Pacaran backstreet, salahkah?

Posted on Updated on

p’ sy mw nanya..?? gni dari dulu orang tua sy melarang keras sy pacaran. alasannya mereka takut terjadi sesuatu dengan sy. tapi selama ini saya tetap saja menjalin hubungan dengan se2orang. dan smua itu sy lakukan juga masih di batas kewajaran. sy sudah dewasa , sudah tahu mana yang benar dan mana yang tidak. yach bisa dibilang kalau sy backstreet lah…
yang mw sy tanyakan apakah sy salah melakukan semua ini ?? apa yang harus sy lakukan ?? sementara kalau di suruh meninggalkan dy sy g’ mungkin bisa…

Jawaban M Shodiq Mustika:

Di dunia ini, kita jarang menjumpai urusan yang 100% baik atau pun 100% buruk. Mungkin pacaran backstreet (tersembunyi) tanpa setahu orangtua seperti pada kasusmu ini tergolong itu. Semua segi-seginya yang penting perlu kita pertimbangkan. Jika kadar buruknya besar, maka sebaiknya kita menghindarinya, bukan?

Aku sendiri belum tahu siapa dirimu, berapa umurmu, sudahkah kamu siap menikah, bagaimana keadaanmu, dan sebagainya. Dengan demikian, aku belum bisa menilai apakah pacaranmu yang backstreet ini baik ataukah buruk. Namun, aku percaya bahwa dirimu sudah dewasa. Aku pun percaya bahwa kalian mampu memenuhi hari-hari kalian dengan kebaikan dan menghindari berbagai keburukan. Karena itu, aku ajukan lima tantangan kepada dirimu untuk membuktikan kedewasaanmu sebagai berikut.

1. Kembalikan “pacaran” ke makna aslinya!

Istilah “pacaran” berasal dari kata “pacar” dalam bahasa Kawi (Jawa Kuno) yang berarti “calon pengantin”. Jadi, makna asli “pacaran” ialah aktivitas calon pengantin, yaitu persiapan untuk menikah. (Lihat “Definisi & Bentuk Nyata “Pacaran Islami”“) Nah, kalau kalian memang telah menyusun rencana (bukan sekadar harapan) hendak menikah dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, maka pacaran kalian tidaklah salah. Namun seandainya kalian “pacaran” berdasarkan rasa saling suka saja, apalagi hanya ingin bersenang-senang, maka itu bukanlah tergolong perilaku yang dewasa.

2. Kenalkan semua teman lain-jenismu dengan orangtuamu!

Pepatah mengatakan, “Siapa tak kenal, maka tak sayang.” Kekhawatiran orangtuamu mungkin disebabkan oleh belum tahunya beliau mengenai bagaimana kamu bergaul dengan lawan jenis. Karena itu, tunjukkanlah di depan beliau betapa baiknya dirimu bergaul dengan lawan-jenis. Sering-seringlah juga menceritakan kepada beliau berbagai kebaikan yang kau peroleh dari pergaulanmu dengan lain-jenis.

3. Akrabkan si dia dengan orangtuamu!

Untuk lebih menyadari pentingnya poin ketiga ini dan poin kedua tadi, silakan simak postingan “Kalau sampai ketahuan, awas kamu!” dan “Akrabilah keluarga si dia sedini mungkin!

4. Carilah pengawasan dari orang dewasa yang berwibawa!

Jangan sampai tak seorang pun mengetahui hubungan kalian. Sebab, kalau terjadi masalah, maka kalian sendirilah yang akan merugi tanpa mendapat bantuan. Bagaimanapun, manusia adalah makhluk sosial, bukan? Jadi, carilah pengawasan dari beberapa orang dewasa yang berwibawa dan bisa kalian percaya. Aktivitas kalian harus senantiasa terpantau, sehingga terjaga dari berbagai keburukan. (Diantaranya, Jangan berduaan, kecuali bila terawasi!)

5. Lebih mendekatlah kepada Sang Maha Penyayang!

Supaya hubungan kalian tetap berada di jalan yang benar+baik dan tidak sampai berlebihan, lebih cintailah Sang Maha Penyayang! Jadikanlah surat-Nya (firman-Nya) sebagai pegangan kalian. (Lihat “Menghunus Qur’an, Menyorong Cinta“)

Wallaahu a’lam.

Iklan

24 thoughts on “Pacaran backstreet, salahkah?

    Syaiful Haq said:
    9 Juli 2009 pukul 15:32

    assalamuaiakum wr. wb. Sekedar menambahi. Backstreet, sebenarnya sangat beresiko. Yang kamu hindari gak lain, dan gak bukan orang tuamu. Kebayang kan kalo ama orang tua gak jujur. Ridha orang tua juga doa buat kamu lho. Alasan orang tua gak setuju biasanya karena mereka memandang kamu belum siap. Makanya dekati orang tua dengan menjadikan dirimu sebagai wanita dewasa yang siap bertanggung jawab terhadap sebuah hubungan. Bayangkan, kalo yang terjadi adalah hal yang tidak diinginkan. Kamu kecewa terlebih orang tuamu. Mereka merasa udah melindungi. Ternyata kamu berbohong. Mendatangkan pacarmu ke rumah membuat posisi kontrol kamu terhadap laki2 itu lebih kuat. Bagi laki2 itu bukan cuma kamu yang dihadapi tapi juga keluargamu.

    Semoga jadi bahan perenungan.

      andynandez said:
      15 Juli 2009 pukul 10:25

      back street i2kan zaman skarang

      klo mnurut q ambil point 3

      dekatkan m ortu mu
      i2 yang terbaik

      aqyu said:
      12 Oktober 2009 pukul 15:03

      assalamu’alaikum wr. wb.
      sy cm mw mmberi saran bahwa backstreet itu sngat amat buruk cz dg hubungn sembunyi akn mmbwt qt tkut akan kthuan ortu /orang & sopo eroooooh……..!!!!!!!!! cz aq g’ prnh backstreet.ocey……!!!!!

      slam trakhir muuuuaaaaach……….!!!!!!!!!!!!!!!.

    ahmad surya said:
    11 Juli 2009 pukul 15:50

    jgn sembunyi2, / pa lagi gelap2 pan / berdua duaan. hi……………serem…………..akut………ah! terang2ngan aja kan enak, mgkin kamu blm waktunya ya shingga ortu mlarang, biasanya klo dah waktunya mlah ditanyakan ma ortu mana calonya, disuruh bawa pulang. hayoo……………..diubah tu……………..takut sama bos kita. siapakah itu ya jlas aja allah s.w.t. allah maha melihat lo………

    Tio_cute said:
    12 Juli 2009 pukul 19:56

    SEBAIKNYA…..PIKIRKAN SECARA LEBIH DEWASA+IKUTI DNG TINDAKAN ANJURAN DR BPK. SHODIQ NI….KARENA SESEORANG YANG MEMANG BENAR2 DEWASA PASTI TIDAK AKAN MELAKUKAN PACARAN YG TIDAK SECARA ISLAMI.

    OK????

    SMANGAT !!

    Ayu said:
    16 Juli 2009 pukul 20:21

    Klo backstreet’y sm tmn gmn?

      aqyu said:
      12 Oktober 2009 pukul 15:16

      what………..!!!!!!!!!!!!!
      ma tmen ????????????
      hari gne backstreet m tmen, g’laaaah,,,,!!!!!!!!!

    ay.... said:
    17 Juli 2009 pukul 10:05

    backstreet…bukankah itu merugikan pihak perempuannya..???
    loa da jalur yang lebih aman n’ terhormat kenapa mesti backstreet ..???hayooh…

    happy dohita said:
    19 Juli 2009 pukul 15:42

    back street tidak baik, mengapa takut kalau itu sudah pilihan kita tapi sebaiknya terang- terangan lebih baik mengapa harus sembunyian yang zaman lagi tuch.

    inerbeuty said:
    5 Agustus 2009 pukul 11:42

    iyagh jga yach backstreet hanya merugikamn pihak peremmpuan lok trjdi apa2 siapa yg tau orang kita jga berbohong sama orang tua….dan sipa yg ptut dipersalahkan

    chocolicoutta said:
    22 Agustus 2009 pukul 14:48

    sy berumur 15 thn & mlkukn backstreet, ada ttngga dpan rumah yg melihat sy ketika brsma psngan sy, sy khawatir & takut skali, kalu2 dia ngadu k.ortu, lalu sy harus bagaimana? trims

      rohata said:
      3 September 2009 pukul 13:05

      menurut GUE loe buktiin m orrtu looo bhwa kmu bner2 syang ma dya. skian dri gue sore komen’y kya gtooo
      gue uga sam punya pengalamn kya loo.

      aqyu said:
      12 Oktober 2009 pukul 15:14

      eeh,,,,,,,,,,,gw ksh sran zac,,loe 2 mch kcil mding jangan backstreet low mnurut gw loe urusi scul loe / nkh j lgsung low prlu ajak j kawn lari .oc…..

    bagosbanget said:
    24 September 2009 pukul 22:01

    lebih baik gak pacaran sesuai makna aslinya aja deh. tapi backstreet gapapa asal gak pacaran buat seneng-seneng backstreet. oke deh!

    Ari said:
    25 September 2009 pukul 21:53

    Gni sy backstreet ma cwe gw..krn adat istiadat bokap gw ngga stuju klw gw pcrn ma cwe gw..tp gw sayang bgt ma cwe gw..krn mgkn klw ga ada dy gw ga mgkn kyk skrg..gw udah 3 thn pcrn..!
    Gw bngung..!gw mw gmn krn gw sayank bgt ma cwe gw..!!sdh bx suka n dukax gw lalui..!!
    Tlg saran n masukannya..!

      aqyu said:
      12 Oktober 2009 pukul 15:08

      za loe blg j k ortu loe low u mw nkhi dy& low g leh u ajak kwin lari j.oc…………….????????. gt j ko’ repot,

    eka said:
    3 Februari 2010 pukul 08:35

    Ducc,,,
    Bkin pusing dc xlou yang Nma’a PcRan BackSTreet..
    seBab kta harus mrAHASIAkan hUbng kta Dri ortu,,ya,,sbenarnya sie Ga enak yang Nma’a rhasia2an Zma ortu..
    Tpi yg Jlas untuk yang sdang menjalani hub Backstreet,,Hati2 az ya,,
    Takut ketauan..Hhe,,

    X.goro said:
    12 Juni 2010 pukul 18:02

    Backsteet itu m’buat cow dan cewk gx naman,coz mau pigi+ berdua taut ketauan.pa lgi mau ceneg+ past gax iza.betul to…,
    yg pastina jangn backstreet,poxoe bixin gax naman.bubaran aja.mash banx yg iza buat kt seneng.okhey boz.

    Egha said:
    26 Juli 2011 pukul 14:22

    Assalamu’alaikum Wr.Wb
    Aku ingin sedikit share sama kalian. Sudah 2 tahun aku pacaran backstreet. Dari awalnya orang tua ku sama sekali tidak tahu. Sampai sekarang orang tua ku tau. Tetapi beliau tetap tidak bisa merestui hubungan kami. Dengan alasan,pacar saya hanya lulusan SMA dan tidak pantas untuk saya. Tapi saya yakin,dia bisa membahagiakan saya kelak dikelurga nantinya. Malah rencana saya tahun besok kami akan menikah. Kami sudah capek pacaran seperti ini terus. Menurut kalian,bagaimana harusnya sikap saya untuk menghadapi kerasny ibu saya.?

      nibishuky team said:
      26 Juli 2011 pukul 19:43

      pacaran hanya akan memanen dosa berlipat.. karena yang ada dalam pacaran pasti adalah syetan .. yang selalu membisikkan perzinaan

        Egha said:
        27 Juli 2011 pukul 13:48

        Tapi pacaran kami. Pacaran untuk menuju jenjang pernikahan. Bukan hanya sekedar untuk main”. Bukankah,untuk ketarap pernikahan harus mengenal 1 sama lain bukan.? Biar nantinya tidak menyesal dikemudian hari.

    aska boy said:
    24 September 2011 pukul 23:54

    Buat cowo yg backstreet buktikan diri kalian gentle. Loe bilang ma ortu ce bahwa loe bisa buat dia bahagia..masih banyak cara untuk ambil hati ortu ce..jangn hanya enaknya aja.. Pacaran itu pasti ada resiko / tantangan,, sejauh mana u bisa menghadapiny..

    bagas said:
    1 November 2011 pukul 23:57

    Hahaha pada curhat ni gk papa curht aja dah gk opo -opo

    wulan said:
    16 April 2012 pukul 13:42

    permisi mau tanyak, skrg saya lagi backstreet sama mantan sahabat saya..
    apakah salah kalo saya ngelakuin itu? tolong solusinya

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s