Kupersembahkan ketulusan hati

Posted on Updated on

Dalam diam yang meresahkan. Kumelongo jendela kehidupan. Ada sejuta makna yang belum terungkap. Dalam satu rasa dan asa. Entah dengan bahasa apa kuberucap. Sedang kebingungan telah membisukan. Izinkan aku mengecup rasa Sebelum tangis menanti diujung perbatasan. Agar perpisahan tidak menyisakan sesal.

Jangan kau pernah mengira  aku telah merelakan langkahmu bersama perubahan sikapdalam setiap tatap dan keputusanmu.  Ini hanyalah makna karena aku lebih mendamba senyummu daripada setitik embun untukku. Walau pada akhirnya aku harus berlabih di dermaga kehausan akan makna, rasa, dan segalanya.

Kubiarkan orang bergumam, “KENAPA DIA MENINGGALKANMU?” sebab mereka belum paham kalau aku lebih memihak perasaanmu ketimbang membela gejolak rasa dalam dadaku. Aku sadar pun aku tahu kalau ini adalah permainan PENA SANG KUASA dalam menguji kemantapan makna keyakinan.

Walau kau telah melambaikan tangan terakhir sebagai perpisahan, tetapi aku menganggapnya sebagai isyarat jumpa dan sua di kemudian hari. Entahlah mungkin demi merayu perasaanku yang sedang kalut atau memang penantian akan berakhir dengan tawa atau justru khayalan akan berujung duka.

Kuucapkan selamat atas jalan barumu, kuselalu memohon agar kau tetap dalam bahagia dan sentosa tanpa menoleh kebelakang, apa yang sedang kualami.

Nah, bagi teman-teman dan sudara-saudara yang sedang dalam asmara tetapi punya bayangan akan ditinggalkan oleh pujaannya, insya Allah ungkapan diatas adalah salah satu dari ungkapan yang menyentuh kepada lain jenis atau pasangan yang akan meninggalkan saudara. siapa tahu dia tidak jadi meninggalkan saudara hanya gara-gara ungkapan ketulusan. Masih banyak lagi ungkapan yang lebih menarik dan memikat yang akan diterbitkan oleh muhshadiq.com.

Bahkan di edisi berikutnya saudara akan diajari bagaimana mengembalikan pasangan yang sudah minggat, diambil orang bahkan sudah tidak mau lagi kepada saudara. Ingat bahwa bahasa ungkapan sangat berpengaruh besar terhadap suatu ikatan dalam menjalin hubungan antara lain jenis.

Tentunya kita masih ingat dengan KhalilGibran sang penyair berdarah, dengan bahasa ucapan dan ungkapan bisa memikat para pencintanya. Saudara bisa juga memikat hati kekasih anda dengan bahasa lisan (tetapi diharapkan bukan untuk mengelabuhi pasangan).

Semoga tulisan ini bisa menjadi obat bagi yang patah hati, menjadi penawar bagi yang sedang dikecewakan dan menjadi mantra ajaib bagi yang belum memiliki jimat luar negeri (baca : Mobil, sepeda motor dan kekayaan lainnya).

Iklan

4 thoughts on “Kupersembahkan ketulusan hati

    1kepinghati said:
    4 September 2009 pukul 14:07

    🙂 …..”Tulisan yang kembali menegarkan 1kepinghati, dan meneguhkannya dalam menapaki jalan kehidupan yang penuh liku”…..:)

    Sangat bermanfaat, Jazakallahu khairan katsiira.

    Salam ukhuwah,

    secuilLuka said:
    5 September 2009 pukul 14:10

    bener2 dalem…tulisan yg mgetarkan hati saat cinta tak lagi tergenggam…

    fihira said:
    9 September 2009 pukul 09:34

    apakah pacaran yang islami itu benar-benar ada? jika seandainya ada apakah pacran itu dibolehkan?

    fihira said:
    9 September 2009 pukul 09:38

    apakah pacaran islami iyu diperbolehkan? bagaimanakah yang dimaksud pacaran yang islami itu?

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s