Ayo ikhtiar agar Pilpres JANGAN satu putaran saja!

Posted on Updated on

Saat membaca suratkabar hari ini, aku lihat tayangan iklan kampanye setengah-halaman. Isinya mengajak kita untuk berikhtiar agar “Pilpres Satu Putaran Saja”. Terhadap ajakan ini, aku menolaknya. Sikapku justru sebaliknya: “Ayo ikhtiar agar Pilpres JANGAN satu putaran saja!” Berikut ini kutipan dari iklan tersebut beserta tanggapanku:

berdasar riset Lingkaran Survei Indonesia, pasangan SBY-Boediono dengan nomor urut 2 potensial untuk menang 1 putaran

Mengapa yang dijadikan dasar adalah “riset” Lingkaran Survei Indonesia saja? Apakah Anda pura-pura tak tahu bahwa semua suvei lainnya menunjukkan merosotnya popularitas capres-cawapres yang Anda dukung? Ataukah Anda takut kalau-kalau hasil pemilu nanti bertentangan dengan hasil “riset” yang Anda andalkan tersebut?

Kita semua masih menghadapi krisis ekonomi dunia, Jika pemilihan presiden hanya berlangsung 1 putaran, kita menghemat begitu banyak biaya disaat ekonomi sulit.

Kalau mau menghemat, jangan kampanye! Dengan kampanye, Anda sendiri tidak hemat. Nah! Anda sendiri tidak berhemat, mengapa Anda meminta rakyat menghemat? Dengan begitu, bagaimana saya bisa percaya bahwa permintaan Anda itu tulus?

Seandainya pilpres ini satu putaran saja, aku khawatir presiden mendatang akan terlalu otoriter. Gejala ke arah itu sudah terlihat. Baru mendapat suara 20% saja (dalam pemilu legislatif), sang capres sudah berani tidak bermusyawarah dengan mitra koalisi untuk penentuan cawapres. Bayangkan bila suaranya lebih dari 50%. Inilah salah satu alasanku mengapa aku menolak pilpres ini satu putaran saja.

Iklan

8 thoughts on “Ayo ikhtiar agar Pilpres JANGAN satu putaran saja!

    gusfudz said:
    16 Juni 2009 pukul 14:45

    SETUJU…..

    Belum menang saja sudah klaim dan “merendahkan” kontestan lain. Gimana nanti” kalau jadi menang”. Katanya “jangan takabur…kalau lebih cepat lebih baik…. sekarang siapa yang terbukti takabur?. Pernah juga bilang… jangan memberikan janji manis..terus selama ini siapakah yang “mengingkari” janji 5 tahun yang lalu….?
    Saya tidak pro salah satu capres (karena sampai saat ini belum ada yang sreg gitu loh…).

    Abdul Cholik said:
    18 Juni 2009 pukul 06:30

    -Ah yang lain juga sami mawon,saling menjelekkan gitu kok.
    -Namanya juga iklan.Ada bedak yang bisa memutihkan kulit dalam beberapa hari ya mana mungkin tho mas.
    -santai saja wong mereka semua memang sedang berkampanye.
    -Kita doakan saja agar yang memimpin Indonesia akan membawa negeri ini kearah yang lebih baik.Tak usah mengharapkan prestasi yang terlalu hebat,cukup jika naik sedikit demi sedikit.Saya kira belum adalah pimpinan yang bisa mengatasi masalah negeri ini hanya dalam waktu 5 tahun.Rakyatnya saja disuruh mbuang sampah yang baik nggak mau,disuruh pake helm ketika naik motor malas,pake sabuk pengaman malas,ada jembatan baru mur dan bautnya diambil,disuruh antri ya rebutan,dikasih tontonan band tawuran,mahasiswa yang katanya kaum intelektual ya tawuran,dikasih tontonan sepakbola ya tawuran,

    -yo wis mas
    -Salam

      HARMONO, SH said:
      30 Juni 2009 pukul 19:24

      Ah yang lain juga sami mawon,saling menjelekkan gitu kok. sepakat degan
      pendapat anda -Namanya juga iklan.Ada bedak yang bisa memutihkan kulit dalam beberapa hari ya mana mungkin tho mas. rakyat hanya dijadikan kelinci penipuan, semua pasangan obral janji, yang dipikirkan hanya pilpres, tapi rakyat di sana menjerit cari makan sulit, gak ada pemilu lebih baik uangnya untuk menangani krisis
      – saya pernah ketemu dengan Bupati di tempat saya tinggal dan bercerita menannya kepada insan yang berbeda statusnya, pertama pengemis, kedua anak muda yang gaul dan ketika pedagang kaki lima semuanya tetap memilih pemimpin yang santun mereka beralasan belum pernah pemimpin ini mencerca, dan jabatan 5 tahun di rasa waktu untuk membangu kurang apapun alasannya satu putaran/dua putaran yang penting dikedepankan rakyat. la wong mimpin keluarga aja gak becus apa lagi mimpin negara gitu aja repot

    oneees said:
    18 Juni 2009 pukul 14:10

    hati2 bang ibas udah ngintil-in sby mulu, siap2 aja kalo gede LANJUTKAN sby, orba jilid II siap beredar. lihat dibelakang LSI ada siapa, ada fox, dibelakang fox ada siapa, ada choel malarangreng, choel malarangreng siapa? utusannya demokrat, demokrat siapa, demokrat partainya SBY, sby siapa, CAPRES RI 2009-2014. hehehehhehehe jangan sampe daku sampe kaya prita, ah mengerikan! -___________________-“

    chairul umam aljamalulail said:
    20 Juni 2009 pukul 15:41

    salam mualaikum,,,,
    dari masa orde lama ampe orde baru indonesia tdk pnh mengalami seperti msa skarang keselerasan tingkat ekonomi n politik maupun sosial. ini sbuah sejarah dan kualitas bangsa yg mkin bermutu. bila kita mengecek pada masa reformasi pun masih byk terjdi planggarn baik politik ekonomi maupun sosial sperti kasus2 yg melibatkan HAM BRAT.ex: kasus2 aceh dan timor leste !! dan juga kita tdk mengalmi kenaikan kualitas berbangsa yang cukup baek dr sudut ekonomi misalnya! masih byk penganguran dan inflasi negara yang makin meningkat ! baek presidennya dari habibi sampe prempuan yg plng bayak bicara bu megawati .,.,.
    kiat melihat apa yang telah dicpai oleh pak sby sangat luar biaasa dr sudut politik maupun ekonomi !! pak sby telah dapat menggerakkan swasembada beras dan tgkat inflasi negara sudah sangt trun dratis ampe 0.8% itu luar bisa ktimbang tahun 2001 ampe 2004 yang tgkat inflasi luar bsiasa bengkak. dan sya pribdi dan sosok beliau pak sby sangat co2k menjadi presiden dari segi kecekapan bicara yg telah kita saksikan di debat capres maupun dr segi figurenya yaitu orgnya berwibawa dan dr sudut fisik sangat cocok menjdi figure seorang president !!!sby juga manusia yang religius! saya teringat dgn hadist maupun sejarah ! “PEMIMPIN YANG BAEK AKN BYK MENDAPT COBAAN ” dgn kata lain pak sby adalah pemimpin itu yang diamanahkan dibandingkan kedua capres yang lain tw oposisinya coz slam pak sby menjabat presiden telah byk kita laului byk cobaan baik gempa tsunami longsor banjir dan lain2. tp beliau dapat menghadapi itu semua ! sby sangat byk memberikan sumbagsi terhadap bangsa ini ! seperti kasus damai di aceh ! saya masyarkat aceh tp sya brni mejamin yg mendamaikan aceh adalah pak sby knapa? cuba anda pikir saja mngapa DEMOKRAT yg menang di pemilu legislatif bukan partai nasional yg lain ini pertanda masy, aceh percaya akn sby ! siapa bilang pak jk ??? apapun critanya pak jk aruzzz meminta ijin dl kepda pak sby dan saya ykin pak sby adalah figur yg menyanygi smua sku dan tdk adnya deskriminasi ! saya msih brumur 18 taon dan baru saja tamat sma tp sya mulai dan ingin mendalami sistem politik di indonesia ! dan saya sadar akan kepemimpinan seseorang dan yg sangat saya kagumi adalah pak sby ! dan saya harapkan pak sby dapat memimpin lagi indonesia kembali dan LANJUTKAN lagi tata kelolalaan dan sistem pemrintah yang bersih dan hapuskan KKN (ni realita selama sby menjabat pres kasus KKN telah merosot ketimbang pendahulunya) dan slalu memperhatikan smua daerah baek dr sabang sampai marauke ! apa yang kita ragukan lagi akan sosok pak sby yang bisa mencerminkan kepimimpinan yng berbasis akan kebangsaan ! jgn mao dibeli suara kita dengan poliik kotor liatlah dan pikirkan mnrt anda siapa yg plg pantezz menjadi president ! dan ingat jangan MAU DIAJDIKAN PENDEnGAR FITNAH DR MEDIA MAUPUN DR CAPREZZ YANG LAEN ! ini sih mnrt saya pilih aja NOMOR 2 itu sih mnrt saya ! tapi smua pilihan ditangan anda !
    wasssalam mualaikum…

    dayans said:
    22 Juni 2009 pukul 22:37

    Lebih baik Satu putaran, sebab :
    1.Biaya makin besar itu pasti baik pemerintah maupun pemilih
    2.Aku berangkat ke TPS 2X, bosan.
    3.Antri di TPS 2X, membosankan.
    4.Aku lihat petugas TPS 2X, bosan juga.
    5.Nyoblos/nyontreng 2X, bosan lagi
    6.Jatahku untuk molor akan berkurang, paling membosankan.
    Bisa sih gak milih, tapi aku kan gengsi!
    KEH…KEH…KEH.

    KangBoed said:
    24 Juni 2009 pukul 12:12

    Waaaaah.. kalau berputar putar pusing pak.. lagian satu putaran saja mereka belum tentu kuat kok mengelilingi stadiu senayan.. eee.. maksudnya.. apa duitnya gak mendingan di bagiin aja yaaaa..
    Salam Sayang

    Rita marcia said:
    24 Juni 2009 pukul 12:40

    1 putaran, boleh-boleh ajah.., yg penting 1 hati, 1 cita-cita, 1 perubahan, 1 perjuangan, 1 kemenangan.., yakni kemenangan yg nomor 1 itulah keinginan rakyat yg terpinggirkan.

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s