SBY-JK Bohongi Rakyat Mengenai BLT (menurut penelitian INFID)

Posted on Updated on

SBY dan Jusuf Kalla Lakukan Kebohongan Publik
13/06/2009 10:10 wib – Nasional Aktual
Jakarta, CyberNews.

INFID (International NGO Forum on Indonesian Development) menyatakan temuan audit BPK mengenai sumber pembiayaan BLT yang berasal dari utang membuktikan bahwa selama ini Pemerintahan SBY-Kalla telah melakukan kebohongan publik dengan menyatakan bahwa sumber pembiayaan BLT bukan berasal dari utang.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Aburizal Bakrie menyatakan bahwa pernyataan ketua Badan pemeriksa Keuangan (BPK), Anwar Nasution, yang menyatakan bahwa Bantuan Tunai Langsung (BLT) adalah berasal dari dana utang, tidak sepenuhnya benar. Pernyataan ini secara tersirat mengakui bahwa dana utang memang menjadi salah satu komponen pembiayaan BLT.

Berdasarkan penelusuran INFID, dari dokumen-dokumen perjanjian utang yang dilakukan Pemerintah Indonesia ditemukan bukti bahwa sumber pembiayaan BLT berasal dari utang. Bahkan lebih dari itu, kebijakan tentang BLT adalah merupakan bagian dari policy driven kebijakan macro ekonomi Indonesia yang didesign oleh Bank Dunia dan didukung oleh ADB dan Jepang.

Dalam skema utang Bank Dunia dan ADB, Bantuan Tunai Langsung (baik yang bentuknya bersyarat (conditional cash transfer) maupun tak bersyarat (unconditional cash transfer) termasuk dalam utang program yang bernama Development Policy Loan (DPL), khususnya dalam komponen Service Delivery. Utang ini digunakan untuk pembiayaan bagi perubahan kebijakan ekonomi agar sejalan dengan agenda pasar bebas dan mendorong iklim investasi.

Sejak Desember 2004 hingga Desember 2008, Pemerintah Indonesia dan World Bank telah menandatangani lima perjanjian utang yaitu DPL 1-5. Dalam dokumen Bank Dunia disebutkan bahwa Perjanjian utang tersebut untuk melaksanakan 4 pilar penting yaitu stabilitas makro ekonomi (Macroeconomic Stability), iklim investasi(investment climate), management keuangan dan anti korupsi (financial management and anti corruption), layanan publik (service delivery).

“Sumber pendanaan utang ini selain dikucurkan dari World Bank, juga didukung (co-financing) oleh ADB dan pemerintah Jepang (Development Policy Support),” tegas INFID.

(MH Habib Shaleh /CN08)

Iklan

19 thoughts on “SBY-JK Bohongi Rakyat Mengenai BLT (menurut penelitian INFID)

    Iip said:
    13 Juni 2009 pukul 22:00

    Baiklah kalau utang. Lalu kenapa?
    Daripada duit utang diberikan kepada pengusaha,bankir dan lalu tidak dibalikin atau malah dibawa kabur?

    mending buat rakyat,buat nambah penghasilan sementara. Ingat, gak cuma BLT, ada PNPM dan program lain lo yang pro rakyat

    Lanjutkaaan!!

      M Shodiq Mustika responded:
      13 Juni 2009 pukul 22:27

      @ Iip
      Maaf, komentar Bung Iip menyimpang. Postingan ini bukan mengenai apakah berutang itu benar ataukah salah, melainkan menunjukkan bahwa menurut penelitian INFID, SBY & JK pernah berbohong mengenai BLT.

      nusantaraku said:
      14 Juni 2009 pukul 01:34

      Pernyataan yang lebih tepat adalah
      1) BLT tahun 2008 merupakan pengalihan subsidi BBM
      2) BLT tahun 2009 bersumber besar dari utang.

      Mengenai utang, saudara Iip mestinya tahu dulu, sebagian besar utang untuk apa? PNPM, BLT hanya bagian kecil dari utang yang diciptakan tiap tahun. Sebagian besar utang digunakan untuk membayar utang najis (odious debt).
      Capres Bermental Utang Najis

    hatta said:
    14 Juni 2009 pukul 00:37

    baru tau tuh SBY tukang boong kaciaaaaaaan deh looooooooo!

    naksigit said:
    14 Juni 2009 pukul 13:23

    Kalau semua dilihat dari persepsi dan sudut pandang masing-masing demi keuntungan masing-masing alhasil adalah debat kusir

    iyudh said:
    14 Juni 2009 pukul 13:31

    Yup, setuju dengan Pak Shodiq.

    Utang gak utang, tetep harus jujur. Apalagi Presiden je…

      Bima said:
      23 Juni 2009 pukul 10:27

      JANGAN “LANJUTKAN” KALAU BLT DARI HUTANG DAN BERTUJUAN MENYUMPAL MULUT RAKYAT dengan DANA HUTANGAN.

    Bernardia Vitri said:
    14 Juni 2009 pukul 14:13

    Makanya, menurut kompas minggu ini pemerintahan SBY ini yang enambah utang terbanyak…. Gimana sih ni? Rakyat malah diberikan beban utang BLT?

    dani said:
    14 Juni 2009 pukul 17:22

    ya. . . ., dari dulu negara kita sudah dibebani hutang-hutang dan hutang yang mungkin waktu itu hanya sebagian kecil dinikmati masyarakat bawah, kita harus jujur belum ada pemerintahan di negeri ini yang tidak bohong, dan kita harus jujur saat pemerintah mana bbm turun, meski dampaknya tidak sehebat kalau bbm naik. kita berpikir positif sajalah,

    phandaka said:
    15 Juni 2009 pukul 18:21

    kenapa sih..orang suka utak-atik BLT yang notebene diberikan ke rakyat miskin yang memang sangat membutuhkan…kenapa jarang yang ngomongin tentang utang BLBI yang jumlahnya hampir 1300T yg hampir sama dengan total utang pemerintah saat ini…dengan berbagai alasan yg membohongi lah..yg membodohi lah..dsb..sudah lah jangan ngomongin BLT..kasihan orang yang sedang ngantri..mereka sangat berharap dapat uang 200 rb rupiah gratis..yg bisa untuk makan sekeluarga sampai satu bulan..

    Tukang Utang said:
    16 Juni 2009 pukul 10:15

    LANJUTKAN !!! … lanjutkan oppo ??? …. lanjutkan Utang dan membohongi Rakyat .. IIP … IIP ….. MIKIR OOOOOOO ………….

    suparni said:
    16 Juni 2009 pukul 17:50

    kita harus mikir positifnya, dana BLT untuk rakyat, klo itu memang berasal dari utang , mungkin saja ini sementara di ambil dari situ. Jelas rakyat sangat memerlukan uang tu hidup mereka. Semacam keluarga, klo ga bisa memenuhi hidup atau perut , mungkin jalannya dengan utang , tapi ga smuanya pasti ada usaha lainnya yg perlu di jual, begitu pun negara. Tolong donk bersikap aktif dan bijaksana. Kita semua berusaha untuk mencapai kehidupan yang adil & makmur.

    boim said:
    16 Juni 2009 pukul 19:37

    Hayo….., siapa yang tidak pernah NGUTANG? Jawab jujur ya…….

    Fietria said:
    17 Juni 2009 pukul 14:28

    Dari sejak dulu, rakyat sudah sakit hati di bohongi pemimpin negara. Makanya sekarang rakyat lebih banyak memilih golput.

    eva said:
    17 Juni 2009 pukul 20:29

    yaa,,,tmbh prah dunk klu golput,,,!!!
    bs_bs pmimpn Qta mlah org yg lbih ‘SALAH’,,,

    sbgai org pmkir,,Qta thu hrus mlihat permslahan dr brbagai sdut,,
    smua na psti ad positif dan ngatif na,,,
    bsikap arif dan bijaksana dlm mnanggapi suatu msalah thu lbh bae,,

    […] yang pelunasannya masih lama, sehingga membebani rakyat dan pemerintahan mendatang. (Lihat “SBY-JK Bohongi Rakyat Mengenai BLT (menurut penelitian INFID)“.) Bila pemberian itu berasal dari kekayaan pribadi, tidak ada yang dirugikan, […]

    dayans said:
    22 Juni 2009 pukul 22:01

    Kadang dalam melakukan suatu kebijakan diperlukan trik-trik tertentu. Jika dana bantuan BLT di bilang utang jelas orang lain berfikir yang macam-macam dan terlalu banyak protes dan disangsikan akan gagal padahal maksud dari utang itu baik (lihat DPL 1-5) yang maksudnya untuk meningkatkan pembangunan dan ekonomi Indonesia, tapi lebih baik jujur ya!.
    Karena program ini telah berjalan, sebaiknya kita bersama-sama mengawasinya agar tidak disalah gunakan!!!
    Mudah-mudahan program ini berhasil seperti yang direncanakan.

    budi said:
    30 Juni 2009 pukul 05:16

    Satu dan dua ataupun tiga,
    Semua sama sama bohongnya,
    Milih boleh, tidak memilih boleh,
    Jangan memaksa, itu hak gue

    orang-orang yang paling dibenci oleh tuhan adalah orang-orang yang melanjutkan kebohongan, melanjutkan penderitaan bangsanya dan orang-orang pengutang, penjual aset negara, dan orang-orang yang menggadaikan kedaulatan negaranya kepada tangan asing..pemimpin yang paling dibenci rakyat adalah pemimpin2 yang melanjutkan penderitaan dan penindasan terhadap bangsanya sendiri.
    “maju dan kuatnya suatu bangsa bukan karena oleh bangsa lain tetapi maju dan kuatnya suatu bangsa karena bangasanya itu sendiri”

    GOLPUT ADALAH PERLAWANAN…!!!
    MEMILIH ITU HAK, TAPI KALAU DILIHAT PARA CAPRES SEKARANG
    SEMUA SAMA!!!SAMA-SAMA MELANJUTKAN PENDERITAAN RAKYAT,..

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s