Telah lakukan kesalahan fatal yang lukai hatinya, bagaimana mengharap dia kembali?

Posted on Updated on

saya dulu menjalani hubungan dengan seorang wanita.. itu sudah berjalan selama satu tahun..singkat cerita,, hubungan aq dengan dia putus.aku sadar selama ini aku salah dengan dia,,aku selalu marahin dia itupun saya tidak asal marah hanya ingin mendidik dan jg ada kelalaian aku yang selalu melampiaskan marah kepadanya pada akhirnya dia hilangnya cinta untukku.aku coba tunjukkin rasa penyesalan aku.semua aku telah aku korbankan untuk dia tapi aq ngrasa dia itu tak pernah melihat jerih payah aku.aku tawu aku salah banged selalu cerita tentang pengorbananku untuk dia.aku seperti itu karana biar dia sadar.singkat cerita juga,, pd wkt kita bersama aku selalu membaca sms syg2an dan pd akhirnya dia cerita bahwa dy shbtku yg sdh aq knal lama dan juga dia sudah tunangan disitu aku tenang.tapi semenjak itu berbagai masalah muncul lg2 berurusan dengan shbt dia.disitu aku sabar karena aku sayang sama dia walaupun rasanya amat sakit dihati.setelah kita putus 2minggu dia jadian dengan sahabatnya.begitu sakit aku mendengarnya.sebelum dia memberi kabar tentang itu aku memberi puisi yang romantis untuknya tapi tak kusangka dia membalaz dengan kata yg membuat hati ini sakit rasanya hancur hatiku.tapi setelah aku selidiki ternyata yg mngjari dia seprti itu adlh shbtnya yg kini sekarang menjadi kekasihnya.alasan kenapa mengajari berkata yg menyakitkan alasannya untuk agar aku benci dan tdk mencintainya lg.sblmnya dia bicara padaku bhwa dulu selama tahun knal sempat ada rasa sayang dan cinta untuk sahabatnya.begitu pula dengan sahabatnya,,shbtnya selalu memberikan yg terbaik tetapi bedanya dari aku dia(sahabatnya) tak pernah mengharap imbalan agar dia bisa mencintai.

aku harus bagaimana sekarang???aku sangat mencintainya,aku ingin kembali padanya tapi bagaimana caranya????sedangkan dia sudah mempunyai kekasih(sahabatnya sendiri) dan juga ada sedikit kesalahanku yaitu berkata silahkan ambil dia toh aku sudah mencicipi tubuhnya.mungkin dari situ dia sakit dan aku bnr2 lost contact dengannya.bagaimana solusinya???agar aku bisa memilikinya lagi,,adakah doa2 agar aku bisa kembali bersama dia???kiniu hari2ku berantakan tanpa dia.mohon bantuannya

Jawaban M Shodiq Mustika:

Aku dapat merasakan hancurnya hatimu. Aku pun pernah melakukan kesalahan fatal lewat kata-kata, melukai hati seorang wanita yang kucintai, hingga dia meninggalkan aku untuk selama-lamanya. Hanya saja, aku mendukung keputusannya untuk “melupakan” diriku. Sebab, aku yakin ada banyak pria lain yang lebih mampu membahagiakan dirinya. Daripada dia menderita bersamaku, lebih baik dia bahagia bersama pria lain.

Karena itu, doaku bukanlah agar dia kembali bersatu denganku di dunia ini. Yang aku doakan adalah agar kami berjumpa kelak di surga. Aku yakin bahwa berjumpa dengan orang yang kita cintai di surga itu jauh lebih nikmat daripada bersatu di dunia.

Seperti dirimu, aku pun kehilangan kontak dengannya. Walau dia berkata memaafkan diriku, sikapnya menunjukkan bahwa dia berubah menjadi membenciku. Tahu-tahu, suatu hari setelah dua atau tiga tahun kehilangan kontak, dia kirimi aku pesan. Kata-katanya singkat, sekadar “say hello” layaknya seorang sahabat, seraya menyebut sebuah nama yang menyimpan kenangan terindah bagi kami. Namun, itu sudah cukup bagiku untuk yakin bahwa dia benar-benar sudah memaafkanku.

Tadinya aku tak tahu mengapa dia tiba-tiba mengirimi aku pesan begitu. Belakangan, barulah aku tahu bahwa ketika itu ternyata dia hendak menikah dengan pria lain. Aku menduga, mungkin dia menghendaki supaya tak ada lagi ganjalan antara dia dan diriku.

Memang, “kehilangan” seseorang yang sangat kita cintai mungkin saja membuat kita sangat berduka, tetapi duka itu takkan lama. Itu pun ada solusinya. (Lihat “Dzikir untuk Atasi Derita di Jalan Cinta“.) Sementara itu, hikmahnya luar biasa, jauh lebih besar daripada penderitaan yang kita alami. Dengan demikian, kita tidak usah terlalu sedih kalau-kalau “kehilangan” si dia. Lihat Kisah Nyata: Bahagia walau cinta tak berbalas

Demikianlah tanggapanku atas kasusmu. Aku yakin, dari situ kamu bisa memetik pelajaran sendiri mengenai apa yang sebaiknya kau lakukan dalam menghadapi kasus ini. Sekarang, cukuplah kutambahkan satu saja saran: Silakan simak “Putus Cinta karena Kurang Apa“.

Iklan

8 thoughts on “Telah lakukan kesalahan fatal yang lukai hatinya, bagaimana mengharap dia kembali?

    insan said:
    18 Juni 2009 pukul 15:55

    Assalamu’alaikum wr. Wb.

    Pak Shodiq, saya sudah banyak membaca tulisan-tulisan bapak. Dan dalam kasus ini, jawaban yang bapak berikan pun cukup bijak.

    Tapi Pak, ada satu kalimat di akhir tulisan si lelaki diatas yang cukup mengganjal di hati saya. Yaitu pada tulisan: “…sedikit kesalahanku yaitu berkata silahkan ambil dia toh aku sudah mencicipi tubuhnya…”.

    Dalam jawaban bapak diatas, sepertinya bapak hanya merespon dari satu sisi, yaitu seolah-olah si lelaki ini adalah objek “penderita” yang ditinggalkan oleh wanita yang kata si lelaki ini sih sangat dicintainya itu. Dan bapak begitu bijak dalam memberikan solusi bagi si lelaki ini, bagaimana agar dia bisa mengatasi kesedihan dan penderitaan karena kehilangan wanita itu tadi.
    Namun, bagaimana dengan perbuatan si lelaki yang telah mencicipi tubuh wanita itu tadi pak? Dan sepertinya dia hanya menganggap itu sebagai kesalahan yang sedikit, bukan sebagai sebuah sebuah dosa besar sehingga dia harus bertobat kepada Allah.

    Sehubungan dengan itu, ada beberapa tanggapan dan pertanyaan dari saya pak, mohon respon dari bapak:

    1. “…sedikit kesalahanku yaitu berkata silahkan ambil dia toh aku sudah mencicipi tubuhnya…”  Coba lihat kalimat itu. Dia hanya menganggap perkataannya “sudah mencicipi tubuh wanita itu” hanya sebagai sedikit kesalahan. Astaghfirullah… Begitu melecehkan sekali, tapi dia hanya menganggap perkataannya sebagai sedikit kesalahan???

    2. Dari kalimat itu pun cukup terlihat, bahwa sepertinya si lelaki ini kurang menyesali perbuatannya yang telah mencicipi wanita itu. Dia hanya memikirkan bagaimana caranya agar wanita itu kembali, tapi sepertinya kurang ( atau tidak sama sekali? ) memikirkan tentang dosa dan kesalahan fatalnya yang telah berbuat zina kepada wanita itu.

    3. Dengan mengatakan perkataan yang melecehkan seperti itu hanya sebagai sedikit kesalahan, maka sepertinya si lelaki ini pun beranggapan bahwa perbuatan zina (=dosa besar) dia yang sudah mencicipi tubuh wanita itu hanya sebagai sedikit kesalahan.

    4. Bayangkan pak, dia hanya menganggapnya sebagai sedikit kesalahan. Dia tidak ber-empati dan membayangkan, bagaimana perasaan seorang wanita apabila mendapat perkataan seperti itu. Saya hanya membayangkan, bila wanita itu telah bertobat dan menyesal, maka betapa malunya wanita itu mendapat perkataan yang sangat melecehkan seperti itu.

    5. Dari kalimat-kalimat si lelaki diatas, sepertinya si lelaki ini orang yang egois. Dia hanya menceritakan dan memikirkan dirinya sendiri, yaitu perasaannya yang hancur, hari-harinya berantakan, dan dia menginginkan wanita itu kembali lagi ke dia. Dia tidak begitu memikirkan, bagaimana hancurnya wanita itu karena ulah dia? Dia juga tidak memikirkan bagaimana wanita itu harus menanggung dosa besar karena dia, serta bagaimana pertanggungjawabannya kepada Allah di akhirat nanti…

    6. Menurut saya, sangat pantas wanita itu meninggalkan si lelaki ini. Mungkin wanita itu sudah bertobat, dan memohon kepada Allah agar diberikan jalan yang lebih baik. Maka dipertemukanlah dia dengan sahabatnya itu, dan dipersatukanlah mereka . Dan Allah sengaja memutuskan dan menjauhkan wanita itu dari si lelaki ini untuk menghindari keburukan, sebagai jawaban atas do’a dan taubat wanita itu.

    7. Mungkin wanita itu sudah sangat menyesal dan bertobat, dan tidak mau terjebak zina lagi, makanya dia tidak mau lagi dengan si lelaki ini (yang sepertinya masih belum bertobat atas dosa zinanya, tapi hanya semata mengharapkan wanita itu kembali saja) . Maka sangat pantas sekali wanita itu meninggalkan lelaki ini. Dan sangat tidak pantaslah lelaki ini mendapatkan wanita itu kembali.

    8. Si lelaki ini adalah orang yang tidak menggunakan logika, tapi mengedepankan nafsunya. Katanya dia cinta wanita itu, tapi kok wanita itu malah dikasih dosa besar dengan dicicipi tubuhnya ya??

    9. Si lelaki ini juga sepertinya orang yang tidak baik dan tidak berperikemanusiaan. Kok tega-teganya ya pak, dia menghancurkan masa depan wanita yang kata dia sih “sangat dicintainya” itu??

    10. Sepertnya si lelaki ini tidak menyadari, dampak dari perbuatan zinanya kepada wanita yang kata dia sih sangat dicintainya itu?? (sangat dicintai kok malah dihancurkan dan dikasih dosa besar ya?? )

    11. Pak Shodiq, ini kan berarti si lelaki ini sudah mencicipi tubuh wanita itu (saya nggak mau membahas/menanyakan lebih detail tentang mencicipinya sejauh apa, tapi rasanya itu sudah termasuk berzina. ) . Saya pernah mendengar ceramah di tv (saya lupa ustadznya siapa pak) , bahwa zina itu termasuk salah satu dosa besar, dan balasannya dari Allah adalah sulit rezekinya, hati tertutup untuk kebaikan, jauh dari rahmat dan keberkahan Allah, do’a-do’anya ditolak dan tidak dikabulkan, serta akhirnya berujung di neraka. Maka, bukankah hal pertama yang harus dilakukan si lelaki ini adalah bertobat dengan sungguh-sungguh kepada Allah atas dosa zinanya itu pak?? Kalau iya, mengapa untuk bertobat ini tidak bapak sampaikan kepada si lelaki ini dalam jawaban bapak untuk dia diatas??

    Terima kasih Pak Shodiq. Mohon tanggapan dari bapak, atas kalimat si lelaki tersebut yang rasanya sangat mengganjal di hati saya, dan sepertinya kurang mendapat respon dalam tanggapan bapak diatas.

    Mohon maaf pak sebelumnya kalau ada salah kata.

    Wassalamu’alaikum wr. Wb.

      M Shodiq Mustika responded:
      18 Juni 2009 pukul 16:45

      @ insan
      Wa’alaykumussalaam war. wab.
      Aku sepenuhnya sependapat dengan pandanganmu. Cuman cara penyampaiannya saja yang mungkin berbeda. Biasanya aku menggunakan metode dakwah “tak langsung”. Dalam hal ini, aku “diam-diam” (baca: “secara lembut”) mengarahkan dia untuk bertaubat tanpa secara eksplisit berseru “bertaubatlah”.

    rusdi86 said:
    23 Juni 2009 pukul 17:33

    saya juga baru ngalamin hal yg sama mas,
    tapi saya juga kurang setuju dgn kata2 “…sedikit kesalahanku yaitu berkata silahkan ambil dia toh aku sudah mencicipi tubuhnya…”.
    kita sebagai LAKI2 hrs yakin kalo apa yg telah kita lakukan terhadap pacar kita semua itu didasari rasa CINTA. bukan hanya karena NAFSU.
    wanita juga punya perasaan, mereka juga bisa memilah mana yg baik dan mana yg salah, dan jika dia merasa pacar barunya itu tak sprti kita, toh nantinya dia juga akan minta untuk kembali…
    karena dia merasakan cinta itu didapatkan dari kita bukan dari pacar barunya, tapi coba kita introspeksi diri dulu, apakah kita memang sudah memberikan rasa cinta dan sayang kita kepadanya?sehingga kita bisa yakin dia akan kembali kepada kita…
    yakinlah, kalo kita memberikan cinta kita secara tulus kepada wanita, niscaya dia juga akan membalas cinta kita..
    karena sebenarnya yg sangat mudah jatuh cinta setulus hati itu adalah wanita.
    contohnya saja banyak wanita yg rela memberikan tubuhnya demi membuktikan rasa CINTA-nya kepada kita LAKI2, hanya saja kita sebagai LAKI2 yg selalu memanfaatkan HAL itu dan semua itu dikarenakan sang laki2 yg kurang memiliki akhlak.
    sebagai laki2 kita selalu mengharapkan seorang wanita yg sempurna, tak ada laki2 yg mau mendapatkan istri yg tak sempurna.
    tetapi laki2 selalu mencobanya dulu sbg bukti, bgaimana mungkin wanita bisa sempurna kalo masih pacaran sudah di coba ato di tes. ntr kalo dah dapet tinggal bilang kalo dia dah bekas orang lain dgn alasan gampang untuk diajak begituan..
    tidakkah kita menyadarinya….???
    maaf kalo saya terkesan membela wanita, tetapi hal itulah yg sering terjadi pada pasangan yg sedang di mabuk asmara..
    sehingga dijaman sekarang ini sulit untuk bisa mendapatkan wanita yg sempurna, dan semua itu di sebabkan kurangnya akhlak dari setiap kita baik pria maupun wanita.

    nury said:
    25 Juni 2009 pukul 20:15

    ass,q sekarang baru menjalin hubungan dengan cew,yang mana dia sekarang masih pnya pcr,dia sebenarnya sayang ma aq, tp gmn ya cara dia mutusin pacarnya yang g nyakitin.????

    dahlia said:
    29 Juni 2009 pukul 20:48

    kadang saya berpikir lelaki menghancurkan hidup seorg wanita sangatlah mudah dan mereka berpikir mau menang sendiri tanpa tau hati wanita tersebut,kalau dia benar2 mencintai wanita itu apakah harus merusak wanita itu,saya rasa itu bukan cinta tapi nafsu apalagi wanita itu meninggalkan dia untuk kehidupan yang lebih baik yang dia dapatkan dari sahabatnya itu,saya salut dengan sahabatnya itu mau menerima keadaan si gadis itu dengan kekuranganya,jangan merasa mantannya itu bertobat dan mau kembali lagi dan menggampangkan persoalan apa dia pikir telah menodai wanita itu,sehingga wanita itu akan kembali lagi padanya? picik sekali pikirannya,cobalah berpikir dewasa jangan egois seperti itu coba kalau dia yang merasakan sakit khan? kalau anda benar2 sayang pada gadis itu relakan dia mencari kebahagiannya dan janganlah aib ini anda ekspos di media email manapun.apakah itu dimanakan cinta kalau anda menjelekkan gadis itu disini.bukan simpati yang saya berikan kepada anda tapi kemarahanlah yang bisa saya berikan ke anda,beruntunglah gadis itu mendapatkan pengganti anda yang saya yakinin dia lebih baik dari anda..cobalah anda jangan mengganggu dia lagi koreksi diri anda sendiri dan bertaubatlah sebelum anda mati mudah2an dengan pelajaran ini anda bisa lebih bijak dan bisa menjadi org yang lebih baik serta berguna untuk masa depan anda sendiri.

      gege said:
      6 Juni 2014 pukul 11:18

      good,,, i like your coment dahlia……

    nika said:
    3 Agustus 2009 pukul 13:34

    ass,benar si lelaki tu cuma memetingkan dirinya tanpa tau perasaan si wanita tsb.betapa pedas kata2 tsb,sangat melecehkan.baginya wanita adl barang,ketika suka dimanja2 tapi ketika tidak cinta siap untuk dibuang(habis manis sepah dibuang),dicaci maki dsb.Baginya cinta tu nafsu,keinginan untuk bersama dan dekat,tapi jauh dari itu….ketika engkau mencintai seorang wanita engkau akan menghormatinya layaknya engkau menghormati ibu kamu,menjaga dan tak menyakitinya serta ikhlas karena ALLAH SWT.apakah tidak berpikir kalo kita semua dilahirkan dari seorang ibu alias seorang wanita…apakah tidak terbesit dengan kata2 tu sama halnya melecehkan kaum perempuan!!!!
    wanita mana yang mau mengulanggi masa lalu yang begitu menyakitkan

    putri said:
    6 Februari 2017 pukul 16:03

    as”mualaikum?? pak saya putri, saya mau tanyak, saya punya kesalahan fatal, saya melontarkan bahasa tak pantas di dengar, ketika itu saya telponan sama tunangan saya hp dia dsana di loadspeker, rupanya terdengar kata” itu oleh ibunya, saya tidak tau ada ibunya dekat dia, saya keluarkan kata” itu dia buat saya marah terus, berulang x saya di buat marah, sampailah saya lontarkan bahasa yang gak pantas td,, saya menyadarin setelah itu saya menyesal, karna saya di pancing emosi terus”an oleh dia,
    setelah itu saya minta maaf sama keluarganya, dan keluarga saya juga sudah minta maaf sama keluarga dia.setelah itu saya baikan, tiba” saya langsung di putuskan pertunangan kami tadi,
    jadi pak bagaimana untuk mengambil hatinya kembali, mohon pak, jujur saya masih menyayangi dia, saya gak bermaksud tuk main” sama dia, saya tulus mencintai dia, keluarganya….
    saya harus bagaimana pak, saya tau x hati tunangan saya,

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s