Bus Tabrak Warung, 5 Korban Tewas

Posted on Updated on

bus_dalam

Ngawi – Korban jiwa dalam kecelakaan maut Bus Sumber Kencono di jalur tengkorak Ngawi Jawa Timur bertambah. Satu orang pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan pihak kepolisian saat mengevakuasi bus di Jalan Raya Ngawi-Madiun Desa Tambakromo Kecamatan Geneng, Ngawi. Jumlah korban yang tewas menjadi 5 orang.

“Satu jenazah ditemukan di bawah reruntuhan beton warung. Kita belum tahu identitasnya. Jenis kelaminnya laki-laki,” kata Kasat Lantas Polres Ngawi Iptu Prayoga Angga kepada detiksurabaya.com di Jalan Raya Ngawi-Madiun Desa Tambakromo Kecamatan Geneng, Ngawi.

Jenazah para korban masih berada di RSUD dr Soeroto Ngawi setelah diotopsi. 3 jenazah sudah dikenali dan satu jenazah hingga saat ini masih belum diketahui identitasnya.

3 korban tewas yang diketahui identitasnya adalah, Jalil (50) warga Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Masri (35) warga Dusun Kerten, Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan, Jateng, dan Danu Prianggo (21) warga Dusun Binangun, Kecamatan Wonotirto, Karanggayam, Kebumen.

Pantauan detiksurabaya.com, meski bangkai bus sudah dievakuasi warga masih berkerumun di lokasi. Bangkai bus naas itu rencananya di bawa ke Polres Ngawi.

Sementara itu 17 orang yang mengalami luka masih mendapat perawatan. Mereka tidak diizinkan pulang oleh pihak dokter. Dari 17 korban Luka diantaranya yakni Darmawan (29) warga Tawangsari Mojokerto, Ahmad Nuryanto (34) warga Karangendit Gebang Purworejo Jateng, Purwadi (45) warga Tawangrejo Jateng, Supardi (37) warga Purwodadi Jateng dan Tomi Nuryanto (33) warga Tamanan Kauman Ponorogo.

Sebelumnya, Bus Sumber Kencono dengan Nopol W 7354 UY jurusan Surabaya -Yogyakarta menerobos sungai dan warung milik Sumirah (50) di Jalan Raya Ngawi Madiun Desa Mbakromo Kecamatan Geneng, Ngawi.

Iklan

5 thoughts on “Bus Tabrak Warung, 5 Korban Tewas

    purwanto said:
    19 Agustus 2009 pukul 13:40

    wahhhh mungkin perlu diubah aja namanya dari : Sumber Kencono, ke Sumber Bencana.

    enggar said:
    28 Agustus 2009 pukul 14:19

    susahya jadi pengemudi sk.

    bayu pratama said:
    28 April 2010 pukul 13:59

    pancen yak-yak an kok kui…

    paimin said:
    15 Juni 2010 pukul 01:04

    kawan kawan supir aq harap lebih hati -hati kalau bawa penumpang mamang sih gak enak kalau gak kejer kejaran bisa bikin ngantuk aq dulu pernah di SK juga

    purwanto said:
    1 September 2010 pukul 11:26

    ternyata ada lagi 1 korban yang ditemukan 12 jam setelah kejadian, korban itu adalah teman dekat saya-mas Huda- yang baru saja menjenguk anaknya dari salah satu Pondok Pesantren di Jombang. Selamat Jalan Mas Huda….Semoga Allah SWT melapangkan dan menempatkanmu bersama orang2 sholih. Amiin

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s