SAY NO to Mallarangeng

Posted on Updated on

Andi Mallarangeng berkata, “Orang Bugis belum waktunya jadi presiden.” Let’s say: NO.

Rizal Mallarangeng berkata, “Prabowo bohong kalau bicara ekonomi kerakyatan.” Let’s say: NO. (Lihat “Video: Inilah iklan kampanye Mega-Prabowo yang dicekal di televisi“.)

Andi Mallarangeng berkata, “Jurus Megawati tak laku lagi.” Let’s say: NO.

Rizal Mallarangeng berkata, “Kwik Kian Gie tidak jujur.” Let’s say: NO.

Mallarangeng berkata, “……………….” Nabi Muhammad saw. bersabda, “Katakanlah baik-baik atau [lebih baik] diam!”

Iklan

24 thoughts on “SAY NO to Mallarangeng

    iip said:
    3 Juli 2009 pukul 09:10

    lidah bisa menjerumuskan,
    kata-kata bisa menghanyutkan,
    diam bisa sama dengan golput…membiarkan kebaikan tidak terjadi

    ZonS said:
    3 Juli 2009 pukul 09:49

    Say NO to NONSENSE…! 😀

    romailprincipe said:
    3 Juli 2009 pukul 10:45

    say no tu SBY juga gak?
    SBY-budioNO
    jadi sBY nNo..

    ada berita dari detikpemilu juga tentang relawan VS fox
    http://romailprincipe.wordpress.com/wp-admin/post.php?action=edit&post=453

    karunrung said:
    3 Juli 2009 pukul 12:55

    mapeddi ladde atikku apa’na tau ogi tomma makkada de’pa na mawettu tau ogi mancaji presiden!
    mara’di tau malolo andi alpian mallarangeng
    sellengna pole tau ogi,siri’ na pacce.
    Resopa temangingngi malomo naletei pammase dewata!

    benbensakti said:
    3 Juli 2009 pukul 13:14

    ach…politik….
    tergantung darimana dan siapa yang ngomong.
    kayaknya sih yang namanya tim sukses bisa dibilang SAMA.
    pingin jagoannya MENANG….

    aji said:
    3 Juli 2009 pukul 13:28

    yes nya kapan ??

    wyd said:
    3 Juli 2009 pukul 15:14

    kalau dipenggal segitu sih rasanya emang layak bilang no pada andi mallarangeng. tapi setelah mendengar orasi utuhnya, kayaknya ga segitu parah deh. menjadi terdengar parah karena ada misi politik di belakangnya. bicara polik… wah ga ngerti saya!

    ade said:
    3 Juli 2009 pukul 21:37

    yah sekarang jamannya saling menjatuhkan karena lagi masanya pemilu pengen jagoannya menang.

    nusantaraku said:
    4 Juli 2009 pukul 04:30

    Belum saatnya orang kulit hitam jadi presiden Amerika 2009. Apakah Anda-anda setuju?
    Tidak saatnya orang Aceh bayar pajak?
    Belum saatnya orang Bugis menjadi pahlawan seperti Hasanuddin?
    Belum saatnya orang Batak menjadi Profesor?
    —-
    Bangkit dan sadar-lah wahai manusia yang berhati nurani, yang berakal budi, yang berjiwa sosial.
    Begitu lancangnya seorang manusia menilai kapabilitas hanya dari suku atau agama.
    Begitu lancangnya seorang manusia mendiskreditkan kodrat Tuhan atas kelahiran manusia sebagai suku ini atau itu?
    Sadarkah kalian wahai manusia?
    Apakah karena mata hati kalian sudah dibutakan karena mendewakan seorang sosok?
    Begitu arogankah manusia Indonesia saat ini? Semoga keadilan, kebenaran, atau Tuhan memberi secercah cahaya…

    wulan said:
    4 Juli 2009 pukul 08:56

    yah…
    saling tonjok-menonjok

    Marwan said:
    4 Juli 2009 pukul 14:47

    Yah apa yang dikatakan oleh Andi Mallarengeng itukan untuk memanaskan suhu politik di Sul-Sel, jadi kalau kita kaji secara seksama,pasti kita dapat nilai positifnya, tapi sekarang masyarakat sebagian Sul-Sel itu sekarang selalu beranggapan negatif, kaji dululah kalimatnya baik2 dan dengar berulang2 apa isi dari kalimat itu, jangan cepat terpancing apalagi kita itu dikenal dengan pa’bambangan na tolo, coba kaji kawan semua, jangan lihat dari segi asal-usulnya tetapi pilihlah yang bisa membawa Indonesia kedepan lebih maju, tapi ingat kawan kajilah keadaan sebelum reformasi, setelah reformasi, masa pimpinan yang paling kondusif yang mana, tapi ingat kalau bukan dari TNI yang menduduki jabatan presiden indonesia tidak akan aman, coba kawan kaji dari semua pucuk pimpinan kita mulai dari soekarno sampai pak SBY coba kaji yang mana yang pantas untuk itu. mari belajar dari pengalaman karena pengalaman adalah guru yang terbesar. Sukseskan Pilpres 2009 pilihlah pemimpin yang benar2 membawa kita ke depan lebih baik, jangan sampai janji2tok yang diumbarkan kekita tapi kita sebagai masyarakat harus jelih jangan kita hanya karena kepentingan sesuatu sehingga kita memperjuangkan seseorang ingat Indonesia bukan milik pribadi tapi milik Masyarakat Indonesia

      Sayuti Karim said:
      7 Juli 2009 pukul 23:37

      setuju kawan

    alif said:
    6 Juli 2009 pukul 00:27

    pacceko

    abank said:
    6 Juli 2009 pukul 16:58

    “gak golput karena JK gak munafik”

      Sayuti Karim said:
      7 Juli 2009 pukul 23:43

      Kawan, semua orang bebas memilih sesuai hati nuraninya, n tidak ada masalah kalau anda mengatakan pak JK tidak munafik, dan tidak ada satu orangpun di bumi ini yang mau dikatakan munafik, penjilat dsbnya, yang ada adalah keuntungan dari perjuangan itu ………….

    master gendeng said:
    6 Juli 2009 pukul 21:02

    Andi malarangeng ngomong gitu krn kakaknya yang juga orang bugis pingin jd presiden tapi ditolak. kita jangan ngributin tim sukses nya tapi ngributin Capres ama Cawapresnya. Yang mimpin negara kan CApres pukan tim sukses

    doel said:
    6 Juli 2009 pukul 21:17

    tunggu saja keadilan dan mu’jizat Tuhan wahai Alfian..kalo alfian memang belum saatnya jadi presiden wahai penjilat SBY

    wecode said:
    6 Juli 2009 pukul 23:14

    alah……..jangan dibesar-besarkan dewasa dikit negeri ini menilai orang…jangan berpikira sempit..SAY NO TO RACISM

    wecode said:
    6 Juli 2009 pukul 23:25

    ngeributin orang aja……………….gak perlu kaleeeeeeeee
    mendingan mikir bagaimana caranya dapat uang banyak besok beres…gitu aja koq repot…biasalah politik paling juga besok pada koalisi…..

    pak aming said:
    7 Juli 2009 pukul 09:19

    STOP, THINK, DO……

    JS said:
    7 Juli 2009 pukul 10:34

    Besok kita akan melaksanakan pencontrengan untuk menentukan Presden kita Tahun 2009 s/d 2014 , mari bersama sama kita melaksanakan pekerjaan ini dengan ketulusan hati dan rasa tanggung jawab yang penuh serta sama sama menjaga kedamaian untuk terlaksananya pekerjaan ini. Mari kita sama sama menghormati dan mengakui Presiden yang terpilih, siapapun dia, darimanapun dia. Jadilah manusia yang bermartabat baik disisi tuhan maupun sebagai warga negara Republik Indonesia.
    Wassalam,

      Sayuti Karim said:
      7 Juli 2009 pukul 23:45

      Setujuuuuuuu

    juanda said:
    24 November 2011 pukul 01:45

    yang gini -gini yang mantap ya gak,…

    unan said:
    21 Maret 2012 pukul 01:33

    Mulut2 saya kenapa harus diam atu sekalin jadi bisu

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s