Jelang Ramadhan, Warung Remang Dirazia

Posted on

Surabaya – Menjelang bulan ramadan, polisi terus melakukan operasi pekat. Kali ini Polsek Pabean Cantikan merazia sebuah tempat pijat yang diduga plus-plus di Jalan Waspada II/2.

“Kami tidak ingin ibadah umat muslim dikotori oleh praktek-praktek seperti ini di bulan ramadan,” ujar Kapolsek Pabean Cantikan, AKP I Gede Made Wasa kepada wartawan di mapolsek, Jalan Stasiun Kota, Selasa (18/8/2009).

Saat dirazia, petugas mendapati seorang pria yang hendak memanfaatkan jasa pemijat (terapis) yang semuanya adalah wanita. Pria itu adalah M. Sholeh, warga Jalan Malang Bong, Bandung yang sedang mampir di Surabaya. Sholeh pun tidak jadi meneruskan niatnya karena petugas keburu datang.

Panti pijat tanpa nama itu adalah milik Gatot Sumarjo (45). Gatot sendiri memiliki 10 anak buah yang semuanya wanita. “Di dinding tempat itu tertulis tarif wanita pemijat dan juga harga kamar,” tambah Made.

Selain Polsek Pabean Cantikan, Polsek Tandes juga menggelar razia serupa. Sayangnya beberapa panti pijat yang akan dirazia di kawasan Manukan terlihat sepi dan tertutup. Razia juga dilakukan terhadap Cafe Rasa Sayang di Jalan Manukan Tama. Tapi petugas juga tidak mendapati kejanggalan di kafe dangdut.

Iklan

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s