Muslimah Dilarang Menutup Aurat (di Perancis)?

Posted on Updated on

Larangan Burqa Picu Reaksi Warga Prancis

Liputan6.com, Paris: Pernyataan Menteri Imigrasi Prancis mengenai burqa menjadi buah bibir di berbagai media Prancis. Eric Besson menyampaikan bahwa pemakaian burqa atau pakaian muslim yang menutupi kepala hingga ujung kaki tidak sesuai dengan jati diri bangsa Prancis. Terlebih jika burqa dikenakan di tempat umum seperti di ruas-ruas jalan.

Komentar itu diucapkannya dalam sebuah tayangan televisi. Dia menilai burqa sangat mengekang kebebasan perempuan muslim di Prancis dan menghambat penerapan hukum kesetaraan yang tengah dijalani pemerintah. Warga pun segera bereaksi tidak setuju terhadap pernyataan tersebut. Pasalnya, mereka menganggap burqa sebagai salah satu dari keberagaman agama yang sebaiknya dihormati.

Menurut pimpinan gerakan menentang rasisme, Bernadette Htier, pernyataan itu bersifat politis. Tujuannya adalah untuk menarik suara bagi Partai Barisan Nasional yang menaungi Besson menjelang pemilu Maret 2010 nanti.

Dalam beberapa bulan terakhir, polemik penggunaan burqa terus memanas di Prancis. Pemerintah negara itu pun tengah menggelar debat nasional guna memutuskan apakah akan melarang pemakaian burqa. Namun ternyata, debat itu memicu lahirnya stigma negatif terhadap komunitas muslim di Prancis, yang sebagian besar adalah imigran.

20 thoughts on “Muslimah Dilarang Menutup Aurat (di Perancis)?

    eL said:
    28 Oktober 2009 pukul 12:14

    wah Menteri Imigrasi Prancis gak bener neh. !!!
    Pasti ada unsur politik tuh. politik memang kejaaaaaaaaam

    to muslim francis sabar ya kawan,, terus berjuang
    aku dukung dgn do’a za

    mubarok said:
    28 Oktober 2009 pukul 12:22

    segitu besarnya tantangan bagi musilimah di prancis
    menutup aurat saja susahnya minta ampun. berjuang terus sobat, di dukung….

    klo muslimah di indonesia, sama pada susah jg nutupin auratnya padahal gak ada larangan. knapa ya???

    erna said:
    28 Oktober 2009 pukul 15:33

    Wah…..Semooga orang yang ngasih pernyataan itu masuk Neraka…
    qo kewajiban seorang muslim malah di larang.

      Maluku said:
      11 Desember 2009 pukul 16:57

      Menurut saya wajar kalau Prancis mengeluarkan peraturan sedemikian…toh tidak dilarang memakai jilbab…Bagaimana halnya dengan peraturan harus menggunakan jilbab atau kerudung bagi wanita non muslim sebagimana yang diterapkan di Aceh dan Sumatera Barat…Toh Masyarakat Non Muslim tidak bisa berbuat apa-apa…

    erna said:
    28 Oktober 2009 pukul 15:43

    Wah,,Semoga orang yang mengeluarkan pernyataan seperti itu masuk surga yua..

      nina said:
      13 November 2009 pukul 17:12

      behhhhhhhhh…
      plin-plan amat!

    sunarnosahlan said:
    29 Oktober 2009 pukul 07:27

    tujuan politik bisa saja memanfaatkan isu-isu yang tak perlu

    senny said:
    29 Oktober 2009 pukul 14:20

    Mungkin ini merupakan suatu tantangan untuk para muslimah di sana dalam menegakkan agama Islam, mudah2an mereka tetap diberi kekuatan dan terus istiqomah dengan keyakinan mereka. amin…

    helly said:
    29 Oktober 2009 pukul 19:06

    kita harus bersyukur di Indonesia memakai jilbab gak dilarang, tp kok di kita banyak yang hari ini pakai jilbab besok pakai celana pendek kenapa ya. . . . . . .

    nanda said:
    30 Oktober 2009 pukul 07:24

    Umat muslim memang harus kuat agar berjaya !

    fie said:
    5 November 2009 pukul 15:55

    Islam is the best….

    Editor said:
    9 November 2009 pukul 16:59

    bersyukurlah kita ditakdir Allah hidup ditengah2 bangsa yang mayoritas muslim sehingga tidak ada tantangan yang berarti untuk menjalankan syari’at islam

    andi said:
    11 November 2009 pukul 09:38

    saya tidak setuju dengan pernyataan tersebut dikarenakan mengatur kebebasan org utk memakai pakaian yg diinginkannya..
    tapi coba berkaca dinegeri ini..dipadang, disekolah-sekolah non muslim diharuskan menggunakan jilbab (perempuan)..padahal syariat hanya berlaku utk org muslim..

    intinya pemerintah tidak berhak mengatur apa yg dipakai oleh rakyatnnya..dan mai kita perjuangka bersama-sama kebebsan beragama..dimana pun..

    “Agama adalah pacar, jelek atau cantik pilihan sendiri”

    layli nur fauziyah said:
    11 November 2009 pukul 19:24

    politik bkn termasuk alasan muslim di larang untuk menutup aurot.. so muslim is the best,, umat muslim d prancis… sabar ya…ALLOH tw mn yg terbaik bt qt…

    erfiz said:
    13 November 2009 pukul 03:43

    wahh kalo begitu mending saya protes dan juga kalo bisa seluruh dunia

    nina said:
    13 November 2009 pukul 17:13

    sabar ya saodara…..
    ingat…akan pertolongan Allah…
    pasti ada jalan bagi kita para muslimah!

    Ihsan said:
    16 November 2009 pukul 22:35

    sabarya bag para muslimah… kalian adalh calaon penghuni surga yang diberi kesempatan hidup diperancis… & yang menyatakan larangan memakai jilbab itu merupakan penghuni neraka yang kebingungan didunia

    supryadilaguni said:
    25 November 2009 pukul 21:31

    allah maha mengetahui, kerjakan perintahnya, surga itu sangat istimewa,ingin mencapai kebahagiaan harus dengan ihktiar dan sabar ,,,insya allah…….

    teacha cullen said:
    16 Januari 2010 pukul 11:05

    sangat tidak adil!!!

    teacha cullen said:
    16 Januari 2010 pukul 11:11

    kalau mau tinggal n bekerja di prancis gmana dunk….???
    memakai jilbab adalah hak seorang muslimah..ga bs dilarang-larng gt dunk!!!
    q harap pemerintah prancis bsa b’fikir lebih rasinal lagi……!!!!

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s