Inilah yang bersalah dalam kasus video porno “Luna Maya”

Posted on Updated on

Heboh Skandal Video Porno Luna Maya | pornografi | selebritis | gosip artis | dosa zina | dosa menuduh zina | hukum negara | hukum agama | islam | Luna Maya & Ariel Peterpan

Siapakah yang bersalah dalam kasus video porno yang pemerannya mirip Luna Maya dan Ariel Peterpan? Apakah Luna Maya dan Ariel Peterpan bersalah? Ataukah yang bersalah adalah pihak lain yang mengail di air keruh?

Dengan mengikuti asas praduga tak bersalah dalam hukum kita, maka aku nyatakan bahwa sebelum ada bukti yang sah mengenai kesalahan Luna Maya dan Ariel Peterpan, maka Luna Maya dan Ariel Peterpan ini tidak bersalah dalam hal ini.

Yang pasti bersalah adalah justru kita yang menduga (baik dengan tingkat keyakinan 100 persen atau pun hanya beberapa persen) bahwa Luna Maya dan Ariel Peterpan telah melakukan tindak tercela dalam video tersebut. Kita yang ikut-ikutan menyuburkan dugaan tersebut pun pasti bersalah, malah lebih bersalah daripada sekadar menduga. Sebab, menduga cela orang (apalagi menyuburkannya) tanpa bukti yang sah merupakan perbuatan yang tergolong salah dalam hukum dan moral kita. Jadi, kesalahan kita adalah mencemarkan nama baik Luna Maya dan Ariel Peterpan tanpa alasan yang sah menurut hukum dan moral.

Kalau di dunia ini Luna Maya dan Ariel Peterpan tidak menuntut kita ke meja hijau atau pun memaafkan kita, maka kelak di akhiratlah Tuhan meminta pertanggungjawaban kita akan kesalahan ini. Oleh karena itu, marilah kita meminta maaf kepada Luna Maya dan Ariel Peterpan, memohon ampun kepada Tuhan, dan bertaubat dari kesalahan-kesalahan semacam ini:

Wahai Luna Maya dan Ariel Peterpan, maafkanlah kesalahan kami yang telah mencemarkan nama baik kalian. Wahai Tuhan, ampunilah dosa kami yang telah mencemarkan nama baik Luna Maya dan Ariel Peterpan. Selanjutnya, tuntunlah kami agar dapat bertaubat dari kesalahan ini. Aamiin.

67 thoughts on “Inilah yang bersalah dalam kasus video porno “Luna Maya”

    romailprincipe said:
    5 Juni 2010 pukul 18:47

    kalau saya tidak mendukung video nya..tapi memilih tidak percaya aja deh..hehe

    judulnya mengundang ya om..
    titip
    http://romailprincipe.wordpress.com/2010/06/05/bukan-video-ariel-peterpan-dan-luna-maya-hot-video-mesum-mirip-luna-ariel/

    Bukan Ariel dan Luna…kayaknya, kasian kan…persepsi doang sih..tolak pornography

    Abi said:
    6 Juni 2010 pukul 07:13

    Ada buktinya boss, sudah menyaksikan videonya kok, bukan dugaan lagi:D

      lolita said:
      6 Juni 2010 pukul 08:10

      videonya bagus gak mas abi? jadi penasaran, ulasan mas shodig bagus, berbeda dengan lainya, salut

      M Shodiq Mustika responded:
      6 Juni 2010 pukul 08:48

      @ Abi
      Video bisa direkayasa. Bukti yang kuat dan sah adalah saksi yang menyaksikan dengan matakepala sendiri, minimal empat orang.

        arlun said:
        9 Juni 2010 pukul 15:01

        wah mas shodiq ini lugu sekali
        mana ada sih orang berzina mau diliatin orang, seorang aja gerah apalagi 4 orang. piye to mas??

        herlina said:
        10 Juni 2010 pukul 11:51

        Saya setuju karena Allah mengatakan jika kita menuduh seseorang berzina minimal ada saksi 4 orang di tempat kejadian perkara.

        Pangeran said:
        21 Juni 2010 pukul 16:13

        saya setuju dengan anda pak shodiq. yang salah bukan hanya yang menyebarkan tapi PERS juga, karena pers semua orang yang sebelumnya ndak tahu jadi tahu, bahkan itu semua membuat semua orang penasaran dan tanpa terkecuali anak-anak ikut menikmati video tersebut.

    Adi said:
    6 Juni 2010 pukul 15:18
    nurrahman said:
    6 Juni 2010 pukul 20:38

    klo saya no comment, ga mau menilai itu beneran mereka apa tdk. karna sebagai orang awam hanya bisa menebak secara subjektif. tp klo masalah video mesum, siapa aja pelakunya, itu ga bener video mesum itu bejat. perbuatan seks pranikah juga tidak boleh

      M Shodiq Mustika responded:
      6 Juni 2010 pukul 23:38

      @ nurrahman
      Ya, perbuatan seks di luar nikah tidak boleh. Tapi, kita tidak tahu apakah pasangan di video tersebut di luar nikah ataukah di dalam nikah.

        penonton... said:
        9 Juni 2010 pukul 11:27

        klo pun mereka dlm pernikahan melakukannya… masa iya sih sampai 32 artis dlmm pernikahan sekaligun dengan ariel….

        intinya….. itu bukan perbuatan yg allah swt senangi,
        aib yg terungkap adalah rasa malu yg tdk dpt dilawan,klo kita bisa membayangkan rasa malu itu..
        pantasnya kita untuk lebih mempertebal iman kita agar tdk melakukan yg dilarang allah swt.. amin.

          M Shodiq Mustika responded:
          9 Juni 2010 pukul 11:49

          @ penonton
          1) Lha wong yang menikah sampai ratusan kali saja ada, apalagi kalau cuma puluhan. Tentu tidak mustahil dong.
          2) Apakah Allah menyenangi perbuatan kita yang suka menyebarkan keburukan orang lain dengan menyebut identitas yang jelas?

            penonton... said:
            9 Juni 2010 pukul 13:06

            mohon maaf nih sblmnya….

            tdk ada yg tau niatnya seseorang kecuali dirinya sendiri dan allah swt tentunya…

            maaf lagi nih… artikel diatas lebih jelas dan gamblang,bukan hanya menyebutkan nama dan kejadiannya,yg begitu besar menimbulkan dampak perdebatan juga pro dan kontra.
            kita manusia ini tempatnya salah dan dosa. dan kita manusia yg harus terus saling mengingatkan.

            artikel diatas saya pikir memang mengundang orang utuk menuangkan pendapatnya masing2,dan merangsang pikiran orang utuk memperdebatkannya…
            kalau ditarik benang merahnya nih ya… sama ajah BERGIBAH.
            ASTAGFIRULLAH… Tanpa sadar kita semua terjebak dl perdebatan yg membawa kita asyik BERGIBAH ria…

            saran saya sih mendingan nih artikel dihapus sajahatau ganti topik,supaya tdk lebih banyak orang2 yg terjebak BERGIBAH ria.
            dikhawatirkan lebih bnyak dampak negatifnya…
            (cek tulisan yg mengomentari)
            aku mohon maaf jika ada salah dlm berkata…
            dan kpd ALLAH SWT aku memohon ampun….

            ^_^

            M Shodiq Mustika responded:
            9 Juni 2010 pukul 13:33

            @ penonton
            1) Aamiin. Silakan bersikap begitu. Aku sangat menghargai pandangan anda.
            2) Aku hanya berpandangan bahwa dampak negatifnya, misalnya kontroversi yang menyertai artikel ini, tidak lebih besar daripada manfaatnya. Lihat https://muhshodiq.wordpress.com/2009/03/17/kontroversi-di-masyarakat-tidak-perlukah/

            M Shodiq Mustika responded:
            9 Juni 2010 pukul 13:39

            @ penonton
            3) Di artikel ini, yang aku tuding bersalah adalah kita yang memberitakan isu secara tidak tepat. Identitasnya tidak aku sebutkan satu per satu. Memang nama Luna Maya dan Ariel aku sebutkan secara gamblang, namun tidak dalam konteks kesalahannya. Di sini, aku sama sekali tidak menuding Luna Maya atau pun Ariel bersalah.

    tomse said:
    6 Juni 2010 pukul 23:03

    astaghfirullah. tobat.. tobat juga buat yg nyebarin, terlepas benar atau tidaknya.
    setuju..???

      amar said:
      10 Juni 2010 pukul 18:43

      setujuuuuuu

    Internet Unlimited said:
    6 Juni 2010 pukul 23:10

    artikelnya bermanfaat nih,..jadi tambah pengetahuan. salam kenal bro,…

    Promo !! Promo !! Internet Unlimited Bayar Sekali pakai sepuassnyaaa Klik disini

    Bahtiar Baihaqi said:
    7 Juni 2010 pukul 05:21

    Iya bener Mas. Trims juga telah mengingatkan. Tapi… he he he… tetap ada yang “menggemaskan” karena dari sumber-sumber yang “kubaca”, “fakta” yang menyangkut mereka berdua itu memang agak telak.

      M Shodiq Mustika responded:
      7 Juni 2010 pukul 07:01

      Hehe, aku mengerti. Bagi orang awam seperti kita, saksi satu orang pun sudah kita anggap sebagai “fakta”. Tapi menurut hukum Islam (dalam pemahamanku), saksi yang menyaksikan zina itu minimal empat orang, barulah dianggap sebagai fakta yang sebenarnya.

        penonton... said:
        9 Juni 2010 pukul 10:22

        sya kira udah gila 100% klo ada orang berzina didepan orang lai.

        orang berbuat zina otomatis sembunyi2 om… berarti klo orang berzina berdua dan yg kasusnya seperti ariel videonya ditonton berjuta2 manusia.. masih dianggap blm sebagai fakta yang sebenarnya.
        karena wktu melakukannya tdk ada orang lain…

        ????????????????????????????????????????????????????

          M Shodiq Mustika responded:
          9 Juni 2010 pukul 11:47

          @ penonton
          Ada perbedaan antara hukum manusia dan hukum tuhan. Tuhan tidak membutuhkan saksi mata karena Mahatahu. Kita membutuhkan saksi mata sekurang-kurangnya empat orang karena persepsi manusia tidak 100% benar.

            penonton... said:
            9 Juni 2010 pukul 11:53

            betul banget itu om…

            maaf nih ya… berati jika hukum rajam diberlaku kan. dlm kasus ini tdk berlaku donk hukumannya…?
            dan hukum apa yg berlaku jika mereka mengakui kebenaran videonya dan yg ada didlm video itu mereka….

            gmn om…?????????????????

            M Shodiq Mustika responded:
            9 Juni 2010 pukul 12:03

            @ penonton
            Pengadilanlah yang berwewenang memutuskan hukumannya. Kita tidak usah “main hakim sendiri” (bersikap seolah-olah menjadi hakim dengan memvonis seseorang bersalah).

        Sucipto IPA angkatan 7007 said:
        9 Juni 2010 pukul 14:10

        kalo saksinya 2 0rang gimana???????

    Aulia said:
    7 Juni 2010 pukul 17:28

    hmm, menyimak dengan teliti..
    karena semua orang juga mempunyai aib dan aib itu bukan untuk diumbar pada orang lain.
    karena sungguh celaka, seseorang dengan pekerjaan maksiatnya memamerkan pada orang banyak.

    yang salah segeralah bertobat, yang ditimpa musibah segeralah mohon petunjuk dan jalan yang baik atas segala cobaan🙂

      M Shodiq Mustika responded:
      7 Juni 2010 pukul 19:34

      @ Aulia
      Terima kasih sudah menyimak dengan teliti… Kalau semua pembaca bersikap begitu, betapa damai dunia kita. 🙂

    Amru Munandar said:
    7 Juni 2010 pukul 18:52

    ada buktinya kok… jelas2… mungkin semua mata yang telah melihat itu menyatakan “mirip itu salah, tapi memang bener dia” itu menurut mataku!!! untuk masalah melihat dan menyebarkan silahkan buka tulisan lain… karena yg dibahas bener dan tidaknya!!!

    “Dengan mengikuti asas praduga tak bersalah dalam hukum kita, maka aku nyatakan bahwa sebelum ada bukti yang sah mengenai kesalahan Luna Maya dan Ariel Peterpan, maka Luna Maya dan Ariel Peterpan ini tidak bersalah dalam hal ini.
    “(mungking belum nonton kali, hihihi, lebih baik jangan, tapi kalau memang mau buktikan, silahkan tonton untuk jadi pertimbang dari tulisan diatas)”

    amin.. ampunilah dosa-dosa kami

      M Shodiq Mustika responded:
      7 Juni 2010 pukul 19:47

      @ Amru Munandar
      Apa yang benar menurut kita, belum tentu benar menurut orang lain, apalagi menurut Tuhan.
      Apa yang tergolong bukti bagi kita, belum tentu tergolong bukti bagi orang lain, apalagi bagi Tuhan.
      Oleh karena itu, tidak ada gunanya aku berusaha “membuktikan” benar-salahnya tuduhan semacam itu.
      Aku hanya berpegang pada ajaran agamaku bahwa menuduh orang lain berzina tanpa menghadirkan empat orang saksi-mata maka dosanya bisa 80% dari dosa zina itu sendiri, bahkan seandainya orang yang kita tuduh berzina itu benar-benar berzina. Apalagi kalau ternyata kita hanya salah-sangka, maka dosanya bisa lebih besar lagi. Dan Tuhan sajalah Yang Mahatahu.

    fujifilm digital camera said:
    7 Juni 2010 pukul 21:53

    bener banget mas,….

    Hana said:
    8 Juni 2010 pukul 10:36

    Kalau butuh 4 saksi, berarti mereka belum terbukti berzina. Dan mudah2an saja itu bukan video porno asli mereka. Namun bila video itu benar, ariel n luna, itu artinya mereka telah memberikan contoh tidak baik. Alangkah besar dosanya.

      M Shodiq Mustika responded:
      8 Juni 2010 pukul 11:04

      @ Hana
      Ada perbedaan antara hukum manusia dan hukum Tuhan. Dalam hukum Tuhan, tidak diperlukan saksi karena Dia Mahatahu.

    vanu99 said:
    8 Juni 2010 pukul 21:17

    Sunggunh disayangkan mengapa video ini telah beredar, sehingga sekarang sudah menjadi konsumsi publik😦 baru berapa hari eh sudah merebak lagi video yang lain dan terkait juga dengan video tersebut… Terima kasih gan atas masuknya header blog saya di top 10, mantap gan🙂

    internet rakyat indonesia said:
    9 Juni 2010 pukul 04:13

    jangan sampai lah pelanggan internet unlimited saya nonton yang begituan…

    handikas said:
    9 Juni 2010 pukul 10:10

    tanpa bermaksud keluar dari permasalahan ini lebih baik kita selesaikan masalah yang lebih penting

    iyananto said:
    9 Juni 2010 pukul 11:01

    klau aku bilang sih bener klo dalam hukum islam itu butuh 4 orang tuk ada saksi,,tapi dalam hal ini pas dalam buat video itu apa perlu 4 orang tuk melihat aril lagi gituan ma luna maya atau cut tari,,klao ada 4 orang berarti lagi buat video porno doung atau lagi pesta sexs,,atau sekumpulan orang aneh yang cuma ngliatin aril lagi gituan,,” terus dimintain saksi,,,” klo cuma sekedar foto itu bisa direkayasa,,tapi klo udah video itu udah bener2 sulit untuk dirubah,,butuh softwere2 canggih,,karena aku sendiri bergerak dibidang animator film,,tapi aku cuma bisa bilang manusia itu ga ada yang sempurna terkadang satu sama lainya saling menjatuhkan,,,itu yang membuatku miris,,,

      penonton... said:
      9 Juni 2010 pukul 11:28

      betul banggggett bang…

      M Shodiq Mustika responded:
      9 Juni 2010 pukul 11:53

      @ iyananto
      1) Ya, salah satu penyakit jiwa kita adalah suka melihat kejelekan dan kejatuhan orang lain.
      2) Aku percaya bahwa teknologi modern itu rumit. Tapi aku pun yakin bahwa penetapan hukum Islam lebih rumit, dengan memperhitungkan berbagai variabel yang lebih banyak daripada variabel dalam teknologi modern.

        penonton... said:
        9 Juni 2010 pukul 12:05

        islam itu sangat memudahkan umatnya… n simple
        tp bukan berati digampangin n disimple2in lohhhh…
        tergantung memandnagnya dr sudut mana, ada orang yg menilai itu hanya kejelekan orang lain sajah ,dan ada juga yg belajar dr kesalahan orang lain utk diri kita menjadi lebih baik…

        hanya alloh yg tau.

          M Shodiq Mustika responded:
          9 Juni 2010 pukul 12:28

          @ penonton
          1) Ajaran Islam memang sederhana. Namun penetapan hukum dalam Islam tidaklah sederhana. (Inilah sebabnya mengapa para ulama butuh waktu lama sebelum mengeluarkan fatwa.)
          2) Untuk belajar dari kesalahan orang lain, pada dasarnya Islam mengajarkan kita untuk tidak menyebut identitas ketika kita memberitakan keburukan orang lain.

            penonton... said:
            9 Juni 2010 pukul 15:49

            ehhhm…. ehhhhmmm….

            untuk mencari jawaban. rujukannya untuk lebih tepatnya yg tdk akan pernah meleset ya panduannya hanya al-quran…

            tp kadang kita juga memang membutuhkan pndangan dari para ulama.
            itupun tdk semua kata para ulama selalu benar
            karena ulama juga sama seperti kita manusia, ada lupanya & tempatnya salah dan dosa.

            yahhh semoga kita bsa mengambil hikmahnya… amin.

    lupi said:
    9 Juni 2010 pukul 12:15

    oke..nanti, saya sampaikan ke ariel…lain kali..ajak 4 saksi dong, biar jelas..zina apa bukan
    daripada banyak debat yg aneh2

      M Shodiq Mustika responded:
      9 Juni 2010 pukul 12:30

      @ lupi
      Ada perbedaan antara hukum tuhan dan hukum manusia.
      Tanpa saksi pun, perbuatan zina tetaplah tergolong zina dalam pandangan Tuhan.

    bondandsuwarno said:
    9 Juni 2010 pukul 15:13

    inilah jeleknya orang indonesia menyebut SIAPA YG BERSALAH menurut sya kita semua bersalah ikut membuka aib seseorang

      M Shodiq Mustika responded:
      9 Juni 2010 pukul 15:20

      @ bondansuwarno
      Yup. Benar. Kita semua ikut bersalah dalam kadar masing-masing.

      penonton... said:
      9 Juni 2010 pukul 15:37

      betul……… bergibah tanpa sadar.

    Hamba Allah said:
    10 Juni 2010 pukul 06:23

    Assalamualaikum … Wr. Wb.
    Om minta penjelasan kalimat om yg ditujukan pada Penonton …. kira2 bunyinya :

    @ penonton
    1) Lha wong yang menikah sampai ratusan kali saja ada, apalagi kalau cuma puluhan. Tentu tidak mustahil dong.
    2) Apakah Allah menyenangi perbuatan kita yang suka menyebarkan keburukan orang lain dengan menyebut identitas yang jelas?

    Aku nanya yg poin 1) ….. yang menikah ratusan kali di jaman sekarang apa ada … barang kali aku belum pernah denger atau belum pernah baca …. kecuali Nabi Daud AS kalo ga salah 99x menikah … beliau berumur 1000 tahun….. (itu juga klw ga salah) …. Ok thank ditunggu penjelasannya ….. Wassalam. …..

      M Shodiq Mustika responded:
      10 Juni 2010 pukul 09:17

      @ Hamba Allah
      “… yang menikah ratusan kali di jaman sekarang apa ada?”
      Tidak mustahil ada. Tidak harus berumur ribuan tahun untuk menikah ratusan kali.
      Lamanya pernikahan tidak selalu dalam hitungan tahun. Tidak sedikit yang menikah selama kurang dari setahun. Untuk contoh, lihat http://www.pa-lubukpakam.net/laptahunan/211-ltbab3.html

    djiesaka said:
    11 Juni 2010 pukul 00:20

    iya blm ada kepastian siapa yg salah hehe…
    http://djiesaka.wordpress.com/

    TerorSakau said:
    12 Juni 2010 pukul 01:19

    udah kagak usah di bahas, biasa sensai di buat gara2 order sepi, tapi ngapain kita pikirin,

    anggep tuh benar apa itu urusan kita, sodara bukan, temen juga bukan. Dia mau nge sex sampe kena sipilis mendingn kita cuekin, wong pribadi setiap orang itu hak asasi mereka juga

    gue kagak bela atau salahin sapa pun, lebih baik kita URUS PRIBADI KITA MASING2

    makanya di indonesia ada pepatah gajah di pelupuk mata kagak tampak, kuman di seberang tampak,

    biasa kita nih manusia cuman bisa melakukan judge ( hakimin ) orang salah atau benar tanpa lihat apa kita benar atau salah

    tuh POLISI biarin usut kita terima aja hasil nya, inget undang2 ITE jika sampai salah itu = pencemaran nama baik, gue kagak pandang FANS BERAT PETER PAN, FANS BERAT LUNA MAYA , FANS BERAT ORANG PALING TERKENAL 1 INDONESIA PUN, mereka kalo belom terbukti kesalahan/ kebenaran, kalian mending diem, tutup mata tutup mulut, jangan koar2, kalo dah terbukti buka tuh lebar2

    makanya presiden gus dur sampe bilang DPR AJA MODEL ANAK TK, LHA ORANG INDONESIA GUE BILANG PLAY GROUPS dikit2 protes yang kagak jelas KEBENARAN NYA, MENDING kalian balik kerjaan masing

      yuni said:
      25 Januari 2011 pukul 10:20

      siiiiiip

    Rochmad said:
    15 Juni 2010 pukul 18:47

    yang pasti salah sih orang2 yang nonton, kan nonton video porno itu haram, terserah siapa pun bintangnya..

    missreal said:
    24 Juni 2010 pukul 11:52

    Buatku terlepas mreka melakukan ato ga,seharusnya mreka tdk bersalah! Mreka jelas melakukan untk kebutuhan pribadi,ya call it koleksi deh… Mreka tdk menjual,dan apabila video tersebar itu karena mereka lalai,nah itulah yg di manfaat kan oleh pelaku penyebaran…
    Kasian kan! Jangan memandang sisi buruk saja! Tau kah kmu brapa banyak anak2 indonesia di selamatkan ariel oleh karyanya… Too big n too much maybe… Saya ga setuju aja korban masuk penjara! Kasian ayah ariel,luna,bunda tari…harusnya yg kita berantas bukan mreka,melainkan org yg suka merugikan org lain!

      yuni said:
      25 Januari 2011 pukul 10:19

      nah itu baru bener

    adi said:
    5 Juli 2010 pukul 08:57

    menurut saya harusnya para celeb itu justru KORBAN bukan TERSANGKA … kenapa? yang punya niat ga baik kan yang MENYEBARKAN bukan yang MELAKUKAN … yah cuma saya maklum … memang lebih mudah MENYALAHKAN yang TERLIHAT dari pada pelaku penyebaran video tersebut yang TIDAK TERLIHAT ….

      sinta said:
      25 Januari 2011 pukul 10:17

      betul betul betul. banyak kasus lain yang lebih besar yang perlu pemikiran

    Arief said:
    20 Juli 2010 pukul 11:03

    Yang salah itu yang membuat, yang nyebarin, dan yang melihat

    malik said:
    2 September 2010 pukul 09:40

    Astaghfirullah…. ya allah saya telah saksikan perdebatan ini, bukakan hati mereka…. ilmu pengetahuan yang luas, sehingga tidak berdebat dengan kedangkalan ilmu sehingga menjerumuskan kedalam siksa-Mu yang sungguh teramat pedih.

    maria said:
    2 September 2010 pukul 11:29

    Jangan memperdepatkan hal yang g penting. Biarlah mereka (luna dan ariel ) yang mengurusnya. hanya mereka dan Tuhan lah yang tau.

    enam-empat said:
    21 September 2010 pukul 03:12

    Tiap manusia punya kesalahan,toh yang menghina mereka juga ga seratus persen selalu benar (manusia tidak selalu benar),jadi kita layaknya berkaca pada diri kita sendiri,apakah kita selalu benar/malaikat.
    Soal Video porno ,hanya alloh yang tahu,klo cman dengar pendapat-pendapat gak liat langsung saya gak langsung percaya,jaman sekarang yang benar sama yang salah suka terbalik,palagi teknologi semakin canggih jadi bisa z da hal-hal yang tidak diketahui oleh kita semua,
    Kalaupun benar toh ariel juga dah dihukum,knapa musti diungkit-ungkit?apa hanya dia saja yang berzina ?masih bnyak yang melakukan kesalahan yang lebih fatal,dibiarkan/tidak dibicarakan?
    daripada omongin ornagn ga jelas(atau sirik)lebih baik lakukan hal yang berguna,contohnya NGebLOg….GO………….!!huehuee

    maaf bila posting panjang dan terkesan Sok tahu…
    Thank’s

    boris said:
    23 November 2010 pukul 15:37

    mnurut gw ariel gk salah dia cman korban aja
    gk sah MUNAFIK deh pa lagi ormas islam,farhat abas kyak gk pnya dosa aja

    vian said:
    31 Mei 2011 pukul 14:27

    dengan demikian Anda terkesan menganggap lumrah perzinahan, ck ck ck

    […] dugaan adanya skandal seksual secara “apa adanya” pun sudah tergolong “membuka aurat“. Namun sang pembuka aurat itu hanya menggunakan sudut pandang lahiriah. Baginya, menyebarkan […]

    Nugik said:
    29 Oktober 2014 pukul 11:59

    dibuat pelajaran aja deh, dan ttep hati dalam melakukan hal tersebut..

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s