Mau dipanggil Tuhan, kok ya.. jadi blogger yang mbeling!

Posted on Updated on

Barusan aku dapetin prdikat baru: “.… uedan tenan sampeyan! Siplah, anda tetap konsist sebagai blogger yang mbeling dan bicara keluar dari pakem.. :D”

Itulah komentar dari seorang sahabat lama di dunia maya. Itu merupakan pujian atau kecaman, ya? Anggap pujian aja deh. Positive thinking sajalah. (Duh, jadi blogger kok ya.. blogger yang mbeling!)

Aku tak terkejut dengan komentarnya. Sebab, sejak dulu sudah kulihat dia berwatak terbuka. Dia siap menerima hikmah dari mana saja, hingga jadilah dia alim ulama (orang yang berilmu) di mataku. Ah, aku jadi ingin seperti dia.

Aku pun tak terkejut mendapati keterkejutan pembaca lainnya. Jangankan mereka yang kurang mengenal diriku, lha wong istriku saja terkejut saat pertama kali membaca tulisanku tentang murtad. Baru baca judulnya saja, dia sudah berkomentar, “Jangan ngajak aku murtad lho!”

Hehe… kebanyakan orang memang takut berpindah agama. Aku memaklumi ketakutannya.

Kebanyakan orang, jawabnya: “Aku yakin agamaku sudah benar.”
Kutanya, “Mana buktinya?”
“Ini.”
“Itu bukan bukti.”
“Ya, ini soal keyakinan hati, tak bisa dibuktikan dengan akal.”
Selesai. Mereka puas dengan keyakinan mereka masing-masing.

Tapi aku tidak puas. Aku membayangkan diriku dipanggil menghadap Tuhan di Hari Pengadilan.
Dia tidak menanyai agamaku apa. Yang Dia tanya, “Kau yakin agamamu sudah benar?”
“Ya dan tidak.”
“Apa maksudmu?”
“Tuhan lebih tahu.”
“Kau tidak tahu?”
“Aku merasa tahu, tapi mungkin saja aku keliru. Karena aku manusia, bukan Tuhan.”
“Kalau sudah merasa tahu, mengapa masih terus mencari tahu?”
“Karena malaikatMu bukan mencatat apa saja yang aku ketahui, melainkan mencatat segala sikap dan perbuatanku, termasuk seberapa serius usahaku dalam mencari tahu.”
“Apakah sikap dan perbuatanmu selaras dengan pengetahuanmu?”

………………………………….. (Mohon maaf, pembaca. Aku tak mampu melanjutkan renunganku ini.)

3 thoughts on “Mau dipanggil Tuhan, kok ya.. jadi blogger yang mbeling!

    iip albanjary said:
    4 Agustus 2010 pukul 11:26

    mbeling to mas?
    waaah….kalo mbeling-nya positip yang gpp to:)

    choirul hudda said:
    6 Agustus 2010 pukul 13:35

    Sampiyan dijuluki bloger mbeling iku yo ono bener e… ngajak kok yo ngajak pindah keyakinan… dengan pernyataan2 yang membingungkan. Ini merupakan fenomena baru sam… menurutku perlu menungso kaya sampiyan yang suka melontarkan guyonan dan kelakar seperti ini… sedikit banyak akupun menjadi terpengaruh, tapi tidak apa2 hal ini menjadi koreksi saya bagaimana beragama yg kritis… semoga sampiyan selalu bersamaNYA… Amien…!!!

Silakan sampaikan pemikiran Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s