Kusangka berhati malaikat, ternyata munafiq

Posted on

“Selamat menempuh hidup baru,” kataku kepada diriku di pagi hari ini. Alhamdulillah, aku bersyukur bahwa Allah telah menjauhkan diriku dari orang-orang munafiq yang selama ini kusangka berhati malaikat. Mereka ternyata hanya mau menjadi “teman dalam suka”, tak mau menjadi “teman dalam duka”.

Alhamdulillah, aku pun bersyukur bahwa Allah telah menunjukkan kepada diriku beberapa gelintir hamba-Nya yang tulus dalam menempuh jalan-Nya. Mereka menyodorkan diri untuk menjadi saudara seperjuangan, baik dalam suka maupun dalam duka. Mudah-mudahan aku bisa menjalin tali ukhuwah dengan orang-orang yang tulus ini.

Meskipun kini temanku tak sebanyak kemarin-kemarin, aku pun bersyukur. Alhamdulillaah… Satu orang sahabat yang tulus lebih berharga daripada seribu orang “teman” yang munafiq dan egois, bukan?

Iklan

27 thoughts on “Kusangka berhati malaikat, ternyata munafiq

    Donny Reza said:
    30 Oktober 2009 pukul 07:35

    hmm, teman yang seperti apakah diriku, ya? 🙂

      M Shodiq Mustika responded:
      30 Oktober 2009 pukul 07:45

      @ Donny Reza
      … yang jauh di mata dekat di hati?

        Donny Reza said:
        30 Oktober 2009 pukul 07:58

        He he, bisaaa aja Kang Shodiq ini 🙂
        Kalau saya memiliki kecenderungan untuk tidak berharap berlebihan terhadap teman, tapi hasilnya jadi sering kerepotan ketika harus mengerjakan apa-apa sendiri. 😀

    iip albanjary said:
    30 Oktober 2009 pukul 09:31

    wah, judulnya koq ngeri banget sih kang?

    mudah-mudahan ini hanya istilah dramatis saja dan tidak perlu dikaji dari segi hukum; karena mereka yang disebut ‘munafiq’ kabarnya punya ciri-ciri yang disebutkan dalam hadits/Al Quran.

      M Shodiq Mustika responded:
      31 Oktober 2009 pukul 05:14

      @ iip albanjary
      Ya, emang dramatis. Yang kita tahu hanyalah ciri-cirinya: bohong, ingkar janji, khianat. Apa benar mereka munafiq atau nggak, hanya Allah sajalah yang Mahatahu.

    Cak Win said:
    30 Oktober 2009 pukul 11:22

    Amin 🙂
    Salam kenal Kang

    Ades said:
    31 Oktober 2009 pukul 01:09

    semoga Allah selalu merahmati..

    sunarnosahlan said:
    31 Oktober 2009 pukul 09:39

    salam kenal, sudah sering membaca ulasan disini tapi baru sekarang meninggalkan tulisan

    V2love2 said:
    31 Oktober 2009 pukul 11:31

    🙂

    BaNi MusTajaB said:
    2 November 2009 pukul 16:06

    Satu orang sahabat yang tulus lebih berharga daripada seribu orang “teman” yang munafiq dan egois, bukan?
    Benar..
    Dan seribu musuh didepan jauh lebih mudah ditaklukkan, daripada menghadapi satu orang munafik di dalam tubuh pasukan sendiri.

    faiz said:
    2 November 2009 pukul 18:59

    Asslm wr wb,, salam kenal kang shodiq
    hidup emng penuh misteri.. tmn yg dekat “hr gini” gak jamin mau jd tmn dlm duka..(yg qt kira berhati malaikat),,tetapi qt sbg insan yg jg jauh dr SEMPURNA hny bs BERBAIK SANGKA dan waspada serta hati-hati.bukan gitu kang akang yang baek2

    nurrahman18 said:
    3 November 2009 pukul 08:06

    benar pak….tp saya kadang lebih banyak malu sendiri…merasa maih belum bisa sepenuhnya utk tidak fasiq dan munafiq…^_^

    eno said:
    4 November 2009 pukul 18:00

    hmmm….judulnya nyeremin ya….

    Soeharto said:
    6 November 2009 pukul 18:05

    kiranya Tuhan Yesus memberkati kt sm….

    ipung said:
    8 November 2009 pukul 15:09

    yah,,, smoga kita tidak termasuk orang yg munafik

    syukriy said:
    12 November 2009 pukul 17:50

    ahh… sejujurnya aku merasa tersindir, kang.
    banyak janji yang tidak ku tepati….
    banyak kepercayaan yang aku khianati…
    banyak pula kebohongan yang telah aku lakukan…
    namun,
    aku ingin selalu berbuat baik kepada semua orang…
    aku ingin selalu bisa berbagi dengan orang lain…
    sehingga, “kemunafikan” itu sering terulang da berulang…

    semoga Allah senantiasa menerima istighfar-ku. amin…

    abi composer said:
    12 November 2009 pukul 18:46

    hidup pnh ksh syg…..saling memaafkan…..saling asih,asah,asuh….betapa indahnya hdp ini….masa lalu sdh trjdi tak prlu disesali….

    erfiz said:
    13 November 2009 pukul 03:54

    betulll boz betulll cukup satu

    AQILAH said:
    13 November 2009 pukul 09:21

    aelama ini saya memang punya teman yang mungkin tulus,tpi sush banget menjadi orang yang ikhlas

    AQILAH said:
    13 November 2009 pukul 09:23

    akhi,gmana sih agar ana betul2 menjadi akhwat yang solehah

    Jusmawal said:
    22 November 2009 pukul 14:21

    Aku teringat pd shobatku yg dlu prnh akrab dgnku,orangnya baik,jujur,dn pendiam.jasa baiknya tak pernah kulupakan,dia sering memberikan yg terbaik buat saya baik suka ataupun duka,tapi sekarang kini dia telah pergi dan tak tau pergi kemana,aku ingin membalas jasa baiknya kpd saya,tapi gimana caranya,dianya tak tau kemana perginya shobatku yg takpernah kulupakan,…dialah orang yg pertama kali mengajari aku tentang artinya kesetiaan,saling berbagi baik suka ataupun duka,memberikan petunjuk yg baik dan benar kepada saya,kini segalanya telah kumaknai dari apa yg ia telah berikan itu kpd saya,,…shobatku gimana caranya untuk bisa kujumpai dirimu,…ENDY WAHYUDISYAM

    Sahabat said:
    22 November 2009 pukul 23:48

    Omong-omong soal kemunafikan
    kita semua punya kekurangan
    Omong-omong soal harga diri
    kita semua belum tentu memiliki

    Tuhan jangan biarkan aku jatuh jauh kelembah nista yang semakin dalam
    Jangan biarkan aku terkurung dalam kehinaan dan kemunafikan

    Aku hina dan kotor serta tak pantas masuk kedalam surga Mu
    Ku juga lemah dan tak tahan akan panasnya api neraka Mu

    ririn setyorini said:
    29 November 2009 pukul 20:19

    assalamu’alaikum
    q sadar q bukanlah seorg hamba yg sempurna. Tp q sendiri bingung knp q menuntut seorg tmn yg sempurna?

      Mr Sam said:
      18 September 2010 pukul 09:53

      Ririn…….
      inikah kamu Ririn yang pernah aku kenal ????

    satrio said:
    29 November 2009 pukul 20:24

    kl pingin sempurna jd Tuhan aja…. jgn menghakimi mns ntar kt di hakimi lho….? hmmmmm

    santi said:
    2 Desember 2009 pukul 15:36

    ass,,
    salam kenal

      Mr Sam said:
      18 September 2010 pukul 09:54

      salam kenal juga……

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s