerita versi Manohara itu betul atau tidak.”

Jika versi Manohara dan versi Kelantan nantinya tak bertemu satu sama lain, alias bertolak belakang, Shanker akan menggunakan cerita versi pengadilan. “Itu jalan tengahnya, versi pengadilan. Tentu ini masih akan lama, alias memakan waktu. Tapi tidak masalah. Saya juga tidak terlalu ngoyo,” ujar Shanker

Anastasia, Erni

Iklan

13 thoughts on “Manohara mau main sinetron bertarif Rp 2,5 milyar walau urusan hukum belum kelar

    wahab said:
    8 Juni 2009 pukul 21:00

    alhamdulillah , pertama kalinya saya ucapkan banyak2 terima kasih kepada rakan-rakan dari seberang.
    saya tertarik dengan cerita manohara ini.perlu diingatkan bahawa kita serumpun dan janganlah kita asyik nak tuduh yang bukan-bukan tapi seeloknya kita semua muhasabah diri kita sendiri.semua kita maklum wanita muda serta ibunya juga masih muda jelita,tentu maukan satu publisiti , sebagai artis katakan mau hidup mewah,lupa akan siapa diri yang sebenarnya.janganlah kerana manohara kita serumpun menjadi musuh yang tidak ketahuan hujung pangkalnya.itu kisah mereka suami istri.cuba tanya pada manohara kenapa dia mau nikahi TT itu,sedangkan dia ni masih bawah umor kalau istilah di sini.masih belum punya suami,tapi perlu ada persetujuan family baru boleh.saya rasa manohara ini mau hidup bebas seperti gadis yang sebaya dengan dia.untuk keluar dari secara hormat mungkin sukar dan jalan terbaik bagi dirinya saya rasa jalan sebegini dicarinya.manakan tidaknya sebelum ini dia belum pernah hidup dalam kemewahan dan dijaga sepanjang hari oleh pengawal2.
    untuk itu,saya harap janganlah isu ini dipersebarkan kerana hanya Allah sahaja yang mengentahuai segala gerak hati kita semua.
    wasalam

    o'on said:
    9 Juni 2009 pukul 02:16

    kelihatan si manohara dan ibunya matre abis…..

    danzie said:
    9 Juni 2009 pukul 11:40

    Soal atas umur atau bawah umur itu relatif. Kalo memang Manohara matre, buat apa dia setengah mati pengen pulang ? kan lebih enak tinggal di istana raja ? Persoalan suami istri bisa jadi persoalan publik apabila masuk wilayah penganiayaan. Syukur aja dia bisa kabur sebelum pulang dalam peti mayat !. Cobalah berpikir positif dan andai itu terjadi pada anak perempuan anda sekalian, apa yang kalian lakukan ? common …. get real man !

    eevooi said:
    9 Juni 2009 pukul 12:21

    mungkin lebih baik, jika manohara, keluarga, dan tim pengacaranya menyelesaikannya di jalur hukum, bukan dijalur infotainment, sehingga akan jelas permasalahan apa yang sedang terjadi, tidak malah sebaliknya menimbulkan fitnah baik bagi keluarga suaminya, atau bahkan keluarga manohara sendiri…
    Infotainment mungkin hanya memperburuk masalah, pengadilan lah yang mampu membuat masalah menjadi jelas, itu pun dari sudut manusia, karena belum tentu sama dengan pengadilan Tuhan nanti..
    masalah penganiayaan, bukan hanya manohara yang alhamdulillah di blog ini banyak diulas, tapi para TKI kita juga banyak yang mengalami lebih pahit dari manohara dan tidak mampu membuat tim pengacara seperti manohara, sepertinya mereka mungkin kurang perhatian kita padahal mereka juga membutuhkan dukungan masyarakat indonesia, meskipun memang mereka tidak punya nilai jual secara entertainment, tapi insya Allah dimata Tuhan ada nilai nya…

    othman said:
    9 Juni 2009 pukul 16:11

    ini baru bukti satu kebenaraan !pembantu rumah TKI di siksa oleh maikan nya BERBANGSA CINA!
    KASUS ini tak sama dengan MANOHARA! KENAPA MANOHARA TAKUT UNTUK MEMBUAT LAPORAN POLIS DAN PEMERIKSAAN DOKTOR! TAK NAMPAK KESAN DERA PUN TERHADAP MANOHARA!MALAHAN BERTAMBAH GLAMOR !KESANA SINI MENCARI PUPLIKSITI!MEMBUAT KENYATAAN IA NYA DI DERA TAPI BUKTI NYA ZERO!! ini adalah satu pembohongan !AWAS!!!BERHATI2 siapa dia MANOHARA YANG SEBENAR! MANOHARA MASEH MEMEGANG KERAYATAN NEGARA AMERIKA!mungkin ada AJENDA NEGARA YAHUDI UNTUK MEMECAH BELAH KAN PERSAHABATAN ANTARA INDONESIA DAN MALAYSIA!FIKIR2 KAN LAH

    orang awam said:
    9 Juni 2009 pukul 17:19

    nasib TKI lebih menyedihkan dalam berbagai kasus daripada kasus manohara…lagian manohara sekarang dah santai, kan dah teken kontrak main sinetron sebesar 2,5 M wah seandainya saya dapat duit sebanyak itu pasti saya bagi-bagi ke orang sampai habis, trus saya menghayal lagi dapet duit 1 trilyun trus dan terus dan terus dah ah pegel…

      M Shodiq Mustika responded:
      9 Juni 2009 pukul 17:28

      @ orang awam
      Komentarnya kritis + lucu. Thank you. 🙂

    dian said:
    9 Juni 2009 pukul 20:25

    Sengsara membawa nikmat.

    NTMAKSIAT said:
    10 Juni 2009 pukul 05:50

    Sebaiknya apa2 yang dituduhkan Manohara terhadap pihak kelantan dan KBRI di Malaysia dibuktikan dulu secara hukum atau diproses secara hukum. Kalau memang disiksa oleh suaminya ya dibuktikan dengan visum dari rumah sakit kalau menuduh KBRI menerima suap harus dibuktikan juga karena ini menyangkut hubungan dua negara dan citra dari KBRI. Yang terjadi sebenarnya, yang benar maupun yang salah cuma Allah yg tau tapi sebagai manusia kita bisa menerima keputusan dari pengadilan. Sebaiknya rakyat Indonesia jangan keburu emosi melihat kasus Manohara kecuali kapal2 perang Malaysia yg melanggar kedaulatan NKRI ditindak tegas. Merdeka!

    Anggun said:
    17 Juni 2009 pukul 16:47

    Wwaaahh,,buat manohara,,selamat yaa,,plg dr jkrta lgsg dpt 2 millyar…ympun,,klo gue jd dia,,mimpi apa gue semalem??sekejap punya uang 2 millyar…
    Eh,,manohara tuh msh seumuran gue,,jd lebih baik cerai aj dulu dehh,,kita tuh,,seharusnya lg mengalami masa senang2 bersama teman2..dan seumuran kita tu,,msh mencari jati diri no..
    Apalagi km cantik!!
    Wah,,seandainya km bkn seorang janda,,pasti banyak laki2 yg mau,suka,sayang,dan ingin memiliki km…
    Jd tenang aj mano,,mumpung msh muda,,km puas2in aja dulu masa muda km seperti ak…kita ini seumuran,,jd ak paham betul apa perasaan km…!!
    Buat mano,,sebaiknya buru2 selesein soal perceraian km dee,,,bis itu maen deh,,bersama teman2 seumuran km!!!
    Semangat mano,,untuk kehidupan nyata kedepan!! Yg lalu,,jadikan pelajaran aja! Dan jgn smpe terulang lg yaaa…
    Semoga mano mendapatkan jodoh yg lebih baik dr pd skrg!!!
    Amiin…

    henie said:
    1 Juli 2009 pukul 09:38

    wAAAch..hebat yA perusahhan yG bayar mano setinggi itu…yakin sinetronnya bagu dilakoni oleh mano???mano..mano…kenapa mo jd artis sinetron aja hrs jd istri pangeran kelantan dan disiksa..ga ada hasilnya???mommyny yg usaha in jd artis dadakan…berhasilll dEch..gede lg kalah dong artis-artis yg berkarier dari bawah..maaf ya mano…sptnya kamu ga ada bakat utk maen sinetron,biarpun sy awam bgt..tp dr acting kamu waduuuhhhh…kaku bgt tdk menjiwai…itukan kisah nyata dr kamu seharusnya kamu natural dgn acting yg kamu bawa, karena kamu mengalaminya…ya mudah2an aja byk yg liat yach sinetronnya, slamet dech….

    hani said:
    9 Juli 2009 pukul 20:20

    mudah2 an datuk otjman anak2,keponakan2 ku seluruh keturunan mak ku tak pernah bertemu pangeran jahat dan pendera seperti fakri gundul itu,yang namanya polisi diradja tentu membela radja nya walau radja nya meble aje

    indobatak said:
    25 Juli 2009 pukul 18:02

    waktu baru nyampe semangat betul mau urusin kejalur hukum,terus katanya mau nyambung sekolah lha kok sekarang sibuk cari makan.terus cakap banyak disiksa tapi nampak segar bugar sehat phisik dan mental termasuk pandai berenang walaupun udah nenggak obat penenang,hebat khan

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s