Tidak ada bukti tentang tuhan, lantas bagaimana dong?

Posted on Updated on

is there a GodMenurut akal telanjangku, tidak ada bukti bahwa Tuhan itu ada. Namun, tidak ada bukti pula bahwa Tuhan itu tidak ada. Jadi, mungkin saja Tuhan itu ada, mungkin pula tidak ada. Oleh karena itu, diriku perlu terbuka terhadap dua kemungkinan ini.

[1] Seandainya tidak ada sesuatu yang bisa kusebut sebagai “tuhan”, bagaimana kujalani hidupku supaya hidupku bermakna? Menurut akal telanjangku, yang paling dapat aku andalkan adalah akal sehat dan hati nurani manusiawi. Kemudian dengan mendalami dan memanfaatkan filsafat, sains, budaya, teknologi, dan produk-produk akal/hati lainnya, hidupku mungkin akan lebih bermakna.

[2] Seandainya ada Tuhan, mestinya Dia mengetahui pikiran polosku bahwa: (1) mungkin saja tidak ada tuhan, (2) yang paling dapat aku andalkan adalah akal sehat dan hati nurani manusiawi, (3) hidupku bisa lebih bermakna melalui filsafat, sains, budaya, teknologi, dan produk-produk akal/hati lainnya.

Bahkan, mungkin saja Tuhan bukan hanya sekadar mengetahui pikiran polosku itu. Menurut akal telanjangku, Tuhan mestinya juga memaklumi pikiran-pikiran polos seperti itu. Bagaimana tidak? Kalau orangtua saja [dengan cinta atau kasih sayangnya] bisa memaklumi pikiran polos anak-anaknya, bukankah mestinya Tuhan [dengan Cinta atau Kasih Sayang-Nya] lebih memaklumi pikiran polos para hamba (atau “anak-anak”)-Nya? Dengan demikian, kalau memang tuhan itu ada, maka yang kuterima keberadaannya adalah Tuhan yang Mahacinta (Maha Pengasih, Maha Penyayang) dan Mahatahu.

Kalau pun sebenarnya tidak ada tuhan, aku merasa nothing to lose (tidak kehilangan apa pun) bila aku berpikiran polos bahwa ada sesuatu yang mahatahu dan mahacinta, sesuatu yang bisa kita sebut sebagai tuhan. Dengan menganut prinsip Ketuhanan Yang Mahatahu dan Mahacinta, tidak ada yang hilang dari diriku. Dengan kata lain, aku tetap bisa menjadi diriku sendiri. Bahkan, aku bisa berkembang. Begitu pula orang-orang lainnya. Mereka pun bisa menjadi diri sendiri dan berkembang pula.

Kalau begitu, oke-oke sajalah. Aku anut saja prinsip Ketuhanan Yang Mahatahu dan Mahacinta. Bagaimana dengan dirimu?

2 thoughts on “Tidak ada bukti tentang tuhan, lantas bagaimana dong?

    Hartoyo Othoy said:
    22 Oktober 2011 pukul 13:27

    Sekarang begini aja nggak usah mikir-mikir yang macam2, coba jelaskan apakah sebuah meja tiba-tiba ada ? nggak ada, ada yang buat siapa yang buat ?

      rianto said:
      30 April 2012 pukul 17:05

      apakah mungkin didalam batu atau sebongkah tanah secara tiba tiba terkandung api didalamnya ? seperti yang terjadi pada bumi kita ,, . juga pada tubuh kita terdapat banyak kerjasama tim didalamnya hingga kita bisa hidup saat ini , itu semua adalah perbuatan Tuhan …tidak akan ada hidup pd diri kita , ketika bagian yang ada didalam tubuh kita itu, tidak ada. itu semua bagaikan mesin kendaraan, yang apabila mesin itu nggak ada , tentu kendaraan itu nggak akan bekerja… itu terjadi pada manusia pertama … pertanyaan nya adalah siapa yang memasukkan mesin canggih kedalam tubuh kita ? jawabnya tentu saja TUHAN. jangan percaya pada teori evolusi ! sebab dari dahulu yang namanya batu tetaplah batu, dia tidak berevolusi.. manusia itu diciptakan dari tanah dan yang merubah tanah menjadi manusia adalah Tuhan , . seperti juga besi yang perlu campur tangan manusia agar bisa menjadi mesin kendaraan… ato begini saja seandainya surga dan neraka itu nggak ada,,, nanti kamu tidak akan mendapat derita ataupun bahagia … Tapi kalau ternyata Ada gimana hoyoooo… yang ibadah mendapat surga yang tidak ya tidak . maka alangkah baiknya jika kamu percaya.

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s