Sudahkah kita mendalami Islam, khususnya mengenai pra-nikah?

Posted on Updated on

Saya mau tanya bagaimana cara mencari seorang pendamping hidup yang soleh? dulu saya pernah punya pacar, tapi setelah saya lebih mendalami tentang Islam saya jadi tau bahwa di Islam itu tidak ada yang namanya pacaran, dan sudah 4 tahun saya tidak punya pacar dan usia saya sudah 21 tahun. ibu saya selalu bertanya mana pacarnya? terkadang saya sedih kalau ditanya seperti itu, dan kalaupun saya punya pacar saya takut akan berbuat zina. bagaimana solusinya?

Jawaban M Shodiq Mustika:

Benarkah kamu “lebih mendalami tentang Islam”? Maaf, aku meragukan pernyataanmu. Sebab, orang yang benar-benar sudah mendalami Islam tentu akan menyadari betapa dia belum banyak tahu tentang Islam. Lain halnya dengan orang yang baru mempelajari Islam sebatas “kulit”-nya saja. Ia mengira sudah tahu, padahal banyak hal yang belum diketahuinya.

Pernyataanmu bahwa kamu “jadi tau bahwa di Islam itu tidak ada yang namanya pacaran” itu menunjukkan bahwa kamu belum memahami ilmu ushul fiqih. Kamu tampaknya belum tahu bahwa menurut kaidah dari ushul fiqih, semua hubungan antarmanusia (termasuk pacaran) itu boleh, kecuali yang terlarang secara qath’i. (Dalam kaitannya dengan pacaran, yang terlarang secara qath’i adalah mendekati zina. Jadi, selama tidak mendekati zina, pacaran itu tidak terlarang.)

Kalau sekarang kamu mau mengakui bahwa kamu belum begitu mendalami ajaran Islam tentang pranikah, sehingga mau mempelajarinya lagi dan lagi, aku persilakan dirimu menyimak “konsep mencari jodoh secara islami” dan postingan-postingan di sini yang ber-tag “pacaran islami”: https://muhshodiq.wordpress.com/tag/pacaran-islami/

7 thoughts on “Sudahkah kita mendalami Islam, khususnya mengenai pra-nikah?

    my blog 4 famouser dot com said:
    27 Juni 2009 pukul 19:41

    owh, thx banget infonya.

    domain baru mas? (maaf kurang merhatiin)

    jadi asal tidak mendekatkan kepada hal yang dilarang Allah pacaran itu boleh ya.

    zuhry said:
    28 Juni 2009 pukul 12:35

    bagaimana cara mendapatkan jodoh yang baik hati?

    rdwi pudji susilo said:
    28 Juni 2009 pukul 21:05

    lho…bukannya semua amalan yang hubungannya dengan ibadah itu sudah ada tuntunannya..jika nikah itu dinilai ibadah ya cara mendapatkannya sesuai dengan Al quran dan sunnah…jika kita meng hukumi tanpa landasan itu pasti hawa nafsu berpengaruh dalam keputusan itu…wawAllhu a’lam bisowaf…

    awam said:
    7 Juli 2009 pukul 05:03

    ada hadistnya gak ????kok sy agak ragu dg ustad ya..ini ustad beneran bukaaaan????
    sori ust, bkannya kalo pacaran itu,,bisa mendekati zina..zina hati bukannya yg paling sering yaa ust??

    azka said:
    20 Desember 2009 pukul 10:18

    pacaran islami yakni setelah menikah, adapun pacaran sebelum menikah, maka itu jelas HAROM.

    Bukankah sebagai ummat Rosululloh Shollallahu ‘Alaihi Wasallam, kita senantiasa harus mengikuti sunnahnya?
    Sekarang, pernahkah Rosul kita yang mulia mencontohkan pacaran pada Ummatnya?

    Pacaran itu ladangnya zina. Sedang Alloh pun telah melarang kita secara langsung utk menghindari zina, apalagi sampai melakukannya? Na’udzubillahi min dzalika..

    Masih berkelit dgn hal tsb? Lalu bagaimana dgn zina mata, yakni memandang yang HAROM, zina lisan, mengucap kata2 palsu pd sang pacar, zina tangan, menyentuh seseorang yang belum halal, dan benar, zina hati yang paling mudah merasuk dalam jiwa. Jangankan berpacaran, sebelum k tahap itu pun, manusia mudah skali terjangkiti virus2 hati..
    wallohu a’lam

    ana tau, antum pasti tw dalil2 yg berkenaan dgn hal tsb d atas. Lalu, bolehkah ana minta d perlihatkan dalil2 ttg bolehnya pacaran ??

    barokallohu fiikum..

      Shetia said:
      7 April 2013 pukul 10:50

      azka mungkin yg dimaksudkan oleh M Shodiq tu ta‘aruf mengenali satu sama lain sebelum menilkah,proses mengenal pasangan dilanjutkan setelah menikah,klo pacaran lama2 nanti takut berzina pulak kan,iblis tu kan kreatif dalam menyesatkan manusia,sebelum menikah iblis mau manusia berzina tapi setelah menikah iblis mau membuat pasangan tu bercerai berai, semoga kita semua dihindarkan dari bujuk rayu iblis,saitan ,dan nafsu yg jahat dalam diri kita, amin…

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s