Ujian Terberat di Dunia Cinta

Posted on Updated on

Bagi sejumlah orang, ujian terberat di dunia cinta barangkali adalah dicueki kekasih. Bagi sebagian orang, ujian terberatnya mungkin dikhianati si dia. Bagi sebagian lainnya, ujian terberatnya mungkin adalah mengendalikan nafsu birahi. Ya, ujian kita berbeda-beda.

Bagiku, ujian terberatnya adalah bersikap tegas atau berkata “tidak” kepada orang yang aku sayangi atau kepada orang yang menaruh harapan kepadaku. Ingin rasanya aku memuaskan hati semua orang, tetapi seringkali aku gagal dan tak berdaya. Aku pun merasa tak tega mengetahui betapa terlukanya hati orang-orang yang aku tegasi. Terkadang aku sampai menangis dalam hati saat memikirkannya… apalagi ketika keraguan menerpa dengan sepatah tanya: inikah keputusan terbaik dalam pandangan Tuhan?

Ya Allah, kepadaMu lah aku mohon pilihan terbaik, mohon ditakdirkan yang terbaik, dan dimudahkan dalam ujian berat ini. Engkau takkan membebani kami melebihi kemampuan kami, bukan?

Iklan

37 thoughts on “Ujian Terberat di Dunia Cinta

    tsania said:
    17 Oktober 2009 pukul 06:16

    Masak sih antm bgt? Kulil khaq wlo kaana murrun!! Mdh2an akan selamat semuax!

    Rindu said:
    18 Oktober 2009 pukul 08:19

    Bagi saya ujian terberat dari cinta adalah ketika Ibunya menolak kehadiran saya untuk anaknya dengan alasan takut anaknya tidak bahagia … ah ALLAH maha memberikan yang terbaik, hanya yang terbaik.

      Musli Hamdani said:
      20 Oktober 2009 pukul 21:05

      Tenang aja lg krena sgala sesuatu itu udah ada yg ngatur yaitu ALLOH SWT

      Ahmad Syarifudin said:
      26 Oktober 2009 pukul 11:50

      Ketika kita menanam yang baik maka kita juga akan mendapatkan yang baik,,,, jgn takut kita sudah ada yang mengatur tinggal ita ikhtiar karena jodoh, rejeki, kematian sudah ada ketetapanya….

      nandang said:
      31 Oktober 2009 pukul 11:21

      kata kata rindu benar2 menyentuh hati, memang benar ujian terberat dalam cinta adalah ketika orang tuanya menolak kehadiran kita dengan alasan takut anaknya tidak bahagia hidup bersama kita

      feri said:
      5 November 2009 pukul 11:40

      masak seh…

      feri said:
      5 November 2009 pukul 11:42

      ya sama

      andra said:
      12 Desember 2009 pukul 23:09

      Q tau smua tu brat bgi kta tp kta hrus ykin pada? yg mha kuasa ? kita coba ngomng dantrus brusa gar p yg kta inginkan tu ter capai

    dyah said:
    18 Oktober 2009 pukul 15:25

    ya sama mbak sindu kenapa ibu pacar qttidak setuju padahal qt sdah berusa menjadi yang yang terbaek tapi usah2 saya sia2

    Fitria said:
    19 Oktober 2009 pukul 12:44

    saja juga pernah mengalami kondisi seperti itu. alasannya menurut saya tidaklah masuk akal. tapi sekali lagi saya berpikir,…ridho allah tergantung ridho orang tua kita. jadi dengan segala keikhlasan saya mengakhiri hubungan saya. mudah2an allah segera menggantinya dengan yang lebih baik. amiiiiin!!!!

    akmalhasan said:
    20 Oktober 2009 pukul 13:23

    Kalo bicara cobaan, cobaan bisa datang dari mana saja, kapan saja, bahkan dari hal-hal yang kita anggap remeh. Tidak terkecuali dalam kehidupan berumah tangga seperti yang mas Shodiq jelaskan. Seyogyanya setiap keputusan yang diambil adalah keputusan yang bijaksana dengan dampak/efek samping yang terukur. Tidak mungkin kita bisa memuaskan semua pihak. Karena bisa jadi tanggapan dari pasangan atau kerabat semata-mata didasarkan atas kepentingan sendiri atau nafsu belaka. Maka patutlah kita senantiasa memohon petunjuk Allah dalam setiap pengambilan keputusan.

    Salam,
    Akmal

    sigit sasongko said:
    21 Oktober 2009 pukul 09:00

    memang berat memutuskan segala sesuatunya apalagi tehadap orang yang kita sayangi…………..

    destira said:
    21 Oktober 2009 pukul 09:51

    menurut saya,,,apa ya??
    mngkin emang agak susah sich…tp kta hrus prcya apapn yang di takdirkan pd kita itu pasti yang terbaik yang allah berikan pd kita…
    meskipn pd awalnya kita blm bs menrma, tp suatu saat alla akn bukakan hati kita buat menerima knyataan itu,,,yakinlah allah tw apa yang terbaik buat hambanya…..sabar,tawakal.ikhtiyar,dan berdoa oke…..

    Fahrizal Fasalama said:
    22 Oktober 2009 pukul 06:34

    Benar bgt, setiap org diberikan ujian dari Allah adalah sesuai batas kemampuannya, dan jawaban yg terbaik dari Allah adalah bersabar dan sholatlah, …… mintalah kepada Allah dgn merendahkan diri atas ujian ini, mohon disabarkan, dan mohon kpd-NYA diberikan jalan yg terbaik, sperti jalan yg pernah diberikan kepada org2 yg diberikan Nikmat.
    Sesungguhnya batas kemampuan kita, kendali diri kita … hanya Allah dan diri kita yg tau. Maka hanya kepadaNYA kita menyerahkan persoalan.

    Sahabat, …. segala cita dan Cinta yg ingin kau raih-pun tentunya ada dalam romantika dan cerita dari Tuhanmu, ….. jadi berjalanlah sesuai irama-Nya, ……
    Belajarlah u/ dekat dgn TuhanMu, …… Sebagaimana kamu ingin dekat dgn cita, cinta, pujaanmu, …… bila kamu dekat dgn Tuhan kamu, niscaya Tuhan kamu akan mengatur sesuai yang terbaik buat kamu, ….. Mintalah yg terbaik untuk diri kamu kepada Allah, Insya Allah, DIA akan memberikan yg terbaik buat kmu, …. berdoa, ….. berdoa dan berusaha…….

    Niat & Usaha semuanya… boleh dan sah-sah aja…. tapi tentunya ada iradat yg belum kita ketahui, maka seyogyanya….. berendah hatilah kpd Tuhan Kmu. Benar sekali Kita harus/wajib menyembah, memohon & meminta hanya kepada Tuhan. Jadikan ibadah dan permohonan kmu karena cinta kepada Illahi, … lahirkan dalam diri kmu rasa itu. Setelah itu akan timbul rasa cinta kepada sesamamu, … yg tumbuh dan lahir dari kecintaan pada Illahi. ….Mintalah perkenaan dan perlidunganNYA dari napsu yg ada dalam cinta.

    Maka, usahakanlah dekati dulu Tuhan kamu, sebagaimana kamu ingin dekat dgn kekasih kamu. Tak Kenal maka tak Sayang, tak kenal maka tak cinta….. Begitu juga dgn Tuhan

    Dan juga harus kita ketahui Terkadang keinginan kita, walaupun ….. telah kita usahakan sampai keluarnya airmata, …. Namun semua hal ada yg mengatur, …. maka mintalah “PerkenaanNya”. Belum tentu apa yg kita inginkan dapat diluluskan, mintalah yg terbaik menurut Tuhan, jgn menurut diri kamu. Dgn tetap kamu berjuang sebisa mungkin dgn, usaha, doa dan airmata, ….tentunya Allah pasti akan mendengar Keluhan dan gelisah kamu, dan memilihkan yang terbaik untuk kamu. Bersiap pula untuk menerima Hasil yg Terbaik dari Tuhan Kamu.

    Manusia pada dasarnya hanya berpikir pendek, tidak jangka panjang,…… terkadang hanya … kepuasan napsu semata, ….. maka berlatihlah dalam romantika kehidupan ini. Cinta itu indah sekali…. begitu indahnya…. sampai terkadang hanya sedikit orang yg mengetahui kedalaman arti cinta…..Buta karena cinta itu merupakan Pengorbanan, dan menurut saya itu sah-sah aja. Namun janganlah kamu dibutakan oleh Cinta…. hingga lupa segala-galanya….. Cinta adalah Misteri, ….. dia datang terkadang tanpa diminta, …. dikejar ia lari ….. Bersiap-siaplah merebut arti cinta yg sebenarnya….. Kegelisahan, kebimbangan, keputusasaan, ketakutan, kangen, rindu, merasa ditinggalkan dsb akan mewarnai diri kamu dalam mendapatkan arti cinta,…. Itulah indahnya cinta….. Tapi, … jangan takut dgn cinta, ….. lebih baik kamu sdah pernah/mengenal rasa cinta itu daripada tdk samasekali, namun jg pula kamu takut dan bersedih hati, apalagi BUNUH DIRI gara-gara cinta….Belajarlah dgn cinta….. Selamat berjuang….. Maju terus pantang mundur ……

    F.fasalama

    febri said:
    23 Oktober 2009 pukul 17:40

    eeehhmm…. aq mo crita apa yg aq alamin skrg .. knapa yaa tunangan aq ga isa trima kekurangan aq … yg pd intinya aq mang ga nyambung klo diajak ngobrol soal krjaan dia secara mang bkn bidang aq … tp dia ngotot aq hrsnya kembangin krja otak aq spy bisa paham dgn krjaannya … yg aq sesalkan knapa dia justru membuat curam perbedaan antara aq & dia pd hal yg namanya tunangan/pasangan hrs nya trima ato malah menutupi kekurangan dr pasangan nya … pdhal aq dah turutin smua mau nya yg aq sesalkan knapa dia ga pernah liat usaha aq malah liat hasil yg mnrt nya blm apa2 … Ya Allah aq brharap padamu smoga dia memang yg terbaik buat aq dunia & akhirat.

    ending said:
    23 Oktober 2009 pukul 21:42

    tidak menyatukan cinta dan nafsu..bagiku itu yang ter berat

    mey said:
    24 Oktober 2009 pukul 08:52

    hmm…cinta itu indah,tapi indah tdk selamanya lah..ujian terberat yaitu pengkhianatan…

    Astri said:
    26 Oktober 2009 pukul 09:48

    Waah…niy sama halnya dgn kisah hidupku saat ini,keluarga cowkq yang gag setuju cz keluarga cowkq dah menjodohkan cowkq dgn anak dari sahabat bapaknya cowkq cz masalah status keluarga setara dengannya…sedangkan kalo dgnq gag setuju dikarenankan aq anak dari keluarga terpandang itu kata dia???klo aq gag merasa seperti itu,biasa ajah…di mata Allah qt semua sama,tapi bingungnya lagi dia menerima prjodohan itu tapi di sisi lain dia masih syang n’ cinta ma aq???gimana niy….oya,dia yang membuat aq bisa berubah jadi seperti sekarang,Alhamdulillah sampe aq pake jilbab,shlat,shalat sunnah malam pun aq kerjakan n’ mengaji dan dia juga yang slalu mengingatkanq untuk slalu berbakti kpd ortu.Ortu aq dah setuju jika dia berniat baik untuk meminang aq cz di mata ortuq dia anak baik2,agamanya jg baik cz di rumah dia selain bkerja di pabrik dia juga mengajar ngaji di musholla kecil milik keluarganya.Bantu aq eah….apa yang harus aq lakukan sekarang,aq gag pengen ngecewain hati ortuq???

    aliabdat said:
    28 Oktober 2009 pukul 10:04

    cinta itu tidak harus selalu di paksakan,,masih banyak orang yg membutuhkan cinta kita,so jangan terlalu terpaku oleh satu orang saja,allah menciptkan prempuan dan laki2 untuk saling mengenal dan menjalin silaturahmi.nah dari perkenalan dan silaturhami tersebut bisa menjadi jalan kita untuk menemukan cinta kita.

    YF said:
    28 Oktober 2009 pukul 20:17

    Setuju sekali dengan semuanya. Bedanya, ujian terberatku adalah bersikap tegas atau berkata “inilah pilihanku” kepada orang yang aku sayangi dan kepada orang yang menaruh harapan besar terhadapku. Sangat ingin aku menjalankan apa yang akan membuat mereka bangga dan bahagia. Tp mengapa kebahagiaanku haurs tak sejalan dengan kebahagiaan mereka? bahkan bisa dibilang bertentangan. Apalah yang akan bisa aku lakukan selain menangis dan menangis???

      YF said:
      31 Oktober 2009 pukul 20:54

      maksudnya?

    jofanka said:
    29 Oktober 2009 pukul 17:29

    apa sie cinta itu?yangpaling menyakitkan hanyalah di khianati

      amel said:
      9 November 2009 pukul 13:50

      yuPsz…
      yaNk pLinG meXakitkan adLh d hiAnati

    Ms.Bapau said:
    30 Oktober 2009 pukul 01:54

    menurut saya yang paling berat itu mengendalikan hati agar tdk terjerumus nafsu dan menjaga cinta kami agar tetap tulus karena Allah,karena terkadang hati ini sangat rindu pada pasangan,sampai tidak enak makan ,minum, atau tidur dan tidak akan merasa lega bila belum bertemu dengannya

    Hafizah said:
    30 Oktober 2009 pukul 09:15

    BgQ xg trberat MEngendalikn diri s”t brda d dkatx..
    Dan skrg ktika q mMilih tuk mnjauh..Q BUat dia menangs..
    Tp skrg stlh skian wkt brlalu Q sakit.. Q MRinduknx dan mNUngGUx..
    Jarak tlah memisahkn Q dg cinta q..

      Azis said:
      4 November 2009 pukul 12:13

      MenurutQ,,,
      Lebih baik menjauhi satu kejahatan daripada melakukan satu kebaikan, biarlah kita tetap dalam kesucian kita daripada bermaksud baik namun berakibat negatif.. (-).

    atiens said:
    30 Oktober 2009 pukul 19:26

    menghapus kenangan buruk tentangnya…mengingat kenangan yang indah-indah saja…kalau jodoh tak kemana..?tidak usah diambil pusing

    oepil said:
    3 November 2009 pukul 00:47

    buat apa menderita demi cinta..cinta hanya butuh alpenlibel,he..
    piss ah..

    hu5n11 said:
    3 November 2009 pukul 18:30

    afwan masukan saja buat tsania yang benar Kullil Haq Walau Kaana Murran bukan murrun karena ada kaanakerja nya merofa’kan mubtada’ dan menashobkan khobar.

    yuan said:
    8 November 2009 pukul 16:12

    cinta and nafsu sangat tipis skatnya…..setiap berucap cinta ujung-ujungnya nafsu…..sangat berat untuk tidak bilang cinta pada lawan jenis

    ceptie said:
    9 November 2009 pukul 07:00

    cinta itu asu, is fuck

    riby said:
    9 November 2009 pukul 10:12

    sEtiap ujiAN itU pasTi ad Hikmah’nA
    SO
    gAk usa d’bW strEEs..

    tarso No said:
    12 November 2009 pukul 09:37

    tp bg w ujian trbrat di dunia cinta itu tak prnah mndptkn org ynk bnr” qt synk

    dwi suryani said:
    14 November 2009 pukul 21:58

    ujian terberatku adalah saat aku harus berpisah dengan orang yang aku sayangi

    ni'am said:
    15 November 2009 pukul 23:01

    bagiku ujian yang paling berat adalah ketika kita ditinggal wafat oleh orang yang paling kita cintai… yaitu Ibu dan bapak kita… rasanya sangat sulit sekali untuk ikhlas… dan saya benar-benar mengalaminya… Ya Allah berikanlah aku kekuatan untuk rela dan ikhlas atas kepergian kedua orang tuaku…

    abi saputra said:
    17 November 2009 pukul 12:55

    ga ada yg berat…..biasa2 aja….x jgn mau diperbudak cinta.. buat Rindu… nah itu baru cinta

    Oktobo said:
    6 Juli 2015 pukul 17:14

    Ujian terberat cinta berbeda-beda ya untuk setiap orang. Sepertinya dibedakan berdasarkan momen cinta juga.

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s