Ustadz sebutannya, tapi doyan “daun muda”

Posted on Updated on

Berikut ini adalah kutipan sebuah berita kejahatan seksual. Pelakunya, di luar dugaan banyak orang, ialah seorang “ustadz”. Korbannya…. silakan tebak sendiri deh. Yang penting, marilah kita petik hikmah dari cerita biadab berikut ini.
bukan nikah siriProfesi biasanya membentuk perilaku. Kalau dokter sangat menjaga kebersihan, mestinya guru ngaji orangnya juga sangat agamis. Tapi Asnawi, 56, justru bertolak belakang. Jadi guru ngaji di kampungnya, eh…..malah memperkosa Aminah, 19, santrinya sampai dua kali. Tentu saja oknum “ustadz” ini jadi urusan polisi.

Sebagai guru ngaji di kampungnya, Desa Martapura Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan, mestinya iman Asnawi sungguh tahan uji. Sebab lewat buku-buku agama yang dibacanya, dia tahu batasan mana yang haram dan mana yang halal. Tapi yang terjadi justru malah sebaliknya. Dengan dalih Aminah santrinya telah dikawin siri dengan  saksi langit dan bumi, dia merasa berhak menyetubuhi kapan saja.

Awalnya, iman Asnawi memang jaminan mutu. Tapi setan yang tugasnya di dunia untuk mengajak manusia jadi ahli neraka macam dirinya, tak menyerah  begitu saja. Untuk menggugurkan iman ustadz Asnawi, sudah ditempuh banyak cara. Awalnya dikirim setan lulusan D-3 untuk mempengaruhi iman Asnawi, tapi tidak mempan. Lalu dikirim pula setan yang sudah lulus S1 tapi belum dapat pekerjaan tetap, tetap iman Asnawi tak tergoyahkan untuk berbuat kerusakan di muka bumi.

Setan S-2 pun angkat tangan, sehingga kemudian dikirim setan lulusan S3 dari Amerika. Baru mulai ada tanda-tanda keberhasilan, ketika ustadz Asnawi punya santri baru bernama Aminah. Lupa bahwa usianya sudah menjelang kepala enam, dia tertarik pada bodi dan penampilan si santri yang sepantar dengan putrinya di rumah. Kalau lelaki normal, mestinya melihat obyek dan sasaran sepantar anak sendiri, sang pendulum langsung ngedrop. Tapi karena digoda setan S-3 AS, semangat Asnawi justru semakin menyala-nyala.

Kepada Aminah guru ngaji ini berkisah bahwa berdasarkan penerawangannya, si murid menderita penyakit kiriman alias kena guna-guna. Yang ngomong kiainya sendiri, sudah barang tentu Aminah jadi ketakutan. Tapi Asnawi segera membesarkan hati muridnya bahwa dia bisa mengobati dan menangkal penyakit itu. “Yang tak bisa kulakukan, adalah menangkal Sri Mulyani jadi Direktur Bank Dunia sebagaimana maunya sejumlah anggota DPR,” kata Asnawi dengan yakin.

Di luar pelajaran mengaji, Asnawi kemudian buka kartu bahwa terapi pengobatannya melalui perkawinan siri. Maksudnya, lewat persetubuhan suami istri itulah nantinya penyakit Aminah bisa “didorong” keluar dari tubuhnya. Tentu saja Aminah kaget, tapi dia tak bisa berbuat banyak karena tiba-tiba Asnawi berikrar bak dalam acara perkawinan, tapi saksinya cukup langit dan bumi. Habis melafalkan ijab kabul tersebut, Asnawi langsung mengatakan bahwa Aminah sudah sah menjadi istrinya.

Tapi Asnawi mencoba stel kendo, tak segera “menubruk” istri barunya. Baru tengah malam seusai belajar bersama, Aminah dipanggil ke kamar khusus. Dengan alasan untuk pengobatan penyakitnya, malam itu Aminah benar-benar disetubuhinya. Belum sembuh dari rasa kagetnya, kembali Aminah digarap kedua kalinya, untuk mendorong segera keluarnya penyakit. Tapi si santri yang kadung sakit hingga termehek-mehek, esuk paginya segera melapor kepada orangtuanya. Tentu saja keluarga tidak terima, sehingga “ustadz” Asnawi dilaporkan ke Polsek Purwosari. Para warga pun setengah tak percaya, guru ngaji sekelas Asnawi bisa tersandung sandal asmara dengan muridnya.

Kalau begitu, yang untuk alas kaki itu namanya skandal? (RB/Gunarso TS)

Sumber Kutipan: http://www.poskota.co.id, PAK “USTADZ” BARU KHILAF

Iklan

14 thoughts on “Ustadz sebutannya, tapi doyan “daun muda”

    Oemar said:
    9 Mei 2010 pukul 12:55

    Duh… Aduh.. dunia..
    bikin citra para ulama’ jadi buruk saja…

    yuwaku said:
    9 Mei 2010 pukul 21:24

    Wah payah nih tu ustads suka daun muda..

    Agung F said:
    12 Mei 2010 pukul 10:54

    ustadz suka daun muda, kaya kambing aja..
    haha..

    anang setyawan said:
    16 Mei 2010 pukul 07:52

    kalo ini sih sudah umum bosss…….tinggal dimana selama ni…….di surabaya sudah dimana-mana….

    al ashom said:
    17 Mei 2010 pukul 12:49

    Naudzubillahi min dzalik….moga qt dijauhkan dari orang atau kejadiaan seperti itu. namun jika itu memang terjadi dan ada di sekitar qt, maka maari qt sadar…bahwa syetan tak peduli siapa orang yg digoda , dimana atau bahkan di tempat paling suci masjid kemungkinan itu bisa terjadi…Hmmm….

    kunto wicaksono said:
    18 Mei 2010 pukul 14:04

    haduh….kelakuanya tak pantas ditiru

    Dicky BP said:
    30 Juli 2010 pukul 11:00

    Si Ustadz itu perlu diberi pelajaran dengan dengan hukum badan dipendam dan disain kepalanya dan dijemur diterik matahari lalu orang yang melihatnya melempar dengan batu sampai mati rasain deh…

    TENGKER said:
    4 Maret 2011 pukul 20:02

    ada2 ja.klo tu benar2 pengobatanx hrs d kwnkn.
    dg orng lain. bkn ustady sendiri yg mencabulin.
    ngerusak para ulamak aja

    home said:
    13 Juli 2011 pukul 16:49

    parah juga ustadz yang ini,…..

    Hendra said:
    17 Juli 2011 pukul 02:56

    Ada-ada saja ney ustadz,,

    Apri said:
    28 Desember 2011 pukul 23:18

    Wah payah tU ustad, udah ga tahan pngen mebo2l daun muda. . , emang masih topcer tU rudal. . . .

    jaka tarub said:
    17 Januari 2012 pukul 22:54

    sakno pyn pak……..

    Kim Na Young... ^^~ said:
    6 September 2013 pukul 07:06

    hmm

    jamal said:
    31 Oktober 2014 pukul 07:52

    mogo2 jangan sampai digoda setan lulusan s3 dari amerika,,,,,hahaha gitu aja doanya

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s