Emha pernah berpesan kepada Michael Jackson: “Bersegeralah mengucapkan pengakuan!”

Posted on Updated on

Kematian Michael Jackson yang amat tragis mengingatkanku pada sepenggal puisi karya Emha Ainun Nadjib. Seolah-olah, Emha telah berpesan kepada Michael Jackson (dan kepada kita semua), “Bersegeralah mengucapkan pengakuan!” Ini dia puisinya, “Ma’iyah Manembah“, Bagian V:

Kalau di dalam kepalamu terdapat akal
Kalau engkau mempekerjakan pikiran sehingga engkau mengerti
bahwa engkau tidak sanggup menciptakan dirimu sendiri
bahwa engkau tidak sanggup menghidupkan jantungmu sendiri
tidak sanggup menggenggam dan menjaga nyawamu sendiri
tidak sanggup menumbuhkan barang sehelai rambutmu sendiri
tidak sanggup meramu barang setetes dari darahmu sendiri
tidak sanggup menguasai nasibmu sendiri
tidak sanggup mengetahui kapan engkau mati
Sebelum tiba sesuatu yang melumpuhkan kakimu
Sebelum tiba kejadian yang mengagetkan otakmu
Sebelum tiba peristiwa yang membuntu arah langkahmu
Sebelum tiba waqi’ah yang menggelapkan hidupmu
bersegeralah mengucapkan pengakuan —

Iklan

25 thoughts on “Emha pernah berpesan kepada Michael Jackson: “Bersegeralah mengucapkan pengakuan!”

    id amor said:
    30 Juni 2009 pukul 10:11

    sebuah pesan perlu menjadi bahan renungan kita semua..

    celotehanakbangsa said:
    30 Juni 2009 pukul 10:29

    Pesan yang sangat mendalam…

    Menyadarkan kita akan fana nya dunia ini…

    Salam Anak Bangsa…

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/06/27/apa-masih-perlu-sekolah-gratisga/

    penamedan said:
    30 Juni 2009 pukul 14:26

    artinya memang, Lebih Cepat Lebih Baik. jangan pernah menunda-nuda dalam berbuat kebaikan, sebab akhirnya kita sendiri juga yang merasakan ruginya. mudah2an peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.

    resi2009 said:
    30 Juni 2009 pukul 15:43

    memang kita harus segera bertaubat sebelum ajal menjemput…

    new role said:
    30 Juni 2009 pukul 16:18

    kita semua akan mengalaminya
    dengan begini moga kita selalu mengingat pada kematian

    Ph!duT said:
    1 Juli 2009 pukul 12:18

    jadi ingat Surat An-nasr…Demi masa…

    kita semua pasti mengalaminya…

      yusuf/aceh said:
      9 Juli 2009 pukul 16:11

      setiap masa selalu dalam kerugian. siapakan yang rugi itu. jukalau hamba Allah tau larangan Allah tapi selalu dikerjakan. jikalau hamba Allah tau perintah-Nya tapi selalu ditinggalkan.
      smoga kita dijauhkan dari Rugi yang dimaksudkan Allah dalam surah Al-“Ashr tersebut. amin,…

      jazakallah

    kopimu.com said:
    1 Juli 2009 pukul 15:04

    walah begitu toh… tak pikir pesan beneran…

    Admin said:
    1 Juli 2009 pukul 15:57
    manseram said:
    1 Juli 2009 pukul 18:20

    ya…..MAN Seram Masohi, pun mengkampanyekan itu….
    lihat dan rasakan matamu yang bisa melihat mata-mata lainnya, tapi mata mu tidak bisa melihat matamu sendiri…..
    ya…..dicocok-cocokan lah….

    id amor said:
    1 Juli 2009 pukul 18:23

    dan kalau berharap sekedar pengakuan, mungkin Jacko sudah menyampaikan pengakuannya..

    setidaknya bisa dilihat disini

    http://answering.wordpress.com/2008/12/20/michael-jackson-memeluk-islam/

    http://answering.wordpress.com/2009/05/31/eksistensi-michael-jackson-dan-islam/

    dan pengakuan semacam ini sangat banyak sekali orang yang sudah melakukannya, bahkan bagi setiap muslim setidaknya 5 X dalam sehari membuat pernyataan, sesungguhnya hidupku,Matiku hanya untuk Allah semata

    tetapi sudahkah kita senantiasa mengingat dan melaksanakan dari ikrar kita tersebut?

    mari kita renungkan dan berintropeksi diri bersama-sama

    wassalam

    id amor

    Tio_cute said:
    1 Juli 2009 pukul 21:50

    ALHAMDULILLAH……

    STIDAKNYA KITA BISA MENCONTOH MICHAEL JACKSON BAGI YG BELUM MENYADARI ARTI ISLAM SESUNGGUHNYA……..APALAGI BAGI YANG BELUM MEMELUK AGAMA ISLAM DAN YG LBH PARAH LAGI……BERTOBATLAH+BERGABUNG DGN ISLAM (WAJIB HUKUMNYA) BAGI YANG TLAH MENGHINA+MENGINJAK2+MENGHINA+MEMBENCI+MENGADU DOMBA ISLAM DAN UMAT ISLAM SLAMA INI…..

    pitho said:
    2 Juli 2009 pukul 14:25

    setiap saat kehidupan adalah milikNYA

    rosichin mansur said:
    2 Juli 2009 pukul 14:47

    salam kenal, n nice blog nt

    nonaniania said:
    3 Juli 2009 pukul 12:59

    pesan dan puisi itu juga sebaiknya untuk cak nun sendiri

    Rahmat said:
    4 Juli 2009 pukul 12:34

    memang, la haula wala quwwata illa billah….
    kita smua lemah…

    alfetkha said:
    4 Juli 2009 pukul 14:38

    bener le…

    heni said:
    4 Juli 2009 pukul 20:27

    intinya kita harus senantiasa beristiqfar dan mengingat kematian…
    masa depan yang kan selalu dekat.

    dhany said:
    4 Juli 2009 pukul 22:16

    jadi sedih hiks….hiks….hiks…betulan nih mau nagis ampe hiks…hiks…hiksss….micheal jackson i love you ever

    Opick said:
    9 Juli 2009 pukul 15:22

    Tidak ada yang kekal

    sfti said:
    13 Juli 2009 pukul 13:56

    setiap hembusan nafas kita.. nanti akan dipertanggung jawab kan di hadapan pengadilan ALLA SWT kelak….

    sfti said:
    13 Juli 2009 pukul 13:58

    setiap hembusan nafas kita.. nanti akan dipertanggung jawab kan di hadapan pengadilan ALLAH SWT kelak….

    zahra said:
    16 Juli 2009 pukul 17:37

    by the way..dah pd dngr lagu dr michael jackson blum?judulnya for allah,ia nyanyikan lagu itu saat ia convert ke muslim.abangnya convert ke muslim tlebih dahulu.tp lagu itu tdk terlalu dipopulerkan.sy gx tau knp.seingat sy meskipun m.jackson muslim tp ia tdk prnh mengumumkan kpd masa soal agama ap yg ia peluk.berbeda dg abangnya:jermine j.ia smpt berkata saat kmatian m.j.*may my allah blessed n be with m.j.always.ameee…n.!mrk convert ke muslim di bahrain,salah 1 state d negara arab.

    Pa'e R@fa said:
    17 Juli 2009 pukul 21:31

    Mengapa Jacko blm mengakui keislamannya,apakah dia takut jika popularitasnya turun ketika fansnya tahu bhw ia seorang muslim?tapi jika memang Jacko sdh masuk Islam mungkin yg tahu hanya Allah SWT “subhanallah”

    onelion said:
    8 Oktober 2009 pukul 00:05

    Bila Paderi Terpaksa Buka Rahsia

    “Ada seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah
    seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan dia mampu mendalaminya. Selain
    belajar, dia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, dia berkenalan dengan salah seorang
    Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah s.w.t. Memberinya hidayah masuk Islam.

    Pada suatu Hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika Dan melintas dekat sebuah gereja
    yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar dia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula dia
    keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja
    Dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka.

    Ketika paderi masuk, mereka serentakberdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu, is
    paderi agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin Dan berkata, “Di tengah Kita Ada seorang Muslim. Aku
    harap dia keluar dari sini.”

    Pemuda Arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Paderi tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun dia
    tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya paderi itu berkata, “Aku minta dia keluar dari sini Dan aku
    menjamin keselamatannya. ” Barulah pemuda ini beranjak keluar.

    Di ambang pintu, pemuda bertanya kepadasang paderi, “Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang Muslim?”

    Paderi itu menjawab, “Dari tanda yang terdapat di wajahmu.”

    Kemudian dia beranjak hendak keluar.Namun, paderi ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini dengan mengajukan
    beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut Dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda
    Muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.

    Paderi berkata, “Aku akan mengajukankepada anda 22 pertanyaan Dan anda harus menjawabnya dengan tepat. ”

    Is pemuda tersenyum Dan berkata, “Silakan!”

    Sang paderi pun mulai bertanya, “Sebutkansatu yang tiada duanya, dua yang tiada tiganya, tiga yang tiada
    empatnya, empat yang tiada limanya, lima yang tiada enamnya, enam yang tiadatujuhnya, tujuh yang tiada
    delapannya, delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya, sesuatu yang tidak lebih dari
    sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas yang tiada tiga belasnya, tiga belas yang tiada empat
    belasnya.”

    “Sebutkan sesuatu yang dapat bernafasnamun tidak mempunyai ruh! Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan
    membawa isinya? Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun
    Dia tidak menyukainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah Dan ibu!”

    “Siapakah yang tercipta dari api,siapakah yang diazab dengan api Dan siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah
    yang tercipta dari batu, siapakah yang diazab dengan batu Dan siapakah yang terpelihara dari batu?”

    “Sebutkan sesuatu yang diciptakanAllah Dan dianggap besar! Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting
    mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan Dan dua di bawah sinaran matahari?”

    Mendengar pertanyaan tersebut, pemudaitu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah.

    Setelah membaca Bismillah dia berkata,

    -Satu yang tiada duanya ialah Allahs.w.t..

    -Dua yang tiada tiganya ialah Malamdan Siang. Allah s.w.t. Berfirman,
    “Dan Kami jadikan malam Dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).”
    (Al-Isra’: 12).

    -Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh
    seorang anak kecil Dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.

    -Empat yang tiada limanya adalah Taurat,Injil, Zabur Dan al-Qur’an.

    – Lima yang tiada enamnya ialah Solatlima waktu.

    -Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlahHari ketika Allah s.w.t. Menciptakan makhluk.

    -Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah s.w.t. Berfirman, “Yang telah menciptakan tujuh
    langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat padaciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak
    seimbang.” (Al-Mulk: 3).

    -Delapan yang tiada sembilannya ialahMalaikat pemikul Arsy AR-Rahman. Allah s.w.t. Berfirman, “Dan malaikat-
    malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada Hari itu delapan orang malaikat men-junjung ‘Arsy Rabbmu di
    atas (kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).

    -Sembilan yang tiada sepuluhnya adalahmu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang
    bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu Dan belalang.*

    -Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluhialah Kebaikan. Allah s.w.t. Berfirman, “Barang siapa yang berbuat kebaikan
    maka untuknya sepuluh kali lipat.” (Al-An’am: 160).

    -Sebelas yang tiada dua belasnya ialahjumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf .

    -Dua belas yang tiada tiga belasnyaialah Mu’jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, “Dan (ingatlah)
    ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, ‘Pukullah batu itu dengan tongkatmu.’ Lalu
    memancarlah daripadanya dua belas Mata air.” (Al-Baqarah: 60).

    -Tiga belas yang tiada empat belasnyaialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah Dan ibunya.

    -Adapun sesuatu yang bernafas namuntidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh. Allah s.w.t. ber-firman, “Dan waktu
    subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. ” (At-Takwir: 18).

    -Kuburan yang membawa isinya adalahIkan yang menelan Nabi Yunus AS.

    -Mereka yang berdusta namun masuk kedalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf , yakni ketika mereka berkata
    kepada ayahnya, “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumbadan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang
    -barangkami, lalu dia dimakan serigala. ” Setelah kedustaan terungkap,Yusuf berkata kepada mereka, ” tak ada
    cercaan
    terhadap kamu semua.” Dan ayah mereka Ya’qub berkata, “Aku akan memohonkan ampun bagi muka pada Rabbku.
    Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampunlagi Maha Penya yang .” (Yusuf:98)

    -Sesuatu yang diciptakan Allah namuntidak Dia sukai adalah suara Keldai. Allah s.w.t. berfirman, “Sesungguhnya
    sejelek-jelek suara adalah suara keldai.” (Luqman: 19).

    -Makhluk yang diciptakan Allah tanpabapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi
    Ibrahim.

    -Makhluk yang diciptakan dari api adalahIblis, yang diazab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari
    api adalah Nabi Ibrahim. Allah s.w.t. berfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (Al-Anbiya’: 69).

    -Makhluk yang terbuat dari batu adalahUnta Nabi Shalih, yang diazab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang
    terpelihara dari batu adalah Ashabul Kahfi (penghuni gua).

    -Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggapperkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah
    s.w.t.? “Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf: 28).

    -Adapun pohon yang memiliki 12 rantingsetiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah
    teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari
    dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.

    Paderi dan para hadirin merasa takjubmendengar jawapan pemuda Muslim tersebut. Kemudian dia pun mula hendak
    pergi. Namun dia mengurungkan niatnya dan meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan
    ini disetujui oleh paderi.

    Pemuda ini berkata, “Apakah kuncisurga itu?” mendengar pertanyaan itu lidah paderi menjadi kelu, hatinya
    diselimuti keraguan dan rupa wajahnyapun berubah. Dia berusaha menyembunyikankekua tirannya, namun tidak
    berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja ituterus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun dia
    cubamengelak.

    Mereka berkata, “Anda telah melontarkan22 pertanyaan kepadanya dan semuanya dia jawab, sementara dia hanya
    memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya! ”

    Paderi tersebut berkata, “Sesungguhaku tahu jawapannya, namun aku takut kalian marah.”

    Mereka menjawab, “Kami akan jaminkeselamatan anda. ”

    Paderi pun berkata, “Jawapannyaialah: Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah. ”

    Lantas paderi dan orang-orang yang hadirdi gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah
    menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa.**

    * Penulis tidak menyebutkan yang kesembilan(pent. )
    ** Kisah nyata ini diambil dari Mausu’ah al-Qishash al-Waqi’ah

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s